TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 53


__ADS_3

Setelah pertempuran antara suami istri itu sudah selesai Diandara dan Rakha sudah merapihkan serta membersihkan masing masing badanya.Sekarang seperti biasa Rakha mengajak istri nya untuk makan siang bersama di luar.


"Sayang kita makan siang di resto punya kak Rendy yah lama aku ingin jumpa kakak ku",pinta Diandara pada Rakha.


"Baiklah sayang terserah mu saja",balas nya.


Kemudian mereka pun bersamaan keluar dari ruangan tersebut.


"Maaf ibu ini ada berkas dan laporan yang harus ibu tanda tangani serta koreksinya bu",Viona berkata kembali.


Diandara akhirnya meminta izin suaminya untuk waktu nya tetapi Rakha menggelengkan kepalanya.


"Gini saja vii kamu nanti bisa dengan Ben asisten saya untuk mengantar berkas ini ke resto X dijalan panjaitan oke",usul Rakha.


"Begitu yah pak baiklah tapi biar saya saja yang mengantar yah pak,saya takut ganggu waktu nya pak Ben",rasa sungkan Viona pada Ben..


"Heumm oke terserah mu saja",Rakha menimpahi sambil berjalan meniggalkan Viona dengan tangan Rakha yang masih menggenggam erat tangan Diandara dan itu Viona melihat nya.


"Yah Tuhan pak Rakha begitu romantis dan kelihatan sekali menyayangi bu Diandara.


********


Dikantor Leon.


"Roy hari ini kebetulan aku ada pertemuan dengan Tuan Rendy tolong kamu siapkan semua ny yah",Titah Leon pada Roy.


"Baik Tuan segera saya laksanakan",balas Roy.


Beberapa menit kemudian Leon dan Roy berada satu mobil sedangkan Roy yang mengendarai mobil sport terbaru milik Leon.Bunyi klakson saling bersahutan untuk melerai kemacetan di ibu kota.


"Maaf Tuan saya rasa ini akan sedikit telat untuk sampai di resto milik Tuan Rendy",ucap Roy.


"Tidak apa apa Roy aku sudah memberi kabar dengan Tuan Rendy",balas Leon.


Namun disaat bersamaan keca mobil Leon dibuka nya dan Viona pun melakukan hal yang sama sehingga mereka saling bertemu pandang.


"Tuaan" Viona tersenyum dan meng anggukan kepala nya tapi apalah daya Leon begitu terlihat cuek dan dingin lalu menutup kembali kaca mobil itu.


"Ckk wanita itu lagi kenapa harus sering aku berjumpa dengan gadis sialan macam dia",batin Leon.


"Aiss sombong sekali dia mentang mentang tampan",gumam Viona.


Sampailah akhirnya di tempat yang di tuju.Rakha dan Diandara yang sudah berada di resto tersebut akhirnya bertemu dengan Viona.Begitupun Leon yang sudah memiliki janji dengan Rendy.


"Maaf ibu telat soalnya tadi di jalan macet",tutur viona pada Diandara.

__ADS_1


"Engga apa apa vii its oke",balas Diandara.


Kalau begitu kamu makan siang bareng kita ya vii


"Euuummm anu bu tapi saya sudah memesan makan lewat gofood bu jadi biar saya makan di kantor saja",balas Viona lembut pada sang nyonya.


Diandara pun menimpahi dengan senyuman hangat serta anggukan.


"kalau begitu saya ijin kembali ke kantor bu,pak",ucap Viona.


Rakha & Diandara lagi lagi tersenyum hangat "Baiklag vii hati hati di jalan oke",tutur Diandara.


Disaat hendak menuju pintu keluar sosok laki laki berbadan tegap nan gagah itu tidak sengaja menabrak Viona.


Bruughhh


"Auuuw"Viona lirih.


"Tuan harus nya anda lihat lihat dong kan jadi sa,,,ucapan Viona terjeda disaat dia menoleh ke pria tersebut.


"Tuaaan andaa",Viona dengan keterkejutan nya.Dan Leon hanya tersenyum devil melihat Viona.


