Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Ke Rumah Habibi


__ADS_3

Habis bersujud, Habibi langsung memeluk Zahra sebagai mengucapkan terimakasih atas kehamilannya Zahra dan Habibi pun senang Bangat, karena keinginan Habibi, akhirnya tersampaikan, apalagi Zahra pun juga senang, karena ini yang ditunggu-tunggu oleh Zahra.


" Terimakasih yah sayang..." Habibi langsung cium keningnya Zahra dan Zahra pun terharu dengan perilaku Habibi kepadanya.


" sama-sama kak... kita sama-sama jaga calon anak kita yah, kak Habibi..." Zahra pun minta Habibi untuk sama-sama menjaga calon anaknya tersebut.


" iya pasti itu, sayang..." Habibi pun menjawab ucapan dari Zahra dengan tersenyum bahagia yang sambil mengelus perutnya Zahra yang masih datar.


" Kak, nanti kita periksa ke dokter kandungan yah, aku mau memastikan kehamilan aku aja..." Zahra yang minta periksa ke rumah sakit untuk memastikan kehamilannya tersebut.


" iya, nanti kita periksa ke dokter kandungan, tapi kita bilang dulu sama orangtua kamu dan orangtua aku, ok..." Habibi yang langsung cubit hidungnya Zahra dan Zahra pun sudah terbiasa dengan sikapnya Habibi seperti itu kepadanya.


" oiya yah, yaudah... kak kita siap-siap turun kebawah, aku gak sabar ingin cepat-cepat kasih tau ibu sama ayah..." Zahra yang tidak sabar ingin kasih tau tentang kehamilannya kepada orangtuanya.


Mereka berdua langsung siap-siap ke bawah, untuk bertemu Orangtuanya Zahra yang sudah ada di ruang makan bersama Zahira, jadi tinggal mereka berdua yang belum ada diruang makan, Mereka berdua langsung duduk dan zahra langsung ambilin makanan untuk Habibi, jadi mereka berdua akan kasih taunya, pas udah kelar makan aja, soalnya kan itu pas orangtuanya sama Zahira sedang santai-santainya.


" assalamualaikum, ibu...ayah... kak Zahira..." sapa Zahra kepada orangtuanya sama Zahira dan Zahra langsung ambilin makanan untuk Habibi.


" walaikumsalam, silahkan kalian makan dulu..." ibu Maryam yang minta mereka berdua untuk makan dulu, sebelum balik ke pesantren.


Mereka pun sibuk menikmati makanan yang sudah disiapkan oleh ibu Maryam sama bibi irma dan mereka pun makannya dengan tanpa berbicara sedikitpun, karena ayah Suryadi minta mereka untuk menikmati makanannya.


Kemudian seperti biasa, mereka langsung makan penutup yaitu makan buah-buahan, untuk mengisi tenaga mereka dalam melakukan aktivitas kegiatan apapun itu. Zahra pun langsung beri kode kepada Habibi untuk bilang ke orangtuanya sama Zahira atas kehamilannya tersebut.


" Ayah..ibu... kak Zahira, aku mau bilang sesuatu, tapi aku binggung mau bilang kaya gimana..." Habibi yang binggung untuk bilang kehamilannya Zahra kepada mereka kaya gimana.


" Kenapa binggung, nak Habibi..." Ayah Suryadi yang sudah penasaran sama ucapan habibi.


"iya, kenapa binggung.... kamu bilang aja, jangan buat ibu sama ayah dan Zahira penasaran...." Ibu Maryam minta Habibi untyu cepatnya bilang Kepadanya tentang ucapkan Habibi tersebut.


" bismillahirrahmanirrahim, jadi... Zahra... hari ini, ada kabar bahagia buat ibu... ayah... sama kak Zahira...." Zahra yang dipotong bicaranya sama ibu Maryam.


" Kabar bahagia apa nak..." ibu Maryam yang penasaran sama ucapan Zahra tentang kabar bahagia.


" Aku hamil....." Zahra pun menyelesaikan ucapannya tersebut dan mereka langsung kaget pas dengar ucapan Zahra tersebut.


" kamu serius, nak..." ayah Suryadi yang masih belum percaya atas ucapan Zahra tersebut.


