The Mafia Millioner

The Mafia Millioner
Membuka Hati Park Shin


__ADS_3

BERBIJAKLAH DALAM MEMBACA KARENA ADEGAN INI BUKAN UNTUK DITIRU NAMUN HANYA SEBAGAI HIBURAN. 😊


TERIMA KASIH. 🙏


JANGAN LUPA BERI LIKE👍 DAN FAVORITKAN KARYA SAYA


.........


Pagi pukul 08.00,Park Sin datang dengan membawa keributan setelah mendengarkan bahwa Vita menginap di rumah ibunya dengan menarik rambut ketika Vita sedang makan bersama halmonie dan lainnya. Minwoo mencoba membela Vita dengan menghempaskan tangan milik Park Shin dari rambut Vita.


“auch, sakit”,adu Vita akibat jambakan Park Shin.


“Nyonya Park Shin!”, marah Minwoo dengan menghempaskan tangannya dari rambut Vita.


“Kamu lebih senang belain dia dibanding ibumu!”, sentak Park Shin


“Iya”, jawab Minwoo dengan geram.


“Kamu itu, anak durhaka. Kakak yang buru! Karena tidak membelain Jinwoo adik kamu!”, bentaknya


“Tidak usah bawa nama Jinwoo”, lirih Minwoo dengan mata menajam.


“Benar! Apa yang dikatakan Minwoo? Kematian anak kamu karena keegoisan kamu dan suamimu”, ucap halmonie yang ikut menimbrung dan tersulut emosi sambil menangis.


“Itu bukan salahku tapi wanita si*l*n didepanku!”


“Dia yang telah membuat Jinwooku meninggal”, ucapnya dengan menangis. Lalu beranjak menghampiri Vita untuk mencakar wajahnya namun oleh Minwoo dicegah dengan mendorong Park Shin.

__ADS_1


“Nyonya Park Shin...”, geram halmonie lali menampar, “plak”, Park Shin hanya bengong dan terkejut. Kemudian halmonie mengucapkan, “ semua kesalahan padamu. Keegoisan kamu, keserakahanmu..,” dengan murka.


Vita yang berada di samping Yoora di pojokan lalu memberanikan diri untuk membuka hati Park Shin dengan menghampiri dan mensejajarkan tubuhnya dengannya.


“Selama ini saya mengalah karena anak-anak anda dan halmonie..,”jeda Vita dengan melihat ekspresi Park Shin yang masih diam, “Anda orang tua durhaka, serakah, bersikap burja, egois, dan semua sifat pada anda sangat kejam. Jinwoo yang selama ini bersikap tenang tetapi dia memiliki lubang besar di hatinya. Kegelapan, kedinginan, sesak, merasa tersayat di relung jiwa dalam tubuhnya, semua itu yang membentuk anda..,” ucap Vita dengan air mata menetes dan diikuti oleh seisi rumah.


“Apakah anda pernah berpikir untuk memeluknya? Aku lebih kasihan pada anda saat ini dibandingkan dengan anak-anak anda hasil hubungan dengan direktur Kang. Hati kalian terselimuti api hitam yang menyulutkan api pada anak anda. Ironis hidup anda, nyonya Park Shin. Semua hal tidak bisa di tukar dengan harta”,seru Vita dengan geram dan meninggalkannya sementara ke tempat lain dengan diikuti Minwoo dan lainnya.


Lalu Park Shin yang tinggal sendirian menangis dengan histeris, “hhuhhhuhhhuhh...,Jinwoo maafin eomma”, sambil memukul dadanya dan berbaring meringkuk di ruang tamu.


Sementara Vita pergi ke arena bukit yang pernah di tunjuk Jinwoo dengan menatap langit yang terang.


“Oppa, tetaplah tersenyum di sana. Jangan hiraukan aku”, gumam Vita


Kemudian Park Shin kembali ke rumah dengan ekspresi wajah hancur dan mendapat teriakan dari direktur Kang suaminya.


“Park Shin...!”, teriak direktur Kang.


“Kita segerah bercerai”,lirih direktur Kang dengan meninggalkan Park Shin dalam kamar yang sedang menangis.


Lalu malamnya Park Shin bergegas mengepak barang meninggalkan rumah mewahnya ke rumah ibunya. Sesampainya di rumah Park Shin berlari dengan menangis dan menabrak tubuhnya di dada ibunya yang sedang meniknati siaran tv bersama cucu, cicit, cucu mantu, dan Vita. Semua orang yang berada disitu terkejut melihat Park Shin tiba-tiba menangis dengan memeluk tubuh ibunya.