"Dasar gadis bo**h",leon yang pergi begitu saja tanpa mengucap kata maaf.


Viona yang merasa di cuekin ingin rasa nya mencabik cabik muka sang empunya.


"Apa kamu bilang,coba kamu ulangi",Leon meminta Viona untuk mengulangi perkataan nya tadi.


Lagi lagi viona hanya menggelengkan kepala nya.


"Kalau begitu pergilah jauh dari ku dan jangan brani lagi kamu tampakan muka jelek mu dan penampilan bod*h mu itu di hadapan ku",Leon meninggikan suaranya.


Viona terdiam lalu dia pergi meninggalkan Leon dengan tergesa gesa.


"Kenapa kau bro",sapa Rendy.


"Maaf Tuan Rendy mungkin meeting nya kita lanjutkan besok saja,karena kebetulan aku ada acara keluarga",Leon berpamitan pada Rendy.


Rendy pun masih merasa ada yang janggal melihat Leon.


Di luar Viona yang sedang menunggu taxi online merasa hatinya saat ini begitu kesal.


"Gadis itu ternyata masih di sini",gumam Leon.


Leon yang sedari tadi memperhatikan viona ada sedikit rasa iba di hati nya.

__ADS_1


"Heh gadis bo**h cepat lah naik",ajak Leon pada viona.


Viona merasa kaget disaat suara itu muncul tiba tiba,sempat dia berfikir kalau si empunya suara itu hanya niat mengerjai ny saja.


"Tidak tuan trimakasih,biar saya menunggu taxi saja"


Namun ketika Viona menolak kebaikan Leon,dia sebenarnya tidak enak hati.Leon yang merasa geram sehingga dia turun dari mobilnya dan mendekati viona.


"Ayok cepat naik tidak perlu kan saya menggendong anda",sedikit ancaman Leon untuk Viona.


Viona yang mendengar ancaman dari Leon merasa takut yang akhirnya viona menurutinya.


"Baiklah tuan pemaksa aku ikut dengan mu",ucap sedikit kesal viona pada Leon.


Leon yang melihat tingkah viona merasa gemash dan dengan reflex dia mencubit hidung Viona.


"Auw tuan sakiit"viona kesakitan disaat hidung nya dia cubit.


Leon langsung menampilkan mode awal.


Didalam mobi Viona dan Leon mereka hanya saling memandang arah luar mereka juga hanya diam.


Roy yang melihat tingkah sang Tuan nya ikut tersenyum dan berkata dalam hati


"Semoga saja Tuan segera membuka pintu hati anda untuk orang lain",Roy dalam hati.


"Heh gadis bo**h lihat penampilan mu begitu kuno sekali apa diri mu mendapat uang gaji yang sedikit hah!!",sahut Leon.


"Maaf tuan aku lebih baik menggunakan uang gaji ku untuk keperluan adik adik sekolah karena mereka lebih membutuhkan nya",balas Viona.


Leon yang mendengar penuturan Viona sedikit nyeri di hati nya dan Leon pun menoleh ke arah viona untuk melihat wajah sendu itu dan berkata.


"Maafkan saya",ucap singkat Leon pada Viona


Viona yang mendengar untuk pertama kali nya permintaan maaf merasa sedikit syok.


"Apa tuan sombong ini tidak salah kah mengucapkan kata maaf",batin Viona yang masih memandang wajah Leon.


Leon yang merasa canggung dengan situasi itu mencoba untuk tetap cool dimata Viona.


"Kenapa apa ada yang aneh ketika saya ucapkan itu hah!!",nada bicara Leon yang tinggi.


Viona langsung memalingkan pandangan nya dan merasa takut dengan Leon.


"Maaf tuan bukan maksud ku begitu,ya sudah aku sudah maafkan tuan dan aku minta turunkan aku di sini saja tuan kebetulan kantor sudah dekat",balas Viona.

__ADS_1


...***Selamat membaca semoga suka ya sama alur ceritanya,jangan lupa untuk tinggalkan jejak...


Dengan memberi like,comen dan vote trimakasih😘🙏🏻***


__ADS_2