
BRAM MENGETAHUI KENYATAAN CINTYA TELAH HAMIL.
" Hey kau kenapa selalu seperti itu,apa kamu sakit? " Bram bertanya pada Cintya.
" Hmm anu,,anu aku cuma masuk angin saja mungkin. " Cintya berucap.
" Yakin kau hanya masuk angin,Cintya please jangan buat aku khawatir. " tanpa sadar Bram berucap
Cintya cukup terkejut dengan rasa kekhawatiran Bram padanya.
" Terimakasih tapi aku baik baik saja kok. " balas Cintya.
Bram tanpa sadar memeluk erat Cintya.
" Maafkan aku jika selama ini perlakuan ku begitu kasar pada mu,mari kita mulai semua dari awal. " Bram.
" Apakah dirimu mau menerima segala kekurangan yang ada pada dirimu Bram? " tanya Cintya.
Bram pun menjawan dengan lugas.
" Tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna Cintya,aku pun sama hal nya dengan dirimu,aku bertahun tahun lamanya menjadi tangan kanan seorang Mafia yang sekarang sudah bertobat. "
" Bram boleh kah aku berbicara jujur pada mu? " tanya Cintya kembali.
" Katakanlah ada dengan mu hmm. "balas Bram.
" Aku,,aku hamil Bram dan sekarang sudah memasuki usia tiga bulan. " Cintya akhirnya berkata jujur.
" Apa,kamu tidak bercanda kan Cintya? " Bram meyakinkan Cintya.
Cintya pun menggelengkan pelan kepalanya.
Bram memeluk kembali tubuh Cintya yang mungil itu
" Besarkan anak ini,dan menikah lah dengan ku Cintya. Bram.
Cintya pun menangis terharu dengan perlakuan yang Bram berikan padanya.
" Aku pun sangat bahagia sekali akhirnya aku bisa menjadi istri mu dan ibu dari anak mu Bram. " Cintya membalas pelukan Bram.
" Besok kita harus chek up kandungan biar nanti aku telpon sahabat ku Dalfi. " Bram.
*
__ADS_1
Dalfi diruangan nya yang sedang memikirkan dambaan hatinya sudah bersama orang lain bahkan seseorang itu telah ia cintai.
" Tuhan kenapa percintaan ku seperti ini,padahal usia ku sudah memasuki 40 tahun bukan kah umur segitu bukan untuk main main dalam hal perasaan,bahkan anak ku saja sudah beranjak dewasa ahhhh. " Dalfi bermonolog sendiri diruang kerjanya.
Tokk,,tokk,tokkk
" Silahkan masuk, " titah Dalfi.
" Maaf dok ada seorang wanita muda yang mencari anda dok. " ucap Perawat tersebut.
Namun di saat Dalfi menemui sosok wanita tersebut cukup di buat kaget dan canggung.
" Sii,,sitaa ada kau mencari ku di sini? " tanya Dalfi.
" Hmm maaf Dalfi aku mengganggu mu aku dan mas Dalfa berencana akan ke luar negri untuk menghadiri pernikahan sepupu ku Australia dan aku ingin meminta bantuan mu. " Sita yang sedikit canggung.
" Katakanlah bantuan apa yang bisa aku lakukan? "tanya Dalfi.
" Aku hanya menitipkan Brandon pada mu hanya satu Minggu apakah kau tidak keberatan? "Sita kembali bertanya.
" Tentu sekali aku sangat bersedia karena bagaimana pun Brandon anak kandung ku. " balas sedikit menekan Dalfi pada Sita.
" Baiklah kalau begitu aku permisi dan terima kasih waktunya,,ooh iya kebetulan Brandon sedang ujian akhir sekolah aku harap kamu bisa mengawasi nya. " minta Sita.
Drrttt drttt drttt.
" Siapa yang menelpon nomor baru. " batin Dalfi bertanya.
" Hallo maaf ini siapa dan dengan siapa saya bicara?
" Aduh bro gue ini Jack,gue pakai nomor waiters club' malam yang ada dijalan X. " ucap Jack.
" Terus loe mau ngapain telpon gue hahh!!? " Dalfi bertanya lagi.
" Yaelah nanti juga loe tau yang penting Lo bantu gue sekarang deh,Kenzo nggak sadarkan diri bro,dia mabuk berat. " Jack menjelaskan.
