The Great Oishi Zu

The Great Oishi Zu
Lembah Hujan


__ADS_3

3 hari berlalu cepat, Val dan yang lainnya sudah memasuki kawasan Lembah dengan curah hujan tinggi. Langit begitu gelap bersama awan mendung yang bergelantung manja di langit.


Val mendongak keatas dia merasa hujan kali ini tidak biasa, tidak tercium tanah kering yang baru basa disiram air hujan. Seolah-olah hujan dikawasan lembah ini tidak pernah berhenti.


"Kita cari tempat teduh terlebih dahulu."Cun Myung menebas daun talas besar didekatnya.


Menjadikan daun itu sebagai atap penadah hujan. Mereka berjalan menyusuri Lembah dengan hati-hati. Karena tempat yang mereka tuju berada ditengah-tengah Lembah.


Zhu Rey memeluk erat leher Yuan Gang dia merasakan Ki yang sangat padat di Lembah ini, dia harus menyerap banyak Ki untuk melakukan ritual pembangkitan kekuatan roh nya. Dia akan melakukan nya saat semua orang tertidur kecuali Val dan Zhu Long.Tapi seperti nya itu hanya menjadi omong kosong.


"Teman-teman lihat disana ada Gua kecil di celah retakan dinding lembah."Hong Li menunjuk celah besar yang tak jauh dari mereka.


"Ayo kita kesana, lagi pula aku yakin tidak ada orang disana."Xiu Xin berjalan lebih dahulu dari yang lain.


Cun Myung mendahului Xiu Xin dia tidak ingin gadis itu mendapat sesuatu yang tak mengenakan. Setelah memastikan Gua itu aman, Cun Myung membiarkan semua orang masuk.


"Kita tidak bisa membuat api disini, meski ada elemen api tapi tanpa kayu api tidak bertahan lama."Decak Cun Myung.


"Kau lupa diantara kita yang memiliki elemen api hanya Chang Yi?"Yuan Gang menepuk kepala Cun Myung.


Hong Li yang sedang mengeringkan bajunya dengan elemen angin milik Xiu Xin, tertawa renyah menyadari kebodohan temannya. Xiu Xin mengeringkan baju mereka satu persatu itu tidak akan membuat teman-teman nya masuk angin.


"Kalian sudah hentikan ayo tidur besok kita bisa mencari material untuk membuat senjata."Ucap Hong Li sambil membuat kasur dari tanah.


"Itu hal tidak berguna meski kau membentuknya menjadi kasur tapi benda itu tidak memiliki tekstur lembut."Komentar Zhu Long.


Val merasa bosan dengan perdebatan mereka, Zhu Rey dan Xiu Xin menemaninya bermain mengukir dinding gua dengan batu.


"Gambar mu jelek sekali Val."Ejek Zhu Rey.


"Kadal yang kau gambar mirip cicak."Tukas Val pedas.


Xiu Xin tersenyum."Tidak apa-apa gambar kalian jelek, soalnya gambar ku jauh lebih bagus dari milik kalian."


"Itu hanya bunga jelek apa bagusnya."Cibir Zhu Rey.


"Hahaha, kita saling mengejek tanpa menyadari bahwa gambar kita sama-sama jelek."Val tertawa geli.


Dia memukul pelan dindingnya dia tidak menyangka dinding gua nya akan hancur, itu pun seukuran telapak tangannya. Yang membuat Val terkejut dibalik dinding itu terlihat kerikil kecil dengan kilauan hijau tampak terlihat cantik.

__ADS_1


"Ini apa?" Tanya Val pada Zhu Rey.


Zhu Rey menatap benda yang ditunjuk Val, dia mengerutkan keningnya lalu tersenyum.


"Teman-teman! Val menemukan biji tanaman langka!"


"Ah? Mana aku mau lihat."


"Aku juga."


Mereka semua duduk didepan dinding yang dihancurkan Val, baru dengan warna hijau Zamrud itu membuat mereka merasa tertarik.


"Itu biji bunga teratai yang langka."Zhu Long mengambil biji itu.


Saat mencongkel nya dia menemukan biji yang lain, tanpa ragu Zhu Long menghancurkan dindingnya membuat Val dan teman-teman nya meloncat mundur.


Mulut mereka terbuka lebar, mereka menemukan hal luar biasa ribuan biji bunga dengan warna putih, kuning dan hijau tertancap di remahan batu dan dinding gua.


"Woahh kita menemukan harta karun."Hong Li menatap takjub kearah bebatuan.


"Kita bisa mengumpulkan ini juga, jika kita menjualnya di pelelangan harga nya sangat mahal."Ujar Xiu Xin bersemangat.


"Kenapa ini di sebut biji padahal tekstur nya sekeras batu?."Tanya Val mendadak, membuat Zhu Long harus memutar otak untuk menjawab nya.


"Biji-biji ini sudah lama tersimpan baik didalam bebatuan, Ki di sini sangat padat ini membuat nya mengeras seperti batu aku tidak tau pastinya."Sahut Zhu Long.


