
Kemudian umi Aminah minta mereka berdua makan malam dulu, karena mereka berdua cuma makan cemilan aja, jadi mampirnya pas mau shalat aja, karena Zahra yang ingin buru-buru sampai ke pesantren, jadi gak sempat makan.
" Pasti kalian berdua belum makan kan..." Umi Aminah yang minta mereka berdua makan.
" Iya nih umi, soalnya Zahra minta buru-buru sampai ke pesantren, katanya tidak sabar ingin cepat-cepat kasih tau ke umi... ayah... sama kakek Yusuf..." Habibi yang bilang ke umi Aminah, kalau Zahra yang tidak sabar ingin kasih tau kepada Mereka.
" yah maklum aja, Zahra kan lagi bahagia atas hamilnya, umi aja waktu hamil kak Haidar, kaya gitu kok..." umi Aminah yang bela Zahira, karena umi Aminah pernah rasain kaya Zahra.
" tuh... umi aja pernah kaya gitu..." Zahra yang senang dibelain sama umi Aminah dan Zahra langsung peluk umi Aminah sebagai ucapan terimakasih.
" iya dah, dibelain sama umi.." Habibi pun langsung mengalah kepada Zahra, karena Zahra dibelain sama umi Aminah.
Mereka berdua langsung menuju ke ruang makan untuk melakukan makan malam, jadi mereka berdua aja yang makan, karena orangtuanya sama Haidar udah makan duluan.
" Ini aku sama Zahra aja yang makan..." Habibi yang binggung kepada umi Aminah yang kembali keruang tamu untuk samperin ayah ibrahim sama Haidar.
" Iya, soalnya umi... ayah... kak Haidar udah makan duluan, jadi kalian berdua aja yang makan..." umi Aminah yang minta mereka berdua makan aja, tanpa menunggu ayah Ibrahim sama Haidar.
" oh yaudah kalau umi... ayah.. kak haidar udah makan, aku sama Zahra makan yah..." Habibi sama Zahra langsung mulai makan dan umi Aminah langsung mempersilahkan mereka berdua untuk makan.
Mereka berdua langsung menikmati masakan umi Aminah, Zahra yang tiba-tiba menyukai masakan umi Aminah tersebut, Habibi yang melihat Zahra yang begitu lahapnya dan Habibi langsung senang melihat Zahra yang begitu menyukai masakan umi Aminah, tadinya Habibi kira, Zahra tidak akan menyukai masakan umi Aminah.
" Zahra, pelan-pelan makannya..." Habibi yang minta Zahra untuk pelan-pelan makannya.
" gak bisa kak, soalnya masakan umi tuh enak bangat dan calon anak kita pun juga suka dengan masakan neneknya..." Zahra yang bilang ke Habibi, kalau dirinya sama calon anaknya sangat menyukai masakan umi Aminah.
" Baiklah, kalau calon anak kita menyukai masakan neneknya..." Habibi yang langsung kalah, ketika Zahra membicarakan calon anaknya tersebut dan Habibi langsung mengelus kepalanya Zahra.
Akhirnya mereka berdua pun selesai makan malamnya, kemudian Zahra memutuskan untuk mencuci piring, tadinya umi Aminah tidak mengizinkan, tetapi Zahra terus minta mohon sama umi Aminah untuk mengizinkan Zahra mencuci piring. Jadi umi Aminah langsung mengizinkan Zahra untuk cuci piring, tetapi minta Habibi menemani Zahra cuci piring.
Zahra pun sudah selesai mencuci piring, kemudian umi Aminah minta mereka berdua untuk istirahat, karena mereka berdua akan memeriksa ke dokter kandung, jadi mereka berdua langsung istirahat ke kamarnya Habibi yang sudah dibersihkan oleh umi Aminah.
Pagi yang begitu cerah, mereka berdua langsung pamitan kepada orangtuanya Habibi sama Haidar untuk ke rumah sakit, karena Zahra yang ingin periksa kandungannya tersebut, Haidar pun minta mereka berdua untuk tidak lupa dengan acara pernikahannya yang diadakan hari ini diwaktu sore hari, mereka berdua pun langsung memberikan tanda " ok " kepada Haidar.
