
Leon masih merasa luluh lantak saat ini hati nya bagai karang yang diterjang ombak besar ketika mendengar penuturan dokter bahwa Istrinya Gita Wiguna akan bertahan hidup hanya sisa 3 bulan lagi terhitung dari sekarang.Ryan yang tahu kondisi adik satu satu nya ikut merasakan piluh dan bagai disambar petir disiang bolong bahwa adik satu satu nya akan pergi juga meninggalkan nya.Ryan yang langsung pergi dari tempat itu entah kemana tujuan langkah kaki nya dengan berjalan gontai air mata terus membasahi pipi nya.
Dan Leon masih meratapi dia mengusap wajah nya dengan kasar.
"Aaarrrgggghh cobaan apa lagi yang kau berikan untuk nya Tuhan" Leon bersimpuh.
Waktu pun berlalu Gita semakin memprihatinkan kondisi nya namun Leon masih tetap setia menemani hingga ajal itu datang menjemputnya.
Gita yang sekarang kondisi nya teramat kurus,lumpuh bahkan rambut nya pun tak bersisa dikepalanya setiap hari dia hanya memakai hoodie yang bertopi.Dengan kursi roda yang selalu menuntun nya kemana pun dia pergi.
"Sayang hari sudah sore sebaik nya kita masuk yah",ajak Leon pada Gita.
Gita hanya memegang erat tangan Leon & tersenyum.
"Kak bila waktu nya tiba aku mohon kau jangan tutup hati mu untuk yang lain",ucap Gita yang terbata bata.
Deggh Leon yang mendengar ucapan sang istri langsung mengangkat tubuh nya dari tempat tidur Gita selama ini,iyah itu sudah keputusan Gita dia tidak ingin satu kamar dengan Leon agar suami nya tidak tersiksa bahkan Gita pun secara tidak langsung mempersilahkan Leon untuk melakukan itu dengan orang lain asalkan ada ikatan pernikahan Gita rela di madu,namun Leon selalu menolaknya bahkan marah ketika Gita berbicara seperti itu.
"Sampai kapan pun aku tidak akan menggantikan mu dihati ku dengan yang lain",lirih Leon.
*********
Rakha dan Diandara yang sedang menghadiri pesta dari rekan bisnis Rakha.Tiba tiba ada perempuan mabuk yang datang langsung memeluk Rakha..
"Rakha kenapa kamu tinggalkan aku hah!"wanita itu meracau dan dia adalah Tika.
Diandara yang melihat adegan seperti itu entah apa yang merasuki nya hingga dia begitu cepat menarik tangan Tika dan menjambanya.
"Wanita ja**ng mu**han berani kau peluk peluk suami ku",Diandara dalam kondisi yang sulit dijelaskan.
Sedangkan Rakha menarik tubuh istri nya dan membawa nya keluar agar tidak berkelanjutan.
"Diandara stop,tolong kondisikan diri mu sayang",sahut Rakha.
Didalam Ben dan yang lain mengamankan Tika yang masih meracau.
"Urus wanita ini,jangan sampai dia lolos",pesan Ben pada anak buahnya.
Diandara akhirnya bisa menenangkan dirinya sendiri,dan sudah bisa di ajak bicara baik baik.
__ADS_1
"Mas harus ny dari dulu mas pecat wanita itu hiks hiiks",Diandara menangis lirih.
"Sayang maafin aku yah,nggak dengar kemauan mu,aku janji Ben akan urus semua nya jadi aku mohon sama kamu jangan marah lagi yah sayang",pinta Rakha.
Ditempat yang asing bagi Tika,dia baru menyadari nya
"Dimana aku hahh!! Ucap nya
"Saudari Tika tenang saja kau di tempat yang nyaman tentu ny"balas Ben pada Tika.
"Lepaskan aku ba**ngan"erang nya.
Plakkk Ben menampar Tika.
"Seharusnya dari awal aku sudah mecurigai anda Nona Tika,tapi Tuan saya selalu berbaik sangka terhadap anda bukan".balas ucapan Ben pada Tika.
"Pengawal bawa wanita ini ke kota X",titah Ben.
