
"Jadi kau akan pergi bersama madam Lisa?" Tanya Zack pada Sir Aron di ruang kerjanya.
"Benar Duke! Kemungkinan kami akan kembali pekan depan" Ucap sir Aron. Madam Lisa dan sir Aron merupakan kakak beradik dan mereka meminta izin untuk kembali pulang menemui orang tua mereka yang sudah tua.
"Baiklah, untuk pekerjaan mu dan Madam Lisa akan ku alihkan sementara pada Blair" ucap Zack.
"Terima kasih Duke! Saya pamit terlebih dahulu" Ucap sir Aron lalu pergi dari ruangan Zack.
Zack kembali mengerjakan tugas-tugasnya kembali yang sudah tadi pagi menumpuk di atas mejanya.
TOK... TOK.. TOK...
CEKLEK...
"PAPA!!"
Zack mengehentikan pekerjaannya dan melihat ke arah dua anaknya yang menghampiri dirinya.
"Ada apa kalian kemari?"
"Eum.. Itu.. Kamu saja yang bicara!" Kata Lea.
"Hei! Kenapa jadi aku?" Kata Leo.
"Kamu kan kakak!"
"Ishh!"
Zack hanya bisa memperhatikan tingkah kedua anaknya itu.
"Eum.. Papa! Apa papa tidak ingin pergi liburan dengan kami?" kata Leo
"Dengan Via juga!" Sambung Lea.
"Hmm.. Liburan ya? Dalam rangka apa kalian memutuskan untuk liburan?" Tanya Zack.
"Papa! Dengarkan kami! Kami tau papa sedang jatuh cinta untuk pertama kalinya, jadi kami akan membantu papa untuk bisa menghabiskan waktu dengan Via!" Kata Lea yang sering dan bersemangat. Leo yang mendengarnya hanya terdiam mendengar ocehan Lea.
"Bagaimana kalian tau...?"
"Hehehe tentu saja kami tau! Kami kan anak papa yang paling pintar..."
"Hei Lea! Maksud papa, bagaimana kau tau dengan hubungan papa? Kamu sudah lupa ya, jangan ungkit tentang hal itu di depan papa!" Kata Leo geram pada Lea yang sudah keceplosan.
"Upss! Aku lupa..."
"Sepertinya kalian sudah tau ya... Huft... Tidak apa-apa. Karena kalian sudah tau begini, mungkin kalian bisa membantu papa" Ucap Zack.
"Benarkah!?"
Lea dan Leo menjadi lebih bersemangat lagi untuk membantu hubungan Zack dan Via.
"Baiklah papa!"
"Kami juga akan mengajak Lili dan paman Blair ya Pa?"
"Kenapa kalian mengajak mereka?" Tanya Zack.
__ADS_1
"Papa kan akan bersama Via, papa tidak perlu khawatir dengan kami!" Kata Lea.
"Karena kami akan di jaga oleh paman Blair!" Sambung Leo.
Zack terdiam sebentar. "Hmm... Baiklah, tidak masalah. Ajak saja mereka"
"Yeyay!"
...****************...
"Wahh... Lama sekali tidak melihat Lucinda..." Ucap Via sambil mengelus pipi lembutnya.
"Aku kemari untuk melihat keadaan mu Via" Kata Stella. Ia dan anaknya yang bernama Lucinda Elberg berkunjung ke kediaman Effenberg untuk melihat kondisi Via.
"Aku sudah pulih Stella... Lihat! Sekarang aku tidak perlu memakai 'roda kursi' itu" Ucap Via tersenyum.
"Syukurlah kalau begitu! Tapi tetap saja aku masih khawatir. Bagaimana jika ada orang jahat yang akan melukai mu?"
"Tidak akan Stella, lagipula ada Duke bersama ku, jadi kamu tidak perlu khawatir" Ucap Via.
CEKELK....
"Via! Persiapkan barangmu!"
"Karena besok kita akan liburan-- Ah?! Stella!" Lea dan Leo terkejut melihat Stella berada di kamar Via.
"Liburan? Siapa yang mengadakannya?" Tanya Via.
"Wahh.. Kalian mau liburan ya? Sangat bagus sekali untuk Via pergi berlibur... Eum.. Tapi besok ya kalian akan pergi? Kenapa bersamaan dengan Louis ya? Katanya besok ia akan mengawal Duke. Ada pekerjaan yang harus mereka kerjakan" Kata Stella yang teringat sebelum pergi ke kamar Via, Louis mengatakan besok akan pergi ke luar kota selama beberapa hari.