Waktu yang ditunggu-tunggu Haidar sama Zahira pun telah tiba, Zahira sama Habibi pun sudah balik lagi ke pesantren dari rumah sakit, kemudian mereka berdua memutuskan ke rumah kakek Yusuf yang ada orangtuanya Zahra sama Zahira disana. Orangtuanya Habibi pun tidak mempermasalahkan Habibi yang ingin di pihak orangtuanya Zahra.
__ADS_1
" Gimana Zahra, kandungan kamu..." Zahira yang bertanya kepada Zahra mengenai kehamilannya Zahra, Zahira yang lagi dimakeup.
" Alhamdulillah, hasilnya bagus... jadi kandungan aku sehat-sehat aja..." Zahra yang menjawab dari pertanyaannya Zahira.
" Alhamdulillah kalau gitu, yaudah... kamu harus jaga baik-baik kandungan kamu sampai waktu lahiran tiba..." Zahira yang minta Zahra untuk jaga baik-baik kandungannya dan Zahra langsung memberikan tanda "ok".
Beberapa jam kemudian, makeupnya Zahira pun telah selesai, kemudian Zahra memutuskan untuk temani Zahira diruang makeup yang sambil dipanggil oleh pihak panitia, sedangkan Habibi yang sudah bersama orangtuanya Zahra untuk sambut kedatangan keluarga besarnya Haidar yang sebentar lagi sampai.
Akhirnya Keluarga besarnya Haidar pun telah sampai, kemudian ibu Maryam langsung kalungin Haidar dengan kembang melati dan orangtuanya Zahira langsung gandeng tangannya Haidar untuk menuju ketempat ijab kabul yang sudah ada penghulu sama para saksi yang sudah menunggu.
Kemudian ibu maryam langsung duduk bareng keluarga besarnya, sedangkan ayah Suryadi sama Haidar yang duduk secara berhadap-hadapan. Acara pertama pun telah dimulai yaitu minta anak santri untuk membaca Al-Qur'an didepan para undangan Pernikahannya Haidar sama Zahira.
Akhirnya acara pertama pun telah selesai, kemudian anak santri pun turun dari tempat ijab kabul, habis itu penghulunya pun langsung memulai bicara kepada semua tamu undangan untuk mulai acara ijab Kabulnya tersebut.
" Baik, kita mulai aja acara ijab Kabulnya yah... jadi nak Haidar udah siap dimulai acara ijab Kabulnya..." Penghulunya bertanya kepada Haidar untuk memulai acara ijab Kabulnya tersebut.
" Bismillahirrahmanirrahim, saya udah siap pak..." Haidar yang menjawabnya dengan tegas kepada penghulunya.
" Alhamdulillah kalau gitu, baik... pak Suryadi bagaimana, udah siap dimulai..." penghulunya bertanya kepada ayah Suryadi untuk memulai acara ijab Kabulnya dan ayah Suryadi pun langsung mengangguk kepalanya, habis itu penghulunya minta ayah Suryadi untuk berjabat tangan dengan Haidar.
" Saya terima nikahnya, Haidar Mahardika bin Ibrahim dengan Zahira Hanifah binti Suryadi dengan maskawin yang disebut tunai..." Akhirnya Haidar pun menyelesaikan baca ijab Kabulnya dengan satu nafas.
" gimana para saksi... sah... sah... sah..." Tanya penghulunya kepada para saksi sama para tamu undangan.
" sah...." Para saksi sama tamu undangan pun sama-sama bilang "sah" kepada penghulunya.
" Alhamdulillah, selamat yah buat nak Haidar sama nak Zahira yang sudah menjadi sepasang suami-istri sekarang, jadi silahkan dipanggilkan nak Zahira kesini...." penghulunya mengucapkan selamat kepada Habibi dan penghulunya juga minta panitia untuk panggil Zahira ke tempat ijab Kabul.
Akhirnya datanglah Zahira yang digandeng dengan Zahra dan jannah disampingnya tersebut, Haidar yang melihat secara jauh pun terpesona sama kecantikan Zahira, karena Haidar sama Zahira yang belum tau baju pengantinnya masing-masing, jadi wajar aja Haidar yang terpesona sama kecantikan Zahira tersebut.
