
Akhirnya Zahra pun langsung menerima tawaran dari pak Habibi tersebut jadi sebelum Zahra masuk ke dalam mobilnya pak Habibi, Zahra pun lihat-lihat sekitar kampusnya terlebih dahulu karena takut digosipkan sama teman-teman kampusnya tersebut.
"kamu kenapa lirik kesana kesini, kaya maling aja..." Ucap habibi kepada Zahra yang sedang sibuk lihat sekitarnya karena dia bener-bener takut ada temannya yang lihat dirinya masuk ke dalam mobil Habibi.
"Gak apa-apa kok pak..." Zahra pun langsung masuk ke dalam mobilnya Habibi dengan begitu cepat biar gak ada lihat dirinya.
"Oiya jangan panggil saya pak donk, saya tuh masih seumuran sama kamu, terus juga saya masih belajar kok cuma itu saya dipercayakan sama teman saya...." Habibi pun meminta Zahra mengantikan nama panggilannya tersebut.
" Terus saya harus panggilnya kaya mana????" Zahra juga binggung harus panggil Habibi dengan sebutan apa.
"Gini aja kamu lebih nyaman panggil saya dalam sebutan apa selain pak...." Habibi yang minta Zahra memanggil namanya sesuai nyaman Zahra menyebut nama panggilan untuknya.
"Yaudah aku panggilnya, Kak Habibi..." Zahra pun memanggil Habibi dalam sebutan " Kakak" karena baginya tuh yang lebih nyaman dalam sebutan seperti itu.
"Hmmm, bolehlah..." Habibi pun mengiyakan nama panggilan dirinya dari Zahra.
Akhirnya Habibi pun fokus menyetir mobilnya tersebut dan Zahra pun tiba-tiba tertidur dimobil Habibi, lalu sama Habibi pun dibiarkan Zahra tidur terlebih dahulu sampai rumahnya nanti.
*Nih anak kalau tidur lucu juga yah, astaghfirullah Habibi, apa yang kamu pikirkan, batin Habibi yang melihat Zahra pas tidur cukup menggemaskan tapi dia sadar kalau dirinya tidak boleh memikirkan perempuan dan dia harus ingat tujuan ke Jakarta untuk apa.
Akhirnya sampailah dirumah Zahra yang cukup mewah dengan lebih tanaman kesukaan ibu Maryam dan juga penuh koleksi motor-motor kesukaan ayah Suryadi.
Habibi ingin bangunkan Zahra tetapi kayanya kasihan bangunin Zahra yang lagi tidur pules seperti itu jadi Habibi pun tungguin Zahra bangun dari tidurnya terus Habibi pun menunggunya diluar karena tidak baik nungguin didalam mobilnya tersebut, kemudian Habibi pun memutuskan melihat-lihat tanaman yang ada dirumah Zahra karena kekuarganya pun sangat suka tanaman juga.
Tiba-tiba Zahra pun terbangun dari tidurnya terus pas bangun, dia baru sadar kalau Habibi tidak ada dimobil lalu Habibi ada dimana, Zahra pun langsung keluar dari mobilnya Habibi untuk mencari keberadaan Habibi.
Ternyata Habibi sedang melihat-lihat tanaman milik ibunya tersebut dan Zahra pun langsung menghampiri Habibi yang sedang melihat-lihat tanaman.
"dikirain kamu kemana...." Kebiasaan Zahra yang tidak mengucapkan salam pas ketemu dengan seseorang.
"Assalamualaikum nya mana????." Habibi yang langsung meminta Zahra untuk ucapkan salam kepadanya.
__ADS_1
"Oiya lupa, Assalamualaikum kak habib..." Sapa ulang dari Zahra kepada Habibi.
"Walaikumsalam Zahra, ada apa kamu cari saya...." tanya Habibi kepada Zahra yang dari tadi dicarikan oleh Zahra.
"gak ada apa-apa cuma tadi pas saya bangun kok gak ada kak Habibi jadi aku cari-cari kak habib, eh ternyata kak Habibi ada disini..." menjawab pertanyaan Habibi kepadanya.
"oh gitu, kirain saya, kamu cari saya ada apa gitu..." Ucap habibi kepada Zahra yang tadinya disangka Habibi ada apa mencari dirinya.
"Kamu suka tanaman yah...." Tanya Zahra kepada Habibi yang dari tadi Zahra perhatiin Habibi terus lihat tanaman milik ibunya tersebut.
"Bukan suka aja malahan saya juga punya jenis tanaman di halaman rumah saya kadang saya ingin punya usaha tanaman gitu tapi kan harus punya modal banyak jadi saya lagi kumpulin uang buat modal usaha milik tanaman gitu..." jelas Habibi kepada Zahra yang mengenai kesukaan tanaman tersebut.
