Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Ulang Tahun Zahra


__ADS_3

Hari yang ditunggu-tunggu oleh Zahra yaitu hari ulangtahun dirinya yang akan dirayakan dengan teman-teman dekatnya dan keluarga dirinya pun juga akan ikut merayakan ulang tahun dirinya tersebut.


" assalamualaikum Zahra...." sapa Jannah yang baru tiba dirumahnya Zahra dengan membawa kado ulang tahun untuk Zahra.


" Walaikumsalam Jannah, kamu tuh gak usah repot-repot bawain aku kado jadi cukup kamu datang aja, udah jadi kado untuk aku, hehehe..." Zahra yang tidak mau merepotkan Sahabatnya tersebut untuk bawakan dirinya kado.


" Iya gak apa-apa, aku kalau gak bawa kado tuh, rasanya gak enak aja gitu..." jawab Jannah kepada Zahra kalau dirinya tidak akan merepotkan Zahra.


" Baiklah, kalau kamu udah bicara seperti itu, yaudah kamu menikmati aja hidangan yang udah keluargaku siapkan, nanti aku turun ke bawah..." Zahra yang minta Jannah untuk menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh keluarganya tersebut.


" Ok deh, aku turun kebawah duluan yah..." Jannah yang langsung pamit ke Zahra untuk turun ke bawah duluan.


Zahra pun mempersilahkan Jannah untuk turun kebawah duluan, kemudian Zahra langsung telepon Habibi untuk menanyakan kepada Habibi mengenai Habibi akan datang apa gak ke acara ulangtahunnya tersebut.


" Assalamualaikum kak..."sapa Zahra kepada Habibi dilewat telepon.


" Walaikumsalam Zahra..." Jawab Habibi kepada Zahra yang menyapanya lewat telepon.


" Kak Habibi ke Jakarta kan sama kakek????." Zahra yang mengharapkan Habibi untuk datang ke acara ulang tahunnya tersebut.


" maaf Zahra, aku tiba-tiba aja ada kerjaan disini... jadi kayanya aku gak bisa datang tapi nanti kalau kerjaan aku selesai, aku akan langsung pergi ke Jakarta untuk mengucapkan 'selamat ulang tahun' untuk kamu ...." Habibi yang pura-pura tidak bisa datang ke acara ulangtahunnya Zahra padahal dirinya lagu diperjalanan menuju rumahnya Zahra bersama kakek Yusuf dan dua sahabatnya tersebut.


" oh gitu yah... yaudahlah, kak Habibi kelarin aja kerjanya pokoknya jangan terlalu buru-buru yah, Zahra akan tetap tungguin kak Habibi disini sampai acaranya selesai...." Zahra yang minta Habibi untuk pelan-pelan aja kelarin kerjaannya.


" Baiklah istriku yang cantik..." Habibi yang suka bangat menggoda istrinya tersebut dengan sebutan seperti itu.


" ihhh Kak Habibi, yaudah aku tutup yah teleponnya, soalnya aku harus turun ketemu teman-teman aku sama saudara-saudara aku juga, sampai jumpa disini, assalamualaikum..." Zahra yang minta izin untuk tutup teleponnya karena harus ketemu Teman-temannya sama saudara-saudaranya tersebut.


" Walaikumsalam...." Habibi yang langsung tutup teleponnya tersebut dan Habibi pun tak sabar yang ingin cepat-cepat kasih kejutan kepada Zahra.


" Kayanya... kamu tidak sabar ingin ketemu Zahra yah..." Zayn yang lihat aura wajahnya Habibi lewat kaca yang ada didepan mobilnya tersebut.


" udah kamu fokus aja sama nyetirnya...." Habibi yang minta Zayn untuk fokus aja sama nyetirnya jadi gak usah lihat dirinya Terus.


" baiklah tuan Habibi.... sopir kamu akan mengantar dirimu menemui nona Zahra, hehehe..." Zayn yang sengaja meledekin Habibi dan Habibi pun langsung pukul bahunya Zayn.