"Benarkah Stella? Mungkin saja itu yang di maksud dengan Lea dan Leo" Ucap Via.
"Oh tidak!"
"Apakah liburan kali ini akan kacau?" Kata Lea dan Leo.
...****************...
"Maafkan saya Duke! Saya sudah mengatakan pada Stella kalau ini tentang pekerjaan anda" Ucap Louis khawatir.
"Ta-Tapi bukannya bagus kalau ramai seperti ini, papa?" Kata Lea. Mereka merasa bersalah karena perihal tadi. Stella ingin ikut bersama Via berlibur bersama.
"Huft... Tidak apa-apa, bawa saja istri mu. Tapi sepertinya aku di sini saja" Ucap Zack.
Louis, Lea, dan Leo terkejut mendengar pernyataan Zack.
"Tidak Papa!"
"Jangan Duke! Saya akan pastikan, liburan anda dan nona Via akan berjalan dengan baik!" Ucap Louis.
"Baiklah kita lihat saja nanti"
...****************...
Keesokan paginya terdapat tiga kereta kuda yang telah di siapkan untuk pergi berlibur.
Zack melihat dari kejauhan. Satu kereta kuda akan di tumpangi oleh Lea, Leo, Lili, dan Blair. Satu kereta kuda lain akan di tumpangi oleh Louis, Stella, dan anaknya. Dan kereta kuda yang terakhir akan menjadi tumpangan Zack dan Via.
__ADS_1
"Sepertinya mereka mempersiapkannya dengan baik!" Gumam Zack. Ia ingin menghampiri Via yang berada di dekat kereta kuda. Namun langkahnya terhenti.
"Aku lupa membawa barang ku yang ada di atas meja!" ia terpaksa kembali ke ruang kerjanya.
Setelah mengambil barangnya, ia melihat semuanya sudah memasuki kereta kudanya masing-masing.
"Papa! Cepatlah naik!"
"Kita akan segera berangkat!" Kata Lea dan Leo bergantian.
"Baik!" Zack langsung bergegas pada kereta kuda yang akan ia naiki.
"Huhh... Maaf membuatmu menunggu lam--" Zack mengehentikan ucapannya.
"A- Apa yang kalian lakukan disini?" Kata Zack terkejut. Bukannya Via yang ada di kereta kuda tersebut melainkan Louis dan Sir Aron yang sudah duduk rapi di hadapannya.
"Selamat pagi Duke!" Kata sir Aron sopan.
"ah.. Pa-Pagi duke! Haha... Sepertinya ada perubahan sedikit..." Kata Louis.
"Begini, kalau Louis berada disini aku tidak bingung, tetapi anda sir Aron, bukannya anda akan pergi ke desa anda?"
"Maaf Duke! Kami ketinggalan kereta kuda yang akan membawa kami pulang, dan kebetulan anda akan pergi berlibur ke Southdiff yang melewati desa kami. Saya harap anda berkenan memberi kami tumpangan" jelas sir Aron.
"Huft..." Entah berapa kali Zack mengehala nafasnya.
"... I-Iya tidak apa-apa..." Kata Zack dengan wajah datarnya.
"Akhirnya kita akan pergi liburan!" Pekik Lili.
"Benar! Oh iya, kira-kira papa dengan Via sedang apa ya di sana?" kata Lea melihat kereta kuda di belakangnya.
"Apa Duke dan Via satu kereta?" Tanya Blair.
"Benar paman Blair!"
"Hmm... Saya pikir Via naik kereta bersama Stella dan madam Lisa" Sambung Blair.
"Hah, apa?!"
"Bagaimana Bisa?"
"Ya, tadi Madam Lisa dan sir Aron ikut dengan kita, tapi hanya sampai desa mereka saja"
"Apa berarti Papa dengan..."
"... Louis dan Sir Aron...?" Kata Lea dan Leo bergantian. Blair memberi jawaban dengan anggukan.
"Tidakkk!"
Tidak apa Zack! Mereka juga akan pergi setelah ini... Huft... Harusnya aku tidak usah ikut saja liburan kali ini... Batin Zack.
Zack hanya bisa pasrah pada keadaannya sekarang. Ia beralih melihat langit yang cerah pagi itu. Ia berharap hatinya juga akan cerah sama seperti cuaca pagi ini.
...****************...
Terima kasih sudah membaca dan mendukung novel ini 😊
__ADS_1
Tetap semangat dan sampai jumpa lagi 👋