Tulang Rusukku

Tulang Rusukku
bab 4


__ADS_3

hari berlalu dan tiba saatnya dani melamar zahra sebelum ia tugas keluar kota untuk beberapa bulan


,zahra pun sudah terbiasa dengan lebiasaan dani yang meninggalkannya tugas ke luar kota.tapi kali ini rasanya amat beda sekali yg ia rasakan dalam hati.


setelah pertemuan zahra dengan orang tua dani ,dan sedikit perselisihan di dalam mobil semalam itu dani pun kembali menghubungi zahra dan mereka mempersiapkan perlengkapan untuk acara lamaran mereka,,,hingga esok pin tiba saat dani dan keluarganya datang melamar zahra.


"za...."panggil ibu di luar kamar


"ada azmi menunggumu di luar za..."


"azmi! sepagi ini?mau apa diaya"


zahra terheran dengan kedatangan azmi pagi sekali kerumahnya,karna memang setelah pertemuan terakhir malam itu zahra tidak pernah bertemu azmi atau pun berhubungan lewat tlpon bersamanya.


zahra bergegas keluar rumah dan menemui azmi


"maaf mi,lama ya menunggu"


"oh...tidak apa2 za ,,,," jawab azmi sambil melemparkan senyuman hangat pada zahra


"kemana aja kamu mi,ta ada kabar"


tanya zahra sambil duduk di kursi depan rumahnya yg bersebelahan dengan kursi azmi.


"kita jalan yu za..."


ajak azmi pada zahra


"kemana...tapi"


"aku hanya ingin mengajakmu jalan buat yg terakhir kalinya..soalnya besok kan kamu sudah dilamar oleh mas mu itu,mas jawamu itu"


azmi memotong pembicaraan zahra sambil tertawa sedikit karna sedikit meledek zahra


"dia itu bukan orang jawa cuman ayahnya aja yg jawa dan dia pun banyak tugas di daerah jawa tengah d banding tugasnya di bandung"jelas zahra....ya memang karna dani memang pria keturuna jawa dan sunda.


"dari mana kamu tau aku akan d lamar besok"


tanya zahra terheran karna memang zahfa belum menceritakannya pada azmi apalagi setelah pertemuan mereka terakhir karna zahra yg masih kesal dengan sikap dani padanya.


"aku tau dari ibu,katanya mamah mu yg cerita pada ibu saat pengajian kemarin sore,maka dari itu pagi ini aku menemui mu untuk mengajak mu jalan,sebertar lagikan aku akan sulit untuk bertemu kamu bahkan aku ajak jalan ,"


"aku kesal za,kamu tidak memberi tahuku"


jelas azmi pada zahra sedikit cemberut


"maaf mi aku minggu ini sibuk dengan persiapan lamaran ini" zahra tersenyum kecil menjelaskan pada azmi


"tapi kita mau jalan kemana mi"


tanya zahra pada azmi yg masih cemberut


"ke alun alun gimana za..."


ajak azmi sedikit gembira karna zahra akhirnya mau mengikuti ajakannya.

__ADS_1


zahra hanya terdiam dan sedikit melamun


"aku takkan menculikmu za,aku pulangkan kau nanti dengan utuh ko,kau kan milik mas mu itu mana berani aku macam2 pada istri aparat negri ini"


canda azmi pada zahra


"apaan sih mi,ya udah tunggu ya..."


zahrapun masuk kedalam rumahnya untuk bersiap2 pergi bersama azmi


"mahhh...mamah..."zahra mencari ibunya ke ruangan belakang


"iya za ....ada apa?"


"aku ijin pamit keluar bersama azmi sebentar ya ma..."


"kemana?"


