The Great Oishi Zu

The Great Oishi Zu
Perubahan Wujud


__ADS_3

Malam ini terdengar sunyi, hanya suara angin dan ombak yang terdengar. Didalam kamar Val menjerit keras, dia merasa tubuh nya tercabik-cabik. Dan kulitnya seperti dikelupas secara paksa.


Zhu Long menggenggam tangan Val khawatir, dia tidak tau harus berbuat apa karena ini pertama kalinya Zhu Long menangani kasus manusia yang berubah menjadi spirit.Jika secara logika itu tidak masuk akal dan mustahil, nyatanya adik kesayangannya memiliki hal aneh itu.


"Val bertahan lah, aku mohon."Zhu Long menangkup tubuh Val menarik nya dari atas kasur.


Dan meletakkan Val di lantai, adik perempuan nya terus menjerit dan tak mau diam. Zhu Long mencoba meredam suara jeritan Val, dia merasa jantungnya sakit saat melihat Val menangis sesenggukan.


"Ah aku harus memberitahu Ibu tentang ini,"Zhu Long menyalakan Cristal komunikasi.


Dia berharap ibunya menjawab dengan cepat, suara terhubung membuatnya bernafas lega. Suara Ibunya muncul dari benda bulat itu.


"Zhu Long ada apa nak?"


"Ibu, ini gawat! Val memiliki gejala aneh saat ini."


"Apa maksud mu? Sebelum aku pergi dia tidak memiliki penyakit atau apapun."


"Bukan itu! Biar saya jelaskan."


Zhu Long memberitahu Zhu Yan tentang kondisi istimewa Val, Zhu Yan yang mendengar nya tidak percaya. Tapi saat ini putri nya memiliki kondisi aneh itu, dalam kasus ini Val adalah yang pertama.


"Sial, sekarang dimana kalian berada?"


"Kami di dalam kapal laut, sedang menuju kekaisaran Luasthisa."


"Ibu jika anda kemari keberadaan anda akan memicu spirit laut muncul, lalu ada manusia beruban yang memiliki tahapan Kaisar menengah dia pasti akan memburu kita."kata Zhu Long cemas.


"Persetan dengan itu! Val membutuhkan ku, aku akan kesana."


"Tidak, beritahu saya saja cara untuk menangani nya."kata Zhu Long cepat dia terus menahan tangan Val yang hendak mencabik dadanya sendiri.


Zhu Yan merasa khawatir saat mendengar suara putrinya menangis kesakitan, dia memutuskan untuk bertanya pada Val.


"Val katakan apa yang sekarang kau rasa kan beritahu ibu nak."Zhu Yan cemas.


Val tidak menjawab Zhu Yan dia terus menerus menangis, tangannya berusaha mengelupas kulitnya sendiri hingga berdarah. Sementara Zhu Long mati-matian menahan tangan Val.


"Sial, nak ikat tangan nya seperti nya energi Phoenix miliknya tidak stabil dan berusaha memberontak."


"Baik Ibu."


Zhu Long mengikat kedua tangan Val secara paksa, Val terus meronta dan berguling dilantai. Kemudian, Zhu Long hanya bisa menatap Val seakan tahu Val sedang berusaha untuk membuat energi Phoenix nya stabil.


"Saya rasa energi Phoenix milik Val berusaha untuk mengubah wujud Val."ucap Zhu Long.


"Itu benar, mengingat Val adalah manusia dan seharusnya dia ketika sudah berevolusi akan tetap di wujud spirit nya."Zhu Yan menyetujui itu."Tapi tubuh Val memiliki energi lain yang membelenggu energi Phoenix."

__ADS_1


"Apa itu?"tanya Zhu Long penasaran.


"Bukankah dulu Ibu pernah bilang Val unik memiliki energi kehidupan yang besar dan jiwa yang penuh darah."


Keduanya terdiam mengingat hal aneh saat mereka memungut Val, jiwa Val tidak sesuci bayi yang baru lahir. Penuh dengan energi kegelapan dan dendam. Aroma yang di keluarkan Val saat pertama kali ditemukan adalah bau darah yang menyengat dan bau busuk mayat.


Di sisi lain dalam benak Val terputar ingatan yang pernah Val lupakan, adegan pembunuhan dan di bunuh terus terulang dalam berbagai sudut pandang. Tempat yang berbeda-beda, latar dan waktu yang terpaut jauh.


"Kau bukan anak ku."


"Pembawa bencana."


"Darah kotor sial*n."


"Mati saja sana! Sampai di kehidupan berikutnya pun kau tak akan ku akui sebagai anak ku!"


"Jangan panggil aku Ibu!"


Suara-suara familiar itu terus bermunculan ditelinga Val, batin Val terasa tersiksa dia menahan rasa sakit fisik dan mental.


"Lenyaplah, ini bukan yang terakhir kali."


