The Mafia Millioner

The Mafia Millioner
Honeymoon Dengan Berjuta Kejutan


__ADS_3

Di resort mewah daerah Florida ada dua sejoli yang sedang menikmati roman dalam kamar dengan saling berpelukan dan menghangatkan membuat banyak orang iri dengan kemesraan mereka.


“Apa kau menyukainya?” tanya Dominic dengan mengecup pundak istrinya.


Rosiana mengangguk dengan kedua pipinya memerah.


“Begitupun aku”, ucap Dominic.


“Apalagi kita melanjutkan lagi olahraganya”, lanjut Dominic dengan membaringkan Rosiana. Dominic menindih Rosiana lalu memberikan kecupan di bibirnya.


“Lanjutkanlah..” goda Rosiana dengan mengalungkan kedua tangannya di leher Dominic dan memberikan kecupan berulang kali. Dominic tersenyum menyeringai.


Mereka kembali bermadu kasih hingga tertidur pulas sampai pagi.


...


Terik matahari yang menyengat menyinari dari atas Dominic dan Rosiana bergandengan tangan dengan melemparkan senyuman hangat.


“Hari ini cuaca begitu cerah. Aku menyukai cuaca kini. Apalagi aku bersama suamiku disampingku”, Rosiana mengangkan tangan Dominic memberikan kecupan. Dominic sangat menyukai apa yang dilakukan oleh Rosiana.


Ketika suasana romantis sedang hangat-hangatnya tiba-tiba terdengar suara teriakan yang melengking. Dominic dan Rosiana menoleh ke arah belakang. Dominic melihat beberapa pasangan datang ke pulau yang ia pesan. Dominic mengumpat kasar.


“Ngapain mereka ke sini?” gumam Dominic yang masih terdengar oleh Rosiana.


Rosiana melirik ekspresi Dominic yang tengah marah. Rosiana tersenyum seringai.


Flashback.


“Hallo Amanda”, sapa Rosiana.


“Hallo, ada apa Rosiana?”


“Aku ingin kamu mengundang semua teman-teman untuk datang ke Florida.”


“What!” Amanda terkejut dengan menyemburkan air minumnya.


“Bukankah Florida tempat dimana kalian akan melakukan bulan madu?” sambil mengusap air di mulutnya dengan lengan.


“Iya,” Rosiana menggaruk tengkuk tidak gatal.


“Namun..hari ke tiga merupakan dimana Dominic ulang tahun. Aku gak mau melewati momen kejutan untuknya.”


“Bukankah lebih baik membuat kejutan romance dengan meminta bantuan para pegawai di sana menyiapkan makan berdua di pinggir pantai dengan menyewa violin”, saran Amanda.


“Iya, tapi, aku ingin sahabatnya juga datang.”


“Uhmmm.. Aku tahu kenapa kau ingin kami datang. Jangan-jangan kamu gak sanggup melayani suamimu ya hehe”, goda Amanda.


“Iya, aku akui, tapi perayaan ini lebih penting lagi. Aku harus membuat suasana dia marah seperti adegan prank bukankah itu lebih bagus”, ungkap Rosiana.


“Baiklah kami akan membantumu. Hari kedua kami akan ke sana setelah kalian”, ucap Amanda.

__ADS_1


“Thank you.”


“Ok.”


“Hai!!!” teriak Rosiana. Dominic berada di samping istrinya tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya menghela nafas kasar.


Rosiana, Amanda dan lainnya saling menyapa dengan berpelukan lalu saling melempar tawa. Dominic berada dibelakang Rosiana berdehem dengan keras.


“Kenapa kalian ke sini?” tanya Dominic dengan dingin.


“Kami datang untuk berlibur”, jawab Ana dengan mengangkat kedua alisnya.


“Kalian bisa berlibur di tempat lain”, Dominic dengan ekspresi datar dan dingin.


“Tentu, tapi, ini lebih baik dan sangat indah dari pada di tempat lain”, ucap Vita dengan mengacuhkan ekspresi Dominic yang menatap tajam.


“Guys, yuk, kita main ke sana”, ajak Clarisha.


Setelah para wanita pergi Dominic di tarik oleh Jorsh untuk bermain surfing.


“Sudahlah bro, lebih baik kita bermain surfing. Biarkan para wanita menikmati waktu mereka bergosip”, ucap Jorsh dengan merangkul pundak Dominic. Dominic melempar tangan kokoh Jorsh dan berjalan mendahului mereka dengan ekspresi kesal dan marah.


Jorsh, Dante, dan lainnya saling mengedikkan bahunya lalu menyusul Dominic.


...


Di tengah para pria sedang menikmati permainan surfing, para wanita sedang membahas kejutan untuk Dominic.