"hanya ke alun2 kota ko mah...."


zahra dan mamahnya pun keluar menemui azmi


"mah azmi pinjam zahra ya,sebentar,cuma mau main merayakan perpisahan kita...heheheh"ujar azmi sambil tertawa kecil


"iya tapi jangan terlalu sore ya mi ,takut ujan soalnya,nanti zahra sakit lagi"


pesan mamah zahra pada azmi


"ya deh mah...nanti aku kembalikan zahra dengan sehat walafiat,akukan takut di tembak sama masnya itu" lagi2 azmi menggoda zahra dan mamahnya


"naik mobilku aja ya mi,biar ga panas,jalanan pasti macet kalu hari sabtu"


zahra memberikan kunci mobilnya pada azmi


mereka pun masuk kedalam mobil dan berpamitan pada mamah zahra,tak lama azmipun melajukan mobil zahra dengan kecepatan sedang.


"za kapan rencana mu menikah dengan dani?"


tanya azmi sedikit sesak di dadanya


"emmh ingsaalloh sehabis mas dani pulang dari tugasnya 3 bulan lagi"


"cepat sekali ya za ,kamu meninggalkanku "


"makanya kamu cepat lamar dara dan ajak dia menikah"


ujar zahra sambil tertawa kecil meledek azmi


"aku masih belum mantap untuk melamar dara"


"memangnya kenapa"


azmi hanya terdiam dengan pertanyaan dara .


"karna aku masih menunggumu za,aku lebih ingin memilikimu seutuhnya selamanya menjadi pendamping hidupku,tapi kenapa aku selalu tak berani untuk mengatakan semuanya padamu za" ujar azmi dalam batinnya.

__ADS_1


"kita parkir di depan saja mi"


zahra menunjuk kearah parkiran bawah pohon sebelum masuk ke area alun2


azmi pun memarkirkan mobilnya di tempat yg di tunjuk zahra


merekapun turun dari mobil dan mencari tempat untik duduk dan mengobrol,


"kita duduk di kursi bawah pohon itu ya dar"


ajak azmi


"mi aku pengen berfoto ah dengan para badut dan hantu itu...tapi sama kamu ya...buat kenang2ngan persahabatan kita"


ajak zahra menarik pergelangan tangan azmi


"sahabat zar,teman?selalu itu yg kamu ucapkan padaku,apa kamu tidak pernah merasakan perasaan lebih terhadapku za"batin azmi semakin sakit.


zahra dan azmi pin begitu asik dengan selfinya .mereka berfoto satu persatu dengan semua animasi ug ada di sana.


"ya alloh,andai bisa aku hentikan waktu kali ini saja untuk selalu bersamanya dan melihatnya tersenyum,agar kau ta dapat memberikan wanita ini untuk siapapu"batin azmi sambil menatap zahra dalam senyumnya


merekapun terduduk di sebuah kursi bawah pohon karna memang cuaca sedikit panas


sambil menikmati jus yg di jual di sekitaran alun2


"za aku punya sesuatu untukmu"


azmi mengeluarkan kotak kecil di saku celananya.


"apa mi?"


zahra mengambil kotak kecil yg d berikan azmi,ternyata itu gelang kaki yg sempat azmi beli kemarin karna tau zahra tidak akan pernah bisa ia ajak jalan ataupun hanya sebatas ngobrol.


"itu gelang kaki aku kasih buat kamu,biar mewakiliku menemani kemanapun langkahmu"


ujar azmi sambil tersenyum..


"ya ampun mi,tidak usah seperti ini,kita tidak akan berpisah jauh mi,aku hanya di lamar bukan mau meninghalkan mu ,kita bisa bertemu dan saling bersapa"


"ia tapi aku tidak akan bisa mengajakmu jalan lagi za,makanya kalau kamu merasa sepi anggap aja aku selalu ada menemani mu di setiap langkah mu"


zahrapun memasukan pemberian azmi kedalam tasnya.


tak lama suara handphon azmi berbunyi dan terlihat di layarnya nama dara memanggil


"salammualaiku..."


terdengar suara d sebrang telfon sana,tapi bukan suara dara.


"waalaikum salam,ini siapa?dimana dara"


"ini A azmi ya,saya tetangga dara A,barusan saya menemukan dara tergeletak dibawah jemuran"


jelas seorang ibu yg menelpon menggunakan hp dara.

__ADS_1


azmi pun bergegas menutup telfonnya dan mengajak zahra ,untuk kerumah dara.


__ADS_2