
BERBIJAKLAH DALAM MEMBACA KARENA ADEGAN INI BUKAN UNTUK DITIRU NAMUN HANYA SEBAGAI HIBURAN. đ
TERIMA KASIH. đ
JANGAN LUPA BERI LIKEđ DAN FAVORITKAN KARYA SAYA
.........
Jinwoo dan Vita berpamitan kepada semuanya setelah mereka menyelesaikan makan pagi yang akan menjelang siang.
âGaes aku pamit keluar dulu ya?â, ucap Vita yang menggandeng tangan Jinwoo.
âKalian mau ke mana?â, tanya Ana dengan masih makan.
âKami mau kencanlah. Hari ini kan minggu buat waktu bersama ama coganâ, ucap Vita sambil melirik Jinwoo.
âBye!â, teriak Vita dengan melambaikan tangan dan menarik lengan Jinwoo.
âWahh mereka romantis sejak tadiâ, ucap Adele.
âSweety, emang aku tidak pernah seromantis itu?â, tanya Nathan.
âMas Nathan sih romantis tapi bedaâ, ucap Adele dengan terkekeh sambil menggaruk dagu tidak gatal.
âBedanya dimana?â tanya Nathan dengan penasaran.
âMas mau tahu, tapi jangan marahâ, ucap Adele mewanti-wanti yang diangguki oleh Nathan.
âBedanya dia tidak m*sum kayak mas, keromantisan dia seperti di drakor. Makanya mas kalau diajak liat drakor itu jangan bilang tontonan alay. Kan drakor dapat mengajarkan keromantisan ditunjukkan tidak untuk hal m*sum. Coba tadi liat Vita dan Jinwoo mereka tetap romantis pada saat bertengkar maupun canda tawaâ, jelas Adele.
âAdek bayi di dalam perut aja mengertiâ, lanjut Adele sambil mengusap perut yang masih rata.
âBetul yang dikatakan Adele. Kalian harus belajar lagi tapi bukan belajar mesumâ, ucap Ana melirik Leon.
Leon hanya menaikkan alis saja.
âKalau aku suka yang m*sum soalnya Johan selalu buat hatiku berdebar seperti ardenalineâ, puji Lisa untuk kekasihnya.
âLisa lebih benarâ, ucap Jorsh.
âAku juga menyetujuiâ, ucap Lucas sambil meminum air putih.
âKalian benar-benar otak m*sum dan sudah rusakâ, ucap Ana dan Adele bersamaan.
__ADS_1
Setelah itu mereka pergi ke rumah Kemal dan Tamara untuk berpesta.
Pada saat ini mereka berbahagia mencari oleh-oleh untuk halmonie. Jinwoo dan Vita sedang memilah untuk diberikan pada halmonie. Setelah perseteruan di dalam mobil karena masalah dia harus keluar dari balapan liarnya.
âKenapa dengan kaki kamu?ââ tanya Jinwoo dengan fokus mengemudi. Vita menjawab dengan ragu dan menggaruk tengkuk tidak gatal sambil menyengir.
âPasti kamu ikut balapan liar lagiâ, lanjut Jinwoo.
âi..iya, aku terjatuh dari motor karena ada yang sengaja menjatuhkankuâ, ucap Vita.
âYakâ, Jinwoo marah dengan meminggirkan mobil ke area parkir, âpletakâ, pukul Jinwoo. âAuchh.., sakit!â, adu kepadanya.
âAku sudah bilang, kamu boleh ikut tapi tidak boleh ada yang terluka. Apa luka di kaki kamu sudah diobatiâ, ucap Jinwoo kesal.
âBe..belumâ, ucap Vita sambil terkekeh.
âBodoh!â, kesal Jinwoo sambil membuka pintu pengemudi lalu menutup dengan kasar membuat Vita kaget. Ia keluar ke apotek terdekat tempat area yang ia parkirkan mobilnya, tidak butuh waktu lama dia kembali ke tempatnya.
âMana kaki kamu tumpangkan ke pahaku. Akan aku obatiâ, ucapnya dengan wajah kesal. Vita kemudian melepaskan sepatunya dan menumpangkan kakinya ke paha Jinwoo dengan pelan. Lalu Jinwoo mengobatinya dengan wajah kesal.
âaauchhâ, rintih Vita, âsakit oppa, jangan di tekan kerasâ, adu Vita dengan memohon.
âSakit kan, siapa suruh sampai terluka. Lebih baik kamu keluar dari balapan liar.
âGak..kagak mau, aku masih ingin area balap tetap berjalan buat senang-senangâ, bantah Vita.
Setelah selesai mengobati Vita menurunkan kaki kanannya dengan wajah kesalnya dan mendengus sebal.
âOppa aku akan aduin ke halmonie, saat nanti kita sampai di sanaâ, ucap Vita dengan bersedekap.
âBaiklah adukan saja, sekarang kita harus pergi ke mall membeli beberapa oleh-oleh untuknyaâ, ucap Jinwoo dengan wajah datar dan fokus mengemudi. Setelah sampai ke area mall ia turun dan melanjutkan langkah ke pusat perbelanjaan juga ke beberapa pusat pakaian untuk Soobin dan lainnya di desa.
Ketika mereka telah sampai ke rumah Kemal mereka di sambut oleh salah satu pengawal dari keluarga al-Khalid. âMari nyonya dan tuan masuk tuan Kemal sudah menungguâ, ucap pengawal Kemal dengan sopan.
Mereka mengikuti jalan sang pengawal di depan dan di sambut Kemal al-Khalid dengan rentangkan ke dua lengan untuk sahabatnya begitu Tamara yang langsung memeluk teman perempuannya.
âHallo semuaâ, sapa Tamara dengan senang.