Para pengawal milik Ben pun akhirnya membawa Tika ke kota X agar tidak lagi mengganggu Tuan nya.
********
"Setahun sudah kau meninggalkan ku disini namun wangi tubuh mu masih menyelimuti kalbu ku,sungguh aku sangat merindukan mu sayang sangat merindukan mu,hadirlah dalam mimpi ku bila kau bahagia disana,agar aku pun ikhlas kan kepergian mu",batin lirih Leon.
Dibawah pohon cinta itu Leon selalu menghabiskan waktu nya untuk sekedar melepaskan rindu pada gita,yah pohon itu dulu selalu dijadikan tempat peraduan kesedihan baik itu senang bagi Gita.
Tiba tiba anak buah Leon menghampiri nya.
"Maaf Tuan di kediaman anda,Tuan besar dan nyonya sudah datang apa kita pulang sekarang",tawar anak buah nya pada Leon.
"Hmm"hanya itu balasan Leon.
Diperjalanan Leon hanya diam dan cuma melihat ke arah luar tentu nya dia sedang mengingat awal pertemuan nya dengan Gita dimana mantan sang Tuan nya dulu mengadopsi nya saat Gita usia 17 tahun,tanpa terasa cairan bening itu jatuh tak tertahankan.
Sang supir hanya mampuh melihat nya dari pantulan kaca bahwa tuan nya saat ini dan mungkin kedepan nya tidak akan baik baik saja.
**********
Semenjak Dalfa & Dalfi sudah beranjak usia 5 tahun & Dania ber usia 2 tahun.Diandara meminta izin kepada Rakha untuk bekerja seperti dulu lagi di mana sekarang perusahaan nya sudah satu perusahaan dengan Rakha.
__ADS_1
Diandara pun sudah bekerja dan posisi sekarang dia adalah wakil direktur,Dan memiliki sekretaris baru yang bernama Viona gadis yang pintar,namun sedikit bicara.Diandara merekrut nya lantaran salah satu rekomendasi dari Dinda sekretaris nya yang dulu yang sekarang sudah di per istrikan oleh Dewa.
"Selamat pagi Nyonya",sapa karywan dan Diandara pun membalasnya dengan seuntai senyuman hangat.
Tokk,tokk suara ruangan Rakha.
"Masuk" titah sang Tuan.
"Maaf pak saya mengganggu",ucap Diandara.
Rakha yang mendengar ucapan sang istri langsung menoleh ke depan.
"Sa,,sayang kamu cantik sekali",puji Rakha pada sang istri sambil memeluk erat.
"Maaf mas ini kan di kantor nggak enak kalau kita terlihat tidak profesional",sanggah Diandara.
"Hmmm tapi nggak ada yang berani ma,,,
Namun pintu itu terbuka tiba tiba oleh Ben.
"Oups sorry bro,sorry eum gue ga lihat",seketika Ben langsung menutup pintu itu.
"Tu kan apa kata ku bilang",kesal Diandara.
Rakha hanya memegang tengkuk leher nya sambil tersenyum memperlihatkan gigi yang nampak putih.
"Yasudah aku mau balik lagi ke ruangan ku,oh iyah nih mas perlu tanda tangani yah nanti model nya biar aku yang ajukan kontrak",titah Diandara.
Dan hanya mendapatkan anggukan dari Rakha.
Diandara pun keluar dari ruangan suami nya.Tanpa sengaja berpapasan dengan Ben,seketika Ben pun memberi salam & hormat pada istri atasanya.
"Nggak usah berlebihan bung Ben anggap saja saya rekan bisnis anda & apa bila ada kesalahan mohon koreksi nya",ucap Diandara.
Ben yang mendengar penuturan istri dari atasanya langsung memberi respon yang sangat baik.
"Siap nyonya anda tidak perlu sungkan untuk bertanya nanti",tawar Ben.
Diandara membalasnya dengan senyuman yang disertai anggukan.
__ADS_1
... selamat membaca semoga suka dengan ceritanya yah,maaf kalau masih banyak typo atau kesalahan kata🙏🏻jgn lupa untuk tinggalkan like,comen & vote....