Marvin sama kakek Yusuf pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah mereka berdua dan Zayn pun langsung fokus menyetir mobilnya untuk mengantar kakek Yusuf sama Habibi, kemudian dirinya sama Marvin akan melakukan rencana untuk buat kado spesial untuk Zahra dari Habibi jadi mereka berdua akan lakukan apapun untuk Sahabatnya tersebut.

__ADS_1


Sampailah mereka dirumah Zahra yang begitu ramai dengan bermacam-macam jenis mobil di halaman rumahnya yang terparkir, Habibi sama kakek Yusuf pun langsung turun dari mobil tersebut untuk masuk ke dalam rumahnya Zahra.


" Yaudah kami berdua pamit dulu yah, buat bikin kado untuk istri kamu, pokoknya tunggu kabar dari kami berdua yah, assalamualaikum kiyai..." Mereka berdua pun langsung pamitan untuk bikin kado ulangtahunnya Zahra dan mereka berdua juga pamitan kepada kakek Yusuf yang habis Salim, kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil untuk menuju tempat yang udah disiapkan.


Akhirnya mereka berdua pun sudah meninggalkan rumahnya Zahra dan kakek Yusuf pun minta Habibi untuk sembunyi dulu ditempat yang sudah kakek Yusuf siapkan untuk tempat sembunyi Habibi jadi kakek Yusuf sudah kerjasama dengan orangtuanya Zahra.


" Kamu tunggu disini yah... nanti kakek minta sepupunya Zahra untuk panggil kamu kesini..." Kakek Yusuf yang minta Habibi untuk tunggu ditempat tersebut jadi nanti Habibi akan di jemput oleh sepupunya Zahra.


" Baiklah kakek.." Habibi pun mengiyakan ucapan kakek Yusuf dan kakek Yusuf langsung masuk ke dalam rumahnya Zahra tersebut dengan sepupunya Zahra yang sudah jemput kakek Yusuf terlebih dahulu.


Ketika kakek Yusuf masuk, semua keluarganya Zahra pun langsung bahagia dengan kedatangan kakek Yusuf kepada acara ulangtahun cucunya tersebut tetapi beda dengan Zahra yang sangat sedih karena Habibi tidak bersama kakeknya Untuk datang ke acara ulangtahunnya tersebut.


" Assalamualaikum semuanya..." sapa kakek Yusuf kepada semua undangannya Zahra tersebut dengan pakaian yang sudah ditentukan Zahra yaitu pakaian tertutup untuk para perempuan sedangkan laki-laki boleh pakaian apa aja yang penting sopan.


" Walaikumsalam Ayah... sini ayah bersama Zahra..." jawab ayah Suryadi kepada kakek Yusuf dan ayah Suryadi minta kakek Yusuf untuk berdiri disampingnya Zahra untuk p


mimpin doanya tersebut.


" baiklah.... ayo kita sama-sama doankan untuk cucu tersayang saya yang ada disamping saya ini, jadi nanti kalian amiiin yah..." Kakek Yusuf yang langsung mulai memimpin doanya untuk Zahra dan mereka semuanya pun serius mengamini doa-doa yang diucapkan kakek Yusuf tersebut untuk Zahra.


Akhirnya doanya pun selesai, kemudian Zahra langsung memotong kuenya untuk di kasihkan kepada orangtuanya dan kakek Yusuf.


" Terimakasih sayang... semoga kamu bisa lebih baik lagi yah dari sebelumnya...." ayah Suryadi yang menerima potongan kue dari Zahra dengan tersenyum dan langsung cium keningnya Zahra sama dengan ibu Maryam pun juga seperti itu juga.


" Terimakasih cucuku yang cantik, oiya kakek ada hadiah untuk kamu, Azzam... tolong ambil hadiah kakek..." Kakek Yusuf yang minta sepupunya Zahra untuk ambil kadonya Zahra dari kakek Yusuf.


" Baik kakek..." Azzam pun langsung mengiyakan perintah dari kakek Yusuf kepadanya.