âHai, apa kabarâ, ucap Adele.
âAyo ikut aku, untuk menyiapkan pesta syukuran buat Kemal yang hari ini ulang tahun. Aku sebenarnya ingin membuat pesta besar-besaran untuk dirinya namun Kemal menolak. Jadi dia ingin pesta ini hanya mendatangkan sahabat-sahabatnya untuk merayakanâ, jelas Tamara.
Sedangkan para pria masuk ke arena ruang kerja Kemal untuk membahas beberapa kolega yang menjadi incaran permusuhan karena ikut merugikan bisnisnya. Mereka bekerja sama untuk menangkap Rajaswara yang susah untuk ditaklukan sebab dia disembunyikan oleh Raymond dan Charles. Rajsawara adalah orang yang paling gila untuk masalah uang apapun yang ia lakukan buat membunuh istrinya dia akan jambanin untuk bisa menghasilkan uang. Dia seorang yang lebih licik dari bosnya Raymond. Identitasnya sangat jarang unyuk bisa mendpatkan dengan detail apalagi Kemal juga sedang ada masalah dengan orang tua di masa lalu yaitu Romo. Sungguh memilukan dunia mafia untuk mereka berkecimpung dalam bisnis ataupun politik.
__ADS_1
âAku tidak mendapatkan data apapun untuk masalah Rajaswara. Tapi untuk Raymond aku mendapatkan info saat ini dia sedang mengirim barang ilegal ke Halmahera lewat perairanâ, ucap Kemal.
âYa, itu info sudah kita dapat. William yang memiliki singgah sana kekuasaan sedang menekan Raymond lewat Elena dan Xavier yang sudah berpengalaman lewat jalur ilegalâ ucap Lucas.
âAku memiliki seseorang yang sudah ada di tanganku yaitu Hendrik. Dia akan memberikan info di area politik mengenai musuh kita yang bekerja sama dengan Raymond dan Charlesâ, ucap Leon.
âAhhh... Masalah ini tidak akan selesai jika kita belum menemukan kuncinya dan mengambil gembok emas di tangan kitaâ, ucap Dante.
âAku memiliki info lain ternyata Rajaswara memilki anak perempuan yang selama ini sudah menghilang tanpa jejak. Aku juga kurang tahu siapa anak perempuan yang menghilang. Sebab dahulu Rajaswara menikah lagi saat istrinya sedang hamil tapi dia tidak mengetahuinya. Kemudian istri keduanya ia bunuh untuk menghasilkan uang dan anaknya berumur sepuluh tahun kalau tidak salah kabur entah kemana dia juga perempuan. Lalu menikah lagi dan anaknya ia jualâ, ucap Leon mendapatkan info dari anak buahnya Garry.
âOh ****..ba****an itu ternyata banyak sekali dosa-dosa di pundaknyaâ, Kesal Kemal.
âHe is Crazyâ, ucap Jorse.
Lucas yang mendengarkan itu giginya mengetat karena dia mengenal gadis kecil itu tapi tidak tahu dia ada dimana sekarang. Dia harus menyembunyikan identitasnya hanya untuk momynya yang sexah menceritakan dan Daddy juga memiliki solusi untuk mematahkan kasus tanpa harus melibatkan gadis kecil itu jika dia sudah ditemukan.
âDia benar-benar mafia psycopatâ, umpat Lucas dalam batinnya.
âBaiklah kita cukup disini, oh ya aku memiliki kenalan untuk dapat kita selidiki yaitu Rahul. Dia akan aku tangkap di tangan ku sendiri dan ku berikan dia pada kalian sepertinya dia memiliki info-info yang tidak kita milikiâ, ucap Kemal dengan mata menyalang.
Setelah selesai berdiskusi mereka menghampiri para wanitanya kecuali bagi yang belum berpasangan. Mereka menikmati seluruh keseruan dari membuat berbagai makanan dan persiapan pesta lainnya.
Begitupula dengan Vita yang saat ini sedang bahagia karena akan bertemu dengan halmonie. Dia juga bersenandung bersama Jinwoo dengan lagu , âThank you for the music by Abbaâ. Di perjalanan yang panjang akhirnya sampai di desa area Busan. Vita turun, langsung berteriak dan lari,âHalmonie, aku datang!â
Halmonie yang sedang duduk beristirahat dengan di temani siaran tv mendengar suara teriakan terkejut ketika Vita mengunjungi rumahnya dan lansung memeluknya.
âAigoooâ, ucap halmonie dengan menepuk pundaknya.
âKenapa tidak kasih kabar lewat ponsel?â lanjut Halmonie dengan melepaskan pelukan.
âMaafkan aku nenek baikâ, ucap Vita dengan tersenyum.
âBaiklah, mana Jinwoo?â tanyanya.
âAku disini nenekâ, ucap Jinwoo memberi salam lalu memeluknya.
âaigoo...cucu malangku. Aku merindukan kamu dan Vitaâ, ucap Halmonie dengan menangis bahagia.
âTidak perlu menangis nenek, aku membawakan beberapa oleh-oleh besok kita makan bersama,â ucap Vita dengan bahagia.
â Ke mana soobin, onnie dan oppa?â, tanya Vita.
âMereka sedang ke rumah Lee Ramâinâ, jawab halmonie.
__ADS_1
âKalian bereskan barang ini, nenek akan ambilkan kimchi lalu memasak soup tofu ada beberapa daging di kulkas setelah itu kita makan bersamaâ, ucapnya dengan beranjak berdiri dan sedikit membungkuk saat berjalan.
âBaiklah nenekâ, ucap Jinwoo lalu membereskan barang bersama Vita setelah selesai mereka membuat soup kemudian makan bersama sambil di selingi mengobrol dan canda tawa.