
Haidar pun langsung dekatin Zahira yang lagi obrol sama teman-temannya Zahra dan Haidar juga langsung pegang tangannya Zahira, karena tadi Zahira tidak jawab sapanya Haidar, jadi terpaksa Haidar harus pegang tangannya Zahira untuk obrol di sebuah ruangan untuk tahu tentang perkataannya tadi didepan Zahra sama Habibi.
" aku mau bicara sama kamu..." Haidar pun langsung ajak obrol Zahira dan Zahira pun hanya diam aja, tanpa bicara sedikitpun.
" Kamu kok diam, aku ajak kamu bicara loh..." Haidar pun minta Zahira untuk bicara kepadanya.
" yaudah, kamu bicara aja, nanti aku dengarin..." Zahira yang minta Haidar untuk bicara aja.
" tadi kamu bilang apa, pas ada Zahra sama Habibi...." Haidar pun langsung minta Zahira untuk Bilang lagi perkataannya tadi, pas didekat Zahra sama Habibi.
" Oh itu... yaudahlah, lupakan aja... aku juga udah lupa kok..." Zahira yang minta Haidar untuk lupakan soal perkataannya tadi.
" Kok dilupakan sih.... aku serius, kamu tadi bilang apa...." Haidar yang berusaha untuk tahu soal tadi pas bersama Zahra sama Habibi.
" Kamu mau tau...." jawab Zahira kepada Haidar dan Haidar pun langsung mengangguk kepalanya sebagai tanda mengiyakan ucapannya Zahira.
" tadi Zahra bilang ke aku, kalau aku disuruh punya anak, terus aku bilang aja.... iya nanti aku bikin sama mas Haidar, gitu....." Zahira pun sudah kasih tau, soalnya perkataannya tadi kepada Zahra sama Habibi.
" Oh gitu...." Haidar pun langsung paham dan Zahira langsung meninggalkan haidar sendirian di sebuah ruangan, karena tadi Zahira belum selesai obrol sama teman-temannya Zahra.
" Kamu mau kemana..." Haidar yang bertanya kepada Zahira yang tiba-tiba meninggalkannya.
" mau kesana lagi, udah kan kita obrolnya...." Zahira yang bilang kepada Haidar untuk kembali kesana lagi.
Mereka berdua pun langsung kembali berkumpul-kumpul sama teman-temannya Zahra dan mereka berdua sedang membicarakan tentang rencana liburan ke turki, nanti pas Zahra sudah lahiran, tapi nanti jannah sama Marvin dan dara sama Zayn akan duluan ke Turki nya, sedangkan Zahira sama Haidar dan diva sama Azzam ke Turki nya bareng Zahra sama Habibi.
" Nanti kalian berdua jalan duluan aja yah, tapi nanti jemput kita yah di bandara...." Zahira yang bilang ke mereka berdua untuk jemput dirinya sama yang lainnya dibandara.
" Iya kak, pasti itu mah... tapi nanti aku berangkatnya, setelah melihat anaknya Zahra dulu, terus nanti aku langsung berangkat ke Turki, habis melihat anaknya Zahra...." dara yang menjawab ucapannya Zahira dan Zahira pun langsung tersenyum kepada mereka berdua.
" Oh yaudah, kalau gitu..." Zahira pun langsung paham dengan ucapannya dara.
" Yaudah kak, aku mau ke Zahra, untuk ucapkan atas anak kembarnya, terus aku langsung pamit pulang, soalnya tiba-tiba aku harus pulang kerumah orangtua aku...." dara yang pamit kepada Zahira untuk ucapkan selamat ke Zahira sama pulang kerumah Orangtuanya dara.
" Oh yaudah, kamu sama Zayn hati-hati dijalan yah...." Zahira langsung mempersilahkan mereka berdua untuk menghampiri Zahra dan pulang ke rumah orangtuanya dara.
