Tiba-tiba Menjadi Pengasuh!?

Tiba-tiba Menjadi Pengasuh!?
Eps. 69 Aku kembali?!


__ADS_3

"... Bangun!"


"... Ra! Bangun dong! Sudah jam berapa ini?"


"Miraaaa!"


Terdengar seseorang membangunkan dirinya. Ia berusaha membuka mata yang masih sangat berat. Cahaya pagi mulai menyelimuti tubuhnya.


"Akh... Aku... Aku di mana?"


"Kamu di kamar!" Orang itu menjawab.


"Tapi.. Aku harus bertemu dengannya..."


"Bertemu siapa lagi sih Mira! Kamu bakal terlambat kuliah loh!"


Hah? Mira, nama itu seperti tidak asing! Batinnya.


Ia membuka mata dengan lebar. Ia berusaha bangkit dari kasurnya dan melihat seorang gadis tengah sibuk menyiapkan berkas berkas ke dalam tas.


"Dai--Daisy?!" Ia terperanjat.


"Tunggu, apa jangan-jangan aku sudah..." Ia bergegas mencari sebuah cermin dan melihat dirinya yang sudah tampak berbeda. Bukan kamar yang besar lagi melainkan hanya kamar kecil untuk dua orang dan bukan memakai gaun lagi namun baju tidur yang sering ia pakai dan tentu saja rambut yang berantakan.


"Aku kembali... Aku- Kembali?"


"Ni anak masih mengigau rupanya, sana cepat mandi! Biar aku aja yang menyiapkan sarapan!" Daisy pergi ke bawah. Mira siap-siap pergi mandi.


"Tapi kenapa aku tiba-tiba kembali? Aku ingat sekali, ada seseorang yang mendorong ke danau! Apa aku tenggelam aja lagi ya, buat kembali? Eh... Untuk apa kan aku sudah kembali ke tempat asal ku.. Tapi aku jadi merindukan Zack" Mira berbicara sendiri di kamar mandi. Ia masih tidak percaya akhirnya ia kembali di dunianya.


Selesai mandi, Mira berpakaian dan melihat smartphone yang sudah lama tak ia gunakan.


"Hmm... Hari ini hari apa ya? Tunggu... apa?! Ta--Tahunnya kenapa berubah dengan cepat? Jangan-jangan rusak lagi!" Mira memukul smartphonenya.


Tak lama itu Daisy datang membawa dua piring berisikan nasi goreng dengan telur ceplok di atasnya.


"Ni mak-- Astaga Mira! Itu smartphone enggak ada salah apa-apa, main pukul-pukul aja..." Daisy melihat Mira dengan tingkahnya yang aneh.


"Ah.. Ini tanggalnya kayaknya rusak deh! Seingat ku baru tahun 2020, kenapa jadi 2022?" Mira ingat sekali kejadian saat tertabrak truk itu yang masih tahun ke 2020.


"Ya ampun Mira, kamu lupa ingatan atau gimana sih, itu memang benar kita sudah tahun 2022, kita sudah semester 4. Jangan-jangan ingatan mu tertinggal ya waktu pertama kali kita masuk kuliah?"


Apa jangan-jangan dua tahun aku di sana sama dengan dua tahun di sini? Itu berarti apa Olivia yang masuk ke dalam tubuhku? Batin Mira.


"Daisy, tahun 2020 ada yang aneh enggak dari aku?" Tanya Mira.


"Hmm... Sepertinya aneh sama kayak sekarang, tiba-tiba lupa ingatan lah... Aduhhh... Parah sih, kita lanjutin di jalan aja, ayok!" kata Daisy.


Akhirnya setelah sarapan, mereka berdua pergi ke kampus bersama. Di perjalanan juga Daisy menjawab semua pertanyaan aneh dari Mira.


"Ceritamu bagaimana?" tanya Mira.


"Cerita yang mana?"


"Itu loh, yang judulnya... Eum... The Duke's lonely"


"Ohh itu, ceritanya udah tamat"

__ADS_1


"Hah, tamat?! Bukannya baru keterima--"


"Huft... Kamu kan yang bantuin selesaikan cerita itu. Aku juga enggak nyangka bakal di terima dengan cepat. Sekarang aku mulai buat novel yang kelima..."


Apa Olivia yang membantu Daisy? Dia kan tau semua cerita itu. Batin Mira.


"Daisy! Nanti aku mau baca cerita mu?"


"Oke, boleh.... boleh..."


Mira dan Daisy telah sampai di kelas. Mereka pun duduk bersebelahan. Pelajaran pertama dilaksanakan dengan baik. Sekarang waktunya untuk mereka beristirahat sebelum memasuki pelajaran kedua.


"Mira! Ada yang nyariin kamu!" Panggil salah satu teman kelas Mira.


