
Hari ketiga liburan.
Hari ini ramai sekali penduduk kota bahkan para pengunjung yang stay di sana berdatangan di sebuah festival yang di adakan setahun sekali.
Yang mana pada malam hari itu terdapat fenomena yang dapat dilihat sekali dalam setahun. Dia adalah bintang jatuh. Konon katanya jika pergi bersama pasangan yang ia cintai melihat bintang jatuh, mereka akan hidup bersama selamanya.
Saat ini Zack dan Via berada di kerumunan orang-orang. Mereka harus berpegangan tangan agar tidak terlepas satu sama lain.
"Du-Duke... Bagaimana jika kita ke pinggir dulu? Jika kita berada di sini... Bisa-bisa kita terinjak-injak oleh mereka" Kata Via yang merasa di dalam tumpukan orang-orang.
"Tapi... Kita akan terlambat pergi ke sana!" Kata Zack. Padahal ia mengatakan pada Louis, ia tidak percaya akan hal itu. Namun ia ingin sekali mencobanya bersama Via.
Via tidak mengerti apa yang dipikirkan Zack sekarang. Via langsung menarik tangan Zack sekuat tenaga untuk keluar dari desakan tersebut.
"Hosh... Akhirnya..." Gumam Via.
"Kenapa kita keluar dari sana?"
"Duke? Apa anda tidak sesak napas di dalam sana? Lagipula kita sudah berada di sini dan bisa melihat bintang jatuh dari sini"
"Eh? Bagaimana kau tau malam ini... Apa aku ada memberitahu?" Kata Zack terkejut mendengar Via mengetahui perihal bintang jatuh yang di tunggu-tunggu.
"Eung... Itu... Aku mendengarnya ketika kita di dalam desakan tadi.." Kata Via.
"Bagaimana jika kita cari makan di pinggir sini? Pasti ada banyak makanan enak!" Sambungnya.
"Huft... Baiklah..." Mereka berdua pergi ke arah yang berlawanan mencari tempat untuk makan.
"Wah... Sepertinya ini enak?"
"Baiklah kita beli!" Ucap Zack.
"Hmm... Cake strawberry..."
"Beli!"
"Wahh... Ini kelihatannya enak"
"Baiklah beli it--"
"Eits... Kenapa anda selalu membeli apa yang saya bilang enak?" Kata Via yang sedikit bingung melihat Zack terus-menerus membeli makanan.
"Bukannya bagus kan? Kamu kelihatannya sangat suka dengan semua makanan tadi..."
"Tapi kan bukan berarti saya mau semua itu Duke... Huft... lihat! Bawaan kita banyak sekali! Siapa yang mau memakan ini semua.." Kata Via melihat tumpukan plastik yang Zack pegang.
"Aaa... Eung... Kalau gitu kita bagikan saja ke anak-anak yang tadi" Kata Zack. Sebelumnya mereka sempat melihat anak-anak yang tengah duduk di pinggir jalan sambil melihat orang-orang yang berlalu-lalang.
"Benar juga... Ayo kita kembali ke sana, sebelum mereka pergi" Zack dan Via bergegas kembali ke arah sebelumnya. Mereka berdua melihat anak-anak yang tadi masih duduk termangu memandangi orang-orang berlalu-lalang.
__ADS_1
"Hai dik! Selamat malam!" Sapa Via. Anak-anak tersebut sedikit bingung dan juga takut.
"Se-Selamat Ma-Malam..." Ujar salah satu anak.
"Jangan khawatir, kami hanya ingin memberi makanan ini saja... Kalian mau?" Via memberikan empat kantong plastik yang berisikan makanan. Mulanya mereka sedikit ragu, namun melihat wajah Via tersenyum ramah, mereka pun langsung mengambilnya dan memakannya.
"Terima kasih..."
"Hmm.. Enak sekali! Terima kasih nona baik!"
"Terima kasih..." Semua anak-anak itu tidak henti-hentinya berterimakasih pada Via.
"Iya sama-sama, kalau begitu kami pamit dulu" Zack dan Via kembali berjalan.
"Kasihan sekali mereka, apa kekaisaran di sini tidak memperhatikan anak-anak seperti mereka?" Tanya Via.
"Sepertinya begitu, tapi aku yakin suatu hari nanti kekaisaran mereka akan membantu mereka" Ujar Zack.
Via hanya mengangguk mengerti. Mereka terus berjalan sampai ke tempat tertinggi untuk melihat bintang jatuh. Namun jalanan menuju ke sana telah di tutup karena sudah penuh.
"Oh tidak!" Gumam Zack.
