Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Kumpul Bareng Sahabat


__ADS_3

Akhirnya mereka berdua pun sudah sampai di sebuah restoran yang desainnya cukup menarik dan cukup terkenal di sekitar daerah situ.


"Baiklah, kita langsung pesan aja, kamu mau pesan apa..." Zayn yang menanyakan ke dara untuk pilih makanan apa.


" aku ikutin kalian aja, mau pesan apa..." Dara yang menjawab ucapan dari Zayn mengenai pesanan makanan tersebut.


" Oh oke deh, kalian berdua mau pesan apa..." Zayn yang menanyakan kepada mereka berdua tentang pesanan makanan.


" aku pesan minuman aja, yaitu Caramel Coffe yah..." Habibi yang hanya pesan minuman aja.


" oh oke deh... kamu apa Marvin...." Zayn yang menanyakan Marvin tentang pesanan makanan apa yang ingin dipesan.


Zayn pun melihat Marvin yang sedang serius menatap handphonenya tersebut terus juga ternyata Marvin tidak mendengarkan panggilan dari Zayn dari tadi, kemudian Zayn pun langsung memanggil namanya Marvin dengan cukup keras sampai para pengunjung menatap dirinya dan Marvin pun mulai sadar terus langsung menatap kearah Zayn.


" Kamu bisa gak... jangan panggil nama aku cukup keras gitu...." Marvin yang kesel kepada Zayn karena Zayn memanggil namanya cukup keras sampai para pengunjungnya pun menatap kearah mereka.


" Aku tadi udah memanggil nama kamu cukup lembut yah... terus kamunya malah gak jawab, yaudah aku panggil nama kamu dengan suara keras... jadi seharusnya aku yang kesel..." Zayn yang mulai terpancing emosinya gara-gara Marvin kesel kepadanya.


" oh gitu yah... maaf yah Zayn... jangan marah donk nanti gak ada yang suka sama kamu loh, gara-gara wajahnya seram kaya gitu..." Marvin yang minta maaf atas perilakunya tadi kepada Zayn dan Zayn pun sudah tidak marah lagi kepada Marvin karena Marvin yang minta dirinya jangan marah biar wajahnya tetap ganteng katanya.


" Yaudah, aku udah maafin kamu, makanya lain kali kalau orang manggil nama kamu tuh, langsung dijawab jangan sampai orang Tersebut kesel sama kamu..." Zayn yang minta Marvin tidak mengulangi kejadian tadi kedepannya nanti.


"siap pak Zayn, hehehe...." Marvin yang langsung mengiyakan perkataan Zayn tersebut.


Mereka semuanya pun sudah memesan makanan sama minumannya tersebut jadi mereka semuanya tinggal menunggu pesanannya datang.


Akhirnya pesanan mereka pun sudah datang dengan bermacam-macam makanan dan minuman yang mereka pesan, mereka pun langsung menikmati hidangan yang ada didepan matanya tersebut.


Kemudian mereka semuanya pun sudah selesai makanannya, Zayn pun langsung bayar pesanannya tersebut ke kasir jadi sahabatnya pun menunggu Zayn di tempat makan tadi.


" Tadi kamu kenapa gak fokus..." Bisik Habibi yang penasaran dengan hal tadi kepada Marvin.


" oh... itu... soal..." Marvin yang menjawabnya cukup gugup kepada Habibi.


" Soal apa...." Habibi yang semakin penasaran dengan jawaban Marvin.


" Tapi kamu jangan bilang siapa-siapa yah... cukup kita berdua aja..." Marvin yang ikut bisik-bisik kepada Habibi.


" iya dah... apa, cepatan...." Habibi yang benar-benar penasaran dengan jawaban Marvin.


Marvin pun mulai menjelaskan lewat chatan aja karena ada dara disana jadi Habibi pun tidak mempermasalahkan karena Habibi bener-bener pengen tau alasannya Marvin tentang kejadian tadi.

__ADS_1


" gitu ceritanya..." Marvin yang sudah mulai menceritakan tentang dirinya yang jatuh cinta sama Jannah pas kejadian anterin keluarganya Zahra untuk pulang ke Jakarta.


" Kamu mau aku bantuin, dekat sama Jannah... jadi nanti aku minta bantuin Zahra untuk dekatin kamu dengan Jannah ..." Habibi yang bisik-bisik kepada Marvin untuk menawarkan bantuannya kepada Marvin soal cerita tadi.


" Boleh...." Marvin yang tak sengaja menjawabnya cukup keras sampai dara pun kedengaran.


" boleh apa... terus juga kalian aku perhatikan dari tadi tuh... bisik-bisik terus..." Dara yang penasaran dengan tingkah aneh dari dua sahabatnya tersebut.


" Boleh...." Marvin yang binggung harus jawab apa kepada dara.


" Boleh, main kerumah kiyai Yusuf gak... jadi gitu dara..." Habibi yang terpaksa bohong untuk bantuin Marvin buat berikan jawabannya kepada dara.


" oh gitu... kirain ada apa..." Dara yang langsung percaya dengan ucapan Habibi tersebut dan dara pun tidak tanya lagi kepada mereka berdua.


Akhirnya Zayn pun sudah balik lagi ke tempat makannya mereka, terus mereka berdua pun terselamatkan dengan kedatangan Zayn tersebut dan mereka pun langsung pergi ke tempat-tempat yang lainnya.


" Untung aja, kamu punya alasan jawaban tanyaan dara tadi... terimakasih yah Habibi...." Marvin yang langsung mengucapkan terimakasih telah bantuin dirinya dari Pertanyaan dara.