" Ahhhrhg anak itu selalu saja menyusahkan gue,oke tunggu gue kesitu. " walaupun pada kenyataan ada rasa kekhawatiran yang Dalfi rasakan untuk sahabatnya itu.
Sedangkan di club' tersebut Kenzo kembali meracau.
" Harusnya gue tau dari dulu kalau wanita itu adik kandung gue sendiri,harusnya gue tau dan ikut ngerasain penderitaan adek gue haarggg!!!! "Kenzo kembali tidak sadarkan diri.
Tidak lama kemudian Dalfi pun datang menghampiri mereka.
__ADS_1
" Ada apasih kalian ini bener bener kaya anak kecil banget tau nggak!! " kesal Dalfi.
Namun Jack pada akhirnya menepuk pundak Dalfi pelan dan ingin menyampaikan sesuatu yang sangat Fital sekali.
" Jadi selama ini Fatimah wanita yang aku cintai,dan sekarang sudah milik pria lain itu,adik kandung Kenzo yang selama ini dia cari bertahun tahun? " tanya Dalfi kembali.
Jack mengangguk seraya mengiyakan.
" Gue juga nggak nyangka sih tapi inilah kehidupan dunia itu sempit bukan. " Jack berucap.
Kenzo pun akhirnya di bawa ke RS dimana Dalfi bertugas,karena baginya sangat wajar jika Kenzo tidak sadarkan diri itu adalah sebuah reaksi naluri secara alamiah.
" Bro gue nitip Kenzo bentar yah,soalnya malam ini gue udah ada janji sama nyokap buat hadir ke pesta adik dari nyokap. " pamit Jack.
" Tentu Lo tenang aja,Kenzo aman disini bareng gue "balas Dalfi.
Jack pun sudah pergi meninggalkan sahabatnya yang sedang tidak sadarkan diri.
" Gue harap loe baik baik Kenz,gue tau perasaan loe saat ini pasti syok banget. " batin Jack yang sedang berjalan menyusuri setiap lorong rumah sakit tersebut.
Esok pagi pun menyongsong Kenzo pun akhirnya sadar dan dia mendapati sahabatnya sekaligus dokter di RS tersebut dengan setia menemaninya hingga tertidur disofa.
" Bro gue tau, perasaan loe pasti besar banget buat adek gue,tapi sorry bro gue nggak bisa buat Lo sama dia bersatu,karena bagaimanapun adek kandung gue udah berkeluarga,bahkan sedang mengandung ponakan gue bro. " lirihnya.
" Hmmmmm udah bangun Lo Kenz,sorry gue ketiduran. " ucap Dalfi.
" Bro,,gue mau bil,," disaat Kenzo hendak berbicara Dalfi langsung menambahinya.
" Gue udah tau semua Kenz,semalam loe nggak sadar diri dan meracau Jack nelpon gue dia minta bantuan. " jadi gue datengin Lo.
Kenzo hanya diam nampak berfikir keras,kejadian apa saja semalam yang terjadi,se ingat dia itu adalah berkomunikasi dengan Jack dan salah satu asistenya yang di beri tugas untuk mencari keberadaan adik kandungnya.
" Tapi bro gue semalam nggak ngelakuin hal nekat apapun kan,yah secara gue malu aja udah umur mabuk berulah lagi. " ucap Kenzo.
Dalfi yang tawa nya tertahan hanya menggelengkan kepalanya.Bagaimana bisa sahabatnya itu berfikir konyol.
" Udah loe nggak usah mikir aneh aneh dulu,yang utama sekarang ini gimana caranya Lo bicara secara intens sama adek Lo dan suaminya. "ucap Dalfi.
" Bener juga sih kata Lo,nggak sia sia gue bertahun tahun temenan sama manusia bunglon kaya Lo. " Kenzo terkekeh puas.
Dalfi pun sedikit kesal dibuatnya hingga dia pun menggerutu.
" Sialan Lo tau gini Lo nggak gue tungguin. " Dalfi.
__ADS_1
...... SELAMAT MEMBACA BAB SELANJUTNYA MAAF YAH OTHOR JARANG UPLOD ATAU LAMA MEMBUAT BAB SELANJUTNYA KARENA WAKTU OTHOR DIBAGI BAGI HEHEHE JANGAN LUPA LIKE,COMEN DAN VOTE.......