" iya serius, ayah... Zahra baru aja check lewat tespeck, terus hasilnya positif, tapi nanti besok, aku sama kak Habibi akan periksa ke dokter kandungan ...." Zahra yang berusaha meyakinkan ayah Suryadi atas kehamilannya tersebut dan Zahra juga bilang ke mereka, kalau Zahra akan periksa ke dokter kandungan.

__ADS_1


" berarti kamu nanti ke dokter kandungan, habis ke pesantren donk..." Zahira yang menjawab ucapan dari Zahra.


" iya kak, Soalnya aku mau bilang ke ayah sama umi dulu, baru nanti periksa ke dokter kandungan, terus juga aku Udah chat Tante, kalau aku besok mau periksa ke rumah sakit..." Zahra yang mengiyakan ucapan Zahira tersebut dan Zahra juga udah janjian sama mamanya Azzam.


" Yaudah, nanti kamu hati-hati yah ke Pesantrennya..." Zahira yang perhatian sama Zahra dan orangtuanya pun langsung tersenyum dengan perilaku Zahira yang perhatian sama Zahra.


" Terimakasih kak, udah perhatian sama aku, Yaudah... aku langsung berangkat ke pesantren yah, assalamualaikum..." Zahra langsung pamitan kepada orangtuanya sama Zahira dan langsung cium tangannya mereka.


" Sama-sama, walaikumsalam..." Zahira yang mewakili menjawab salam dari Zahra dan Zahra sama Habibi pun sudah keluar dari rumahnya ayah Suryadi.


Mereka berdua langsung menuju ke pesantren dengan menggenggam tangannya satu sama lain dan mereka berdua juga sama-sama tersenyum bahagia atas kabar bahagia ini, apalagi Habibi yang tidak sabar ingin Cepat-cepat kasih tau ke orangtuanya maupun kakek Yusuf.


Beberapa jam kemudian, akhirnya mereka berdua sampai di pesantren, mereka berdua langsung disambut dengan baik oleh anak santri-santri yang sedang menjaga-jaga, Kemudian mereka berdua langsung menuju ke rumah kakek Yusuf untuk Cepat-cepat kasih tau kakek Yusuf mengenai kehamilannya Zahra.


" Assalamualaikum, kakek..." Sapa Zahra sama Habibi yang melihat kakek Yusuf sedang membaca Al-Qur'an diruang tamu.


" Walaikumsalam, silahkan kalian duduk... ada apa kalian berdua kerumah kakek..." Kakek Yusuf yang penasaran dengan kedatangan mereka berdua.


" aku mau beri kabar bahagia untuk kakek..." Zahra yang bilang ke kakek Yusuf untuk kasih tau kabar Bahagia.


" Kabar bahagia????." kakek yusuf yang langsung serius mendengarkan kabar bahagia dari Zahra, kakek Yusuf langsung memutuskan untuk tutup Al-Qur'an nya tersebut.


" Alhamdulillah, terimakasih ya Allah... akhirnya kakek punya cicit nanti..." Kakek Yusuf yang bahagia bangat atas kehamilannya Zahra dan kakek Yusuf tidak sabar ingin melihat cicitnya tersebut.


" iya kakek, Alhamdulillah... nanti kakek gendong anak Zahra yah..." Zahra yang minta kakek Yusuf untuk gendong calon anaknya nanti.


" Iya pasti itu... kakek, jadi tidak sabar ingin cepat-cepat gendong cicit kakek sama melihat cicit kakek Juga...." Kakek Yusuf yang menjawab ucapan dari Zahra.


" Makanya kakek harus selalu sehat dan kakek juga harus jaga makanannya, nanti ketemu cicit kakek dalam keadaan sehat...." Zahra yang minta kakek Yusuf dalam keadaan sehat pas ketemu calon anaknya nanti.


" iya, kakek akan jaga kesehatan dan jaga makan juga, untuk ketemu cicit kakek nanti..." Kakek Yusuf langsung nurut sama perkataan Zahra tersebut dan Zahra mendengarnya pun langsung tersenyum.


" yaudah, kakek... aku mau ke rumah kak Habibi dulu yah, jadi nanti aku mau nginep di rumah kak Habibi, kakek gak apa-apa kan, aku nginep di rumah kak Habibi..." Zahra yang memutuskan untuk kerumah Habibi.


