
Tak....
Tak....
Tak....
Langkah kaki mereka menggema di dalam gua semakin dalam mereka masuk, semakin banyak aliran Qi yang mereka rasakan.
"Tempat ini benar-benar cocok untuk berlatih."
"Penjagaan disini juga tidak ketat tidak ada spirit beast yang menjaga ruangan dalam gua."
Wei wuxiang berhenti berjalan dan menahan Val dan Rey. Dihadapan mereka terdapat seekor cheetah berbulu putih hewan itu sangat langka. Bahkan hampir punah Cheetah berelemen es itu tampak sedang menjaga sesuatu yang berharga.
Tidak lain adalah bunga kristal es yang sudah mekar 100 tahun sekali. Bahan obat yang paling berharga dengan harga jutaan koin emas. Tanaman itu tumbuh ditempat lembap yang tak bisa disinggahi matahari. Gua adalah tempat yang cocok untuk habitat nya.
Namun tidak semua Gua ditumbuhi bunga kristal es, hanya Gua tertentu saja. Ciri bunga itu terlapisi es yang mengkristal dan menutupi wujud asli nya yang transparan.
Bunga kristal es hanya memiliki empat buah daun mereka tumbuh hanya satu jika beruntung bisa menjadi banyak. Dan itu membutuhkan waktu yang sangat lama.
"Ini..." Rey terdiam dia langsung berdiri didepan Val.
Baginya meskipun Val memiliki level yang tidak wajar Namun, pengalaman bertarung nya sangat lah sedikit.
"Apa kita akan membunuhnya?" Tanya Val bersemangat.
"Tidak kita hanya mengambil miliknya saja tak perlu membunuhnya sebab populasi Cheetah berelemen es sangat sedikit."Tolak Wei wuxiang.
"Namun jika tidak dibunuh kemungkinan mereka yang dibelakang akan membunuhnya dan menjualnya." Balas Rey dia bisa saja membunuh Cheetah itu dengan jaring spritual nya.
"Terlalu rumit kita hanya perlu membuatnya pingsan dan membawanya pergi ketempat yang lebih nyaman untuknya."Usul Val yang langsung di setujui oleh Wei wuxiang dan Zhu Rey.
"Pertama Val tarik perhatian dia aku akan menyerangnya secara diam-diam." Kata Zhu Rey serius.
"Hei jangan lakukan itu biar aku saja yang membuatnya pingsan kalian masih kecil takutnya kalian akan terluka." Wei wuxiang menahan Zhu Rey yang hendak bergerak.
Dia menatap tajam anak kecil itu."Dan kau Zhu Rey! Perhatikan tingkatan perbedaan level mu dan cheetah itu kalian sangat berbeda."
"Lalu jangan bahaya kan adik mu, kau harus menjaganya agar dia tak terluka." Wei wuxiang menceramahi Zhu Rey panjang lebar sedangkan yang diceramahi malah sibuk mengorek kuping.
"Aku tahu jangan menceramahi ku terus." Zhu Rey terlihat bosan.
Dia mengajak Val untuk duduk menyaksikan adegan Wei wuxiang menundukkan Cheetah.
Val memegangi perutnya entah kenapa dia sangat kelaparan.
"Val lapar, apa bisa lebih cepat sedikit?" Gadis kecil itu menunduk lalu menyandarkan kepalanya di bahu Zhu Rey.
Zhu Rey menghela nafas, bagaimana bisa gadis ini kelaparan disaat seperti ini? tapi mencari makanan bukan lah hal sulit. Sebelum pergi pasangan suami istri Zu itu membekali nya banyak makanan. Lalu sebagai hadiah pertemuan sang paman Kaisar memberinya cincin penyimpanan.
"Jangan menatapku dengan mata berkaca-kaca."Ucap Zhu Rey gemas dia mencubit kedua pipi Zhu Val.
"Aku sangat lapar!"
"Kalau begitu kita makan sambil menunggu Wei wuxiang selesai." Sambil mengatakan itu Zhu Rey mengeluarkan beberapa makanan di cincin penyimpanan.
