The Mafia Millioner

The Mafia Millioner
Kita Berjumpa Kembali


__ADS_3

Pesta ulang tahun Rosiana masih berlanjut, sudah banyak orang yang berdatangan. Apalagi kakak sepupunya datang bersama dengan seorang gadis berketurunan asia dan Rosi memanggil kakak sepupunya di tengah perbincangan dengan teman-temannya.


"Lucas! Lucas! Lucas!", teriak Rosiana dengan tangan melambai-lambai.


Lucas mendengar suara teriakan dan mencari sumber suara lalu melihat sosok wanita bergaun merah maroon dengan menampakkan bahu polos dengan lengan pendek di atas lutut.


Lucas membawa Vita menghampiri Rosiana sang pemilik pesta. Lalu Lucas menyapa, "Hai girls", dengan tangan masih bertengger di pinggang Vita secara possesive.


"Hallo Lucas", sapa Amanda.


"Hai Vit", sapa lagi dari Amanda.


"Kalian sedang berbincang tentang apa?", tanya Lucas.


"Ini urusan wanita Lucas", ucap Rosiana.


"Baiklah, kalau begitu aku menitipkan calon istriku ini untuk ikut bergabung dengan kalian", ucap Lucas dengan tersenyum sambil melirik Vita. Vita yang berada di sampingnya mencubit pinggang Lucas dan Lucas menahan cubitan Vita yang seperti semut.


"Kalau begitu aku akan bergabung dengan Leon dan lainnya", ucap Lucas dengan berlalu pergi meninggalkan Vita bersama Ana dan lainnya.


Setelah kepergian Lucas lalu Rosiana berkenalan dengan Vita.


"Hallo, nama aku Rosiana", ucap Rosiana dengan senyum lembut.


"Aku Vita, senang berkenalan dengan kamu", ucap Vita membalas senyuman lembut nan hangat.


"Senang berkenalan dengan kamu juga", senyum balik Rosiana.


"Sekarang kita sudah saling kenal bagaimana melanjutkan obrolan lain", ucap Ana dengan terkekeh.


Sementara di ujung sana yang sedang berada di kerumunan teman-temannya sedang memandang Rosiana begitu instens dan senyuman yang menyeringai sambil mengatakan dalam batin.


Tunggulah aku sweety, kamu pasti masih mengenalku.


Sedangkan Rosiana yang di pandang intens merasa dingin di tengkuk lehernya.


Lalu Rosiana pergi ke blakon untuk menghirup udara dan menghembuskan nafas sejenak. Saat Rosiana sedang menutup mata dengan menikmati hembusan angin tiba-tiba ada seseorang yang mengecup pundaknya dengan membisik, "hallo tiger, sudah lama kita tidak berjumpa setelah satu tahun lamanya. Aku mencari kamu ternyata Tuhan mentakdirkan kita berjumpa kembali", sambil menggigit leher Rosiana.


Rosiana yang berada di depannya tubuhnya menegang ketika merasakan suara laki-laki yang pernah melakukan stand one night dengannya.

__ADS_1


Lalu Rosiana membalikan tubuhnya dengan tatapan mata membelalak.


"Ka..kau, apa yang ingin kamu lakukan?",tanya Rosiana.


"Aku mau meminta pertanggungjawaban", jawab Dominic dengan suara lirih di telinga.


"Per..pertanggungjawaban apa?", tanya Rosiana dengan gelagapan.


"Kita sudah berakhir tahun lalu dan sudah impas apa yang terjadi. Aku tidak memiliki hutang dengan kamu", ucap Rosiana dengan mendorong tubuh Dominic. Tertapi Dominic tidak mau menyingkir dan membuat Rosiana kesal.


"Minggirlah, aku harus kembali ke sana. Sebentar lagi acaranya akan dimulai", ucap Rosiana.


"Baiklah", ucap Dominic menarik tangan Rosiana dan tubuhnya menabrak dada miliknya. Lalu Dominic mencium dengan intens dan mendalam.


Rosiana dalam ciuman memukul dada Dominic sehingga Dominic melepaskan untuk mengambil oksigen dengan mengusap bibir ranumnya. Kemudian Dominic membisikan di telinga dengan mengatakan, "aku merindukan kamu".


Rosiana mendorong tubuh Dominic setelah mendengarkan ungkapan isi hati Dominic dengan pergi berlalu untuk ikut bergabung dalam pesta bersama keluarganya.


Setelah mendengarkan MC memulai membawakan acara ulang tahun dan kejutan bagi para tamu undangan. Semua undang kemudian mendengarkan saksama lantunan-lantunan kata dari pembukaan hingga akhir dari pesta. Kemeriahan pesta membuat para tamu puas dengan berbagai sajian.


MC, “ Hai! Hai! Semuanya tamu terhormat di seluruh berbagai negara hari ini tuan Erick akan memberikan sambutan atas kedatangan kalian! Untuk itu kita dengarkan apa yang di sampaikan oleh beliau untuk putrinya yang memasuki usia ke 24 tahun. Beri tepuk tangan untuk Mr Erick! ” teriakannya.


