TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 109


__ADS_3

KEDATANGAN BRANDON DI KEDAI SEKAR.


Sekar pun membawa buku menu untuk diberikan kepada sosok pembeli tersebut.


Sekar tidak menyadari kalau sosok itu dialah Brandon, sehingga Sekar pun memberikan pelayanan yang cukup ramah kepada setiap pembeli makanan dikedai nya.


" Selamat pagi tuan,ini menu nya silahkan anda pilih,"


Sekar menawarkan.


" Hmm saya pesan nasi putih dengan soup ikan saja. " pesan Brandon.


" Baiklah tuan, kalau begitu diharap menunggu, terimakasih. " Sekar pun pergi membawa buku catatan pesanan Brandon.


Dengan sigap Sekar memasak dan menyajikan semua pesanan nya sendiri tanpa ada yang ikut membantunya.


" Pelit sekali dia, kenapa tidak memperkerjakan orang lain untuk membantunya. " ucap Brandon


Selesai sudah sajian yang dipesan oleh Brandon.


Sekar membawanya untuk disajikan pada Brandon.


" Silahkan tuan selamat menikmati. " Sekar mempersilahkan.


Brandon pun mencicipi setiap makanan yang dia pesan, dan menurut Brandon masakan yang dibuat oleh Sekar sangat lah nikmat dan enak.


" Bismillah, Brandon berucap doa sebelum menyantap makanan nya.


" Masya Allah kenapa masakan wanita ini sangat enak sekali, " Brandon yang melanjutkan makannya.


Tanpa ada rasa curiga Sekar pun masih berkutat dengan kegiatannya.


Namun tiba tiba suara anak kecil terdengar dan menyebutnya dengan kata Mommy.


" Mommy?, apa dia adalah anak dari wanita ini. " pikir Brandon.


" Hy anak gadis mommy sudah bangun, tunggu yah mommy masih memasak, " dengan penuh kasih sayang sejenak Sekar menggendong Vanila.


Yah nama anak dari Sekar adalah Vanila.


" iyah mommy atu tunggu yah. " Vanila berucap dengan cadelnya.


Selesai Brandon menghabiskan makanan nya tanpa sisa dia pun berpikir untu setiap harinya dia akan membeli makanan dikedai Sekar.


Brandon yang melihat kedekatan Sekar dengan sang anak dia begitu tersentuh.


Pembawaan Sekar yang keras, tapi di sisi lain dia begitu lembut dan penuh kasih sayang didepan orang yang paling berharga dihidupnya.

__ADS_1


Brandon pun bergegas dari tempat duduknya untuk membayar semua pesanan makanan yang tadi Sekar sajikan.


" Berapa semua nya?, tanya Brandon.


" Oh Iyah tuan, maaf saya kurang dengar soalnya anak saya sedang rewel. " Sekar.


" Memang anak nya usia berapa tahun? " Brandon bertanya.


" Insha Allah bulan depan sudah genap dua tahun tuan. " Sekar menjawabnya.


" Maaf saya buru buru ini ambil saja semua kembaliannya dan terima kasih atas sajianya,saya sangat menikmatinya. " Brandon memberikan uang kertas yang kalau di nominalkan setara satu juta.


" Tuaan,, tuaan ini sangat lebih uangnya, saya tidak mau menerimanya heh tuaaan. " teriak Sekar.


Brandon pun yang mendengar teriakan Sekar hanya bisa tersenyum.


" Dasar cewek aneh, dikasih rezeky lebih malah nggak mau dasar. " Brandon menggelengkan kepalanya.


" Yah Allah, mimpi apa aku semalam ada orang yang sangat baik sekali memberikan uang sebanyak ini. " Sekar masih terharu.


Sekar selalu menyisihkan uang hasil dagangan nya untuk ditabung dan diberikan kepada yayasan yang dimana dia menghabiskan masa kecilnya hingga besar dipanti asuhan tersebut.


Yah Sekar merupakan anak yatim piatu, kedua orang tua nya tewas karena sebuah kecelakaan yang merenggut nyawa keduanya.


Terpaksa akhirnya dia pun dititipkan oleh sang bibi ke panti tersebut agar bisa leluasa memiliki rumah peninggalan kedua orang tua Sekar.


Sekar dan Nuri akhirnya menjalin persahabatan hingga saat ini.


" Anak cantik sekarang kita ketaman yah, kamu pasti suka kn. " Sekar mengajak anaknya.