__ADS_1
Mata Val berbinar-binar menatap kue bulan kesukaan nya ada dihadapannya. Zhu Rey melirik sekilas diam-diam mencoba mengingat hal-hal yang di sukai Val termasuk makanan kesukaan Val.
'Ternyata dia sangat menyukai kue bulan, mungkin lebih baik aku akan membelikan beberapa kotak kue untuk dia.'Batin Zhu Rey.
"Hei tidakkah kau makan pelan-pelan? lalu jangan habis kan semuanya aku juga menginginkan kue itu."Protes Zhu Rey saat menyadari Kue bulan yang dibawanya tersisa satu.
"Tidak Val akan menghabiskan nya yang terakhir!" Balas Val buru-buru memasukkan satu kue bulan sekaligus kedalam mulutnya.
"Jangan dimakan!" Bentak Zhu Rey Namun, telat gadis kecil itu sudah memakannya.
"Keluar kan! aku ingin memakannya kau sangat serakah Val." Zhu Rey dengan kesal menarik kerah baju Val dan mencoba membuat Val tak menelan Kue tersebut.
"Tidak bisakah kalian diam?!"Seru Wei wuxiang dengan nada tinggi.
Dia lengah Cheetah yang dihadapannya malah melompat tinggi kearah Zhu Rey dan Zhu Val, seperti nya Cheetah tersebut akan menerkam kedua anak kembar itu.
Val terkejut begitu pula Zhu Rey, sontak keduanya berteriak keras."Aaaaaaa Gege Wei tolong Val!"
"Minggir Val." Zhu Rey melepaskan hawa pembunuhnya, dia mencengkram erat tubuh Val .
Cheetah itu menggeram dia menghentikan gerakannya, menatap Zhu Rey dengan was-was saat merasakan aura agung yang keluar bersamaan aura pembunuh pekat dari Zhu Rey.
"Tunduk dan patuh jika kau tak ingin ku bunuh."Perkataan Zhu Rey begitu dingin.
Val bergidik ngeri saat merasakan aura pembunuh dari Zhu Rey."Rey..."
Zhu Rey hanya menepuk jidat gadis kecil itu sungguh melupakan bakatnya menundukkan spirit beast lain, hanya menggunakan jaring spiritual saja sudah cukup. Tapi bagi dirinya yang seekor naga cukup mengeluarkan aura kepemimpinan saja.
"Kau lupa jika kau memiliki jaring spiritual?!"
Keduanya sama-sama tak ingat mempunyai kemampuan tersebut.
Wei wuxiang yang melihat nya hanya bisa memanyunkan bibir, kedua anak kecil itu sungguh memiliki bakat luar biasa di usia 5tahun.
'Mereka bukan anak kecil biasa, jika mereka masuk kedalam sekte yang sama dengan ku mungkin mereka berdua dapat membawa sekte ke masa kejayaan kembali.' Pikir Wei wuxiang.
"Apa kami boleh mengambil bunga itu?"Tanya Val pada Cheetah yang sedang tunduk pada Zhu Rey.
Cheetah itu menatap Val dengan mata berkaca-kaca seakan dirinya tak setuju, lagi pula dia sudah menjaganya bertahun-tahun ini tak adil bagi nya.
"Dia tak mau kau mengambilnya."Balas Rey anak kecil itu menatap sekeliling dan mendapati sebuah danau kecil.
"Kalau begitu bagaimana dengan danau itu?"
Cheetah menatap danau tak jauh darinya spirit beast itu mengangguk.
"Horeeee terimakasih kau sangat baik." Val refleks memeluk Cheetah dengan senang.
Zhu Rey mendekati danau kecil dia memasukkan tangan nya dalam air, air disini bukan lah air biasa dalam air danau itu mengandung qi yang berlimpah serta mengandung esensi herbal yang tertimbun menjadi satu. Bisa saja menyembuhkan berbagai penyakit dan meningkatkan kultivasi dengan mudah.
Namun, itu jika herbal yang tertimbun didasar danau itu tidak mengandung bahan beracun makan aman di gunakan.
