TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 115


__ADS_3

PART 2.


" Bimo aku hamil," Sekar bicara jujur pada Bimo.


" Apa ha,,hamil bagaimana bisa Sekar?, kita kan cuma sekali melakukan itu. " Bimo mengelak.


" Yah aku enggak tau Bim, tapi ini darah daging mu, anak kita. " Sekar meyakinkan lagi Bimo.


Bimo merasa pening dikepala nya karena dia pun masih kerja serabutan bahkan dia tulang punggung keluargany.


" Aaarghhh" Bimo berteriak dan mengusap kasar wajahnya.


" Gugurkan, aku bilang gugurkan! " titah Bimo.


Plakkkk Sekar menampar Bimo.


" Enggak Bim, aku enggak mau kedua kalinya berbuat dosa, kau harus bertanggung jawab dan menikah dengan ku. " ajak Sekar pada Bimo.


" Tapi aku belum bisa menikah Sekar, kamu tau sendiri kan keadaan keluarga ku juga seperti apa hahh!! " Bimo meninggikan suaranya.


Sekar yang mendengar nya pun dibuat takut karenanya.


" Pulang lah nanti aku pikirkan lagi. " Bimo menyuruh Sekar pulang.


Sekar hanya mematuhi apa yang di ucapkan Bimo, karena dia berfikir bagaimana pun kelak dia akan menjadi suaminya dan ayah dari anaknya yang dia kandung.


Waktu sudah menunjukan pukul 19 : 00 Wib namun Sekar belum saja kembali dari mainya.


" Kemana lagi anak itu, kenapa selalu membuat ibu nya khawatir seperti ini. " batin sang ibu.


Sekar yang menyusuri jalan dikota J tersebut merasa dada nya sangat sesak, bahkan dia meneteskan air mata nya.


Bahkan dimalam itu kita J diguyur oleh hujan yang sangat deras.


Sedangkan Bimo dia malah asyik dengan teman temanya dan pacarnya.


Bimo yang sedang berpesta ria dan berjudi itu merupakan kegiatannya yang dia lakukan sejak kelas 1 SMA.


Baginya Sekar adalah musibah yang besar dia rasakan, dia ingin rasanya melenyapkan Sekar dan anak yang dia kandung.


" Bagaimanapun aku harus bisa melenyapkan wanita pembawa sial itu. " batin Bimo.


*******


Sekar pun sampai depan pintu kedainya yang merupakan sekaligus tempat tinggalnya.


Dengan baju yang basah kuyup Sekar datang.


" Assalamualaikum. " ucap salam Sekar.


" Waalaikumsallam, Sekar kenapa kamu hujan hujan seperti anak kecil saja, lekas mandi basahi rambut mu, biar ibu buatkan teh hangat yah. " perlakuan lembut sang ibu.

__ADS_1


Sekar hanya tersenyum getir.


" Tuhan bagaimana aku bisa memberitahu kalau anak satu satunya ini sangatlah mengecewakannya." Sekar berbicara dalam hatinya.


Sekar pun mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terkena air hujan.


Cukup lama Sekar menghabiskan waktu nya di kamar mandi, dia merenungi nasibnya akan seperti apa jadinya.


Namun disaat Sekar keluar dari kamar mandi dia lupa akan sesuatu yang tertinggal disana.


Yaitu benda yang pipih dan bergaris merah dua.


Dan ketika sang ibu masuk ke kamar mandi sang ibu melihat benda pipih berwarna putih.


Begitu terkejut dan syok perasaan sang ibu bagai tersengat ribuan volt aliran listrik.


" Astaghfirullah, in,,ini enggak mungkin yah Allah, Sekar hamil. " sang ibu sudah merasa hancur perasaanya.


Bruaaghhh, suara pintu kamar Sekar pun di dorong oleh sang ibu, dan Sekar pun tak kalah terkejutnya, ketika sang ibu memegang benda itu.


plakkk,plaakkk " Kurang ajar, dasar anak tidak tau diri, beraninya kau hancurkan dirimu dengan begini, hikjs hikks, susah payah ibu besarkan kamu, mendidik mu agar menjadi wanita baik baik, serta bermartabat. " lirih sang ibu yang terkulai dilantai.


" Maafkan aku ibu, maafkan aku jika hiks " Sekar bersimpuh dikaki sang ibu.


" Katakan siapa ayah dari anak yang kau kandung itu? " Tanya sang ibu.


Sekar masih bungkam dengan pertanyaan sang ibu.