"Setelah mengumpulkan ini lebih baik kalian menyerap Ki disini dengan baik dan mengolah nya, jika portal dimensi terbuka kalian tidak bisa menemukan tempat bagus seperti ini lagi."Zhu Rey mengungkapkan pendapat nya.


Cun Myung menyetujui nya dia langsung meninggalkan biji-biji bunga yang dipegangnya, dia memilih untuk berlatih mengolah Ki ini kesempatan baik untuknya.


Merasa cukup dengan yang dikumpulkan Yuan Gang ikut bergabung dengan Cun Myung, satu per satu teman-teman Val memilih berlatih. Sekarang tersisa Val, Zhu Rey dan Zhu Long.


"Kalian berdua mau kemana?" Tanya Zhu Long curiga saat melihat Zhu Rey mengajak Val pergi.


"Kau boleh ikut, karena kau kami butuh kan juga." Ucap Zhu Rey.


Tanpa pikir panjang Zhu Long mengikuti kedua anak kecil itu keluar, dia penasaran apa yang akan mereka lakukan. Diluar dugaannya Val menyegel gua yang mereka tempati, agar tidak ada yang bisa keluar dan masuk.


"Val apa yang kau lakukan? Teman-teman ku ada didalam." Zhu Long tidak mengerti dengan tindakan Val.

__ADS_1


"Mereka harus diamankan, kami akan berevolusi."Zhu Rey menggenggam tangan Val.


"Berevolusi? Maksudnya apa? Jika kau berevolusi itu wajar tapi Val?" Zhu Long menatap Val dengan tatapan penuh isyarat.


Val menghela nafas berat."Kaka ingat waktu desa di serang oleh pendekar ber elemen air?"


"Ah, bajing*n itu sudah ku bunuh."Angguk Zhu Long.


"Saat Val terpisah dengan Kakak, Val saat itu sedang bersama Zhu Rey kami terbawa arus air yang besar."Val mencoba mengingat kejadian mengerikan itu."Arus air besar itu menghancurkan desa dan membawa kami kelautan."


Memang letak desa itu dekat dengan pantai itu sebabnya Val terbawa arus ke tengah laut."Val kira akan mati tapi Rey membawa Val masuk kedalam cangkang telur, disana lah Val menyerap energi Phoenix."


Zhu Long mengerut kening, bukankah jelas-jelas Zhu Rey telur dari naga hitam seperti kata Alyosh? Bagaimana bisa ada energi lain didalam cangkang busuk itu.


"Untuk sedikit informasi, aku lahir dari pasangan Phoenix dan Naga."Ucap Zhu Rey datar."Energi dari ibu ku hampir membuat ku mati karena, kedua energi Naga dan Phoenix saling bertentangan satu sama lain tidak bisa menyatu."


"Untung saja Val ku bawa masuk, dia menyerap energi Phoenix meskipun tidak semuanya karena Val hanya memiliki 99% darah dan energi Phoenix."


"Hah, aku tidak tau harus bilang apa."Zhu Long memijat pelan pelipis nya.


Apa yang harus dia jelaskan pada ibu nya dan Alyosh."Baiklah ayo ini kesempatan kalian untuk berevolusi, aku akan menjaga kalian selama kalian berevolusi."


Zhu Rey segera mengajak Val dan Zhu Long ke tempat yang lebih tinggi, tempat itu berada di bagian atas lembah. Itu tempat yang cocok untuk menghadapi Guntur percobaan.


"Naik lah, kita akan menghabiskan banyak waktu jika kalian berdua berencana mendaki lembah."Zhu Long berubah ke wujud aslinya.


Val langsung melompat naik dia sudah lama tidak menaiki punggung kakaknya, Zhu Rey ikut melompat dia langsung mencibir.


"Siapa yang akan berencana mendaki lembah ? Kami berniat untuk terbang kok."


Val tertawa mendengar cibiran Zhu Rey."Val pikir kita akan sungguh melakukan hal itu."


"Jika iya aku tidak akan mengikuti tingkah konyol kalian."Seru Zhu Long.


Mereka bertiga langsung terbang menuju bagian atas lembah. Sesampainya disana Zhu Rey membuat formasi dengan instruksi Val. Bagaimana pun tidak sepenuhnya Zhu Rey mengetahui banyak tentang Formasi.


Val lebih mengetahui itu dari pada dirinya, setelah membuat Formasi Val masuk kedalam formasi dia meneteskan darah nya untuk mengaktifkan formasi pelindung.


Pelindung itu berguna untuk menahan Sambaran petir percobaan, sampai dia benar-benar siap untuk menghadapi sambaran petir terakhir. Zhu Long mengawasi area sekelilingnya sementara itu Zhu Rey menyebarkan benang spiritual keberbagai penjuru. Dia mengambil benih Iblis karena itu akan berguna dalam proses evolusi. Karena petir terakhir akan menempa tubuhnya.

__ADS_1


Biasanya petir pertama dan petir kedua sebagai ujian, dan petir terakhir itu adalah pendorong dirinya berevolusi. Meski akan menghancurkan seluruh inci tubuh. Dalam proses itu Val dan Zhu Rey tidak boleh mendapatkan gangguan sedikitpun, mereka harus berkonsentrasi dalam proses evolusi.


__ADS_2