Tiba-tiba Menjadi Pengasuh!?

Tiba-tiba Menjadi Pengasuh!?
Eps. 59 Pergi ke pantai


__ADS_3

"Ya, tadi Madam Lisa dan sir Aron ikut dengan kita, tapi hanya sampai desa mereka saja"


"Apa berarti Papa dengan..."


"... Louis dan Sir Aron...?" Kata Lea dan Leo bergantian. Blair memberi jawaban dengan anggukan.


"Tidakkk!"


Tidak apa Zack! Mereka juga akan pergi setelah ini... Huft... Harusnya aku tidak usah ikut saja liburan kali ini... Batin Zack.


Zack hanya bisa pasrah pada keadaannya sekarang. Ia beralih melihat langit yang cerah pagi itu. Ia berharap hatinya juga akan cerah sama seperti cuaca pagi ini.


...****************...


Mereka telah sampai di kota Southdiff. Mata mereka langsung dimanjakan dengan keindahan kota-kota yang tersusun rapi dan berwarna-warni.


Dari kota Southdiff sudah terlihat pantai dari kejauhan yang ingin mereka kunjungi.


"Hei! Louis! Bangunlah! Kita sudah sampai" Ucap Zack membangunkan Louis yang tengah tertidur pulas sepanjang perjalanan.


"Eung... Hoaaamm... Akh! Badanku sakit sekali!" Louis meregangkan kedua tangannya.


"Wah... Akhirnya kita sampai juga" Gumamnya.


"Kau kurang tidur tadi malam?" Tanya Zack.


"Hmm... Begitulah Duke! Semenjak ada Lucinda, saya bergantian menjaga dengan Stella. Kasihan juga dia dari pagi ia sudah beraktivitas sampai malam." Jelas Louis.


Zack hanya terdiam mendengar perkataan Louis. Ia seperti memikirkan sesuatu.


Kereta kuda yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan dua villa yang besar. Villa itu akan menjadi tempat menginap mereka selama liburan.


"Ayo turunkan barang-barang kalian, langsung masuk ke dalam ya!" Kata Blair. Ia mengambil barang-barang yang berada di belakang kereta. Lea, Leo, dan Lili masing-masing mengambil barang tersebut dan membawanya ke dalam.


"Nah.. Yang ini biar aku saja! Kamu bawa ini" Kata Louis pada Stella yang menggendong Lucinda yang tertidur.


"Tidak apa-apa, biar aku yang membawa agak besar itu" Kata Stella.


"Tidak.. Tidak... Bawa saja yang ada itu dan baringkan Lucinda ke kamar" Akhirnya Stella menurut dan masuk ke dalam villa.


Sama halnya dengan Via, ia membawa sebuah tas yang cukup besar.


"Hupp! Ah...!"


"Biar aku yang membawakannya untukmu!" Kata Zack langsung mengambil tas milik Via.


"Ahh! Duke..." Via hanya pasrah karena Zack sudah masuk ke dalam villa tersebut.


Di dalam villa tersebut terdapat dua kamar dengan kamar mandi di dalamnya, dapur, ruang tamu, dan halaman belakang. Villa pertama akan didiami oleh Lea, Leo, Lili, dan Blair dan villa kedua oleh Stella, via, Lucinda, Louis, dan Zack.


"Dia tertidur ya?" Tanya Via setelah masuk ke dalam kamar.


"Iya, aku juga ingin beristirahat dulu Via. Kau juga istirahatlah!" Kata Stella.


"Iya Stella!" Melihat Stella dan Lucinda tengah tertidur, Via memutuskan untuk pergi ke bawah. Ia berniat untuk memasak makan malam.


"Hmm... Di mana pancinya? Ah... Ini dia! Sekarang aku harus masak apa?" gumam Via.


"Apa yang kau lakukan disini?"


"Ah Duke! saya mau memasak untuk makan malam"


"Tidak perlu, istirahat saja. Aku sudah memesankan semuanya" Kata Zack.

__ADS_1


"Baik Duke, kalau begitu saya permisi" Via langsung bergegas pergi meninggalkan dapur.


"Eum... Via!" Panggil Zack. Sontak Via menoleh.


"Ada apa Duke?"


"Hmm... Tidak jadi" kata Zack ia langsung pergi mendahului Via. Via hanya bisa terdiam melihat tingkah Zack.


Malam pun tiba. Mereka semua berkumpul di ruang makan di villa kedua. Di atas meja makan sudah tertata rapi makanan yang menggugah selera.


"Wahh... Makanannya banyak sekali!" pekik Lea.


"Siapa yang memasak makanan sebanyak ini?" Tanya Louis.


"Aku memesannya tadi ketika kalian beristirahat semua" kata Zack.


Mereka semua langsung menyantap semua makanan yang ada.


"Hu-uh... Aku kenyang sekali!" Kata Lili.


"Setelah ini kita main yok!" Ajak Lea.


"Ini sudah hampir larut malam, Lea! Lebih baik pakai waktunya untuk berisitirahat saja dan kita lanjutkan besok pagi" Kata Leo.


"Benar juga... Kalau gitu ayo cepat kita pergi ke kamar! Aku akan bercerita horor malam ini... Hahah!" Kata Lea.


"Huft.. Mulai lagi..." Gumam Leo. Mereka bertiga berlari ke villa mereka.