"Huft... Sepertinya tidak ada jalan lain selain jalanan ini" Sambung Via.
"Maafkan aku Via, tidak bisa membawamu ke sana..."
Justru Via lah yang merasa bersalah. Kalau saja mereka tidak keluar dari tumpukan orang-orang tadi mereka bisa saja sampai ke sana dan menikmati bintang jatuh.
"Ayo Duke kita pergi dari sini!" Kata Via sembari menarik tangan Zack dengan pelan.
"Mau ke mana?"
"Kita ke taman saja untuk melihat bintang jatuhnya, kita memang tidak bisa ke sana, namun kita masih bisa menikmati bintang jatuh itu di taman kan?" Ujar Via. Zack hanya terdiam. Ia hanya mengikuti Via.
Sesampainya di sana mereka langsung mencari bangku dan melihat ke atas langit.
"Wahh... Banyak sekali bintangnya!" Pekik Via.
"Ternyata disini tidak kalah indah juga" Kata Zack dan duduk di samping Via.
"Benarkan... Sekarang kita tunggu saja dulu di sini!"
Satu jam kemudian...
"Eung... Sepertinya kita tidak melihat satupun bintang jatuh di sini..." kata Via.
"Mungkin sudah terlewat ketika dalam perjalanan ke sini.." Gumam Zack. Terlihat jelas sekali wajahnya yang sedih itu.
Ayolah Via berpikir... Berpikir... Aku justru membuat Zack kecewa... Batin Via.
__ADS_1
Gagal sudah rencana ku! Padahal aku ingin membawa Via ke tempat yang indah... Batin Zack.
"Kalau begitu ayo kita kemba-- Umh..!!" Ucapan Zack terpotong ketika Via langsung saja mendekati dirinya dan mencium bibirnya. Tentu saja Zack sangat terkejut.
Dengan pelan Via menjauh sedikit dari wajah Zack dan tersenyum melihatnya.
"Kau membuatku terkejut!" Kata Zack.
"Haha... Saya tau anda pasti percayakan tentang bintang jatuh itu. Walaupun kita terlambat tidak bisa melihatnya tapi kita masih bisa bersama sampai sekarang itu adalah hal yang paling bahagia bagi saya..." Kata Via.
"Kau benar! Aku tidak perlu jauh-jauh melihat bintang jatuh, karena bintangnya sudah ada di hadapan ku..."
Via tertawa lepas mendengar perkataan Zack.
"Aku mencintaimu, Via!"
"Saya juga mencintai anda, Duke!"
"Tunggu! Bisakah kamu tidak memanggil ku seperti itu?" Kata Zack tiba-tiba.
"Mak- maksudnya, Duke? Saya harus memanggil apa?"
"Aku ingin kau memanggilku dengan nama dan jangan formal kepada ku, kau mengerti?"
"Baiklah... Aku mencintaimu Zack! Cup!" Lagi-lagi Via mencuri ciuman dari Zack.
"Kau ini ya, sekarang berani melakukannya duluan..." Kata Zack.
"Hahaha..." Zack memeluk erat Via dengan hangat. Ia mengelus wajah Via dan menciumnya. Tanpa mereka sadari di langit terdapat bintang jatuh yang mereka tunggu-tunggu.
...****************...
"Namun apakah benar cerita tentang bintang jatuh itu? Apakah sepasang kekasih akan benar-benar bersatu selamanya? Kita akan lihat nanti di episode berikutnya..."
"Hei! Pelankan suara mu bisa tidak sih? Lagi pun kenapa kau bertanya hal yang aneh!? Kau tidak senang melihat papa dan Via bersatu?" Pekik Lea.
"Heheh... Bukan begitu Lea... Aku ingin menyuruh mu berhenti mengintip mereka... Papa kan pernah bilang jangan lihat hal seperti itu, tidak baik untuk anak-anak seperti kita..." kata Leo.
"Ishh... Kau ini merepotkan sekali! Tapi kan papa tidak bilang, kita tidak boleh melihat papa yang melakukannya... Kan... Kan..."
"Huft... Terserah mu lah... Astaga! Kenapa kalian berdua ikut-ikutan!" Bisik Leo yang melihat Blair dan Lili juga melihat Zack dan Via.
"Kapan lagi bisa melihat mereka seperti ini Leo!"
"Benar Lord!"
Leo tak habis pikir dengan tingkah mereka bertiga. Akhirnya ia memutuskan untuk pergi dari sana.
...****************...
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca dan mendukung novel ini 😊
Tetap semangat dan sampai jumpa lagi 👋