TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG

TERJERAT CINTA ANAK KAMPUNG
Bab : 62


__ADS_3

Dalfa yang masih merasa kecewa dengan Sita.


"Dalfa hari ini aku mau ke toko obat apa kamu mau mengantarkan ku" Dila ber ucap.


"Baiklah aku akan mengantar mu"balas Dalfa dengan senyuman hangat ny.


Walaupun saat ini perasaan entah kenapa merasa kurang nyaman setelah kejadian tadi di kantin.


***********


Sita yang sebenarnya tidak tega melakukan hal seperti tu pada Dalfa,tapi mau tidak mau Sita harus memberi nya pelajaran.


"Maaf kan aku Dalfa semoga suatu saat nanti kamu akan mengerti" .


Tepat sepulang sekolah Sita langsung beranjak dari kelas menuju lobi sekolah di mana supir dari keluarga nya sudah menunggu.


Disaat Sita hendak masuk mobil Dalfa tidak sengaja melihat nya begitu pun dengan Sita namun dia menunjukan sikap yang biasa biasa saja.


Dalfa yang melihat ekspresi Sita teramat datar sedikit kecewa.


"Ahhh harus nya aku nggak memikirkan dia" batin Dalfa.


Dila yang baru datang langsung mengajak Dalfa untuk bersiap siap.


" Ayok kita berangkat Fa" ajak Dila pada Dalfa.


Dalfa hanya mengangguk dan tersenyum walaupun saat ini perasaan sudah kacau karena perubahan sikap Sita.


Diperjalanan Sita mendapat pesan singkat dari Jack.


Jack : Sit besok lusa aku akan mengadakan acara party kamu datang yah.


Sita : Oke aku pasti hadir kok,btw thanks yah undangan nya.


Jack : sama sama Sit.


Sesampainya di kediaman Sita, ia merasa sedikit terkejut dengan kedatangan keluarga Dalfa.


"Om,tante tumben kemari ada acara apa yah tan" tanya Sita.


"Ini loh sayang tante dan om kesini mau mengundang kamu di acara tasyakuran nya ultah pernikahan tante dan om" Diandara menjelaskan.


"Oh iyah tante" Sita hanya ber oh ria.


Sita terlihat sedikit bingung hingga sang mama pun bertanya dengan keadaan nya.


"Nak kamu baik baik aja kan" sahut sang mama.


"Hmm ak,,akuu baik kok mah" balas Sita dengan sedikit gugup.


Tidak lama sita pun meminta izin kepada sang mama kalau dia ingin ke atas menuju kamarnya.


Dibascamp tempat dimana Dalfa menghabiskan waktu nya jika dia ada sedikit problem.


Tiba tiba salah satu teman nya datang dan menegur nya.


"Hy bro lu kenapa sih kok kaya orang galau aja" tanya Dimas selaku sahabat nya.

__ADS_1


" Dim loe pernah nggak sih takut kehilangan seseorang tapi loe ngga ada rasa" Dalfa bertanya.


Dimas pun terkekeh mendengar pertanyaan Dalfa.


"Loe tahu nggak tu tanda nya loe mulai suka dengan Sita Fa" Dimas menjelaskan.


Dalfa pun bertanya pada dirinya sendiri.


" Apa benar aku mulai menyukai nya kalau iya mati aku aarhgg" batin Dalfa.


"Trus menurut loe apa yang harus gue lakuin Dim,apa gue mesti jujur sama Sita gitu" Dalfa minta pendapat sahabatnya.


"Menurut gue sih begitu Fa" balas Dimas.


************


Dikediaman Dila.


Ben selaku orang kepercayaan Rakha,mendatangi rumah Dila untuk memberi santunan bantuan dari Rakha sekaligus menyampaikan pesan dari Rakha.


"Mari Tuan masuk ke dalam maaf rumah kami sangat kecil dan berantakan" ucap ibu angkat Dila.


" Tidak apa apa bu saya kemari hanya ingin menyampaikan amanat dari Tuan kami" terang Ben.


Ben pun mejelaskan semua nya termasuk ke inginan Rakha bahwa Dila harus menjauhi Dalfa yang sudah bertunangan dengan orang lain.