"Oh gitu yah, yaudah masuk yukk ke rumah, jadi tunggu ibu sama ayah di dalam aja biar enak tungguinnya ...." Zahra yang menawarkan Habibi untuk tungguin orangtuanya didalam rumahnya aja biar enak nugguinnya.
Habibi sama Zahra pun masuk ke dalam rumah Zahra dan Zahra pun meminta pembantunya untuk bikini minuman buat Habibi sama sedikit cemilan biar nungguin nya gak bosen.
"Assalamualaikum, bibi...."Panggil Zahra kepada pembantunya tersebut.
" bikinin tamu saya minuman sama cemila yah bibi...." Perintah Zahra kepada bibi Irma untuk siapkan minuman sama sedikit makanan cemilan buat nungguin nya gak bosenin.
" Baik nona Zahra..." Bibi Irma pun langsung ke dapur buat bikinin minuman sama makanan untuk nemanin dirinya nungguin orang tuanya Zahra.
Zahra juga pamit sama Habibi buat ganti pakaian dirinya tersebut yang kamarnya ada di atas dan Habibi pun mempersilahkan Zahra untuk pergi ke kamarnya tersebut.
"Kak Habibi, tunggu di sini aja yah, aku mau ganti pakaian dulu..." pamit Zahra kepada Habibi untuk ganti pakaian pas nanti ketemu orang tuanya kan agak enak aja.
"Silahkan aja Zahra...." Habibi pun mempersilahkan Zahra untuk ganti pakaian nya tersebut.
Zahra pun langsung naik ke tangga untuk menuju ke kamarnya tersebut dan akhirnya Zahra selesai juga ganti pakaiannya Pokoknya pakaiannya sangat menikmati bangat.
"Maaf yah kak kalau nungguin nya agak Lamaan..." Zahra yang minta maaf sama Habibi yang menunggu dirinya lama.
__ADS_1
" iya gak apa-apa Zahra, tenang aja sama saya mah..." ucap habibi kepada Zahra yang tadi Zahra minta maaf kepada Habibi tapi Habibi pun juga tidak apa-apa suruh tungguin hal apa aja.
Tiba-tiba datanglah kedua orangtuanya Zahra dan orang tuanya Zahra pun kaget dengan kedatangan tamu anak laki-laki apalagi baru kali ini lihat laki-laki yang sopan bangat kepada dirinya sama suaminya.
"Assalamualaikum nak, ini siapa Zahra????" tanya ibu Maryam kepada anaknya tersebut tentang tamu laki-laki tersebut.
"Walaikumsalam ibuku yang cantik, oiya kenalkan ini namanya Habibi dan Habibi kenalkan ini ibuku...." Zahra yang mengenalkan ke orangtuanya sama sahabatnya sendiri.
"assalamualaikum Tante sama om....." Habibi pun langsung sapa ibu Maryam dan ayah Suryadi terus juga Habibi cium tangan ayahnya Suryadi.
" Walaikumsalam nak Habibi...." Jawab ayah Suryadi tentang salam dari Habibi tersebut.
"oiya Tante sama om, ini oleh-oleh dari kakek Yusuf buat Kalian semuanya, beliau juga berpesan buat om, Tante sama anak Tante secepatnya ke pesantren miliknya tersebut.
"Wah, maaf yah repotin kamu pastinya yahhh..." ibu Maryam yang gak enakan udah repotin Habibi bawa barangnya tersebut.
" Gak repotin kok om sama Tante ..." Habibi yang merasakan tidak repotin soal pesan dari gurunya untuk anaknya tersebut.
"kamu udah makan belum????" Tanya ibu Maryam soal Habibi udah makan apa belum.
"Alhamdulillah udah Tante sama om, oiya Tante aku numpang shalat dulu yah di tempat Tante ini...." Habibi pun minta izin untuk shalat dirumah Zahra dan ibu Maryam pun mempersilahkan Habibi untuk shalat dirumahnya tersebut.
Habibi pun langsung menuju ke tempat ibadah yang berada di kamar satunya jadi kamar satunya itu khusus buat orang shalat dari ayah Suryadi yang memutuskan kamar satunya untuk orang shalat aja.
*Alhamdulillah ya Allah akhirnya aku bisa ketemu anaknya kakek Yusuf, batin Habibi yang bersyukur ketemu anak gurunya tersebut sama cucunya tersebut.
Sampai jumpa di episode selanjutnya....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes ðŸ¤ðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘ŒðŸ‘Œ
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian semua.