The Queen Is Doctor Transmigration

The Queen Is Doctor Transmigration
Bab - 80 Aku Mempercayaimu.


__ADS_3

Safire masih kukuh dengan keinginan nya mengobati, ia tak ingin nantinya menyesal karena terlambat menyelamatkan semua orang.


"Sayang... haruskah?" Raja Otis sudah mulai kehabisan akal melarang istrinya.


"Harus Otis, ini adalah kewajibanku sebagai Dokter. Bukan hanya sebagai Dokter, tapi sebagai manusia aku tak bisa mengabaikan manusia lainnya. Jadi biarkan aku pergi. Aku sudah meminum antibodi, itu ada di kotak obatku. Jika obat itu ada di dalam kotak, itu artinya aku harus mengobati orang itu."


"Hhh...." Raja mendesaah pasrah.


"Kamu juga minum lah obat antibodi ini, aku takut penularannya sudah sampai ke daerah sini. Aku sudah membagikan beberapa butir ke seluruh penghuni Istana, aku harus meracik obat ini dengan Daniel. Antibodi di dalam kotak obat tidak banyak, hanya ada beberapa botol obat."


"Kamu yakin obat ini akan menjauhkan mu dari penyakit itu?"


"Ingat Otis, di dunia zaman-ku aku adalah Dokter berpengalaman. Percayalah."


Kolera adalah penyakit yang ditularkan melalui air yang telah tercemar tinja. Hal ini lantas menyebabkan diare dan muntah yang parah.


"Aku mempercayaimu sepenuhnya, sayang. Baik, pergilah. Ikuti kata hatimu, aku malu karena tidak bisa lebih baik darimu menjaga seluruh rakyatku. Pergi dan obati mereka, siapapun itu mereka tetap adalah rakyatku." Raja mengecup kening Safire penuh rasa terima kasih.


"Aku harus segera pergi, aku akan menulis resep obat yang harus diracik untuk menjadi antibodi. Bisakah sebelum kamu berangkat perang, perintahkan para Tabib membuatnya dan nantinya dikirim padaku? Hasil akhir aku dan Daniel yang akan menambahkan."

__ADS_1


"Aku akan memerintahkan sekarang, hati-hati dimana pun kamu berada..." Raja menarik dagu Safire, mencium bibir istrinya dengan dalam.


Tak lama Safire dan Daniel juga tak lupa membawa anak serigala dan ditemani juga oleh Alex yang anehnya tiba-tiba menjadi pendiam setelah kembali ke Istana juga Zabrina dan Ziotta.


Beberapa kereta kuda berangkat, meninggalkan Istana. Raja Otis hanya bisa pasrah melihat kepergian sang Ratu.


"Paman jangan khawatir, Duke Vitto dan para veteran akan menyusul sebentar lagi tanpa Yang Mulia Ratu tau. Ayah mertuamu akan menunggu mu datang sambil menjaga Yang Mulia Ratu." Ujar Pangeran Yale.


"Aku tau, Duke Vitto sangat menyayangi putri-putrinya. Aku yakin dia akan bisa menjaga istriku, ayo kembali persiapkan semuanya. Aku ingin secepatnya menyusul Istriku, jika besok sudah selesai kita akan segera berangkat."


"Baik, Paman." Panggil Pangeran Yale bersikap non-formal jika hanya berdua dan memanggil Raja dengan panggilan Paman.


Semua orang yang pergi bersamanya sudah diberikan obat antibodi, juga beberapa peralatan medis seperti masker. Air minum pun mereka sudah menyediakan dari Istana dan Safire tidak memperbolehkan siapapun minum dan makan dari rumah Earl Wales.


"Silahkan masuk Yang Mulia Ratu," Earl Wales memperlakukan sang Ratu penuh penghormatan.


"Bawa aku langsung pada penderita, biarkan Dokter Daniel memeriksa makanan dan air yang tersedia di rumah ini. Anda harus membantu dengan mematuhi ucapanku, Tuan Wales."


"Baik, lewat sini." Earl Wales membawa Safire ke sebuah kamar paling besar di Mansion nya.

__ADS_1


Safire melihat seorang wanita yang terbaring lemah, dengan mata cekung dan wajah tirus tak ada cahaya di dalam matanya.


"Istriku terus buang air besar dan muntah, itu sangat parah."


Safire mengangguk, "Biarkan aku memeriksanya lebih dulu, Anda jangan membuka masker. Beruntung kekebalan tubuh Tuan Wales sangat bagus, jadi Anda tidak tertular. Namun, masih harus hati-hati."


"Ya."


Safire melakukan berbagai metode pemeriksaan lalu mulai menyiapkan obat-obatan. Ia juga memasang infus karena penderita kehabisan cairan karena terus menerus muntah dan BAB.


"Selesai, siapa lagi?"


"Putra-putraku juga putriku. Para pelayan juga."


"Ayo pergi."


Selama berjam - jam akhirnya Safire selesai dengan pengobatan dan perawatan. Daniel pun selesai memeriksa setiap air dan makanan yang harus dibuang dan ada beberapa bahan mentah makanan yang masih bisa diselamatkan dan ia sudah melakukan Sterilisasi sebagai upaya untuk membunuh mikroorganisme termasuk dalam bentuk spora dan juga melakukan Desinfeksi untuk merusak organisme yang bersifat patogen.


Karena sudah larut malam, Safire mau tak mau harus menginap di Mansion Earl Wales. Pengamanan diperketat, untung saja Duke Vitto dan para veteran sudah datang dan berjaga diluar Mansion dengan tersembunyi.

__ADS_1


Besok siang Raja Otis beserta para pengikutnya dari Istana akan berangkat menuju daerah kediaman Duke Amigo untuk menyerang, sore hari Raja akan sampai di Mansion Earl untuk bertemu Ratu karena perjalanan menuju Duke Amigo akan melewati daerah kediaman Ratu Safire berada sekarang.


__ADS_2