
Mereka pun langsung bubar, mereka langsung menuju ke kamarnya masing-masing untuk istirahat, Tetapi Zahira masih ingat perkataan habibi tentang lamarannya Haidar dibulan depan nanti.
" Kenapa hati aku sedih yah, dengar kabar Haidar yang mau lamaran..." gumam Zahira yang binggung sama perasaannya tersebut kepada Haidar.
" tau ahh... aku mendingan tidur aja daripada ingat terus perkataan Habibi tadi..." Gumam Zahira yang langsung memutuskan untuk istirahat.
Sedangkan Habibi sama Zahra yang lagi mesra-mesranya dikamar, karena Zahra yang senang bisa tidur bareng sama Habibi lagi dan Zahra juga senang, tidak dipisahkan lagi sama Habibi.
" kak, aku senang deh... beberapa bulan ini, kita tidur bersama lagi dan aku juga senang, karena aku tidak dipisahkan lagi...." Zahra yang sedang senderan kepalanya dibahunya Habibi disofanya tersebut.
" iya, kak juga senang, akhirnya kak sama kamu bisa tidur bareng dan tidak dipisahkan lagi..." Habibi yang juga senang dan Habibi langsung cium keningnya Zahra.
" kak, aku lagi Bayangi pas kita punya anak dan dia ada ditengah-tengah tempat duduk kita, pasti bahagia bangat kali yah..." Zahra yang lagi bayangkan pas punya anak nanti bersama Habibi.
" Pastilah sayang.... kita serahkan aja kepada Allah SWT Untuk kirimkan kita keturunan yang lucu dikeluarga kecil kita ini...." Habibi yang minta terus berdoa bersama dengan Zahra.
" Amiin.... mudah-mudahan yah kak..." Zahra yang tersenyum kepada Habibi.
" Yaudah, kita istirahat yuk... aku udah ngantuk bangat nih..." Habibi yang ajak tidur, karena dirinya sudah ngantuk bangat.
" Baiklah, ayo kita istirahat..." Zahra langsung mengiyakan ajakan Habibi untuk tidur.
Akhirnya mereka berdua langsung tidur dengan keadaan berpelukan dengan satu sama lain dan mereka berdua juga tidurnya sangat nyenyak bangat.
Pagi yang begitu cerah, Zahra sama Habibi langsung menuju ke ruang makan yang sudah ada Orangtuanya Zahra tetapi tidak ada keberadaan Zahira di ruang makan tersebut, Zahra langsung menanyakan kepada orangtuanya tentang keberadaan Zahira.
" ibu... ayah... mana kak Zahira..." Zahra yang menanyakan keberadaan Zahira kepada orangtuanya tersebut.
" Oh kak Zahira lagi pergi nemuin teman-teman lamanya, barusan aja jalan..." Ibu Maryam yang menjawab pertanyaan dari Zahra mengenai keberadaan Zahira.
" oh gitu, yaudah... ibu...ayah... aku sama kak Habibi juga pamit untuk ketemu kak Haidar buat rencana selanjutnya, seperti apa didepan kak Zahira...." Ternyata Zahra sama lainnya sedang ngerjain Zahira, jadi Haidar yang pura-pura mau lamaran, padahal mah tidak ada lamaran.
" Oh yaudah, kalau gitu... kalian berdua makan dulu, baru nanti ketemu sama Haidar..." ibu Maryam yang minta mereka berdua untuk makan dulu, sebelum ketemu Haidar dan mereka berdua langsung makan bareng sama ibu Maryam dan ayah Suryadi.
Beberapa jam kemudian, mereka berdua langsung pamit kepada orangtuanya Zahra untuk ketemu Haidar disebuah restoran yang terkenal dijakarta dan Haidar pun sudah menunggu mereka berdua direstoran dengan cukup lama, tetapi mereka berdua juga udah bilang ke Haidar, kalau mereka berdua harus makan bersama orangtuanya dulu, karena tidak diizinin keluar dan Haidar pun langsung mengiyakan perkataan mereka berdua.
