
Angin malam berhembus kencang di bawah kaki gunung terdapat sebuah gua yang bersinar. Beberapa kali Zhu Rey menambahkan kayu kering agar api unggun kecil nya tak mati.
"Sampai kapan kau terus tertidur Val?" Gumamnya.
Sesekali merapihkan sapu tangan basahnya di dahi Val. Gadis kecil itu terlihat tak tenang dengan mata terpejam rapat. Demam nya tak kunjung mereda.
"Lain kali aku harus mengawasi mu dengan ketat."
Pandangan Zhu Rey terjatuh pada gelang giok yang dikenakan Zhu Val. Dia berpikir sejenak aura yang dikeluarkan gelang giok itu terasa familiar.
"Tidak salah lagi Val bertemu orang itu." Geram Zhu Rey."Rupanya pria tua itu sudah lepas dari segelnya."
"Seharusnya benda itu tak melukai Val."
Zhu Rey terdiam memandangi Val tak ada yang bisa dilakukan nya pada gadis kecil itu. Meski perlahan muncul api biru dari ujung kaki Val dan menyebar keseluruh tubuh perlahan -lahan.
"Sudah di mulai."Lirih Zhu Rey.
Dia membuat lingkaran dengan pola awan Mega mendung bersama aksara kuno rumit, setelah selesai Zhu Rey mengangkat tubuh Val dan meletakkan nya ditengah lingkaran yang dibuatnya.
"Tangan ku seakan mati rasa bahkan sampai melepuh, api miliknya yang baru saja bangkit sudah seperti ini." Zhu Rey mentesi kedua tangannya menggunakan air yang dia ambil dari danau.
Cheetah mendekati lingkaran aneh dimatanya menatap Val dengan sayu.
"Zhu Xie Val akan baik-baik saja kau tak perlu khawatir." Ucap Zhu Rey tanpa melirik Cheetah berelemen es itu.
Rupanya Zhu Rey sudah menamai Cheetah itu menggunakan marga miliknya dan Val.
Saat ini Zhu Rey masih sibuk menyembuhkan lukanya, bahkan regenerasi nya masih cukup lambat."Setelah luka ini sembuh aku akan mengaktifkan formasinya."
"Kau terlalu lama gadis itu tak akan bisa menahan nya lagi."Balas Zhu Xie kesal.
Zhu Rey mengerjakan mata tak percaya, Zhu Xie belum mencapai tahap legenda tapi dia bisa berbicara? Apakah ada sebuah keajaiban.
"Wajah mu terlihat semakin bodoh aku berbicara lewat pikiran."
Keduanya saling menatap penuh dengan hawa permusuhan, Zhu Rey merasa dirinya semakin bodoh seperti nya dia tertular penyakit itu dari Val.
"Sekali lagi kau mengatai ku bodoh akan ku kebiri dirimu." Ancam Zhu Rey yang di sambut tawa lepas milik Zhu Xie.
__ADS_1
"Sadarlah nak aku ini betina bukan jantan."Balas Zhu Xie cekikikan lalu batuk tersedak ludahnya sendiri.
"Karma selalu terjadi pada orang-orang yang melakukan kejahatannya." Zhu Rey tersenyum sinis.
Keduanya sama-sama tak sadar ada sesuatu yang terjadi pada Val, dalam kesadaran milik Val gadis itu terlihat semakin tenggelam dalam lautan jiwanya.
Seolah-olah ada sesuatu yang menarik nya kedalam lautan jiwanya.
"Mendekat lah Val..."
"Kemari bukan kah kau menginginkan kekuatan yang besar?"
"Aku akan memberikan nya pada mu."
"Semuanya... Semua yang ku punya."
Suara tawa menggelegar membahana itu terdengar mengerikan. Mata Val terlihat begitu hampa tak ada apapun selain kehampaan yang pekat. Dirinya seakan terhipnotis.
Makhluk bersayap indah memiliki warna merah dengan ujung bulu yang biru menawan itu tersenyum licik, ketika Val sudah berada di daerah jangkauan nya.
