The Great Oishi Zu

The Great Oishi Zu
Denting Lonceng


__ADS_3

Crack...


Bang!!


Dentuman besar itu membuat semua murid tukang kaget, terlebih lagi keadaan Ru Qian semakin memburuk.


"Tidak,seharusnya nya guru tidak perlu memakai pelindung yang membutuhkan tubuh guru sebagai penahan cadangan."


Val terdiam menyaksikan keadaan Ru Qian semakin memburuk. Koki itu tampak sedang berjuang keras agar pondasi pelindung tidak hancur. Tanpa sadar Val mendekati Ru Qian memaksa lelaki itu untuk duduk dan bermeditasi.


Tangan mungil Val menyentuh punggung belakang Ru Qian, dia memejamkan matanya dan mentransfer kan energi nya pada Ru Qian.


"Val hentikan kau masih kecil energi mu tidak banyak! Itu akan membuat mu ..."Seorang murid tukang mencoba menghentikan.


Zhu Rey menggeleng dia meminta agar gadis yang meneriaki Val berhenti berbicara.


"Lebih baik kita melakukan sesuatu untuk membantu juru masak." Kata Zhu Rey memberikan saran.


"Ning Le, bisa kah kau mengambil gulungan cadangan dilemari sudut ruangan? Kita perlu membuat lapisan pelindung kedua jika pelindung yang dibuat Guru Ru hancur." Pemuda dengan tubuh tegap dan garis wajah tegas itu menyuruh gadis disamping Zhu Rey.


"Baiklah saya akan melakukan nya."


"Lalu yang lain siap kan beberapa batu energi cadangan yang pernah kita kumpulkan."


"Satu lagi habis kan semua batu nya itu akan membuat pelindung semakin kuat."


"Baik!"


"Manusia begitu lemah, hanya mengandalkan benda-benda ajaib yang tak berguna."Gerutu Zhu Rey saat melihat semua murid tukang tampak sibuk menyiapkan sesuatu.


Dia mendekati Val dan duduk di samping Val, Zhu Rey memperhatikan sesuatu di lonceng Val seperti ada sebuah aura asing yang menempati nya.


"Kau apa sebegitu peduli pada nya sampai-sampai membuatku harus menelan pahit ditempat ini?"


Suara asing itu berdengung di kepala Zhu Rey, wajah pemuda itu terlihat buruk. Pemilik suara asing itu sangat menyebalkan bagi Zhu Rey.


"Jika bukan karena kau begitu tamak sampai ingin merebut tubuhnya aku tak mungkin melakukan itu."


Suara tawa menyeramkan terdengar begitu jelas."Kau benar-benar tidak membalas budimu pada ku, padahal jika diriku tidak ada kau juga tidak akan pernah ada."


"Aku tidak pernah meminta untuk dilahirkan kau tak perlu menyalah kan ku, salah kan saja naga bajingan yang membuat mu seperti ini." Balas Zhu Rey tanpa ekspresi.


Kenapa burung itu begitu menyesal telah melahirkan dirinya? Bukankah dulu begitu mencintai nya Namun, kenapa semenjak mereka berdua datang ke dunia bawah burung itu tampak membencinya.


Bahkan masuk kedalam tubuh Val dan bersembunyi didalam ruang jiwa gadis miliknya, lalu menunggu saat kritis datang dan hendak merebut tubuh Val. Hal itu tidak akan terjadi karena Zhu Rey menyadari hal tersebut.


"Semua nya sudah siap?"


"Iya kami semua sudah siap ketua!"


"Ayo kita lakukan."


Para murid tukang itu menyusun batu energi untuk membentuk lingkaran, lalu meneteskan darah mereka masing-masing di kertas dan menaruh gulungan kertas yang sudah terikat pada mereka ditengah lingkaran batu energi.


Diluar bangunan Area dapur, sosok yang menyandang nama penguasa kegelapan itu tengah, memandangi pelindung yang di buat Ru Qian dia merasakan aura yang familiar baginya.


"Oh? Apa ini aku menemukan sesuatu yang tidak terduga!" Dia menyeringai lebar.


Berpikir masa lalunya telah datang berita tentang kematian perempuan yang pernah menantangnya, sangat dia sangkal andaikan lelaki itu tahu dirinya sedang hidup dalam penyangkalan.


"Apakah anda sangat menginginkan benda ini?" Seorang perempuan paruh baya terbang kebelakang lelaki itu.

__ADS_1


Penguasa kegelapan menoleh mendapati Bibi Su tengah tersenyum tipis pada nya, perempuan paruh baya itu memperlihatkan benda yang berada ditangannya.


