The Queen Is Doctor Transmigration

The Queen Is Doctor Transmigration
Bab - 60 Apa Ibu Menyesal Kehilangan Menantu Hebat?


__ADS_3

21+


Bab.60


Saat terbangun pagi itu, Safire terganggu dengan suara decakan - decakan di bawah tubuhnya. Saat menatap ke arah bawah, suaminya sedang mengissap bagian bawah inti tubuh nya membuat Safire seketika bergairah kembali.


"Otis kamu.... hhhh... apa belum kenyang memakanku semalaman..."


"Ayo sekali lagi sayang... tubuhmu terlalu membuatku ketagihan." Ujar Otis disela issaapan nya di bagian inti tubuh Safire, decakan dari mulut lelaki itu terus terdengar.


"Tapi kenapa harus menguasai milikku yang dibawah sana... aku... akhhh lepaskan itu Otis aku tak sanggup..."


Otis terkekeh ia mulai bergerak naik ke atas tubuh Safire yang masih telanjang, dan mulai memposisikan miliknya yang sudah membesar dan bengkak di antara bagian inti Safire. "Aku mulai sayang..."


"Akhhhhh.... " Safire tak bisa menahan jeritan nya saat senjata besar milik suaminya masuk kembali untuk kesekian kalinya.


Wajah pasangan pengantin begitu bersinar di meja makan pagi itu, Kaisar hanya tersenyum melihat kebahagiaan keduanya.

__ADS_1


Lain lagi dengan wajah Selir Elyana, Ibu Alex yang berubah muram sejak pengumuman - pengumuman beberapa dekrit Kerajaan yang diturunkan. Bahkan Safire menjadi putri angkat dari Duke Vitto yang paling kuat posisi politik nya di dalam Istana membuat hatinya semakin memanas apalagi saat mendengar mantan menantu yang tidak pernah membuat nya puas itu akan menikah dengan Otis yang akan diangkat menjadi Putra Mahkota. Kini, mantan menantu yang ingin ia singkirkan dulu sudah berubah menjadi Putri Mahkota dan adalah calon Ratu masa depan. Bagaimana dengan nasib nya nanti saat mantan menantu nya itu diangkat menjadi Ratu?


"Nyonya Elyana, Anda seperti sedang banyak pikiran. Makanan Anda sejak tadi sepertinya sudah dingin karena Anda tidak memakan nya," ujar Safire melihat mata Ibu Alex menatap dirinya dengan tatapan kosong sambil mengaduk - aduk makanan tanpa dimakan.


"Ibu, ada apa? Apa ibu menyesal telah kehilangan menantu yang begitu hebat seperti Putri Mahkota Safire? Ah... dia juga adalah Dokter Lady Istana, kedudukan nya lebih tinggi dari para selir - selir Raja termasuk Ibu dan berada dibawah Ibu Ratu." Ledek putranya sendiri, Alex nyengir.


"Kau!" emosi Selir Elyana.


"Jangan membuat keributan dengan menantu bungsuku, Safire. Siapapun yang membuat keributan dengan nya, aku tak segan-segan akan mengeluarkan nya dari Istana dan mengasingkan orang itu diluar Istana dan tidak boleh kembali sampai mati," tegas Kaisar.


Raja Gilmer menatap tajam Selir Elyana, "Jaga mulutmu mulai saat ini, Elyana. Bahkan jika Ayah mengusir mu, aku tak bisa membantumu!" tegurnya.


Alex tertawa keras, diikuti kekehan dari Safire meskipun ia berusaha hormat dengan menutup mulutnya saat tertawa pelan.


Otis ikut tersenyum, ia mengelus kepala Safire lembut. "Hari ini aku harus mempelajari tentang menjadi Raja, kamu ingin kemana?"


"Aku ingin bertemu Daniel, bolehkah aku keluar Istana mungkin ke beberapa tempat untuk mencari rempah-rempah membuat obat?" Safire meminta ijin.

__ADS_1


"Biarkan dia pergi, setengah pengawal ku sekarang adalah milik kalian berdua. 7 pengawal terlatih akan menjaga Safire, kamu tidak usah khawatir," ujar Kaisar pada Otis.


"Baik, aku percaya pada Ayah. Nanti setelah pulang temui aku di ruangan khusus pelatihan, kita akan ke rumah Ayahmu Duke Vitto untuk makan malam." Ujar Otis.


"Baik, ahya... apa ada kabar dari Zabrina?" tanya Safire, bagaimana pun dia dan Zabrina sekarang adalah keluarga.


"Kita bisa tanyakan pada Ayahmu nanti."


"Alex, kamu ikut dengan mereka datang ke Mansion Duke Vitto." Titah Kaisar.


"Untuk apa?" heran Alex.


"Aku dengar dari Duke Vitto, putrinya yang bernama Ziotta sudah mengagumimu sejak lama. Kamu sekarang sudah sendiri, pilihlah istri baru." Sahut Kaisar.


Aku masih ingin bertemu Esmera untuk meminta maaf, aku tidak bisa membuka hatiku sebelum Esmera memaafkan ku. Maaf kakek. Batin Alex seketika sedih kembali mengingat Esmera.


"Baik, Kakek. Aku akan ikut, tapi hanya menemani Paman dan Putri Mahkota. Masalah mempunyai istri lagi, biarkan aku memikirkan nya lagi." Alex tak menolak secara langsung, dia tidak ingin mengatakan pada semua orang jika hatinya masih sakit.

__ADS_1


"Hm, baiklah. Aku tidak akan memaksamu," ujar Kaisar, dia pernah melakukan kesalahan dengan memaksakan kehendak nya pada Otis dan berakhir dengan penyesalan.


Semua orang bubar dari meja makan, Otis masuk ke ruang pelatihan dan Safire menunggu kedatangan Daniel. Setelah Daniel datang mereka segera pergi untuk keluar Istana dengan kereta kuda khusus Putra dan Putri Mahkota yang tak kalah mewah seperti kereta kuda milik Kaisar dan Raja.


__ADS_2