" Ibu... ayah... aku pamit berangkat, nemuin kak Haidar yah, assalamualaikum..." Zahra langsung pamit kepada orangtuanya tersebut untuk ketemuan sama Haidar.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan yah... titip salam untuk Haidar yah..." Ibu Maryam yang langsung anterin mereka berdua masuk kedalam mobil dan akhirnya mereka berdua sudah keluar dari rumahnya Zahra.
__ADS_1
Zahra sama Habibi pun disepanjang jalan menggenggam tangannya satu sama lain dan mereka berdua juga tidak henti-hentinya tersenyum sambil menatap dengan satu sama lain.
" kamu kenapa senyum terus ke aku dan tatap aku kaya gitu..." Habibi yang merasa binggung dengan sikapnya Zahra yang terus menatap dirinya sambil tersenyum juga.
" emang kenapa, kalau aku tersenyum sama tatap suaminya sendiri, jadi boleh-boleh aja donk..." Zahra yang jawab ucapan Habibi dan Habibi pun langsung diam dengan jawaban Zahra seperti itu.
" Yaudah, kamu puas-puasin aja tatap aku sama tersenyum kepada aku sampai kamu bosen..." Habibi langsung Cubit hidungnya Zahra dan Zahra pun langsung kesel kepada Habibi yang cubit hidungnya tersebut.
Beberapa jam mereka berdua menuju ke tempat ketemuan sama Haidar, akhirnya mereka berdua sampai ditempat ketemuannya sama Haidar, mereka berdua langsung keluar dari mobil, terus mereka berdua langsung gandengan tangan untuk masuk kedalam Restoran tersebut yang sudah ada Haidar.
" Assalamualaikum kak Haidar, maaf yah udah nungguin lama..." sapa Zahra kepada Haidar dan minta maaf juga kepada Haidar telah nungguin dirinya sama habibi direstoran dengan cukup lama.
" Walaikumsalam, iya gak apa-apa kok, kalian mau pesan minum apa..." Haidar yang tidak mempermasalahkan nungguin mereka berdua dengan cukup lama dan Haidar minta mereka berdua untuk pesan minuman apa.
" aku jus jeruk, kalau kak Habibi pesan minumnya, Caramel milk aja..."Zahra yang tau tentang minuman kesukaannya Habibi dan Haidar langsung panggil pelayan, kemudian pesannya mereka berdua pun sedang dibikinin.
Beberapa menit kemudian, pesanan mereka berdua pun datang dan mereka berdua langsung membuat rencana selanjutnya untuk ngerjain Zahira.
" baik, kita langsung buat rencana selanjutnya..." Haidar yang langsung membicarakan rencana selanjutnya.
" Kak Haidar, ada rencana apa untuk kak Zahira..." Habibi yang penasaran sama rencana Haidar selanjutnya untuk ngerjain Zahira.
" Kita lakukan yang pertama yah..." Haidar langsung memerintahkan rencana yang pertama kepada mereka berdua.
" Yaudah, aku langsung minta Zahira temani aku yah..." Zahra yang langsung memutuskan untuk hubungin Zahira.
Zahra langsung ajak Zahira untuk belanja-belanja perlengkapan lamarannya Haidar dan Zahira langsung mengiyakan ajakan Zahra, tetapi Zahra tidak bilang untuk beli perlengkapan lamarannya Haidar, Zahra bilang ke Zahira untuk beli sesuatu disana, makanya Zahira mau ikut.
Beberapa jam kemudian, Zahira pun sampai ditempat ketemuannya dengan Zahra dan Zahra langsung ajak Zahira muter-muter mall untuk beli beberapa barang yang akan dibawa diacara lamarannya Haidar, terus Zahra juga minta saran sama Zahira untuk memilih barang-barang yang bagus, tetapi itu Zahra pura-pura untuknya.
" kak Zahira, bagus gak..." Zahra yang minta saran sama Zahira mengenai barang yang dipilihnya.
" Bagus sih, tapi aku sukanya yang satunya..." Zahira sukanya dengan barang yang satunya daripada barang yang dipilih sama Zahra.