Para tamu undangan bertepuk tangan. Mr Erick menaiki podium bersama MC untuk memberikan sambutan kepada para tamu undangan juga memberi pengumuman bahwa putri semata wayangnya mengadakan pertunangan juga di hari ulang tahun dengan Adrian. Semua tamu undangan terkejut begitu pun Dominic yang tak kalah terkejutnya. Membuat dirinya mengumpat dengan kata-kata kotor.


Saat ini Dominic menuju ke tempat diskotik milik sahabatnya bernama Jorse. Dominic menyesap minuman whisky untuk menenangkan hatinya yang terluka.


Dominic tersenyum sinis di balik gelas minuman whisky.


Sedangkan Rosiana tersenyum dengan kecut sebab dia tahu diri bahwa dirinya tidak pantas di samping Adrian. Namun Rosiana mencoba untuk menjalin hubungan sebelum kejenjang pernikahan.


Usai pesta ulang tahun Rosiana, Vita kembali kediaman Lucas. Lucas membawa Vita ke kamar utama dalam gendongannya. Lalu Lucas pergi ke kamar mandi membersihkan diri setelah melakukan aktivitas menghadiri ulang tahun sepupunya.


Lucas menyiram tubuhnya di bawah guyuran shower. Beberapa lama kemudian Lucas selesai melakukan ritual mandinya dan ikut berbaring di sampin Vita yang terlelap. Lucas mematikan lampunya di samping ranjang dan terlelap dengan memeluk tubuh Vita.


Paginya sinar mentari terbit dari ufuk barat. Sinar mentari menembus di sela-sela jendela. Ada sepasang sejoli masih asyik berpelukan dibawah gulungan selimut yaitu Aqilla dan Johan.


Setelah Johan memberikan janji untuknya, Aqilla menjalin hubungan dengan baik dengan Johan.


Saat ini Johan telah membuka mata pelan-pelan terbuka untuk menyesuaikan sinar mentari yang masuk di sela-sela jendela.

__ADS_1


Lalu matanya menatap lurus kepada sang pujaan hatinya yang sudah bertahun-tahun berpisah dan sekarang resmi kembali menjalin cinta. Johan menatap wajah tidur Alika yang terlihat cantik dengan senyuman lembut dan hangat.


Johan menyingkirkan anak rambut milik Aqilla dan mencium pipi kanannya.


Johan kemudian mengungkapkan isi hatinya dengan bergumam, "aku mencintai kamu sepanjang tahun. Meski aku sudah berusaha melupakan namun cintaku tidak bisa pudar. Aku ingin kita terus bersama sampai akhir hayat".


Sementara Vita di meja makan sedang asyik melahap semua hidangan yang dibuat oleh pelayan Lucas. Sedangkan Lucas yang memandang menikmati cara makan Vita yang begitu lahap tanpa memikirkan orang lain mau omong apa. Lucas menyukai sifat gadisnya.


Lucas beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Vita. Lalu mengangkat tubuhnya yang membuat Vita terkejut lalu berteriak, "kamu mau ngapain sih?".


Lucas tidak menjawab hanya terus berjalan ke ruang tengah lalu menidurkan Vita di atas sofa meski dia meronta tapi Lucas malah mencium Vita yang di dalam mulutnya masih ada. Bagi Lucas bukannya jijik namun dia malah menikmati apa yang ada di mulut gadisnya.


Vita hanya pasrah di bawah Lucas.


Saat Lucas sedang menikmati ciuman tiba-tiba ada suara bel keras dari luar membuat Lucas mengumpat, "sial, siapa sih yang mengganggu. Kenapa datangnya tidak tepat waktu sih?", dengan beranjak dari atas tubuh Vita.


Lalu pergi keluar membuka pintu dan teenyata orang yang datang adalah momy nya. Lucas memanggil ibunya.


"Mom, tumben datang kesini", ucap Lucas.


"Apakah menantuku ada di rumah?", tanya Alena.


"Ya tentu", ucap Lucas dan Alena menerobos masuk.


Sedangkan Vita yang mendengar suara Alena langsung melesat pergi ke kamar mandi membersihkan wajahnya yang belepotan.


Alena masuk memanggil calon menantunya yang sudah di nyatakan Lucas kemarin malam.


"Vita!".


"Vita!".


"Vita!"


Lalu Vita keluar dari kamar mandi lalu menyapa Alena.


"Hai aunty", dengan menyodorkan tangannya sebagai hormat kepada orang tua seperti yang dilakukan oleh orang-orang timur.


"Hallo sayang, aunty mau mengajak kamu jalan-jalan ke mall", ucap Alena.

__ADS_1


"Kalau begitu tunggu dulu, aku akan siap-siap dulu aunty", ucap Vita.


Sembari menunggu Vita bersiap-siap, Alena mengobrol kepada Lucas untuk memintanya segerah melamar Vita untuk melindungi dia dari Rajaswara dan Lucas mengangguk apa yang dikatakan oleh Alena.


__ADS_2