Perlahan rantai perak yang menjerat nya retak hingga beberapa rantai terputus, Makhluk itu menatap Val dengan haus darah. Dengan menelan jiwa Val dia akan semakin kuat dan terbebas kemudian mengendalikan tubuh Val.
"Val jangan sampai kau terperdaya olehnya." Ucap Zhu Rey cemas dia mengaktifkan formasi lingkaran.
Disisi lain Val tengah menatap makhluk aneh dia tersadar saat paruh makhluk itu terbuka lebar,seakan hendak memakan dirinya. Mulutnya sangat kelu bahkan sulit untuk menggerakkan nya berbicara saja terasa begitu berat.
'Apa yang terjadi?'
'Apa Val akan ditelan hidup-hidup?' Pikir Val.
Hanya butuh beberapa detik lagi makhluk itu akan memakan nya Namun, diluar dugaan sebuah lingkaran formasi muncul mengeluarkan rantai - rantai yang berselimut api hitam pekat.
"Arghh ada apa ini? aura ini... si*lan pasti Dia!"
"Kemarilah Val jangan menjauh bukankah kau ingin menemui keluarga mu?"Makhluk itu mendekatkan kepalanya kearah Val.
Val berjalan mundur jantung nya berdegup kencang dia menyadari sesuatu, makhluk didepannya memiliki wujud sama persis seperti ibunya Zhu Rey.
"Tidak...Val tahu Val salah karena membawa Rey pergi dari mu." Ucap Val tergetar dia sangat ketakutan dengan mahkluk itu.
__ADS_1
Tidak pelak lagi Val menangis dia takut makhluk didepannya akan marah padanya, dia juga terlalu serakah untuk mengambil Rey dari ibunya.
"Jangan takut kemari aku tak akan melukaimu."
Val dengan ragu-ragu mendekati makhluk itu, disisi lain makhluk yang memiliki wujud Phoenix itu menggerutu dalam hati saat mengetahui sesuatu yang dimiliki Val bukan karena rantai penyegelan milik Zhu Rey.
'Lonceng legendaris itu bersama dengannya terlalu ceroboh.' batinnya.
Paruh Phoenix menyentuh kening Val dia mengirimkan banyak kekuatan untuk Val termasuk qi dan energi nya.
"Katakan pada saudara mu, aku akan membunuhnya jika dia merebut mu."
Val mengangguk patuh, tanda api terlukis indah di kening Val sebagai tanda kontrak mereka berdua. Val mendapatkan pengakuan dari Phoenix meski tak berkelahi.
"Namaku Tora ingat itu Val."
Pandangan Val menjadi gelap suara Tora samar-samar terdengar, Tora seperti menggerutu karena tak dapat memakan Val.
Kegelapan seakan menelan Val hidup-hidup bahkan udara semakin kian menipis. Kenapa kehampaan panjang menyerangnya? apa ini akhir dari hidup Val.
"Andai Val bisa bertemu lagi dengan kedua orang tua ku."
"Ayah baptis...."
"Ibu..."
"Val bangun lah! jika kau tak bangun aku tidak akan memberi mu kue bulan lagi."Suara familiar itu terdengar begitu nyata.
Lalu tepukan di pipi yang terasa sedikit sakit membuat Val membuka matanya, Rey kini menatap Val dengan khawatir.
Tanpa berkata apa-apa Val bangun dan memeluk Zhu Rey dia menahan Isakan akan tak didengar oleh Zhu Rey.
"Maafkan Val."Kata Val parau.
"Kau sungguh aneh, apa tadi mimpi mu sangat buruk Val?"
"Iya sangat buruk, sampai-sampai seseorang mengatakan jika Rey merebut Val Rey akan mati."
"Jika dia merebut mu dari ku,aku yang akan merebut mu kembali mengerti?"
__ADS_1
Val mengangguk kelu, baginya Rey saat ini sangat berarti dia juga tak mau makhluk tadi merebut Rey darinya. Jika Rey pergi bersama Phoenix dia pasti akan sendirian sepanjang perjalanan mencari kedua orang tua angkatnya.