"Hah? Siapa?"


"Ciee, siapa lagi kalau bukan Rian! Sana pergi!" Ucap Daisy.


"Rian siapa lagi?"


"Astaga, dia itu kakak tingkat. Kemarin kamu bilang mau ketemuan"


"Sejak kapan? Eum... Jangan-jangan dia pacar... Ku?" Tanya Mira ragu.


"Iya Mira! Astaga, sama pacar aja lupa! Parah sih ini!"


Mira pun pergi keluar melihat Rian yang baru ia temui dan mungkin sering bagi Olivia.


"Ha-Hai!" Sapa Mira.


"Ayo ke kantin, kita bahas nya di sana aja" ajak Rian.


"Kok panggil 'kak' sih, kan udah di bilangin panggil pakai nama aja"


"Ahaha.. Maaf Ri- Rian"


Mira dan Rian pun pergi ke kantin. Mira sedikit mengerti dengan keadaannya. Olivia hadir di dunia ini dan mengubah segalanya.


Padahal aku bukan tipe cewe yang bisa deket sama kakak tingkat, tapi Olivia benar-benar... Sampai di jadiin pacar pula! Batin Mira.


"Jadi kemarin apa yang bingung?" kata Rian memulai pembicaraan setelah makan.


"Aa.. Sepertinya aku lupa bawa buku catatan tadi" Kata Mira bohong.


"Gitu ya, jadi kita enggak bahas dulu nih?"


"Iya, enggak usah aja dulu..."


"Eum... Habis pulang kuliah kamu langsung kerja?" Tanya Rian.


"Iya, kenapa?"


"Aku ikut lagi, boleh?" Di lihat dari perkataan Rian sepertinya ia cukup sering pergi ke tempat kerja Mira.


"Ah.. Iya, boleh... boleh.."


Ngapain juga dia ke sana sih... Batin Mira.

__ADS_1


...****************...


Mira dan Daisy telah tiba di tempat kerja. Biasanya mereka kerja mulai dari jam 2 siang sampai 7 malam.


Mira merasa risih ketika Rian terus memperhatikan dirinya bekerja.


"Itu si Rian kenapa sih ngeliatin terus?" Kata Mira ke Daisy.


"Namanya juga cinta, Mir! Kamu juga biasanya senang kalau di lihatin" Kata Daisy.


Mira benar-benar tidak habis pikir dengan keadaannya sekarang. Setelah selesai Mira dan Daisy bersiap untuk pulang. Namun Rian buru-buru mendekati Mira.


"Mir, setelah ini ada kerjaan enggak? Aku mau ngajak jalan bareng" Tanya Rian.


Aduh... Gimana ya nolaknya... Batin Mira.


"Eum... Maaf ya Rian, kayaknya enggak bisa dulu, mungkin... Lain kali deh...!" ucap Mira. Ia merasa tidak enak menolak permintaannya.


"Ya udah, enggak apa-apa deh... Kamu juga kayaknya kecapean. Jaga kesehatan yah... Semangat ujian final nya!" Kata Rian menyemangati. Kemudian ia memeluk Mira dengan hangat. Mira terbelalak dan hanya bisa diam gaya patung.


"Dah...." Rian pergi dengan arah yang berlawanan.


"Ayok Mir! Jangan bengong mulu!" Daisy terkekeh geli melihat Mira.


"HUAAA! Kenapa aku kembali pas ujian bakal di mulai sih!" pekik Mira berjalan ke arah pulang.


"Hadeh... Mulai lagi..." Gumam Daisy.


BRUGHHH!


Mira merebahkan tubuhnya ke atas kasur. Hari ini benar-benar hari yang melelahkan baginya.


Jujur saja ia masih tidak enak pada Rian, padahal ia berencana mengajak Mira bertemu sebelum ujian final yang akan di mulai lusa.


"Karena aku sudah kembali, aku harus berusaha untuk tidak mengacaukan apa yang Olivia lakukan di sini. Baiklah, ayo kita cari nomor Rian! Ah ini dia," Mira menekan nomor ponsel dan mengiriminya sebuah pesan.


Mira: Udah sampai belum?


Rian: Udah! Baru aja...


Rian: Belum tidur?


Mira: Belum, masih mau chatting sama kamu☺️


Mira: Besok pagi mau olahraga bareng enggak? Besok kan libur...


Rian: Boleh! Besok aku jemput ke sana ya! 😁


Mira: Oke! Aku mau tidur dulu ya, selamat malam🌛


Rian: Malam juga🌜


Mira mematikan ponselnya dan harus bersiap bertemu di pagi hari.


...****************...


Terima kasih sudah membaca dan mendukung novel ini 😊

__ADS_1


Tetap semangat dan sampai jumpa lagi 👋


__ADS_2