TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 114


__ADS_3

GERY MENCARI TAU TENTANG MASA LALU SEKAR DENGAN SUAMI TERDAHULU NYA.


Gery pun diberi tugas untuk mencari sebuah informasi tentang masa lalu sekar dan suaminya.


Sehingga gery pergi ke sebuah kota B, untuk menggalih informasi.


Tibalah Gery di perkampungan yang masih sepi akan penduduknya, menurut orang terdekat sekarang yaitu Sahabatnya Nuri bahwa sekar berasal dari keluarga yang kurang mampu bahkan dia seorang anak yatim sedari usia 5 tahun.


Sekar hanya tinggal dengan ibu nya saja, selama tinggal dikampung sang ibu hanya bekerja sebagai buruh tani di kebun teh.


Namun karena kemolekan dan kecantikan ibu Sekar yang banyak tidak di sukai oleh kaum hawa, sehingga Ibu nya sekar di fitnah oleh ibu ibu di sini, dan dituduh sebagai wanita penggoda suami suami mereka.


Bahkan ibu nya sekar pun di iring tidak mengenakan busana hanya saja pakaian dalam.


Untung ada pak RT yang datang jadi bisa terleraikan, sang ibu pun ditutupi kain mukena agar tidak terlihat lekukan tubuhnya.


Sekar yang masih berusia 8 tahun cukup di buat syok dan trauma.


Lambat laun sang ibu dan Sekar memutus kan untuk hijrah ke sebuah kota J.


Berharap ada perubahan nasib mereka berdua untuk kedepanya.


Sampailah sang ibu dan Sekar dikota J tersebut, sang ibu mulai mencari pekerjaan apa saja selagi itu halal bagi nya, sang ibu akhirnya mendapatkan pekerjaan di sebuah perumahan elit dimana disana dikenal seorang pengusaha yang kaya raya.


Sang tuan sangatlah baik hati, karena dia pun berasal dari keluarga kurang mampuh.


Berkat kerja kerasnya sehingga membawa sang tuan itu sukses dan menjadi seorang pengusaha muda.


Singkat cerita karena sang tuan diberitugas oleh sang pemimpin besar yang menurut sang tuan itu.


Ibu Sekar akhirnya diberhentikan secara hormat dan diberikan uang dispensasi sebesar 150 juta.


Pada waktu itu Sekar yang sudah memasuki usia remaja, dan bersekolah di sebuah sekolah bertaraf internasional yang konon masuk sekolah di situ diperuntukan hanya untuk anak anak seorang pejabat negara dan pengusaha kaya raya.


Karena kebaikan sang tuan tempat ibu Sekar berkerja ikut membantu agar Sekar bisa sekolah di tempat itu, dan karena Sekar pun merupakan anak yang pintar dan cerdas sehingga dia sering mendapatkan kan penghargaan baik itu berupa uang dan piala.


Di Sekolah Sekar anak yang pendiam, karena tidak jarang Sekar mendapatkan bulyan dari teman teman nya.


Ibu Sekar semenjak di kota J mencoba peruntungan dengan membuka kedai siap saji, seperti Mie tektek, kwitau dan soup ikan tuna.


Walaupun kecil kedai milik sang ibu tapi sangat banyak pelanggan pelanggan yang bersedia mengantri panjang.

__ADS_1


Sekar akhirnya lulus sekolah dengan nilai tertinggi di sekolah tersebut.


Karena Sekar berpacaran dengan murid dari sekolah lain membuat nya jarang sekali bertemu.


Sekar sangat mencintai Kekasihnya tersebut, bahkan Sekar sering membantu kekasihnya untuk mengerjai tugas sekolah.


Tibalah waktunya Sekar mendapatkan nilai kelulusan dia pun akhirnya berencana mengadakan pesta kecil kecilan dengan kekasih hatinya.


Hingga malam yang mungkin bagi Sekar itu indah tapi sesungguhnya Awal kehancurannya.


Sekar dan sang kekasih menghabiskan malam yang sunyi itu dengan perbuatan yang seharusnya dia tidak lakukan.


Sepulang dari berkemah Sekar seperti biasanya ber aktfts membantu sang ibu berjualan makanan siap saji dikedai nya.


Karena Sekar baru lulus sekolah jadi dia masih mencari kerja apa nanti yang akan dia ambil.


