
Pagi Yang sangat cerah, Zahra dan sekeluarga pun sibuk untuk masukin barang-barangnya ke mobil, kemudian mereka semua pun langsung masuk kedalam mobil yang bentar lagi akan menuju ke pesantren untuk ketemu kakek Yusuf disana.
"Gimana, Zahra... kamu udah siap semuanya..." ibu maryam yang menanyakan kepada Zahra tentang persiapan Zahra tersebut.
"Alhamdulillah udah siap semuanya, ibu..." Jawab Zahra kepada ibu Maryam tentang persiapannya Tersebut.
"Yaudah yah, kita langsung berangkat aja..." Ibu Maryam yang minta ayah Suryadi untuk Langsung berangkat ke pesantren sekarang juga.
"Baik Istriku yang cantik, hehehehe..." Ayah Suryadi yang sengaja menggoda ibu Maryam didepan anaknya tersebut.
"Ihh... Ayah lebay bangat sih..." Zahra yang mendengar ayahnya menggoda ibunya tersebut membuat dirinya merasakan geli bukannya iri kepada ayahnya tersebut.
Ayah Suryadi pun langsung ketawa geli pas lihat aura wajah anaknya tersebut ketika mendengar godaannya kepada ibu Maryam dan ibu Maryam pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak sama ayahnya tersebut.
Kemudian mereka semuanya pun langsung berangkat menuju ke pesantren, Zahra pun sibuk dengan Laptopnya karena Zahra diberikan tugas sama dosennya untuk dikerjakan selama liburannya selesai, karena waktu itu Zahra minta dosennya untuk kasih tugas kepadanya selama liburannya tersebut.
Beberapa jam kemudian, Ayah Suryadi berhenti disebuah restoran untuk mengisi perutnya yang lagi demo terus dari tadi dan mereka semuanya pun langsung keluar dari mobilnya untuk makan.
"kamu mau pesan apa, nak..." Tanya ibu Maryam kepada Zahra tentang anaknya mau pesan apa.
"Aku pesan nasi goreng sama es jeruk aja, Bu..." Jawab Zahra kepada ibu Maryam tentang mau makan apa.
Akhirnya mereka semuanya pun sudah pesan makan jadi tinggal nungguin pesanannya tiba, sambil nungguin pesanannya, Zahra pun langsung melanjutkan tugas kuliahnya tersebut.
Pesanannya pun tiba, mereka semua pun langsung makan dengan menikmatinya, akhirnya mereka semua selesai juga makannya dan mereka semua pun langsung melanjutkan perjalanannya lagi untuk menuju ke pesantren.
Perjalanan yang cukup panjang pun, akhirnya sampai juga di Pesantren yang sudah lama tidak berjumpa disini, mereka semuanya pun langsung masuk ke dalam pesantren yang sudah disambut oleh anak muridnya Kakek Yusuf tersebut.
"Assalamualaikum pak Suryadi, apa kabarnya ???." Disambut oleh ayahnya Habibi yang ditugaskan oleh kakek Yusuf untuk sambut ayah Suryadi sama istrinya dan cucunya tersebut.
" Walaikumsalam, Alhamdulillah baik , kamu gimana kabarnya dan udah lama kita tidak jumpa yah..." Jawab ayah Suryadi kepada teman lamanya tersebut yang sudah lama tidak ketemu lagi, semenjak Ayah Suryadi memutuskan pindah ke Jakarta.
"Alhamdulillah baik juga, oiya ini anak kamu ..." Tiba-tiba ayahnya Habibi pun melihat Zahra yang disamping ayah Suryadi bersama ibu Maryam tersebut.
"iya ini anak keduaku, kenalkan namanya Az-Zahra Humairah, panggil aja dia... Zahra...." Ayah Suryadi yang mengenalkan anaknya kepada ayahnya Habibi tersebut.
" oh ini anak kedua kamu, terus anak pertama kamu kemana ????." Tanya ayahnya Habibi tentang anak pertamanya ayah Suryadi.
__ADS_1
"anak pertamaku lagi diluar negeri, biasalah lagi ada urusan kerjaan disana tapi nanti tahun depan, dia akan ke Indonesia karena urusannya udah selesai disana..." jawab ayah Suryadi tentang pertanyaan ayahnya Habibi tersebut.
"Emang anak kamu kerja apa, oiya kita ibrolnya sambil jalan aja soalnya gak enak, K.H. Yusuf sudah tungguin kalian semuanya..."Ayahnya Habibi yang minta ibrolnya sambil jalan karena sudah ditunggu sama kakek Yusuf.
"Baiklah, anak pertamaku tuh kerjanya sebagai model disana sama melakukan bisnis disana juga, biasalah dia kerjasama dengan temannya disana..." Ayah Suryadi yang menjelaskan pekerjaan anak pertamanya kepada teman lamanya tersebut.
" Oiya dengar-dengar, kamu juga ada dua yah anaknya, terus kemana anak kamu, kalau Habibi saya tau tapi anak pertama kamu kemana???." Tanya ayah Suryadi kepada ayah ibrahim tentang keberadaan anak pertamanya ayah ibrahim tersebut.
"Oh kamu ketemu Habibi disana, kalau Anak pertama saya lagi kuliah di Turki karena dia dapat beasiswa disana jadi yaudahlah gak apa-apa ditinggalin anak pertama demi pendidikannya tersebut..." Jelas ayah ibrahim tentang keberadaan anak pertamanya tersebut.
"Masya Allah, pasti kamu senang bangat yah punya anak-anak yang sangat pinter, beda sama anak kedua saya yang ini, hehehe..." Sindir ayah Suryadi kepada Zahra yang lagi ada disampingnya tersebut.