Sebagai orang tua angkat ibu Dila bisa memaklumi nya.


" Baik tuan saya akan beri penjelasan dengan Dila semoga dia bisa mengerti".


Ben yang sudah menjelaskan semua nya tidak lama ber pamitan dengan Ibu nya Dila.


☎️ Hallo Tuan semua ud saya laksanakan perintah tuan.


☎️ Terimakasih banyak Ben oke kalau begitu kamu boleh ke kantor lagi.


☎️ Baik tuan.


Dan sambungan telpon di antara mereka pun terputus.


*********


David dan Dania.


"Om kenapa sih harus jadi pengawal pribadi ku,lagian om Rendy apa tidak membutuhkan om yah" tanya Dania.


"Aku sudah meminta izin nona muda pada tuan Rendy" David menjelaskan nya pada Dania.


"Oh gitu" Dania hanya ber oh ria saja.


David pun akhirnya mengantar kuliah Dania.


Dania hanya diam di dalam mobil David yang memperhatikan Dania merasa bingung harus dari mana David memulai obrolan baru.


"Om nanti sepulang kuliah aku ada acara dengan teman ku jadi om tidak usah jemput" pinta Dania.


"Tapi non saya ditugaskan menjaga nona selama 24 jam dan itu sudah perintah yang tidak bisa ditolak.

__ADS_1


Dania yang mendengar penuturan David merasa kecewa dan bergumam.


"Gagal lagi deh aku buat jalan sama andre ahhh".


David yang melihat ekspresi dari Dania semakin merasa gemash.


David memang berbeda jauh jarak usia nya namun orang tidak akan menyangka bahwa umur David kisaran 40 tahun.


Tapi dia begitu rajin merawat tubuh nya serta paras nya sehingga David terlihat lebih muda bahkan orang bisa menilai David dan Dania pasangan yang serasi.


**********


Sita yang menghadiri pesta jack.Dia terlihat lebih cantik dan anggun.


"Sita aku pikir kau tak datang ke pesta ku" Ucap jack.


Sita pun hanya tersenyum hangat pada Jack.


" Maaf yah kalau aku telat jack" Sita berkata.


Jack pun memaklumi nya hingga mereka akhirnya menuju meja makan yang sudah di penuhi baerbagai makanan.


"Silahkan Sit kamu cobain dulu deh siapa tahu kamu suka masakan aku" tawar Jack.


"wow serius ini kamu semua yang masak" keterkaguman Sita pada Jack.


Jack hanya terkekeh dan menganggukan kepala nya.


"Kamu bisa kok belajar masak dengan ku" Jack berucap.


Tanpa sadar kedekatan mereka ada yang memphoto nya lalu dikirim kan lah photo itu kepada Dalfa.


"Keterlaluan padahal waktu itu mami mengundang nya kenapa dia malah menghadiri acara Jack" kesal Dalfa.


Tanpa pikir panjang Dalfa berpamitan pada Diandara.


"Mih aku keluar sebentar yah ada urusan mendesak" pinta waktu Dlfa pada sang mami.


Dalfa pun langsung mengendarai mobil sportnya dengan kecepatan diatas rata rata.


Dengan kecepatan jalan yang dia tempuh akhirnya Dalfa pun sampai di kediaman Jack.


"Cepat pulang ayok" tiba tiba Dalfa menarik tangan Sita.


Sita dan Jack yang secara spontan terkejut dengan kedatangan Dalfa yang secara tiba tiba.


"Kamu apa apain sih Fa,kenapa kamu harus ikut campur urusan ku" Sita berkata.


"Heh gadis bo**h apa kamu lupa dengan status mu apa" Dalfa memberitahu.


"Ckk kamu tidak salah bukan nya kamu pun se enaknya denga Dila bermesraan didepan mata ku" balas Sita.


Namun Dalfa tidak mendengarkan keluhan Sita dia malah menarik tangan nya dengan kasar.


"Dalfaa stop tangan aku sakit" ucap Sita.


"Sebaik nya aku minta dengan papi untuk mempercepat pernikahan" Dalfa membalas perkataan Sita.

__ADS_1


...... Selamat membaca jangan lupa like,comen dan vote......


__ADS_2