TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 120


__ADS_3

KEDATANGAN SEKAR DI KANTOR BRANDON.


Sekretaris Brandon pun mempersilahkan Sekar untuk menunggu di ruangan khusus CEO.


Karena Brandon masih lama untuk kembali ke ruangan nya Sekar pun menghilangkan rasa jenuhnya Sekar pun melihat lihat keadaan di luar jendela dari dalam atas gedung pencakar langit itu.


Tanpa sengaja Sekar melihat ada sebuah bingkai yang cukup berdebu yang ditaro dekat berkas berkas file kantor.


" Bingkai photo?, photo siapa kah yang berada di ruangan suami ku " Sekar bertanya tanya.


Disaat dia mengambil bingkai photo itu terlihat photo suami nya dan seorang wanita yang sedang bertukar cincin.


" Astaghfirullah ini bukankah mas Brandon dan kak Leona? " dalam hati Sekar.


Sekar berfikir sejenak untuk bisa memahami keadaan yang cukup membuat hatinya ter iris melihat pemandangan dalam bingkai photo itu.


" Jika memang kak Leona pernah bertunangan dengan mas Brandon kenapa mereka tidak menikah dan berpisah bahkan lebih memilih hidup dengan pasangan yang lain " batin Sekar.


Namun ketika suara pintu itu terbuka Sekar langsung menyimpan nya kembali bingkai tersebut.


" Sayang maafkan aku yah, kamu jadi lama menunggu ku " Brandon memeluk Sekar.


" Hmm nggak apa apa kok mas, oh Iyah aku bawakan makanan kesukaan mu SOP ikan " Sekar sengaja memasaknya.


Tiba tiba tanpa mengetuk pintu terlebih dulu Leona masuk ke ruangan dimana Sekar sedang menyuapi Brandon yang sedang bekerja.


" Bran,,hmm maaf saya tidak mengetuk pintu terlebih dulu " ucap bijak Leona.


Brandon hanya diam dan bersikap dingin dengan Leona tapi tidak dengan Sekar yang masih ingin menyisihkan beberapa makanan untuk dirinya.


" Kak Leona kemarilah kita makan bersama " Sekar menawarkan makan siang pada Leona.


" Hmm enggak usah Sekar makasih banyak deh, soalnya kakak ngerasa ada yang kurang suka deh " Leona melirik pada Brandon.


Sedangkan Sekar bisa mengerti dengan bahasa tubuh sang suami.


" Aku permisi " pamit Leona.


Sekar pun menganggukan kepalanya, " Kak Leona hati hati yah ".


" makasih Sekar " balas Leona.


Brandon hanya bersikap dingin dan acuh.


" kenapa kau begitu baik dengan nya? " Brandon bertanya.


" Aku hanya tidak ingin silaturahmi persahabatan orang tua kita kena imbas nya mas " jawaban Sekar cukup menampar Brandon.

__ADS_1


Brandon pun dibuat kaku seperti kanebo kering.


" Hmmm jika sudah selesai biar Gery yang akan mengantar mu pulang " ucap Brandon.


" Baik mas " balas nya.


Tiba lah waktu Sekar untuk pulang ke rumah baru nya untuk pertama kalinya. Yang sudah ada mbok Tum dan sari asisten baru yang bekerja.


" Aku pamit mas assllamualaikum " ucap salam dan kata pamit Sekar ucapan.


" Hmm waalaikumsallam " Brandon membalas salam dari sang istri.


" Nyonya apa kita langsung ke rumah baru? " tanya Gery.


" Sepertinya memang begitu bukan " balasan Sekar cukup aneh di dengar oleh Gery.


" Ba,,baik nyonya " Gery pun menyalakan mesin mobil yang dia naiki.


Dikantor Brandon yang masih merasa kesal dengan kehadiran Leona cukup membuat nya lelah.


" Tidak seharusnya kau datang kembali,dan mencoba merusak hubungan ku dengan Sekar Leona " batin Brandon.


Brandon mencoba menenangkan dirinya dengan meminum alkohol dengan bingkai ditanganya bingkai photo bersamanya dengan Leona.


Diperjalanan Sekar hanya diam dan bersikap dingin,dengan pandangan lurus ke depan.


" Nona apa kau baik baik saja? " Gery bertanya.