" Oh yaudah, aku milih yang pilihan kak aja, hehe..." Zahra pun memutuskan untuk pilih barang yang dipilih Zahira.
Kemudian mereka berdua langsung membayar barang terus, habis itu mereka berdua langsung cari-cari barang yang lainnya dan mereka berdua juga udah beberapa toko yang dikunjungi, tetapi Zahira tidak ada yang menyukai beberapa barang di toko tersebut.
" Kak Zahira, mau ke toko mana lagi, kita udah lihat-lihat beberapa toko disini..." Zahra yang binggung harus ke toko mana lagi, karena udah beberapa toko yang sudah dikunjungi.
__ADS_1
" Hmmm, kak juga gak tau nih... apa kita makan dulu aja yah..." Zahira yang ajak Zahra untuk makan direstoran dulu, baru cari-cari barang lagi.
"yaudah, ayo kak...aku juga udah lapar bangat nih..." Zahra pun langsung mengiyakan ajakan dari Zahira untuk makan.
Kemudian mereka berdua langsung menuju ke tempat Restoran ala-ala makanan Korea, karena mereka berdua sangat suka makanan ala-ala Korea dan mereka berdua langsung mesan makanan tersebut, habis itu mereka berdua pun menunggu pesannya datang.
Beberapa menit kemudian, pesannya mereka berdua pun datang, habis itu mereka berdua langsung menikmati makanan tersebut dan mereka berdua juga sambil ngobrol-ngobrol.
" kak mau tanya ke kamu..." Zahira yang ingin bertanya kepada Zahra.
" tanya apa kak..." Zahira yang langsung penasaran dengan Pertanyaan Zahra.
" ini semua barang yang dibawa kamu bukan untuk ibu kan, jadi kamu harus jawab dengan jujur..." Zahira yang minta Zahra untuk jujur jawabnya.
"hmmm gimana yah kak, aku binggung mau jawab apa, soalnya aku takut kak zahira marah dengarinnya..." Zahra yang pura-pura binggung untuk berikan jawaban kepada Zahira.
" Yaudah kamu jawab aja, kenapa takut kak Zahira sedih mendengar jawaban kamu..." Zahira yang langsung minta Zahra untuk jujur aja.
" Jadi sebenarnya, ini semua barang untuk lamarannya Haidar kak.." Zahra yang menjawab dengan jujur kepada Zahira.
" apaaaaa.... kenapa kamu gak bilang ke kak sih..." Zahira langsung marah kepada Zahra yang telah berbohong Kepadanya.
" Kak zahira, jangan marah sama aku, kak harusnya marah sama kak Haidar, bukan sama aku..."Zahra yang minta zahira untuk marah sama Haidar aja bukan sama dirinya.
" Baik, kak akan nemuin Haidar sekarang ..." Zahira langsung hubungi Haidar untuk ketemuan dan Zahra pun langsung tersenyum sedikit yang ditutupi sama satu tangannya.
Akhirnya Zahira sudah hubungin Haidar dan Zahira langsung minta keluar dari restoran tersebut, karena dirinya ingin ketemu Haidar dan Haidar pun sudah mengirimkan alamat ketemuannya tersebut.
" Zahra, nanti kamu tunggu aja yah didalam mobil, kak cuma sebentar aja ketemuan sama Haidar..." Zahira yang minta Zahra tunggu didalam mobil dan Zahra pun langsung mengangguk kepalanya kepada Zahira.
Beberapa jam kemudian, sampailah Zahira ditempat ketemuannya dengan Haidar, kemudian zahira Langsung masuk kedalam tempat ketemunya tersebut. Tiba-tiba Zahira kaget dengan pemandangan tempat tersebut dengan dekorasi yang cukup romantis dan Zahira pun langsung melangkah dengan pelan-pelan yang sambil melihat sekitar tempat tersebut.
* Masya Allah cantik bangat dekorasinya, batin Zahira yang langsung terpesona sama tempatnya tersebut dan tiba-tiba datanglah Haidar dengan bunga yang cantik, Haidar langsung menghampiri Zahira.
Sampai jumpa di episode selanjutnya....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