Sekar ingin melanjutkan kuliahnya dengan uang jeripayah nya. Tidak menggunakan uang dari sang ibu.


Waktu semakin berlalu hari demi hari menjadi bulan


Sekar yang tiba tiba merasa pusing dan mual menghinggapinya.


" Kau kenapa nak, apa kau sakit? " tanya sang ibu.


" Hmm seperti nya aku hanya masuk angin Bu. " balas Sekar.


" Yasudah kalau begitu kamu istrihat saja itu ibu buatkan teh hangat untuk mu. " sang ibu membuatkan teh hangat untuknya.


Sekar hanya tersenyum dan berkata " Terimakasih ibu. "


Karena rasa mual yang di rasakan oleh Sekar semakin parah, dia akhirnya pergi ke sebuah apotek terdekat.


Namun Sekar pun berfikir bahwa dia telat datang bulan dia pun ber inisiatif untuk membeli tespek agar mengetahui kondisi nya apa semua itu karena sedang dirasa oleh wanita yang hamil di usia kandungan teramat muda.


" Mba aku mau beli tes kehamilan yah satu. " Sekar dengan ragu mengucapkannya.


Pekerja apotek pun tidak menaruh curiga pada Sekar dia hanya melayani saja apa yang sudah menjadi tugas nya.


Sesampainya Sekar membeli alat tes kehamilan dia pun bergegas pergi ke toilet dia disana cukup lama dan berdiam.


Sekar takut dengan hasilnya karena bagaimanapun Sekar masih terlalu dini dan memiliki segudang cita cita.

__ADS_1


" Tuhan kenapa bisa begini, hikss hiikss ini enggak terjadi kan tuhan, bagaimana dengan semua ini aku belum siap tuhan. " Sekar menyesali dan menangisi perbuatanya yang pernah dia lakukan.


" Aku harus bicara dengan Bimo, bagaimanapun dia lah ayah dari anak ku ini. " Sekar akan memberitahukan Bimo.


Di kedai sang ibu yang masih setia menunggu kepulangan anak gadis satu satunya, yang menjadi kebanggaan nya.


" Kok Sekar jam segini belum pulang kemana dia? " rasa khawatir yang ibu Sekar rasakan.


" Assalamualaikum Bu, Sekar pulang. " ucap salam Sekar.


" Waalaikumsallam kamu kemana saja nak, ibu khawatir dengan mu. " sang ibu langsung memeluk Sekar.


" Hmm ak,,akuu ke kamar dulu yah Bu,Sekar lelah. " ucap Sekar pada sang ibu.


Sang ibu pun merasa aneh dengan tingkah anaknya yang tidak seperti biasa nya.


" Aneh sekali itu anak kenapa begitu. " batin sang ibu .


Didalam kamar Sekar hanya bisa meratapi nasib nya kelak seperti apa.


📞 " *Hallo Bimo besok kita harus bertemu, ada sesuatu yang ingin aku katakan. "


📞 " Mau apa lagi sih, besok aku banyak kerjaan, kan kamu tau sendiri aku tulang punggung jadi harus lebih giat lagi cari cuan. "


📞 " Besok aku temui dirimu*. "


Sambungan telpon Sekar akhiri secara sepihak, karena dia berfikir banyak bicara pada Bimo pun percuma.


Sekar merebahkan tubuh nya untuk melepaskan segala kelelahanya, dia pun menyentuh perutnya yang masih terlihat rata.


" Nak bagaimanapun keadaan mu disana baik baik yah, mommy akan berusaha untuk mu. " Tidak lama kemudia Sekar pun tertidur pulas.


Pagi pun menjelang Ibu Sekar pun seperti biasa nya ber aktifitas membuka kedai nya dan benar saja sudah banyak yang mengantri untuk sekedar minum teh jahe hangat buatan sang ibu Sekar, ada pula yang memesan soup ikan tuna.


" Selamat pagi ibu, Bu mungkin aku pulang agak telat lagi yah, soalnya aku ada janji dengan Bimo. " Sekar berkata.


Sang ibu pun hanya tersenyum dan berkata " Hati hati yah nak, jangan sampai terlalu malam pulang nya yah. ".


...... ...BERSAMBUNG.........


...LANJUT BAB SELANJUTNYA YAH GUYS....

__ADS_1


__ADS_2