Dara sama Zayn langsung menghampiri Zahra sama Habibi untuk ucapkan selamat atas kabar anak kembarnya tersebut sama pamit pulang kepada Zahra dan Habibi.
__ADS_1
" Selamat yah sahabatku, atas kabar anak kembarnya, aku jadi ikut senang atas jenis kelamin anak kamu, terus aku juga mau pamit pulang ke rumah orangtua dara...." Zayn yang mengucapkan selamat kepada Zahra dan Habibi, terus Zayn juga pamit pulang kepada mereka berdua.
" Terimakasih sahabatku, ohh... yaudah, kamu pulang aja, hati-hati dijalan yah...." Habibi pun langsung mempersilahkan Zayn untuk pulang.
" Sama-sama, Assalamualaikum...." pamit Zayn kepada mereka berdua dan melambaikan tangannya juga kearah mereka berdua.
" Walaikumsalam...." Habibi juga melambaikan tangannya kearah Zayn sama dara dan tersenyum juga kearah Zayn sama dara.
Dara sama Zayn pun sudah keluar dari acara baby showernya Zahra sama Habibi dan mereka berdua juga udah masuk kedalam untuk menuju kerumah Orangtuanya dara.
Kemudian giliran Azzam sama diva yang mengucapkan selamat kepada Zahra dan Habibi, mereka berdua langsung menghampiri Zahra sama Habibi yang lagi obrol.
" Selamat yah Habibi sama Zahra, atas kabar anak kembarnya, aduh... kak jadi gak sabar ingin gendong anak kamu, Zahra...." Azzam yang mengucapkan selamat kepada mereka berdua dan Azzam juga tidak sabar ingin gendong anaknya Zahra nanti.
" Terimakasih kak, bikin aja kak... sama kak diva, hehehe...." Zahra langsung ledekin Azzam dan Azzam pun langsung garuk kepalanya dengan ucapan Zahra tadi.
" Kamu bilang aja sama kak diva, mau secepatnya gak bikin anak..." Jawab Azzam kepada Ucapan Zahra dan diva langsung malu dengan jawabannya Azzam seperti itu kepada Zahra.
" Mas, apaan sih..." Diva langsung cubit pinggangnya Azzam dan Azzam pun langsung kesakitan dengan cubitannya diva tersebut.
" Yah kan tadi Zahra bilang, kalau aku suruh bikin anak aja, yah aku jawab aja, kalau kamu mau gak secepatnya punya anak, Salah gak aku jawab itu...." Haidar yang bertanya kepada diva tentang ucapannya tersebut kepada Zahra.
" Oh kamu malu yah... yaudah, maaf yah istriku yang cantik...." Azzam yang langsung paham dengan ucapan diva dan Azzam pun langsung menggoda diva dengan ucapan yang romantis.
Lagi-lagi diva pun langsung malu dengan ucapan romantisnya Azzam Kepadanya, Azzam pun langsung paham dengan aura wajahnya diva yang seperti malu digodain olehnya, Azzam pun langsung ngelus kepalanya diva.
Kemudian Azzam sama diva langsung pamit kepada Zahra dan Habibi untuk gabung lagi sama keluarga besarnya Zahra yang lagi obrol-obrol sambil bercanda.
" Yaudah, kak mau gabung ke orangtua kamu, jangan kangen yah, hehe...." Canda Azzam kepada Zahra dan Zahra pun langsung kasih wajah datar kepada Azzam, Azzam pun langsung ketawa geli melihat aura wajahnya Zahra seperti itu.
" Paling nanti kak yang kangen sama aku...." jawab Zahra kepada ucapannya Azzam dan Azzam pun langsung berhenti ketawanya, kemudian Azzam langsung ninggalin mereka berdua.
Gantian Zahra yang ketawa geli pas lihat wajahnya Azzam yang sama sepertinya tadi. Habibi minta Zahra berhenti ketawain Azzam dan Zahra pun langsung nurutin perkataannya Habibi, Zahra pun langsung berhenti ketawa.