Suami Sekar adalah seorang pemabuk dan penjudi,kerap kali sang suami dulu memukul dan menghina nya. Secara fisik dan mental Sekar sangat tersiksa.


Awalnya Sekar tidak mau berpisah dari suami nya karena melihat ada sang anak.


Tapi semakin lama perbuatan suami diluar batas, Sekar mendapati suami sedang bercinta dengan ibu tirinya.


Bagaikan langit menimpah tubuhnya disaat sepasang bola mata nya melihat adegan yang tidak terpuji.


Ditaman Sekar dan Vanila anak gadisnya sedang menikmati suasana sore itu.


Disebrang taman sana diam diam asisten Gery mengawasi Sekar dan memotret nya dari jarak jauh.


Suara ponsel Brandon pun bergetar, dia kemudian mengangkatnya.


" Hallo, apa dia baik baik saja, lalu mantan suami nya apa masih mengganggu ketenangan hidupnya." tanya Brandon pada asistennya.


" Sepertinya sudah lama mangan suaminya tidak menemuinya lagi boss, bahkan suami nya tidak pernah menafkahi keduanya selama masih bersama dan hingga saat ini pun Sekar membiayai kebutuhan anakny sendiri. " **Gery menjelaskan pada Brandon.

__ADS_1


Karena kebenaranya Brandon tau membuat dia seketika menjadi geram dan marah**.


" Bagaimana bisa seorang Ayah melupakan tanggung jawabnya. " umpat Brandon.


Tidak lama bunyi notifikasi pesan masuk dari ponselnya yang dikirim oleh asistenya.


Brandon melihat ada tawa dibalik rasa lelah nya tidak ada guratan penyesalan diwajah Sekar, Brandon menilai wanita itu biarpun sedikit aneh tapi sangatlah tangguh kuat pada pendiriannya.


******


Malam pun menjelang sudah, Sekar dan Vanila berada didalam kedai yang menurut pandangan Brandon sangatlah kecil.


" Mommy, atu mau tetolah Tati bial pintel dan banyak uahna. " ucap cadel Vanila.


" Iya sayang, nanti kalau sudah waktu nya kamu wajib sekolah, agar menjadi orang yang sukses. " Sekar mencoba berdiskusi dengan anak gadis kecilnya.


Tidak lama kemudian pintu kedai nya ada yang mengetuk nya.


Tokk,,tokk,,tokk,,


" Ais malam malam begini siapa yang masih saja mengetuk kedai ku. " kesal Sekar.


Disaat pintu kedai itu dibuka oleh Sekar, betapa terkejutnya disaat yang di liat pria tempo hari yang memberikannya banyak uang.


" ow ow tu,tuan hmm apa ada yang bisa saya bantu? " tanya Sekar pada Brandon.


" Buat kan aku menu yang seperti kemaren, nanti akan aku bayar dua kalilipat dari kemarin. " Brandon masuk kedai begitu saja.


Sekar dibuat tercengang dengan mulut yang menganga, sebab kedai nya masih tutup dan belum membukanya.


" Maaf tuan, tapi kedai saya masih tutup, mungkin besok pagi anda bisa kembali lagi ke kedai ini. " titah Sekar.


" Apa anda ini typecal orang yang menolak rezeky, sehingga pembeli tidak kau hiraukan! " ucap kesal Brandon.


" Buukan begitu tu,," perkataanya terhenti karena Brandon membalas ucapan Sekar kembali.


" Tidak ada kata istilah penolakan dalam kamus hidup saya, jadi silahkan anda masak semua menu yang saya inginkan." pinta Brandon.


Dengan terpaksa akhirnya Sekar pun membuat semua pesanan yang akan di makan oleh Brandon.


" Dasar pria sombong, mentang mentang dia kemarin memberikan uang banyak pada ku, sekarang liat lah begitu se enaknya saja dia menyuruh ku. " gerutu dalam hati Sekar.


Matang semua pesenan Brandon, Sekar pun membawa nya dihadapan Brandon.


" Silahkan tuan di makan, semoga anda menikmati hidangan saya. " Sekar yang hendak pergi ditahan oleh Brandon.


" Temani saya makan, duduklah. " perintah Brandon pada Sekar.

__ADS_1


...... BERSAMBUNG, MOHON DUKUNGAN NYA DAN COMEN YANG MEMBANGUN YAH, TERIMA KASIH.......


__ADS_2