The Great Oishi Zu

The Great Oishi Zu
Evolusi


__ADS_3

Proses evolusi telah dimulai, gemuruh petir terdengar ke seluruh penjuru. Beberapa murid yang baru datang merasakan sensasi mengerikan. Mereka memiliki firasat buruk, beberapa dari mereka memilih mencari tempat berlindung. Ada juga yang mencari sumber tujuan petir yang menggelegar.


"Weiheng,ayo kita kesana."Chen Fen bergerak lebih cepat menuju tempat tertinggi di lembah.


Sambaran petir yang tidak biasa itu membuat nya penasaran, dia harus memeriksa nya. Weiheng mengikuti Chen Fen dari belakang, mereka mendaki dinding lembah yang curam.


"Ini buruk sekali,"Gumam Weiheng.


Chen Fen tak membalas ucapan temannya, dia melihat jaring spiritual lagi. Terakhir kali dia melihat jaring itu ada di sekte Hongzhi. Dia tidak ingin menyentuhnya Chen Fen yakin sesuatu akan terjadi pada nya jika menyentuh itu


"Haah.. cepatlah aku akan meninggalkan mu kalau masih saja lambat."Decak Chen Fen dia mempercepat gerakannya.


"Kawan, tunggu! aku merasa kau tidak boleh naik terlebih dahulu."Weiheng mencoba menyusul Chen Fen dia sempat melihat sosok hitam diatas lembah.


Chen Fen berhasil tiba diatas lembah, dia merasa tempat yang ditujunya berada ditengah-tengah tempat yang dipijaknya. Pepohonan diatas tempat dia pijak terlihat lebih mengerikan, aura hitam dan emas tampak menyelimuti pepohonan itu meski terlihat samar.


"Kau benar-benar keras kepala bagaimana jika ada orang yang menodongkan pedang pada mu?"Weiheng menepuk bahu Chen Fen.


"Entahlah,"Cetus Chen Fen.


Mereka berdua bergerak memasuki hutan kecil diatas lembah, baru saja berjalan diantara pepohonan. Bau herbal yang asing tercium oleh Chen Fen dan Weiheng, mereka langsung menahan nafas. Tapi sayang nya mereka sudah menghirup bau herbal itu, membuat keduanya kehilangan kesadaran.


Dua sosok berjubah hitam muncul disisi Chen Fen, mereka langsung menggendong tubuh kedua pemuda itu.


"Ini lebih baik bukan?"Dun Ming membakar kantong membakar kantong berisi bubuk herbal.


"Kenapa kau membakar nya? bagaimana jika mereka bangun dan melihat proses evolusi yang belum selesai?"Cecar Ang Bei kesal.


Ang Bei mengikat kedua pemuda yang telah kehilangan kesadaran nya di pohon.


"Ah, kau tidak perlu khawatir aku menyebarkan obat ini lebih dari dosis yang di anjurkan efeknya hilang saat besok pagi."Seringai Dun Ming.


"Ya sudahlah, sekarang aku penasaran apa mereka akan berhasil."Ang Bei menatap kilatan petir yang menghujani bagian tengah daerah yang di pihaknya.


"Ayo kita tidak boleh membiarkan orang-orang mengganggu mereka."Ajak Dun Ming.


Dun Ming merasa ada banyak manusia berdatangan kemarin, meski mereka tersebar mereka pasti akan berkumpul ketik evolusi selesai.


Dan mereka akan menyerang kedua bocah itu karena setelah evolusi, kondisi mereka melemah kehabisan banyak tenaga dalam.


"Baiklah lagi pula ada Tuan muda dari klan Harimau putih, yang menjaganya."Angguk Ang Bei.


Mereka berkeliling di sekitar daerah memasang beberapa jebakan, siapa tau ada yang nekat untuk memanjat dinding lembah demi mendapatkan spirit beast tingkat tinggi.

__ADS_1


"Kau tidak penasaran kenapa Tuan muda itu berada disisi mereka?"Tanya Ang Bei.


Dun Ming mengangkat kedua bahunya,"Aku tidak terlalu penasaran, yang ku dengar dari ketua Klan spirit elite, pemimpin klan Harimau putih tengah menjalankan tugas bersama naga tua si Penegak Hukum."


"Aku tidak menyangka Penegak Hukum klan spirit elit akan pergi ke dunia manusia, tapi kalau melihat Tuan muda berada di sini itu berarti Pemimpin Klan Harimau putih yang membawanya."


Mereka berdua saling mengawasi bagian bawah lembah, sementara itu Val dan Zhu Rey tengah menahan petir percobaan yang menyerang mereka sambil berevolusi.


"Jangan pikirkan hal lain fokuslah Val."Kata Zhu Rey keras.


Val berusaha fokus untuk membentuk tubuhnya, energi Phoenix dalam dirinya membeludak Val harus mengendalikan energi itu.


Jedar..


Dar..


"Keuhk... Ini menyakitkan sebagus apa penangkal petir ini tetap melukai kita."Val menggigit bibir bawahnya menahan rasa sakit yang menggerogoti tubuhnya.


Petir percobaan kali ini Zhu Rey menahannya menggunakan benih Iblis, Tangan kanannya memegang tangan kiri Val. Kedua anak itu bangkit berdiri meski ditekan oleh kekuatan alam.


"Bertahan lah, aku akan memulai proses berikutnya."