"Biar waktu ini terulang sekali pun."


"Pada akhirnya kau mati di tanganku."


"Val!"seru Zhu Long terkejut saat Val tak sadarkan diri.


Tubuh Val perlahan menguap dan menyisakan anak ayam berwarna kuning, tidak.Val berubah menjadi anak ayam seperti boneka kesayangan nya!


"Val?"Zhu Long menatap Val tak percaya.


Dia mengambil Val dengan hati-hati, lalu mengarahkan nya kearah bola Cristal. Dia bermaksud agar ibunya melihat wujud Val.


"Dia tampak rapuh, syukurlah segelnya tidak rusak jadi wujud aslinya tertahan dan hanya bisa menjadi seperti itu."ucap Zhu Yan lega.


"Istirahat lah, Ibu akan menunggu kalian disini."


"Baiklah, selamat malam Ibu."Zhu Long mematikan alat komunikasi nya.


Dia segera menaruh Val diatas bantal, malam ini Zhu Long akan tidur di kamar Val takutnya ada hal tak mengenakan terjadi.


....


"Hiks..."


Val berjongkok di dalam ruang jiwa nya, dia masih menangis sambil menatap pantulan dirinya di lautan jiwa. Rambut putih yang terkotori dengan darah, warna mata nya semakin gelap. Darah merah pekat melumuri tubuhnya, belum lagi rantai yang menjerat lehernya.

__ADS_1


Kondisinya persis seperti di kehidupan yang entah keberapa, Val teringat saat itu dia mencoba mengakhiri takdir yang berputar dengan akhir yang sama. Dia membunuh orang-orang dengan memiliki rasa kagum pada sosok yang dia benci.


"Seperti apa akhir kehidupan kali ini? Apa aku akan mati ditangannya lagi?"tanya Val pada pantulan dirinya.


Phoenix tua hanya memandangi Val dari kejauhan, dia tidak tau masalah apa yang dimiliki gadis kecil itu. Zhu Xie ingin mendekati Val tetapi dia takut dengan wujud Val.


"Ini pertama kalinya aku melihat jiwa yang seperti itu."bisik Zhu Xie pada Phoenix tua.


"Sama."angguk Phoenix tua menyetujui.


"Sebenernya dosa apa yang ku perbuat hingga terus menerus dibunuh olehnya?"


"Coba kau ingat-ingat apa yang kau lakukan dulu."sela Phoenix tua penasaran.


Val terdiam dia mencoba mengingat nya."Aku hanya membantai kekaisaran yang di pimpin oleh sosok itu, membunuh orang-orang didalam nya tanpa terkecuali."


Mata Phoenix tua melotot tak percaya."Lalu apa yang kau lakukan setelah itu?"


"Berperang dengan berbagai sekte yang di bawah pengaruh sosok itu, sampai yang tersisa hanya aku dan dia."lanjut Val.


"Aku mencuri banyak uang milik Raja di kerajaan kecil, membakar ladang milik seorang petani, melepaskan spirit yang hilang kendali kedalam permukiman warga,meracuni orang yang menyebut dirinya pernah menjelajahi banyak dimensi dan entah apa lagi."


Zhu Xie yang mendengar terbatuk-batuk, terlalu banyak dosa yang Val lakukan! Pantas saja jiwanya tidak memiliki aura suci.


"Oh apa kalian pernah hidup di alam yang berbeda? Dengan waktu yang tak sama? Terus berulang-ulang, dengan akhir yang sama."


Mendengar pertanyaan Val, Zhu Xie dan Phoenix tua menggeleng kan kepalanya.


"Itu konyol, tapi seperti nya kau sendiri merasakan hal itu."


"Hah, aku seperti nya tidak beruntung."Val melompat kearah Phoenix tua dan memeluknya.


Phoenix tua terdiam membiarkan Val melakukan apa yang dia mau, dia tidak jijik dengan darah yang mengotori nya. Akhir-akhir ini Val lebih terbuka dari sebelumnya. Val mau bercerita tentang dirinya sendiri, Phoenix tua juga merasa tidak terlalu kesepian.


"Master, aku ingin keluar kapan aku bisa keluar?"tanya Zhu Xie kesal.


"Tidak tau, kamu tidak berguna jadinya aku tidak terlalu membutuhkan mu."kata Val jahat.


Zhu Xie menatap Val berkaca-kaca dia memalingkan wajahnya, melihat tingkah Zhu Xie membuat Val tertawa gemas.


"Jangan tertawa! Kau bahkan tidak memanggil ku saat kau sedang evolusi!"teriak Zhu Xie marah.


"Kau masih ngambek nih?"


"Sudah tau malah bertanya."cetus Zhu Xie.


Untungnya Val sabar jadi dia hanya bisa tersenyum, ini juga salah Val membuat Zhu Xie khawatir.

__ADS_1


__ADS_2