
❤SELAMAT MEMBACA❤
Kenan Restu Smith, lelaki usianya di akhir belasan tahun. Tahun depan ia tidak lagi disebut sebagai anak belasan tahun. Anak lelaki satu-satunya keluarga Smith. Lelaki berperawakan atletis, kulit cokelat, rambut hitam , wajah tampan dengan garis rahang yang tegas, tatapan mata tajam, dagu belah, dan tinggi 180 cm. Jas yang dikenakannya memancarkan aura maskulin dan elegan. Menunjukkan ketampanan yang berkali-kali lipat.
Di samping Kenan, berdiri seorang wanita cantik berkulit putih dengan tinggi sekitar 160 cm, bernama Indah Nathalia. Wanita yang usianya menginjak dua puluh dua tahun. Rambut lurusnya dirias dengan gaya curly hair, dihiasi dengan mahkota di atasnya. Hidung mancung, alis rapi beriringan, bulu mata lentik membingkai mata indahnya, bibir merah merona, dan pakaian ala princess yang membalut tubuh semampainya, membuat tampilan wanita itu menjadi pusat perhatian. Kenan dan Indah terlihat sangat serasi berdua di pelaminan.
Tidak ada yang menyangka bila keduanya akan melangsungkan pernikahan dengan tergesa-gesa pada umur relatif muda. Bahkan keduanya masih belum lulus kuliah. Pernikahan ini, jauh dari yang dibayangkan Kenan dan Indah. Bukan pernikahan yang dicita-citakan keduanya. Tapi kini, mereka berdua harus menghadapinya. Pernikahan bukanlah hal yang main-main. Mereka berdua harus berusaha berjuang untuk mencapai kebahagiaan bersama, untuk merasakan mencintai dan dicintai.
❤Pertemuan Pertama :
Sepuluh tahun yang lalu....
Sewaktu usia mereka sembilan tahun dan dua belas tahun
❤Pertemuan Kedua :
Lima tahun yang lalu ....
Sewaktu usia mereka empat belas tahun dan tujuh belas tahun
❤Pertemuan Ketiga :
__ADS_1
Enam bulan yang lalu ....
Sewaktu usia mereka delapan belas tahun dan dua puluh satu tahun
❤Pertemuan Keempat :
Pernikahan bak di negeri dongeng.
Sewaktu usia mereka sembilan belas tahun dan dua puluh dua tahun
Apa sih yang kalian pikirkan jika mendengar kata pernikahan? Bayangkan jika kalian berada di usia yang sangat muda. Belum lagi sekolah yang belum selesai. Dan lagi calon yang menjadi pasangan bukanlah orang yang dicita-citakan. Sangat jauh dari keinginan. Apalagi mereka berdua bukanlah orang yang saling mengenal. Orang tua merekalah yang sudah lama saling mengenal. Apakah ini bisa dikatakan bekal yang cukup untuk mengarungi sebuah pernikahan ?
Apa yang kamu pikirkan Indah?
Apa yang kamu pikirkan Ben?
Pembaca, mungkin bisa ikut mikir ?
***
Hallo pembaca, namaku Indah Nathalia, biasa dipanggil Indah atau Inem. Dipanggil cantik juga boleh. Ada yang memanggilku sayang, tapi khusus orang tertentu, lho yah.
__ADS_1
Hai, aku Kenan Restu Smith, biasa dipanggil Kenan atau Ken. Kadang aku dipanggil hubby juga sih.
Kenalkan, aku Bennedict Neil, biasa dipanggil Ben. Ada juga yang memanggilku beibie.
Hallo, aku Bella Ananda, biasa dipanggil Bella.
Hallo pembaca, kali ini saya mengunjungi pembaca dalam judul novel yang baru. Berawal dari keisengan saya untuk menulis. Dan sekarang berubah menjadi kesenangan saya untuk menulis. Saya berharap semoga apa yang saya tulis dapat menghibur pembaca sekalian. Mohon dukungan dan sarannya yah...
❤❤❤❤❤
Tinggalkan jejak kalian yah, dengan vote, like, komen, tip, atau favorite.
Terima kasih
__ADS_1