"Kau membawanya kehadapan ku bukankah itu artinya kau meremehkan aku?"


"Benarkah? Seperti nya anda salah paham, sebagai seseorang yang pernah diselamatkan oleh anda." Bibi Su terdiam sejenak."Tentu saja saya akan memberikan yang anda inginkan."


"Seperti nya kau tidak akan memberikan benda itu tanpa sebuah permohonan."Penguasa kegelapan memicingkan matanya.


Bibi Ru tertawa ternyata pria didepannya tidak pernah lupa akan sifatnya."Anda benar-benar tahu, saya hanya ingin meminta satu hal untuk terakhir kalinya."


"Kau ternyata masih mengingat punya satu permintaan yang belum pernah kau sebut selama perjanjian yang kita sepakati."


"Saya hanya ingin anda tidak menghancurkan sekte ini, harusnya anda menemui saya jika menginginkan giok kehidupan."Bibi Su terlihat sedih sekarang sekte nya berada di ambang kehancuran.


Dia tidak marah jika penguasa kegelapan menghancurkan apa yang dia bangun dengan usahanya, tapi anak-anak yang datang kesini dengan penuh impian mungkin akan kecewa jika sekte yang mereka idamkan hancur.


Penguasa kegelapan menaikkan sebelah alisnya."Mau bagaimana? Sudah ku hancurkan setengah bukankah sangat tanggung sekali?"


"Tapi karena itu permohonan terakhir mu aku akan mengabulkan nya." Penguasa kegelapan mengulurkan tangannya ke arah Bibi Su.


Tanpa ragu Bibi Su memberikan giok kehidupan yang selama ini, dia gunakan untuk sekte nya.


"Tapi sebelum itu terkabul biar aku melihat ada apa dibawah sana!" Penguasa kegelapan menghancurkan pelindung Ru Qian dengan satu ayunan jari telunjuknya.


Bibi Su terkejut apa yang membuat pria didepan nya begitu bersemangat? Dibawah sana hanya ada murid-murid inti sekte yang sebenarnya.


"Oh menarik! Ada pelindung yang muncul lagi kenapa orang-orang di sekte mu begitu antusias untuk melindungi diri mereka."


Ocehan penguasa kegelapan membuat Bibi Su menyeringai."Tentu saja mereka mempertahankan hidup mereka, kau sudah mendapatkan apa yang kau mau jangan sentuh mereka."


"Kenapa kau begitu takut mereka ku sentuh? Aku hanya penasaran."


"Siapa kau!"


Seorang gadis kecil yang terlihat rapuh berdiri didepan penguasa kegelapan, rambut perak dan warna mata merah cerah menatapnya dengan penuh permusuhan.


"Aku? Tentu saja leluhur mu."


Val menatap lelaki tampan didepannya dengan wajah polos, kenapa lelaki yang mengaku sebagai leluhur begitu tampan bukan seorang kakek dengan punggung bungkuk.


"Val tidak bisa ditipu kau pasti penjahat!" Jari telunjuk Val menuding Penguasa kegelapan dengan wajah marah.


Ru Qian mendengar suara asing itu mencari sumber suara tersebut, jantungnya seakan berhenti berdetak saat melihat sosok terkutuk yang berdiri didepan Val.


"V-val! Menjauh dari nya." Teriak Ru Qian keras.


Dia ingin menghampiri Val sangat disayangkan tubuhnya tidak bisa digerakkan. Ru Qian menepuk punggung Zhu Rey yang masih mematung menatap penguasa kegelapan dengan tatapan kosong.


"Cepat bawa Val pergi Penguasa kegelapan sangat berbahaya."


Zhu Rey tetap bergeming di tempatnya, dia merasa tubuhnya tidak bisa bergerak dalam kendalinya. Disisi lain lelaki yang sedang berbicara dengan Val begitu mendominasi dan memiliki aura mengerikan.


'Si-sialan aku tidak suka ini ! Val menjauh lah dari lelaki itu.'Zhu Rey mengirim telepati pada Val membuat gadis itu berjengit secara spontan.


Dia melangkah mundur, penguasa kegelapan menyadari Val ingin menjauh dari dirinya. Dia tidak mengizinkan Val memperjauh jarak mereka pada akhirnya menekan tubuh Val agar tidak bisa bergerak sesukanya.


"Kenapa? Sekarang kau terlihat takut pada ku?" Penguasa kegelapan memegang dagu Val memaksa Val mendongak menatap lelaki menyeramkan itu.