"Ayah..." Zahra yang tiba-tiba tidak suka di sindir sama ayahnya didepan teman ayahnya tersebut.
"Bercanda sayangku..." Ayah Suryadi yang langsung cubit pipi tembemnya Zahra dan Zahra pun kesakitan karena cubitan ayahnya cukup sakit bangat.
" Tau nih ayah, demen bangat buat anaknya kesel ..." Dimarahi sama ibu Maryam untuk ayah Suryadi yang buat anaknya tersebut kesel.
"Ayah kan cuma bercanda, Bu..." Ayah Suryadi yang langsung menatap kearah ibu Maryam.
Tiba-tiba datanglah kakek Yusuf didepan mereka semuanya dan mereka semuanya pun langsung kaget dengan kedatangan kakek Yusuf.
"Kakek.." Teriakan Zahra kepada kakek Yusuf yang langsung peluk kakek Yusuf sebagai tanda kangennya kepada kakek yusuf.
"Cucuku... kamu udah gede yah sekarang, oiya kakak kamu kemana dan kenapa gak datang kesini..." Tanya kakek Yusuf kepada Zahra tentang keberadaan kakaknya tersebut.
"Kak, lagi diluar negeri... kakek tapi nanti tahun depan balik kok ke sini dan nanti aku main lagi deh kesini sama kak, hehehe..." Zahra yang menjawab pertanyaan kakek Yusuf tentang keberadaan kakaknya tersebut.
"Bener yah, nanti kamu main lagi kesini, yaudah kita semua masuk ke dalam, soalnya gak enak obrol disini, takut gangguin para santri dan santriwati yang lagi belajar..." Ajak kakek Yusuf kepada mereka semuanya masuk ke dalam karena takut gangguin para santri dan santriwati yang lagi belajar.
"Yaudah, K.H. Yusuf... saya pamit yah, soalnya saya ada jadwal ngajar hari ini, assalamualaikum..." Pamit ayah ibrahim kepada mereka semuanya karena ayah ibrahim ingin ngajar.
"Walaikumsalam, sampai jumpa lagi yah ..." Ayah Suryadi yang menjawab salam dari ayah ibrahim sama dengan semuanya pun juga menjawab salam dari ayah ibrahim.
Sampailah di ruangan pribadi kakek Yusuf dan mereka semuanya pun langsung duduk di sofa sama dengan Zahra yang tiba-tiba ingin dekat sama kakek Yusuf, kakek Yusuf pun senang kalau cucunya ingin dekat sama dirinya tersebut.
"Kalian mau nginep berapa hari???." tanya kakek Yusuf mengenai nginepnya mereka semuanya disini sampai kapan.
__ADS_1
"Sampai sebulan kakek..." Jawab Zahra dari pertanyaan kakek Yusuf mengenai nginepnya tersebut.
"Serius, kalian nginep disini sampai sebulan..." Kakek Yusuf yang senang mendengarkan tentang nginepnya mereka yang sampai sebulan.
"Iya, Abi... aku, Maryam sama Zahra... nginep disini sampai sebulan..." Jawab ayah Suryadi yang menyakinkan kakek Yusuf mengenai nginepnya tersebut.
"Kalian semuanya, udah makan belum..." Tanya kakek Yusuf kepada mereka semuanya tentang udah makan apa belum.
"Alhamdulillah udah makan dijalan tadi, tapi aku lapar lagi, kakek..." Zahra yang menjawab pertanyaan kakeknya mengenai udah makan apa belum tetapi Zahra malah pengen makan lagi.
"Yaudah, ayo kita makan..." ajak kakek Yusuf kepada mereka semuanya untuk menuju ke ruang makan yang sudah disiapkan oleh pengurus pesantren yang ditugaskan untuk masakin buat mereka semuanya.
"Asyikkk dah..." Zahra pun langsung senang pas kakeknya ajak makan.
Mereka semuanya pun langsung menuju keruang makan karena kakek Yusuf sudah siapkan makanan buat ayah Suryadi sama ibu Maryam dan Zahra Juga.
"Kakek, ini kan makanan kesukaan aku semuanya..." Zahra yang kaget tentang hidangan makanannya hari ini karena makanannya pun semuanya tentang kesukaan dirinya tersebut.
"Iya, kakek sengaja minta para pengurus pesantren untuk masakin kesukaan kamu, kamu suka kan..." Tanya kakek Yusuf kepada Zahra tentang hidangan makanan hari ini.
" Suka bangattttttt, kakek... makasih kakek..." Zahra yang langsung peluk kakeknya tersebut karena Zahra senang bangat kalau kakeknya sangat perhatian sama dirinya tersebut.
Mereka semuanya pun langsung duduk Untuk makan dan mereka pun langsung memulai makannya dengan cukup menikmati tentang hidangan yang sudah disiapkan oleh kakek Yusuf tersebut.
Akhirnya mereka semuanya pun selesai makan dan mereka semuanya pun melanjutkan makanan penutup yang sambil obrol-obrol mengenai tentang kehidupannya dijakarta tersebut.
Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang selama ini Zahra hindari dan Zahra pun binggung kenapa laki-laki tersebut ada disini, kapan dia sampai disini.
"Kak Habibi...." Zahra yang kaget tentang kedatangan Habibi yang tiba-tiba udah ada di pesantren.
*kenapa dia ada disini, Batin Zahra yang langsung bangun dari duduknya karena Zahra kaget tentang kedatangan Habibi dengan kedua orangtuanya tersebut.
Sampai Jumpa di episode selanjutnya...
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