
"Kenapa kamu tiba-tiba bertanya soal itu?"tanya Noah yang merasa aneh dengan pertanyaan Chintania.
"Aku hanya ingin tahu saja,"sahut Chintania pura-pura bersikap santai seraya mulai membuka salah satu berkas yang dibawanya dari ruangan mamanya tadi.
"Setahu aku, sih, tidak ada,"sahut Noah dan tanpa sengaja melihat leher Chintania. Dari banyaknya tanda cinta di leher Chintania, Noah tidak dapat membayangkan bagaimana dan berapa kali Chintania bercinta dengan suaminya selama tiga hari mereka berbulan madu.
Sesak, itulah rasanya dada Noah saat melihat tanda merah itu. Bagaimanapun dirinya mencoba mengikhlaskan, tetap saja ada rasa sakit saat melihat orang yang dicintai selama bertahun-tahun ternyata menjadi milik orang lain. Hanya bisa memandang tanpa bisa memiliki, hanya bisa menahan rindu tanpa bisa mencurahkan isi hati.
"Apa.. suamimu memperlakukan kamu dengan baik?"tanya Noah nampak ragu, menatap sendu Chintania yang sudah mulai memeriksa sebuah berkas.
"Iya, dia memperlakukan aku dengan baik,"jawab Chintania dengan seulas senyum," Kenapa kamu bertanya soal itu pada ku?"tanya Nia seraya mengernyitkan keningnya menatap Noah.
"Tidak apa-apa,"sahut Noah kemudian beranjak dari tempat duduknya bermaksud keluar dari ruangan itu.
"Noah, apa arti kesucian seorang wanita bagi seseorang pria?"tanya Chintania tiba-tiba, membuat Noah menghentikan langkahnya, berbalik menghadap Chintania dengan alis yang mengeriting.
"Kenapa kamu tiba-tiba bertanya tentang hal seperti itu?"tanya Noah yang mulai menebak-nebak kenapa Chintania tiba-tiba bertanya tentang hal seperti itu.
Dari pertanyaan apa Chintania pernah memiliki seorang pacar atau mungkin dekat dengan seorang pria. Dan sekarang menanyakan arti kesucian seorang wanita bagi seorang pria. Noah mencoba membuang jauh-jauh praduga negatifnya tentang kemungkinan Chintania sudah tidak suci lagi sebelum menikah, karena Nia bukanlah gadis yang mudah didekati oleh pria.
"Ada teman sekampus aku yang bunuh diri karena diceraikan suaminya setelah malam pertama. Dengan alasan, karena suaminya tidak terima saat mengetahui dia sudah tidak suci lagi,"jawab Chintania dengan ekspresi setenang mungkin, mengarang cerita agar Noah tidak curiga dengan pertanyaannya.
Noah menghela napas panjang kemudian melangkah kembali mendekati Chintania dan duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Chintania.
"Arti kesucian seorang wanita bagi setiap pria tentu berbeda-beda. Ada yang menganggap bahwa kesucian seorang wanita sangat berarti, adapula yang menganggap itu bukan masalah. Asal pria itu mencintai sang wanita, maka apapun keadaannya akan diterimanya,"
"Ada enam alasan kenapa pria masih terobsesi dengan keperpawanan wanita yang ingin mereka nikahi,"
"Pertama, ketika seorang pria tahu bahwa wanita yang diinginkannya masih perawan, pria akan yakin bahwa wanita tersebut belum pernah berhubungan serius dengan pria lain sebelumnya. Status keperawanan juga menyiratkan bahwa wanita ini bisa mengontrol diri mereka, sehingga seorang pria akan merasa nyaman dalam kepercayaan,"
"Ke-dua, alasan terbesar mengapa pria terobsesi dengan keperawanan adalah ego mereka sendiri. Seorang pria mendapat dorongan ego ketika tahu bahwa dirinyalah satu-satunya pria yang membuat wanita yang diinginkan mau melepas keperawanannya,"
"Ke-tiga, pemahaman agama yang bercampur dengan budaya ketimuran sampai saat ini membuat banyak pria meyakini bahwa wanita yang baik adalah yang bisa memelihara kesuciannya,"
__ADS_1
'Ke-empat, bagi pria maupun wanita, keperawanan adalah hal yang sakral. Ketika wanita memercayakan keperawanan pada seorang pria, itu bisa dianggap sebagai keistimewaan,"
"Ke-lima, tidak hanya merasa istimewa karena wanita mau menyerahkan keperawanannya, pria juga bisa berbangga karena bisa menjadi kekasih pertama yang bisa menjalin hubungan yang serius dan mendalam,"
"Ke-enam, beberapa pria mungkin mencoba untuk menghindari kecanggungan saat berhubungan intim dengan wanita yang sudah berpengalaman. Persepsi ini sebaliknya mereka lihat pada wanita yang masih perawan, yang tidak akan membandingkan pengalaman intim mereka dengan pria lain. Itu yang aku tahu dari google dan terdengar masuk akal,"ujar Noah panjang lebar.
"Lalu, bagaimana dengan kamu sendiri?" tanya Chintania menatap lekat manik mata Noah seolah ingin mencari kejujuran di sana.