"Kau jahat kenapa ada banyak orang yang selalu mengaku sebagai leluhur Val? Mereka semua berwajah awet muda tidak seperti kakek tua bau tanah."


"Apa kau juga seorang kakek yang merubah wujud mu agar terlihat tampak keren?"

__ADS_1


Jleb...


Perkataan Val begitu menusuk dada lelaki itu, siapa yang mengajari gadis kecil itu dengan perkataan menyakitkan?


"Lidah mu pandai bersilat kata juga." Dengan gemas penguasa kegelapan memainkan kedua pipi tembam Val.


Melihat hal langka itu Ru Qian terkejut, dia tidak menyangka penguasa kegelapan yang begitu ditakuti seluruh makhluk memiliki sisi lain.


Tak...


Mendadak tangan Penguasa kegelapan tertolak dari Val, lagi-lagi aura familiar muncul membuat lelaki itu terdegun. Sumber aura itu muncul didepan nya berasal dari gadis kecil itu.


Denting lonceng terdengar begitu keras serta saling bersusulan seolah-olah ada begitu banyak lonceng berbunyi. Bersamaan dengan itu Penguasa kegelapan merasakan sesuatu menekannya.


"Lonceng? Bukankah di sekte ini tidak ada lonceng? Kenapa ada bunyi lonceng." Ru Qian bergumam pelan.


Zhu Rey mengerutkan kening dia melihat lonceng berpita merah milik Zhu Val bergoyang sendiri dan menghasilkan bunyi yang nyaring .


"Lonceng itu bereaksi." Ucap Zhu Rey tanpa sadar.


Penguasa kegelapan mengetahui sumber bunyi lonceng itu berasal dari Val, dia membatu di tempat. Tidak salah lagi benda itu ada pada gadis kecil didepannya.


"Sangat menarik sayang sekali aku harus pergi kita akan bertemu suatu saat nanti gadis kecil." Bersamaan dengan ucapannya penguasa kegelapan menghilang lenyap tanpa bekas.


"Dia... sangat mengerikan." Zhu Val jatuh terduduk lemas di lantai.


Zhu Rey berlari menghampiri Zhu Val ketika merasa aura yang menekannya hilang. Dan Ru Qian bersama murid tukang lain sudah tidak sadarkan diri.


"Kau baik-baik saja Val?"


Val mendongak menatap Zhu Rey dengan mata berkaca-kaca."Val baik-baik saja, Rey tidak perlu mencemaskan Val."


"Bodoh baru sekarang merasa ketakutan? bukankah tadi kau terlihat sangat berani." Zhu Rey menyentil jidat Val.


"Ugh hanya ingin manja saja Rey benar-benar tidak peka." Kata Zhu Val bersungut-sungut.


Bibi Su mendengar pertengkaran kecil saat datang ke ruang bawah tanah, hanya bisa menahan napas lega nya kedua anak itu tidak terluka. Tampaknya semua nya tidak begitu baik.


"Seperti nya kalian butuh istirahat."


Kedua anak kembar itu menoleh mereka berteriak dengan riang dan menghampiri Bibi Su.


"Bibi Su semua murid tukang terluka parah, bahkan paman Ru Qian juga sampai terlihat sekarat."


"Mereka harus mendapatkan pertolongan pertama bantu Bibi mengobati mereka dengan pil ini." Bibi Su memberikan dua botol pil kepada Val dan Rey.


"Baik kami akan melakukan nya dengan senang hati."


"Lalu Bibi akan memeriksa yang terluka di luar kalian berdua tidak boleh kemana-mana harus menjaga semua senior kalian dan Ru Qian."Kata Bibi Su tegas.


Kedua anak didepannya hanya mengangguk patuh, baguslah dia harus memeriksa keadaan Hao Tian dan Jia Li serta para tetua sekte dan ketua sekte.


**A-alo sebelumnya saya minta maaf kalau updatenya tidak konsisten, sebelum libur sekolah menjelang saya menghadapi ujian kenaikan kelas. Hari-hari yang sangat berat bukan? lalu minggu pertama liburan juga terlalu banyak menghabis kan waktu untuk bersantai-santai. Dan teringat saya belum update untuk kalian,sebelum semester depan dimulai saya berusaha semaksimal mungkin agar bisa update sebanyak-banyaknya.


Terimakasih sudah menunggu saya up maaf jika saya mengecewakan kalian^^


Semoga liburan kalian juga menyenangkan! salam dari saya.


Tertanda**.


Carrot_Line

__ADS_1


__ADS_2