“Eomma!... huhhuhhuh...”, jeritan tangisan Park Shin.


“Park Shin ada apa?”, tanya halmonie terkejut melihat keadaan anaknya tiba-tiba menangis histeris.


“Aku hancur eomma, hhuhhhuhhu..., direktur Kang menyalahkan aku bahwa aku tidak becus mendidik anak, dia ingin bercerai”, rengek Park Shin.

__ADS_1


“Aigooo... Kamu anak malang”, tangis halmonie dengan menepuk punggung Park Shin.


Setelah tangisan histeris Park Shin selesai mereka mendengarkan curahan hati dari bibirnya.


“Minwoo maafin eomma, selama ini aku telah membuat kamu menderita bersama istri dan anakmu karena eomma terlalu egois dan serakah”, sesal Park Shin.


“Aku juga minta maaf denganmu Vit”, lirihnya dengan menundukkan kepala.


“Iya sudah aku maafin, lebih baik anda meminta maaf pada Jinwoo yang telah terlalu banyak menderita karena keserakahan anda”, ucap Vita dengan ragu memegang tangan Park Shin.


“Iya, kamu benar Vit”, ucap Park Shin dengan memegang tangan Vita secara tiba-tiba.


Mereka terdiam tanpa kata saat nama Jinwoo terdengar. Karena mereka kembali teringat oleh Jinwoo yang telah begitu banyak menderita membuat mereka menjadi sedih dan menyesal. Ketika mereka dalam suasana hening Park Shin mengalihkan pembicaraan dengan kalimat konyol yang membuat mereka kembali tersenyum.


"Aku akan merubah sikapku seperti Park Shin dahulu saat aku di panggil Park Shin si anak desa", kekehnya dengan tiba-tiba memeluk tubuh Vita. Halmonie yang berada di dekat Park Shin tersenyum.


Lalu Park Shin melepaskan pelukkannya dari Vita mengalihkan kepada cucunya yang selama ini dia telah membuatnya menderita dan tidak mengakui keberadaannya.


Park Shin memanggil Shoobin dengan merentangkan kedua tangannya meminta di peluk tetapi Shoobin begitu ragu dengan melihat ke arah ayahnya dan ibunya. Mereka menganggukkan kepala lalu Shoobin berlari memeluk Park Shin dengan memanggilnya halmonie. Park Shin memeluk begitu erat tubuh Shoobin dengan perasaan lega. Park Shin juga meminta maaf pada Yoora yang selama ini dia sakiti dan memintanya mendekat kemudian mereka saling peluk dengan diikuti Minwoo.


Vita yang melihat momen itu sangat bersyukur dan bahagia melihat mereka akur tanpa membedakan status.


Lihatlah oppa, mereka saat ini berkumpul kembali seperti harapan kamu yang ada di sana. Kamu di alam sana pasti melihat mereka berkumpul dengan berpelukan pasti hatimu begitu lega. Sekarang baik-baiklah di sana. Tetap tersenyum lega dan jangan terbebani di balik senyummu.


Paginya Park Shin pergi ke rumah keluarga Kang langsung mendapatkan dokumen perceraian membuat Park Shin menghembuskan nafas sekaligus sedih. Maka dia telah siap dengan hatinya yang hancur. Ketika mendapatkan sodoran dokumen perceraian dan dia juga mendapatkan dua puluh lima persen.


Saat ini hati Park Shin merasa lega dan dia kembali berkumpul bersama dengan keluarga kecilnya di rumah halmonie. Park Shin mengajak keluarga kecilnya dan Vita mengunjungi pemakaman Jinwoo dan mendoakan agar dia bahagia. Setelah usai kembali ke pemakaman mereka merayakan kembalinya Park Shin yang telah berkumpul kembali bersama para tetangganya yang telah memaafkan sikap Park Shin. Mereka saling bersulang dengan tertawa lega. Sedangkan direktur Kang menjalin hubungan dengan wanita dari keluarga Park dan menikahi adiknya dari Park Hajun.

__ADS_1


Semua merasa bahagia dengan kehidupan masing-masing kecuali Vita. Dia masih sedih kehilangan Jinwoo dan melanjutkan perjalanan hidup yang masih rumit sendirian. Lalu ia menghilang dari pandangan orang-orang terdekat untuk menenangkan jiwa di tempat lain tanpa ada yang bisa menghubunginya.


__ADS_2