" Jawab Sekar, siapa yang sudah menghamili mu? " sang ibu bertanya kembali.


Tanpa basa basi sang ibu pun bergegas menuju tempat tinggal Bimo yang tak jauh dari kedai tempat Sekar berada.


" Cepat kita datangi Bimo, cepat " titah sang ibu.


" Buuu, enggak usah bu, biar Sekar yang datangi Bimo, ibuuuuu " Sekar melepas paksa tanganya dari genggaman sang ibu.


" Sekar ibu tidak akan pernah diam ingat itu " sang ibu terus melangkahkan kakinya menuju tempat dimana Bimo tinggal.


Sesampainya di rumah Bimo, di sana ada dua adiknya Bimo, ibu dan sang ayah yang sudah sakit sakitan.


" Permisi dimana Bimo? " tanya ibu Sekar pada keluarga Bimo.


" Maaf Jeung tumben sekali mencari Bimo, apa dia pergi dengan Sekar? " tanya balik sang ibu Bimo.


" Liat ini, liaaat ini semua perbuatan anak mu yang tidak tau diri itu, yang sudah merusak masa depan anak ku! " amarah ibu Sekar sudah tidak terbendung lagi.


Ibu dari Bimo pun tak kalah syok nya dengan apa yang terjadi.


" Ya Allah, kenapa bisa begini, Jeung tenangkan dulu biar kita bicara baik baik. " ajak ibu dari Bimo.


" Baiklah. " balas sang ibu dari Sekar.

__ADS_1


Cukup lama menunggu kedatangan Bimo, kurang lebih 3 jam.


" Ooh ini diaa pelakunya " ibu nya Sekar langsung memukul Bimo bertubi tubi.


" Tanteee apa apaan sih Bimo baru dateng kok dipukul pukul " ucap Bimo.


" Bimoo maafkan aku, aku tidak bisa menahan ibu ku untuk ke tempat mu. " Sekar yang menundukkan pandanganya.


" Kurang ajarrr anak tidak tau diri, mama minta kau nikahi Sekar besok! " pinta sang mama dari Bimo.


" Mah, Bimo belum siap mah. " tolak Bimo


" Mau menikah dengan Sekar apa kamu lihat mama bunuh diri. " ancam sang mama.


" Okeee okeee Bimo akan nikahi Sekar. " ucap Bimo.


Dan singkat ceritanya Bimo dan Sekar pun menikah,namun di saat usia kandungan Sekar memasuki lima bulan sang ibu sakit sakitan dan meninggal kan dunia ini dan meninggalkan Sekar dalam keadaan hamil.


Itulah sepenggal kisah Sekar yang didapat dari berbagai rekan,teman yang kenal oleh Sekar.


Gery tentunya puas dengan informasi yang ia dapatkan karena sesuai ke inginan sang boss.


Gery pun bergegas menuju tempat dimana Brandon janjikan.


Tibalah Gery dengan membawa sebuah dokumen surat surat lainya yang diperoleh dari orang terdekat Sekar.


" Jadi selama ini istri ku sangat tersiksa, tega sekali pria b*Jing* n itu. " geram Brandon.


" Betul boss aku rasa nona Sekar banyak sekali mengalami kepahitan dalam hidupnya sehingga dia enggan untuk tersenyu. " Gery berpendapat.


" Kamu benar Ger, istri ku sangat menyedihkan dan aku akan berusah mengembalikan kecerianya.


" Tapi boss, apa kau menerima keberadaan Vanila? "


tanya Gery.


" Aku sangat menyayanginya Ger, aku sangat menyayangi nya. " balas Brandon.


Gery pun tersenyum dan bangga pada atasanya sekaligus sahabat nya itu, karena dia tau persis bagaiman sebenarnya Brandon.


**********


Sekar yang sudah berada di apartemen milik sang suami yaitu Brandon.


Dia seperti biasanya menyiapkan segala makanan yang akan dia makan bersama suaminya.


Walaupun Sekar sepenuhnya belum bisa menggantikan posisi Bimo dihatinya tapi sekar berfikir Brandon adalah sosok pria yang sangat baik dibalik sikap nya yang arogan.


Dia pun mencoba untuk bersikap layaknya seorang istri yang memberikan pelayanan.


Tapi tidak untuk urusan ranjang, Sekar belum siap untuk memberikan hal itu pada suaminya.

__ADS_1


...... BERSAMBUNG YAH GUYS NANTI LAJUT PART 3 ......


...SEKAR DAN BRANDON ....


__ADS_2