“Gaes, miliki ide untuk kejutan besok malam gak?” tanya Rosiana dengan mengangkat kedua tangannya di udara.


“Yang terpenting menata kue ulang tahunnya”, ucap Adele.


“Kita akan memberikan kejuta di ruang yang mana?” tanya Clarisha.


“Di area belakang resort ini”, ucap Rosiana.


“Uhmm..,”, Vita berfikir panjang sampai semua orang menunggu dan Vita mengatakan, “kita cari di internet, lalu buat konsep, dan kita mencicil mulai sekarang.”


“Aku gak ingin terlalu pusing masalah ini”, ucap Vita.


“Iya sih, kalau begitu kita mulai saja”, ucap Amanda.


Para wanita tengah serius membuat kejutan untuk hari ulang tahun Dominic sampai melupakan para pria yang sudah selesai bermain hingga mereka datang secara tiba-tiba ketika Jorsh berteriak.


“Girl’s!!” sapanya dengan keras.


Rosiana dan lainnya mendengar suara itu langsung mematikan laptop. Vita hanya mengganti bermain permainan mobile.


“Girl’s kalian kok serius gitu?” tanya Chalvien.


“O..,o, kami sedang membahas tentang beberapa gosip tentang selebritis”, ucap Clarisha.

__ADS_1


Dominic melangkah ke arah Rosiana dengan memberikan kecupan di keningnya.


“Sepertinya kamu menikmati selebritis itu. Siapa yang ingin kalian cari?” tanya Dominic dengan mengangkat sebelah alisnya.


“ Tentang Kathy perry”, seru Adele.


“Aktor Iron man”, seru Ana.


“What’s”, Leon melangkah mendekati Ana berkata, “Apakah suamimu ini kurang tampan sweety?”


“Lebih tampan siapa, aku atau pemain iron man itu?” sambil mengecup pipi Ana.


“Leon geli”, ucap Ana.


“Kamu jangan seperti anak kecil deh”, kesal Ana.


“Siapa yang anak kecil?” tanya Leon.


“Ihhh!!!” kesal Ana. Ana beranjak dari duduknya lalu pergi melangkah masuk dengan dibuntuti Leon.


...


Malam hari mereka mengadakan pesta barbeque sambil bersenandung. Senyuman, tawa, pelukan, sangatlah kompleks untuk menikmati kahangatan suasana yang terasa asri di bawah langit gelap.


“Sweety, apa kamu menyukai honeymoon dengan mengundang mereka?” tanya Dominic dengan ekspresi protes.


“Ya”, jawab Rosiana dengan tegas tanpa keraguan.


“Sweety, kamu perlu aku hukum untuk malam ini”, bisik Dominic.


Bisikan ancaman yang lakukan Dominic membuat bulu kuduk Rosiana merinding. Wanita itu tahu bagaimana cara Dominic menghukumnya. Ia pasti akan lebih lelah lagi dan terlalu menyiksa untuk dirinya.


Sementara Vita menikmati sosis bakar yang di bakarkan oleh Dante dan Jonathan. Lucas yang sejak tadi memandang Vita sambil memegang anggur terus bertanya.


“Apa kau menikmati?”


Vita menjawab dengan anggukan kepala.


“Apakah kamu tidak bisa meluangkan untukku selain makanan yang kamu nikmati?”


“Tidak bisa, ini sangat enak. Apalagi dibakarkan oleh dua pria tampan ini”, ucap Vita sambil melahap sosis bakar.


“Segitunya kamu menyukai mereka?”


“Ya”, jawab Vita dengan singkat.


Dante dan Jonathan malah menikmati adegan dua pasangan antara Vita dan Lucas yang tengah berselisih.


“Kamu perlu ku hukum sweety”, ucap Lucas dengan kesal.


Vita mengacuhkan ucapan Lucas dengan berlalu pergi. Lucas yang sejak tadi bersabar mencoba menangkap Vita dengan meletakkan gelas lalu menarik tubuh gadis kecilnya. Ia dibawa ke kamar dengan melemparkan di ranjang king size.

__ADS_1


Lucas langsung membawa kedua tangannya diatas kepala. Vita tak bisa bergerak hanya dapat meliuk karena kedua kakinya pun Lucas langsung menindih dengan badannya yang berat. Lucas mencium sampai nafas mereka terengah-engah. Lucas mengambil inisiatif membuat Vita merasakan tersiksa. Beberapa jam kemudian Lucas dan Vita tertidur setelah adegan panas yang menyiksa.


Malam ini merupakan malam yang bahagia untuk semua pasangan kecuali Vita. Ia tidak begitu menyukai perlakuan Lucas. Namun dikeluarga Lucas berharap mereka berdua segera menikah.


__ADS_2