
Val tetap menunggu Zhu Long hingga sesuatu menghinggap di kepalanya. Val menyentuh benda yang berada di kepalanya.
"Topi?"
"Iya ini sangat cocok untuk mu."angguk Zhu Long.
Makanan yang di pesan mereka sudah selesai, Zhu Long segera membawa Val pergi ke dermaga. Disana dia bertanya-tanya keberapa orang tentang kapal yang menuju kekaisaran Luasthisa. Dan ternyata dia menemukan nya dengan mudah.
Tapi kapten kapal yang diajak bicara meminta bayaran terlalu mahal bagi Zhu Long, Kapten kapal itu meminta 20 koin emas untuk sampai kesana. Itu hanya membayar tiket kapal, belum menyewa kamar dan membeli makanan yang dijual oleh koki kapal.
"Jika anda tidak mau, tidak apa-apa anda bisa mencari kapal yang lain."
Zhu Long memijat keningnya, Val meminta Zhu Long menyetujui hal itu tampak memikirkan biaya. Meski Val pengangguran dia memiliki banyak koin emas hasil memoroti kakek Kaisar dan orang tua angkat nya.
"Kau yakin Val?"tanya Zhu Long ragu.
Val mengangguk lalu berbicara pada kapten kapal."Saya dan Kakak saya akan ikut dengan kalian."
Kapten itu menerima kantung kain berisikan uang, dia membuka nya. Terdapat 25 koin emas.
"Ini pas, kalian bisa mendapatkan dua kamar,"Kapten kapal itu meminta bawahannya untuk mengambil sepasang kunci.
Kemudian memberikan nya pada Zhu Long dan Val. Kedua Kakak beradik itu naik kedalam kapal bersama Kaptennya. Beberapa saat kemudian Val menghempaskan diri diatas kasur. Dia merasa tidak nyaman karena gelombang air.
Lama-lama Val merasa mual, dia berusaha menghilang kan rasa mual nya dengan pil buatan dirinya sendiri. Selama lima tahun Val menghabiskan waktunya untuk membuat obat anti mabuk terbaik.
Dia memiliki masalah pada dirinya saat berlama-lama dalam sebuah kapal, dia mabuk air! Untuk sekarang Val merasa perutnya lebih nyaman. Dia mengeluarkan boneka anak ayam yang besar untuk di peluk.
"Aku beruntung sudah mempersiapkan diri dari lama tapi efek obatnya akan hilang dalam 6 jam."Val berusaha tidur menunggu kapal berangkat.
Di kamar sebelah Zhu Long tengah memarahi Alyosh, lewat bola Cristal yang berguna untuk berkomunikasi jarak jauh.
"Pak tua! Aku kan sudah bilang untuk tidak pulang dulu sebelum Val datang."teriak Zhu Long kesal.
__ADS_1
"Berisik, aku juga butuh waktu bersenang-senang dirumah ku sendiri! Ketika Val sudah sampai di tempat yang di janjikan aku akan kembali kesitu."balas Alyosh sebal.
"Cih, ibu dan anak sama saja menyebalkan."gerutu Alyosh dan itu didengar oleh Zhu Long.
"Apa kau bilang? Mau ku adukan pada Ibu ku?"
Tubuh Alyosh membatu mendengar hal itu."Tidak kau salah dengar, lupakan hal itu."
Bukannya Alyosh takut pada Zhu Yan, tapi Harimau betina itu sangat cerewet. Dan super galak, Alyosh tidak bisa menyelamatkan telinganya meski memblokir suara yang datang pada nya. Harimau itu mudah menghancurkan aura yang menutupi telinga nya.
"Huh, untuk kali ini aku berpura-pura tidak mendengar nya."
"Bedebah kec*l."rutuk Alyosh sambil memutuskan sambungan nya.
"Awas saja, aku akan membuat mu menderita jika kita bertemu."gumam Zhu Long.
Val terbangun dari tidurnya, dia keluar dari kamar dan berjalan keluar dari kapal. Dia melewati beberapa ruangan hingga sampai di bagian luar kapal. Angin laut menyambut kehadiran Val, memberikan hembusan segar pada setiap inci tubuh gadis itu.
"Wah, memang laut itu tidak ada dua nya."seru Val sambil berlari mendekati pinggiran kapal.
Tap...
Sebuah tangan menepuk bahu Val, lalu topi yang terbuat dari anyaman yang elegan. Di pasangkan pada nya.
"Kakak Long?"Val menoleh kebelakang.
Melihat Zhu Long tersenyum lebar,"Kau menyukai nya?"
"Sangat!"angguk Val senang.
"Baguslah."
Val kembali menatap pemandangan laut yang terlihat tanpa batas Dimata, sementara Zhu Rey tampak curiga. Dia melirik beberapa lelaki tua yang berwajah welas asih sedang mengawasi dirinya dan Val.
__ADS_1
'Pak tua beruban itu, dia kultivator tahap Kaisar menengah aku baru bertemu dengan manusia yang berhasil menembus tahapan itu! Dunia memang luas.'batin Zhu Long.
Tanpa sadar tangan Zhu Long menekan kepala Val, membuat gadis itu kesakitan.
"Ah! Maaf Val, aku tidak sengaja."refleks Zhu Long menarik tangannya.
Wajah Val terlihat cemberut tapi dia tidak mempermasalahkan hal itu, yang menarik perhatian nya adalah ekspresi Zhu Long sempat terlihat serius. Seperti sedang memikirkan sesuatu yang penting.
"Tidak masalah,"Val tersenyum paksa.
Alih-alih menanggapi jawaban Val, Zhu Long malah langsung pergi dengan wajah aneh lagi.
"Ada apa dengannya?"tanya Val pada dirinya sendiri.
Bahu Val terangkat, dia memutuskan untuk bersandar di pagar perahu. Samar-samar dia mendengar percakapan lelaki tua dengan pemuda berusia 18 tahun.
"Guru, apa anda yakin membawa saya ke sekte? Saya yakin orang-orang disana tidak akan menerima saya karena misi saya gagal."
"Apa yang kau katakan hm? Tidak mudah untuk menundukkan spirit di hutan Mangrove apa lagi sekarang spirit terkuat disana tidak ada."
"Mereka tidak akan mengolok-olok mu."
"Ta-tapi..."
Val terdegun saat mendengar percakapan itu, apa lagi hutan Mangrove disebut-sebut. Dia menjadi khawatir dengan penghuni hutan Mangrove dan kakak-kakak spirit peliharaan nya.
"Aku harus menghubungi Wa Di Xiang tentang hal ini, tapi bukankah sebelum aku pergi semuanya baik-baik saja?"
Val menarik bagian topi depannya, dia tak sengaja memukul bagian pinggir kapal hingga sedikit retak.
"Gila! Kabur saja deh."Val berlari pergi ke seberang dia tidak ingin disuruh untuk ganti rugi.
Tanpa Val sadari, dia tengah berdiri di samping anak perempuan berusia 7 tahun. Anak itu menatap Val penasaran, dia ingin bertanya mengapa Val menutupi matanya.
__ADS_1