Terjerat Cinta Sang Pelakor

Terjerat Cinta Sang Pelakor
Perselisihan


__ADS_3

Selamat membaca ...


...****************...


Cheryl masih menatap suaminya dengan tatapan tak percaya. Wanita itu akhirnya menampilkan wajahnya dengan penuh selidik, hingga membuat Vano menjadi sangat gugup dan memalingkan wajahnya ke arah lain.


"Aku hanya bertanya sayang. Kenapa reaksi Mas seperti itu? Aku hanya bertanya saja. Aku pikir kalian sudah saling kenal," jawab Cheryl dengan santai. Vano terlihat tidak senang saat mendengar penuturan dari sang istri.


"Tapi tetap saja sayang. Kau seolah sedang menuduh ku dan kau secara tidak langsung meragukan kesetiaan ku pada mu. Apa aku begitu di matamu. Apa kau sudah mulai bosan dengan ku?" tanya Vano bersungut-sungut, sambil menatap kecewa ke arah istrinya, karena tak terima.


Bukankah keadaan ini terbalik? Seharusnya Cheryl yang marah saat melihat sikap Vano yang tiba-tiba panik, tapi kini malah pria itu yang marah. Cheryl begitu terkejut saat melihat suaminya yang sedang marah saat ini.

__ADS_1


"Tidak Mas! Tidak seperti itu. Aku tidak bermaksud meragukan kesetiaan mu padaku. Sudah aku katakan sebelumnya, jika aku hanya bertanya. lalu kenapa kau malah bereaksi seperti ini. Atau kau memang ada main di belakang ku selama ini," ucap Cheryl sarkas pada suaminya agar sosok pria tersebut sadar akan sikapnya. Saat ini Cheryl benar-benar kesal pada sang suami.


"Lalu, kenapa kau mempertanyakan hal itu padaku? Bukankah itu artinya kau sudah meragulan aku? apa kau tidak percaya lagi padaku?" tanya Vano sambil menatap sang istri dengan tatapan penuh selidik. Ia tak suka jika istrinya mulai mengorek informasi apapun, tentang hal mengenai dirinya. Ia tidak ingin istrinya tahu jauh lebih banyak tentang Rissa.


"Aku hanya bertanya saja. Apa itu salah?" bukannya menjawab, wanita itu pun malah bertanya balik. Ia sangat kecewa dengan sikap suaminya yang sangat sensitif.


"Sudahlah, jangan bahas lagi. Sebaiknya kita segera pergi untuk makan!" seru Vano dengan ketus, sambil berjalan lebih dulu di hadapan sang istri. Vano sangat kesal, saat istrinya menanyakan hal mengenai kekasihnya.


Namun, ia juga masih bertanya-tanya, alasan sang istri malah membahas Rissa. Atau mungkin Cheryl sudah tahu, begitu pikir Vano.


"Mas apa yang sebenarnya kamu sembunyikan lagi dariku, padahal aku sudah tahu semuanya. Apa kau sangat mencintai wanita itu? lalu, bagaimana dengan ku? Bagaimana dengan hubungan kita. Dengan pernikahan dan juga masa depan kita. Apa kau tega mengorbankan semuanya demi wanita yang baru saja kau cintai itu. Apakah cinta dan pengorbanan kita selama ini tak berarti apapun bagimu. Apakah semuanya sia-sia," gumam Cheryl dengan perasaan yang kecewa, sambil terus mengikuti suaminya dari arah belakang, dan langkah kaki yang terseok-seok karena tak bisa mengimbangi langkah kaki panjang milik sang suami.

__ADS_1


‘Pokoknya aku harus mencari cara untuk mengumpulkan bukti, agar kamu tidak dapat mengelak lagi dari ku mas,’ batin Cheryl yang akan terus mencari cara agar bisa mengambil celah dan bukti untuk membuktikan suaminya berselingkuh dan tidak akan mengelak lagi dari dirinya.


Hanya butuh beberapa menit saja, akhirnya mereka sudah sampai di restoran yang ada di dalam hotel tersebut. Mereka memesan makanan masing-masing dengan keheningan yang begitu mencekam.


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejak ya


sambil menunggu bisa mampir ke karya tamat Mimin yang lain.


~My Possessive Husband (Sean & Rere)

__ADS_1


~Leave Me Please Hubby (Alfa & Diva)


~Jerat Dendam Sang Mafia (Deva & Davina)


__ADS_2