" Iya gak apa-apa, Zahra..., kalian berdua hati-hati yah dijalan..." kakek Yusuf minta mereka berdua untuk hati-hati dijalan menuju kerumah Habibi yang lumayan dekat sih sebenarnya dari rumah kakek Yusuf.


" Iya kakek, aku pamit yah, assalamualaikum..." Zahra sama Habibi langsung pamitan kepada kakek Yusuf untuk kerumah Habibi.


" Walaikumsalam..." kakek Yusuf langsung anterin mereka berdua sampai didepan rumahnya dan mereka berdua langsung melambaikan tangannya kepada kakek Yusuf sambil tersenyum juga.

__ADS_1


Mereka berdua memutuskan kerumah Habibi dengan jalan kaki, karena lumayan dekat dari rumahnya kakek Yusuf, ini juga permintaan zahra yang ingin jalan kaki ke rumah kakek Yusuf, Habibi pun menuruti perkataan Zahra dan mereka berdua pun juga sambil mengandeng tangan menuju kerumah Habibi.


" Kak, aku gak sabar bangat, ingin cepat-cepat kasih tau umi sama ayah...." Zahra yang ternyata tidak sabar ingin cepat-cepat kasih tau ke orangtuanya Habibi dan Habibi pun hanya menjawabnya dengan tersenyum.


Beberapa jam mereka berdua untuk sampai di rumahnya Habibi, jadi maklumkan aja mereka berdua menuju kerumah Habibi dengan beberapa jam, karena Zahra terus minta istirahat, Habibi pun maklumkan Zahra yang sedang hamil, padahal baru berapa menit jalan udah merasakan lelah.


" Assalamualaikum, umi... ayah... kak Haidar..." Sapa Habibi kepada mereka semuanya yang ada dirumah.


" Walaikumsalam, silahkan kalian duduk dulu, umi ambil minuman untuk kalian ...." umi Aminah langsung menuju ke dapur untuk ambil minuman.


" Ehh... kalian berdua..." Haidar yang mendengar mereka berdua datang, jadi Haidar langsung keluar dari kamar tersebut.


" Iya kak Haidar..." Zahra langsung bangun untuk Salim kepada Haidar sama dengan Habibi juga.


" Kalian berdua ada apa nih, malam-malam kerumah..." Haidar yang penasaran dengan kedatangan mereka berdua.


" nanti Zahra kasih tau, tapi ayah kemana, kak Haidar..." Zahra yang menanyakan keberadaan ayah Ibrahim kepada Haidar.


" ada apa, kalian berdua tanya ayah...." ayah Ibrahim yang tiba-tiba datang dan Zahra sama Habibi langsung bangun lagi untuk Salim kepada ayah Ibrahim.


Umi Aminah pun datang membawa cemilan sama minuman untuk mereka berdua, kemudian orangtuanya Habibi yang sudah duduk dan kak Haidar pun juga udah duduk disampingnya Habibi, Zahra pun minta Habibi untuk bilang ke orangtuanya sama kak Haidar.


" baik, semuanya udah kumpul, jadi Habibi langsung bilang ke umi... ayah... kak Haidar tentang kabar bahagia dari kita berdua..." Habibi yang langsung bilang ke orangtuanya sama Haidar tentang kabar bahagia.


" Apa tuh kabar Bahagianya..." umi Aminah yang penasaran dengan kabar bahagia dari mereka berdua.


" Zahra hamil, Umi... ayah...kak Haidar..." Habibi langsung bilang ke orangtuanya sama Haidar tentang kehamilannya Zahra.


orangtuanya Habibi sama Haidar pun bahagia dengan kabar bahagia dari mereka berdua, kemudian umi Aminah minta peluk Zahra dan mengelus perutnya Zahra yang masih datar, karena umi Aminah yang bahagia bangat atas kehamilannya Zahra.


*Terimakasih yah Allah atas memberikan hamba cucu, batin umi Aminah yang bersyukur atas kehamilannya Zahra dan umi Aminah juga masih mengelus perutnya Zahra tersebut.


Sampai jumpa di episode selanjutnya....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2