"Val sangat haus." Zhu Val mendekati danau itu dan duduk disamping Zhu Rey.
Perlahan meminum air danau, matanya terbelalak saat airnya sangat terasa menyegarkan. Bahkan membuat tubuhnya menjadi terasa nyaman.
__ADS_1
"Kau tidak boleh mengonsumsinya terlalu banyak..."Ucapan Zhu Rey terhenti dia melotot melihat Val terus meminum air danau hingga air didalam danau itu berkurang setengah.
"Apa kau mau mati Val?!" Teriak Zhu Rey kesal.
Dia menarik Val untuk berhenti meminumnya, entah apa yang dilakukan gadis kecil itu hingga membuat air danau itu berkurang banyak dan nyaris menghabiskan nya.
"Aku akan mengambilnya sedikit sisanya untuk mu Rey." Wei wuxiang mengeluarkan botol giok berukuran besar.
"Kau bilang sedikit tapi ukuran botol mu sebesar betis kaki mu." Gerutu Zhu Rey tak suka.
Val bersendawa karena kekenyangan, mendadak didalam perutnya terasa seperti ada yang meletup-letup. Kemudian rasa sakit menjalar keseluruh tubuh.
"Aaarghhh!"
Teriakan Val membuat Rey berhenti memasukkan semua air danau ke dalam cincin penyimpanan. Untungnya dia sudah memasukkan semuanya.
"Val!"
Rey bergegas pergi mendekati Val yang tengah berguling kesakitan di tanah. Raungan Val memenuhi Gua hingga getaran suaranya sampai keluar.
"Anak ini sangat tidak menurut." Rey menggembungkan pipi.
"Apa dia baik-baik saja?" Tanya Wei wuxiang khawatir.
"Tubuhnya sedang memproses qi yang berlebihan." Sahur Zhu Rey dalam hati dia berharap Val bisa membangkitkan sayap Phoenix nya.
Sebuah langka kaki terdengar mendekat dan tergesa-gesa. Zhu Rey menjadi gusar dia meminta Wei wuxiang menggendong Val dan memaksa Cheetah ikut dengannya dan berteleportasi ke tempat lain dengan formasi yang telah di sediakan.
"Cepat ambil Bunga kristal es!"
"Kita tidak boleh membiarkan orang lain mengambilnya duluan."
Mendengar itu Zhu Rey segera mengambil bunga kristal es lalu memasuki formasi teleportasi acak. Formasi lingkaran itu membawa mereka berempat ke puncak gunung berapi yang tidak aktif dan tertimbun salju.
Untungnya mereka tak jatuh kedalam perut gunung.
"Sangat meresahkan,"Wei wuxiang bernapas lega lalu menatap Val khawatir.
"Berikan adikku pada ku." Pinta Rey bersungut-sungut.
"Baiklah." Wei wuxiang menyerahkan Val pada Zhu Rey.
Val yang sudah berada di tangan Zhu Rey tertidur nyenyak."Pergi lah kami berdua tak akan ikut dengan mu paman Wei."
"Tapi dunia luar itu sangat berbahaya." Wei wuxiang enggan untuk meninggalkan Zhu Val dan Zhu Rey.
"Kakak kami akan datang menjemput lagi pula Cheetah juga bersama kami." Zhu Rey menolak dengan lembut.
Anak lelaki itu tahu betul tujuan Wei wuxiang, apa lagi dia juga mengetahui pemuda didepannya ingin merekrut Zhu Rey dan Zhu Val untuk masuk ke sebuah sekte. Hal itu pasti akan membuat mereka berdua cepat ketahuan bahwa mereka bukanlah manusia.
"Baiklah tapi apa tidak apa-apa jika ku tinggalkan kalian berdua?" Lagi-lagi Wei wuxiang merasa ragu.
"Iya pergilah sebelum aku menendang mu kedalam perut gunung."
Wei wuxiang terlihat murung saat mendengar nya dia mengaktifkan formasi teleportasi dan menghilang lenyap tanpa bekas dalam sekejap mata.
__ADS_1