Azzam pun ditanyakan oleh orangtuanya Zahra mengenai orangtuanya yang tidak datang ke acara tujuh bulannya Zahra tersebut dan Azzam pun langsung kasih tahu ke orangtuanya Zahra, kalau Orangtuanya lagi ada pasien, jadi gak bisa ditinggalkan, tapi nanti Orangtuanya akan datang, walaupun datangnya terlambat.
" Mama sama papa kamu kok gak datang ke acara tujuh bulannya Zahra..." Tanya ibu Maryam kepada Azzam mengenai tidak datangnya Orangtuanya Azzam ke acara tujuh bulannya Zahra.
__ADS_1
" Oh mama sama papa lagi ada pasien, Tante..." Jawab Azzam kepada pertanyaannya ibu Maryam dan ibu Maryam pun langsung paham dengan ucapannya Azzam.
" Tapi tadi mama sama papa bilang, mau datang kesini, tapi datangnya terlambat...." sambung Azzam kepada ibu Maryam soal Orangtuanya Azzam.
" oh yaudah, gak apa-apa...." Ibu Maryam pun tidak mempermasalahkan orangtuanya Azzam datang terlambat ke acara tujuh bulannya Zahra.
" Kamu kapan nyusul Zahra punya anak...." Tanya ayah Suryadi kepada mereka berdua dan mereka berdua pun langsung kaget dengan ucapnya ayah Suryadi.
" insyah Allah secepatnya om, tapi aku sama diva ingin puas-puasin dulu pacarannya.... jadi soal anak, tinggal tunggu dikasihnya Allah..." Jawab Azzam kepada pertanyaannya ayah Suryadi dan ayah Suryadi pun langsung tersenyum kepada mereka berdua.
" om, gak tanya ke Zahira tuh... kapan dia punya anaknya...." Tanya balik dari Azzam kepada ayah Suryadi dan Zahira pun langsung kaget apa yang diucapkan oleh Azzam tentangnya.
" Iya nanti aku bikin sama mas Haidar, tapi butuh proseslah bikinnya, gak harus langsung jadi gitu aja...." langsung dijawab oleh Zahira tentang ucapannya Azzam tadi kepada ayah Suryadi.
" Baiklah, aku tunggu yah... kabar bahagia dari kamu..." Azzam pun langsung mengiyakan aja perkataan Zahira.
Ayah Suryadi sama ibu Maryam pun langsung ketawa melihat tingkahnya Azzam sama Zahira yang sering beratem kalau setiap ketemu. itulah kebiasaan Zahira sama Azzam kalau ketemu, makanya mereka berdua jangan dipertemukan, kalau dipertemukan, pastinya akan berantem.
" udah... kalian tuh kebiasaan bangat sih, beratem terus, kalau setiap ketemu...." Ibu Maryam yang minta mereka berdua untuk berhenti berantemnya.
" yah dia yang mulai duluan..." Zahira yang tidak mau ngalah kalau setiap beratem Sama Azzam.
" Tante, kalau aku sama Zahira tidak beratem tuh, rasanya sepi bangat, jadi harus beratem, biar ramai, hehe...." Azzam malah jawabnya seperti itu kepada ibu Maryam dan ibu maryam pun langsung menggeleng kepalanya.
" Yaudah, seterah kamu aja...." Ibu Maryam sudah tidak kuat berdebat sama Azzam, karena ada aja yang akan dijawab Azzam kepada ibu maryam nantinya.
" Siap dah tanteku yang cantik, hehe..." Azzam malah godain ibu Maryam dan ibu Maryam pun lagi-lagi menggelengkan kepalanya Kepada tingkahnya Azzam.
Mereka pun langsung membicarakan hal Yang lainnya, terus juga Zahira sama Haidar sudah kelelahan untuk berantem lagi atau berdebat lagi.
* Awas aja loh zam, Batin Zahira yang masih kesel sama ucapan Azzam tadi.
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