" Hmm " Sekar hanya bergumam.


Gery pun anggukan kepalanya dan tetap fokus pada setir mobil.


" Gery aku ingin bertanya pada mu satu hal,tapi aku minta cukup kau saja yang tau " Sekar memulai obrolan.


" Tentang apa Non? Gery.


" Seberapa lama suami ku berhubungan dengan kak Leona? " Sekar bertanya.


" Mereka cukup lama Nona, karena mereka sempat bertunangan disaat tuan masih duduk di bangku SMA " Gery menjelaskan.


" A,,apaa bangku sekolah,jadi suami ku bertunangan dengan kak Leona dia masih ingusan kah! " Sekar merasa kesal.


Gery yang melihat sekilas sepertinya sang istri tuan nya itu sedang di bakar api cemburu.


" Tapi non tuan tidak pernah berbuat yang aneh aneh dengan nona Leona karena bagi tuan pantang untuk menyentuh yang bukan mahrom nya " Gery.


Karena ucapan Gery itu Sekar merasa malu dengan apa perbuatan nya dulu dengan Bimo. Yang bisa dibilang sangat fatal dan dilarang oleh agama.

__ADS_1


" Kamu benar Ger, suami ku tidak akan melakukan hal segila itu, tidak seperti diriku " lirih batin nya.


Sampailah Sekar ditempat rumah yang baru di sana sudah ada si mbok Tum dan sari yang menyambut.


" Selamat datang non, mari masuk non si mbok buatkan minum dulu yah " si mbok yang membawa koper kecil milik Sekar.


" Mbok bawakan aku air putih saja yah, oh iya mbok apa vanila sudah datang? " tanya Sekar pada si mbok.


" Non Vanila sedang tidur di kamarnya non sama sari " si mbok.


Sekar hanya tersenyum lembut pada si mbok..


Dia melangkahkan kaki disetiap sudut tempat itu yang akhirnya cukup mencuri perhatiannya dengan sebuah bingkai photo besar dimana itu merupakan photo nya dengan Brandon yang berpakaian baju pengantin.


" Mas, aku tau ada luka dihati mu, dan aku tau aku hanyalah loncatan bagi mu agar kamu bisa melupakannya " Sekar tersenyum kecut.


Di kantor Brandon pun tertidur karena terlalu banyak dia meminum alkohol.


Gery yang baru sampai kantor melihat ruangan sang tuan masih menyala.


" Brandon, kenapa ruangan nya masih menyala tu anak " Gery berjalan menuju ke sana.


Ceklekkk suara bunyi handle pintu terbuka.


" Brandon, lo mabuk?, cemon man kenapa lo harus begini sih " kesal sang teman pada atasanya itu yang tak lain sahabatnya sendiri.


" Leona lo jangan coba coba merusak rumah tangga ku dengan istri ku, dia wanita yang begitu berharga bagi hidup ku " Brandon meracau.


" Bro loe terlalu banyak minum, baiknya loe tidur di apartemen gue aja, soalnya gue nggak mau bini Lo tau keadaan loe begini " Gery berucap.


Dipapahnya tubuh Brandon oleh Gery untuk membawanya ke dalam mobil dan mengantarkan nya di apartemen milik Gery.


Tidak butuh waktu lama Gery dan Brandon sampai di apartemen milik Gery.


" Gilaaaaa berat juga mapah badan Lo " Gery ngos ngosan akibat memapah tubuh atasanya tersebut.


Sedangkan di tempat lain Sekar melihat jam sudah menunjukan pukul 01 : 00 dini hari WIB.


" Kemana kamu mas,jam segini kok belum pulang " batin nya terus bertanya keberadaan Brandon.


Dia kembali duduk di sofa dimana tempat yang selalu Brandon duduki jika sedang bekerja atau memeriksa sebuah laporan kantor.


Sekar pun melihat kembali ponsel nya berharap sang suami mau mengabarinya.


Namun realitanya tidak sekalipun Brandon memberikan kabar padanya.


...... BERSAMBUNG GUYS BACA PART SELANJUTNYA YAH GUYS,TERIMA KASIH UNTUK YANG SUDAH MEMBACA KARYA NOVEL SAYA. JANGAN LUPA KOMEN,LIKE DAN VOTE.......

__ADS_1


__ADS_2