Proses pembentukan ulang tubuh dan energi mereka di mulai, secara perlahan aura merah dan hitam menyelimuti mereka berdua. Benturan energi yang tak mau mengalah itu membuat pemilik nya merasa sakit, jeritan kencang menggema di seluruh lembah.


"Sial kali ini pasti mereka akan mengganggu adikku." Zhu Long berubah ke wujud asalnya.


Para panitia merasa terintimidasi dengan kemunculan Zhu Long, mereka harus mengamankan murid-murid sekte. Beberapa dari mereka tak berani untuk bertindak serakah sekarang.


"Val dan Zhu Rey kemana?" Tanya Xiu Xin.


"Aku tidak tau, mungkin mereka sedang keluar bersama Zhu Long."Cun Myung mendekati pintu gua.


Dugh...


Tubuhnya terpental kebelakang dengan sigap Yuan Gang menangkap Cun Myung, Hong Li melihat nya langsung menjadi waspada. Dia mengambil kerikil dan melempar nya kearah pintu Gua, kerikil kecil itu terpantul kearahnya kembali.


"Itu segel."Seru Xiu Xin setelah melihat kerikil itu terpantul kearah mereka.


"Apa Zhu Rey yang memasang segel ini?"Gumam Hong Li.


Mereka terdiam saling menatap satu sama lain,"Mungkinkah ada sesuatu yang terjadi diluar?" Cun Myung menduga-duga.


"Kemungkinan besar begitu, mengingat kedua anak itu adalah spirit tak sulit bagi mereka untuk menyegel kita."Kata Yuan Gang.

__ADS_1


"Sedari tadi suara petir terus-menerus menggelegar."Xiu Xin merasa khawatir dengan Zhu Rey dan Val.


Suara auman keras menggema di seluruh lembah, membuat mereka terkejut setengah mati. Xiu Xin menjerit keras Hong Li mencoba menenangkan Xiu Xin.


"Suara itu..."


"Itu suara Kakak Val dan Zhu Rey!"Pekik Cun Myung membuat mereka menyadari ada hal yang tak beres.


"Sebentar aku akan berpikir."Yuan Gang menjauh kan diri dari teman-teman nya.


Dia duduk diatas batu mencoba mengingat sesuatu."Suara petir yang menggelar berturut-turut, lalu ada auman kakak Val mungkinkah..."


"Salah satu dari mereka sedang berevolusi?"Tebak Xiu Xin.


Cun Myung, Hong Li dan Yuan Gang menepuk tangan mereka.


"Itu benar, mungkin mereka takut kita terluka makannya menyegel kita disini."Kata Hong Li.


"Jika memang begitu saat salah satu dari mereka berevolusi, maka bukankah itu sangat berbahaya? Para senior dan Panitia pasti sedang menunggu evolusi nya selesai." Cun Myung memungut biji bunga dan melempar nya lagi kearah segel.


"Kau benar manusia mana yang mau melewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan binatang kontrak?"Seringai Yuan Gang.


"Aku tidak setuju jika Val dan Zhu Rey diburu."Decak Xiu Xin.


"Kita tidak bisa berbuat apa-apa."


"Kakak mereka pasti melindungi mereka."


Mereka kembali menutup mulut mereka, mereka harus keluar dari Gua untuk membantu anggota kelas mereka yang termuda.Pada akhirnya mereka mencoba untuk menghancurkan segel sekuat tenaga.


Di waktu bersamaan saat ini beberapa panitia bergerak menuju daerah atas lembah, mereka ingin memantau keadaan diatas.


"Senior... Kenapa kita tidak mereka sekarang?" Salah satu panitia angkat bicara.


"Itu ide buruk, tiga sambaran lagi kita akan melihat wujud evolusi nya dan saat itu kita akan menyerangnya." Seringai Shang Gu.


Dia salah satu Murid tetua Sekte Hua San, saat tau ada spirit beast yang sedang berevolusi di lembah. Dia berpikir untuk mendapatkan spirit beast itu, manusia tau spirit beast yang sedang evolusi akan mengerahkan seluruh tenaganya. Setelah evolusi berhasil spirit beast akan berada di titik terlemah mereka.


Energi yang dibutuhkan untuk evolusi bukanlah main-main, jika mereka gagal mereka akan mati atau jika beruntung pun. Spesies spirit yang sama akan membullynya itu disebabkan para spirit yang berhasil evolusi berpikir bahwa spirit yang sama dengan dirinya. Dan gagal berevolusi adalah sampah yang tak layak untuk disebut keluarga.


Biasanya yang gagal berevolusi akan terpisah dari kawanan nya, itu sebabnya proses evolusi tidak bisa diganggu karena akan memecahkan fokus spirit yang hendak berevolusi. Jika ada manusia yang berani mengganggu proses itu disaat spirit memiliki banyak tenaga. Itu hanya membuat nyawa si pengganggu berada di ujung tanduk.


"Baiklah, kalian dengar itu? Kita akan menyerang setelah 3 Sambaran petir selesai."Ucap salah satu panitia.

__ADS_1


"Baik panitia senior!"Seru murid-murid sekte Hua San.


"Kita harus bersiap-siap untuk membuat serangan mendadak."Shang Jun menatap teman-teman dan junior nya sambil memikirkan cara untuk menyingkirkan spirit Harimau yang berjaga diatas lembah.


__ADS_2