Tinggal orang dewasa lagi di ruang makan. Sebelum kembali ke kamar masing-masing, mereka membereskan sisa piring-piring kotor.


"Terima kasih Duke makan malamnya!" Kata Blair.


"Iya, kembalilah ke kamar mu!"


Sama halnya dengan Blair, semuanya kembali ke kamar mereka.


"Duke! Karena saya seorang ksatria yang sangat mengabdi pada anda, saya akan tidur di sofa saja" Kata Louis yang sudah di kamar bersama Zack.


"Baiklah kalau itu yang kau mau!"


"Ternyata anda berhati dingin sekali ya" Gumam Louis yang hendak mengambil sebuah bantal. Dan hal itu terdengar oleh Zack.


"Apa kau bilang?" tanya Zack sinis.


"Ahaha... Tidak Duke! Ukh, malam ini sangat melelahkan yaa..."


"Kalau mau, kau bisa tidur dengan Blair di villa sebelah"


"Tapi saya tidak bisa meninggalkan Stella dan Lucinda disini" Kata Louis.


"Hn, terserah mu saja!" Zack langsung mengatur posisinya untuk tidur.


...****************...


Keesokan paginya, mereka mulai bersiap untuk liburan. Untuk agenda pertama mereka memutuskan untuk pergi ke pantai yang lokasinya tidak jauh dari kediaman mereka.


Hanya memakan 10 menit untuk sampai ke pantai tersebut.


"Kemarikan Via! Biar aku saja membawanya" Kata Blair melihat Via membawa tas piknik berisikan makanan.


"Baiklah, terima kasih!" Ujar Via.


"Sama-sama"

__ADS_1


Mereka tidak menyadari Zack dari tadi memperhatikan mereka dengan kondisi kurang baik.


Kok aku agak merinding yaa? Batin Via.


Sesampainya di pantai, Ketiga anak-anak itu yakni si kembar dan Lili langsung berlarian ke arah laut. Cocok sekali dengan cuaca yang sudah mulai panas.


Di sana terdapat gazebo yang disediakan untuk para pengunjung.


"Wahh... Ayo Stella kita ke sana!" ajak Via menunjuk arah pinggir pantai.


"Ah... Sepertinya tidak dulu Via, aku tidak bisa meninggalkan Lucinda" Kata Stella murung.


"Benar juga!"


"Tidak apa sayang! Biar aku dan Duke yang menjaga Lucinda!" Kata Louis tiba-tiba. Mendengar namanya disebut Zack melotot ke arah Louis.


"Benarkah? Kalau gitu aku ke sana dulu ya! Ayo Via!" Kata Stella senang. Mereka berdua bergegas menghampiri mereka yang sedang bermain.


"Hei! Kenapa kau membawa-bawa aku juga menjaga anakmu!?" Kata Zack yang tidak terima.


"Kalau anda juga ke sana, saya bisa sendirian di sini. Lagi pun anda tidak pernah bermain dengan Lucinda! Coba anda beri dia pangkuan!" Louis memberikan Lucinda pada Zack.


Namun baru di pegang oleh Zack, Lucinda langsung menangis sejadi-jadinya.


"HUAAAAA!!!"


"Eh... Eh... Sshh... Jangan nangis anak pintar!" Kata Louis menenangkan. Zack jadi ikutan syok melihat Lucinda menangis.


"HUAAAA!!" Tangisannya makin mengeras.


"Ya ampun Duke! apa yang anda lakukan?"


"Aku... Aku tidak melakukan apapun!"


Beberapa saat kemudian. Lucinda berhenti menangis. Keadaan menjadi lebih damai dari yang sebelumnya.


"Huft... Merepotkan!" Kesal Zack sambil melihat ke arah mereka yang tengah asyik bermain.


"Apa anda masih kesal? Seharusnya saya yang kesal karena anda menangisi anak saya" Kaya Louis.


"Berhentilah mengoceh! Atau ku jahit saja mulutmu itu!"


"Pantes saja dia menangis" Gumam Louis.


Tampaknya Zack tidak mendengar hal itu. Ada banyak yang ia pikirkan sekarang.


"bagaimana hubungan anda dengan nona Via? Apakah berjalan dengan baik?" Tanya Louis.


"Kau tidak lihat sebelum ke sini?"


"Ahaha... Itukan di luar rencana Duke! Eum... Saya pastikan setelah ini anda akan bisa menghabiskan waktu bersama. Ohiya Lusa malam, akan ada festival yang paling dinantikan oleh para pasangan baru. Konon katanya jika pergi bersama pasangan anda melihat bintang jatuh, mereka akan hidup bersama selamanya, sama seperti aku dengan Stella waktu melihat bintang jatuh di kediaman anda... Masa yang akan ku kenang selama hidupku" Ucap Louis panjang lebar.


"Itu hanya kata-kata orang dulu saja, dan kamu dengan Stella memang karena berjodoh kan" Kata Zack.


"Iya mungkin itu salah satunya, terserah Duke saja mau melihatnya atau tidak, yang pasti ajak nona Via bersenang-senang di sini"


Bagaimana aku ingin mengajaknya, kalau banyak sekali pengganggu di sini.... Batin Zack.


...****************...


Terima kasih sudah membaca dan mendukung novel ini 😊


Tetap semangat dan sampai jumpa lagi 👋

__ADS_1


__ADS_2