Azzam pun langsung menemui Habibi yang sedang tonton acara Zahra lewat Vidio callannya bersama Jannah karena Habibi ingin tau acara ulang tahun istrinya tersebut.


" Assalamualaikum Habibi...." sapa Azzam kepada suami sepupunya tersebut.


" Walaikumsalam kak Azzam..." jawab Habibi kepada Azzam yang menyapa dirinya Tersebut.


" Ayo kamu udah boleh keluar, kata kakek...." Azzam yang langsung bawa Habibi untuk ketemu Zahra yang sesuai rencana kakek Yusuf tersebut.


" baiklah, sebentar...." Habibi yang langsung pamit kepada Jannah untuk menutup teleponnya jadi tadi Habibi hampir aja udah matikan suaranya tersebut, biar Jannah tidak mendengarkan ucapan dirinya sama Azzam.

__ADS_1


Akhirnya teleponan mereka berdua pun diakhiri dan Habibi sama Azzam pun langsung menuju ke tempat acara ulangtahunya Zahra sambil berbincang-bincang biar semakin dekat dengan satu sama lain.


" Salam kenal yah... maaf yah waktu itu aku tidak datang ke acara pernikahan kamu sama Zahra..." Ucapan maaf dari Azzam yang waktu itu tidak bisa datang ke acara pernikahannya Habibi dan Zahra.


" Iya salam kenal juga, iya gak apa-apa.... pantasan aja aku kok tidak lihat kak Azzam diacara pernikahan aku sama Zahra ..." Habibi yang sebenarnya dari tadi penasaran dengan kak Azzam yang pas jemput dirinya sama kakek Yusuf di depan rumahnya Zahra.


Azzam pun langsung tersenyum sambil menatap Habibi dengan sebentar, kemudian sampailah ditempat acara ulang tahunnya Zahra dan tiba-tiba Zahra pun langsung kaget dengan kedatangan Habibi yang ada diacara ulang tahunnya tersebut, padahal katanya dirinya tidak bisa datang karena ada kerjaan dipesantren.


" Kak Habibi....." Zahra yang langsung kaget pas lihat Habibi yang ada didepan matanya tersebut.


" Assalamualaikum Zahra...." Habibi yang langsung sapa Zahra dan Habibi juga sambil tersenyum kearah Zahra.


" walaikumsalam... ihhh kak Habibi bohong nih..." Zahra yang langsung pukul dadanya Habibi karena Habibi telah bohongi dirinya tersebut.


" maaf... ini rencana kakek Yusuf yang nyuruh aku sembunyi..." Habibi yang langsung kasih tau alasan dirinya yang membohongi Zahra.


Zahra pun langsung menatap kearah kakeknya tersebut dan kakeknya pun langsung tersenyum kepada Zahra sama dengan orangtuanya pun juga tersenyum, jadi rencana kakek Yusuf pun berhasil untuk kasih kejutan Zahra.


" Terimakasih kakek..." Zahra pun langsung peluk kakek Yusuf.


" sama-sama cucuku... gimana kamu senang kan kado dari kakek, hehehe..." Kakek Yusuf yang tersenyum kepada Zahra dan menanyakan apakah kadonya kakek Yusuf buat dirinya Bahagia.


" Tidak...." Zahra yang pura-pura tidak bahagia dengan kado dari kakek Yusuf dan langsung lepaskan peluknya tersebut.


Kakek Yusuf pun tau kalau cucunya pasti bahagia atas kado darinya tersebut dan kakek Yusuf bersyukur kalau dirinya bisa berikan kejutan untuk Zahra, apalagi buat Zahra Bahagia.


* sebenarnya aku bahagia bangat atas kado dari kakek, batin Zahra yang langsung balik badannya tersebut untuk menatap kearah kakek Yusuf sambil tersenyum.


ini sepupunya Zahra namanya Azzam Ghazanvar.



Sampai jumpa di episode selanjutnya...


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌

__ADS_1


Oiya share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2