Zahra sama jannah langsung menyerahkan Zahira ke tangannya Haidar, kemudian mereka berdua langsung duduk ditempat yang sudah disiapkan oleh panitia, habis itu Zahira sama Haidar Langsung duduk untuk tanda tangan berkas-berkas sama buku nikahnya juga.
Akhirnya selesai sudah mereka berdua tanda tangan berkas-berkas sama buku nikah tersebut, Kemudian mereka berdua langsung memasangkan cincin pernikahannya tersebut, Zahira yang langsung cium tangannya Haidar dengan pertama kalinya dan Haidar pun langsung cium keningnya Zahira yang pertama kalinya juga, Haidar juga langsung doakan untuk Zahira dengan salah satu tangannya yang menyentuh di kepalanya zahira.
Habis itu mereka berdua langsung foto dengan buku nikahnya, cincin pernikahannya dan salah satu serahannya tersebut yang sebagai simbol pernikahannya tersebut, kemudian mereka berdua langsung diminta untuk menuju ke pelaminan yang sudah ada orangtuanya mereka berdua masing-masing.
__ADS_1
Mereka berdua langsung sungkeman kepada orangtuanya mereka berdua masing-masing, tetapi Haidar memutuskan untuk bantuin Zahira yang ingin Sungkeman sama orangtuanya tersebut, kemudian barulah Haidar yang langsung Sungkeman sama orangtuanya.
Acara sungkeman pun telah selesai, kemudian mereka berdua langsung diminta tarik ayam untuk tau siapa yang akan dapat ayam terbanyak. Ternyata yang dapat ayam terbanyak adalah Zahira, habis itu acara suap-menyuap dan acara terakhir adalah salam-salaman dengan para tamu undangan, jadi mereka berdua langsung bersih-bersih.
Pertama yang mengucapkan selamat adalah Habibi sama Zahra, kemudian Habibi sama Zahra langsung salaman dengan dua pengantin tersebut.
" Happy wedding kak zahira sama kak Haidar, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat nyusulin aku hamil, amiin...." doa dari Habibi sama Zahira untuk mereka berdua.
" Terimakasih atas doanya dan datangnya, semoga aku bisa secepatnya yah nyusulin kamu hamil, Amin..." Zahira pun juga berharap secepatnya hamil untuk nyusulin Zahra yang lagi hamil.
" Sama-sama kak Zahira..." Zahra yang tersenyum kepada dua pengantin tersebut dan mereka langsung foto bareng, kemudian Zahra sama Habibi pun langsung menghampiri ke teman-temannya yang diundang juga.
Yang kedua jannah sama Marvin yang mengucapkan selamat kepada mereka berdua dan jannah sama Marvin langsung salaman kepada dua pengantin tersebut.
" Happy wedding kak Zahira sama kak Haidar, akhirnya kak Zahira sama kak Haidar bisa bersatu, aku turut senang atas kabar bahagia ini dari Zahra, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, amiin..." Doa dari jannah sama Marvin kepada dua pengantin tersebut.
" Terimakasih yah Jannah sama Marvin yang sudah datang dan doanya juga, padahal kan kalian berdua sedang honeymoon, jadi aku minta maaf yah pada kalian berdua atas gangguan honeymoon nya..." Zahira yang minta maaf atas gangguan honeymoon kepada mereka berdua.
" Sama-sama kak, iya gak apa-apa kok kak... nanti juga bisa honeymoon lagi, iya gak mas Marvin..." Jannah yang langsung tanya kepada Marvin dan Marvin pun langsung tersenyum kepada jannah.
Kemudian mereka berdua langsung foto bareng sama dua pengantin tersebut dan mereka berdua langsung menghampiri Habibi sama Zahra yang bersama teman-temannya tersebut.
* aku jadi gak sabar ingin honeymoon, batin Zahira yang ingin buru-buru Selesai acara pernikahannya tersebut untuk cepat-cepat honeymoon sama Haidar.
ini tempat Pernikahannya Haidar & Zahira.
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah.....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