" Iya sama-sama, santai aja sama aku mah... terus kamu kalau butuh bantuan, langsung kasih tau aku aja... nanti aku sama Zahra akan bantuin kamu..." Habibi yang minta Marvin untuk tidak sungkan-sungkan kepadanya soal mengenai pendekatannya kepada Jannah.


Marvin Langsung menatap kearah Habibi dengan tersenyum karena dirinya dapat bantuan dari sahabatnya Jannah dan Habibi untuk mengejar cintanya tersebut.


Habibi pun langsung menepuk bahunya Marvin dan langsung mengejar Zayn sama dara yang sudah jalan duluan, kemudian Marvin pun juga langsung kejar sahabat-sahabatnya tersebut.


Mereka pun langsung pergi ke taman bermain, untuk bersenang-senang bersama sahabat-sahabatnya tersebut karena liburannya Zayn sama Marvin akan berakhir jadi Zayn sama Marvin ingin seharian ini bisa berkumpul-kumpul sama Sahabat-sahabatnya sebelum mereka berdua kembali ke turki lagi.


" Kita mau main apa nih..." Zayn yang menanyakan kepada mereka semua tentang permainan yang akan mereka pertama lakukan bersama-sama.


" Naik itu aja gimana..." Marvin yang menunjuk kearah permainan yang cukup tinggi dan mereka pun langsung menuju permainan tersebut.


" boleh tuh... ayolah..." Ajak Zayn kepada mereka semua untuk langsung pesan tiketnya dan langsung naik permainan tersebut.


Mereka pun sudah menduduki permainan tersebut dan permainan pun dimulai, mereka pun langsung teriak-teriakan dengan cukup keras untuk melawan ketakutan mereka terhadap permainan tersebut.


Akhirnya mereka pun sudah selesai untuk naik permainan tersebut dan mereka langsung cari tempat duduk untuk istirahat sebentar, kemudian mereka pun langsung cari permainan selanjutnya.


" Kita mau main apa lagi nih..." Marvin pun menanyakan tentang permainan apalagi Kepada mereka semua.


" Gimana kalau kita makan komedi putar..." dara yang kasih ide untuk permainan selanjutnya dan dara mengharapkan dirinya akan duduk bersama Habibi.


" Boleh tuh..." Zayn yang kesenangan dengan idenya dara tersebut dan Zayn mengharapakan dirinya bisa duduk bareng sama dara.

__ADS_1


" Yaudah, aku sama Marvin yah..." Habibi yang langsung memutuskan untuk duduk bareng sama Marvin dan Dara pun kecewa sama keputusan Habibi sedangkan Zayn pun malah kesenangan karena dirinya akan bersama dara cukup lama.


Mereka pun langsung menuju permainan selanjutnya dan mereka pun sudah duduk bersama pasangannya masing-masing.


Akhirnya permainan pun sudah selesai dan mereka langsung memikirkan lagi tentang permainan selanjutnya.


" gimana kalau kita masuk rumah hantu..." ide dari Zayn kepada mereka semua dan mereka pun langsung menerima ide dari Zayn.


" Yaudah, ayo kita masuk ke dalam rumah hantu..." Habibi yang langsung mengajak sahabat-sahabatnya untuk masuk ke dalam rumah hantu segera.


* Semoga dara takut, batin Zayn yang mengharapkan dara untuk takut, biar dara bisa peluk dirinya dengan sengaja.


Mereka semua pun sudah masuk ke dalam rumah hantu tersebut, tiba-tiba ada sebuah Teriakan dari depan yang cukup keras bangat.


" Kamu takut...." dara yang menanyakan kepada Zayn pas tau Zayn ketakutan melihat hantu palsu Tersebut.


" Ehmmm gak... siapa yang takut..." Zayn pun terpaksa untuk tahan takutnya padahal mah Zayn takut dan Zayn pun pura-pura berani didepan dara karena tidak mau kalau dara tau dirinya adalah penakut.


" Zayn... Zayn... ada-ada aja yah... bilang aja takut gitu... hehe..." Marvin yang tau Bangat tentang Zayn yang sangat takut kalau udah masuk ke dalam rumah hantu tersebut.


" Biasalah... namanya juga tahan penakutnya demi orang yang kita cintai, nanti juga kamu bakalan gitu, hehe.." Habibi yang langsung ledekin Marvin padahal harusnya ledekin Zayn bukan Marvin.


Marvin yang langsung garuk-garuk kepalanya tersebut pas Habibi bilang ke dirinya yang akan seperti Zayn didepan Jannah nanti dan Marvin pun membayangkan dirinya bersama Jannah nantinya.


" Kamu bayangin yah, hehehe...." Habibi yang tau kalau Marvin yang sedang bayangkan dengan ucapan Habibi tadi.


" Kok kamu tau sih... hehe..." Marvin yang sudah ketahuan sama Habibi tentang haluannya bersama Jannah nanti.


Habibi pun langsung menggelengkan kepalanya melihat tingkah dua sahabatnya yang sangat bucin terhadap pasangannya walaupun yang satu nyata dan satunya lagi cuma dibayangkan tanpa dilakukan nantinya.


* Aku jadi ingin cepat-cepat ketemu kamu, batin Habibi yang mulai memikirkan Zahra dan Habibi sudah mulai merindukan Zahra disisinya tersebut.


ini tempat bermain



Sampai jumpa di episode selanjutnya....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌

__ADS_1


Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2