"Bagiku, asal wanita itu adalah wanita yang aku cintai, mau dia masih perawan ataupun tidak, itu tidak akan menjadi masalah bagiku. Bahkan jika perlu, jandamu pun aku tunggu,"ucap Noah tersenyum seraya mengedipkan sebelah matanya pada Chintania dengan gaya menggoda dan terkesan genit.
"Kamu mendo'akan aku menjadi janda?" tanya Chintania dengan wajah yang terlihat garang.
"Sejujurnya, sih... Iya,"sahut Noah membuat Chintania melotot dan Noah pun langsung mengambil langkah seribu untuk menghindari amukan Chintania.
"Noah!"teriak Chintania dengan wajah garang karena merasa kesal dengan Noah, sedangkan Noah sudah kabur meninggalkan ruangan itu.
"Aku, 'kan cuma jujur. Kenapa dia jadi semarah itu,"gerutu Noah saat tidak melihat Chintania mengejarnya.
...----------------...
Agus menghampiri Arjuna yang nampak sudah siap dengan celana panjang dan kemeja berwarna hitamnya dengan lengan panjang yang digulung hingga ke siku. Pria itu nampak semakin tampan dan kharisma nya pun semakin terpancar.
"Mas Juna sudah siap?"tanya Agus dengan kunci mobil yang sudah berada di tangan nya.
"Hum. Aku sebenarnya tidak suka datang ke tempat hiburan malam. Kenapa juga harus merayakan ulang tahun di tempat hiburan malam? Jika bukan karena dia memesan begitu banyak furniture dari kita, aku malas sekali datang ke tempat seperti itu,"gerutu Arjuna seraya keluar dari rumah beriringan dengan Agus.
"Aku akan mengantar Mas Juna ke klub itu, setelah itu, aku akan pergi dulu ke rumah pacarku untuk mengantarkan makanan favorit keluarga mereka sebagai ganti aku tidak jalan dengan dia. Setelah itu aku akan menyusul Mas Juna ke klub,"
"Mas Juna jangan sembarangan minum! Kita tidak biasa meminum minuman beralkohol, aku takut Mas Juna mabuk dan dimanfaatkan oleh para wanita penghibur yang ada di sana,"ujar Agus memperingati Arjuna.
"Hum,"sahut Arjuna.
Setelah setengah jam menempuh perjalanan, akhirnya Agus menepikan mobilnya di sebuah klub malam. Setelah Arjuna turun dari mobil, Agus pun segera melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Di dalam klub malam.
"Lex, itu Arjuna,"ucap wanita yang tidak lain adalah Rania, saat melihat Arjuna memasuki klub itu,"Cepat kamu sambut dia! Ingat! Kamu harus membuatnya mabuk!"ucap Rania pada Lexi, orang yang memesan banyak furniture pada Arjuna.
"Oke! Tenang saja, dijamin beres,"ucap Lexi berjalan menghampiri Arjuna, sedangkan Rania bersembunyi agar tidak di lihat Arjuna.
Rania menyarankan pada Lexi untuk membeli furniture pada Arjuna. Kemudian meminta Lexi untuk mengundang Arjuna ke pesta ulang tahun Lexi. Rania berencana membuat Arjuna mabuk untuk menjerat pria yang sudah lama menjadi pujaan hatinya itu.
Sejak SMU Rania sudah menyukai Arjuna, tapi tidak direspon sama sekali.oleh Arjuna. Sampai akhirnya Arjuna menikah dan kehilangan istrinya pun, Rania tetap tidak bisa mendekati Arjuna. Karena itu, malam ini Rania memutuskan untuk menjerat Arjuna dengan cara tidur bersama laki-laki pujaannya itu.
"Mas Juna!"panggil Lexi membuat Arjuna menoleh dan menghampiri pria berambut gondrong itu.
"Selamat ulangtahun!"ucap Arjuna menjabat tangan Lexi kemudian menyerahkan sebuah kotak kecil yang dibungkus dengan kertas kado dan berhias pita kado.
"Terimakasih!"ucap Lexi dengan seulas senyum kemudian mengajak Arjuna untuk duduk di sebuah sofa untuk mengobrol. Tak lama kemudian seorang wanita cantik dengan pakaian kurang bahan membawa nampan berisi minuman.
"Ayo minum, Mas Juna!"ajak Lexi menyodorkan minuman pada Arjuna.
"Maaf! Aku tidak minum minuman yang beralkohol dan aku harus segera pulang,"tolak Arjuna secara halus.
"Aku tahu. Karena itu, aku khusus menyediakan minuman ini untuk Mas Juna. Ini hanya mocktail, jadi tidak akan memabukkan. Tolong minum ini sebelum Mas Juna pulang!"pinta Lexi dengan seulas senyum.
Karena merasa tidak enak hati pada Lexi dan setelah meminumnya akan segera pulang, maka Arjuna pun meminum minuman itu sampai habis. Setelah itu, Arjuna segera berpamitan pada Lexi dan berjalan keluar dari klub itu. Namun baru beberapa langkah Arjuna meninggalkan Lexi, tiba-tiba Arjuna merasa kepalanya pusing hingga..
Brugh!
...π"Jangan mencari pasangan yang sempurna, karena tidak akan pernah ada. Carilah pasangan yang bisa menerima dan melengkapi kekurangan mu sehingga kamu menjadi sempurna."π...
..."Nana 17 Oktober "...
...πΈβ€οΈπΈ...
.
__ADS_1
.
To be continued