Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Nonton Bioskop


__ADS_3

Zahra pun masih senyam-senyum sampai dikelas pun juga, Jannah pun melihat ekspresi Zahra yang buat dirinya binggung, ada apa dengan Zahra dan kenapa Zahra senyam-senyum gitu.


" Assalamualaikum Zahra..." Jannah pun memberanikan diri untuk nyapa Zahra.


" Walaikumsalam Jannah..." Zahra pun menjawab salam dari Jannah dengan ekspresi yang seperti jatuh cinta dengan seseorang.


" Kamu kenapa senyam-senyum gitu dari tadi aku perhatikan...."Jannah yang menanyakan tentang Zahra hari ini dikelasnya tersebut.


" gak apa-apa..." Zahra pun tidak menjawab pertanyaan dari Jannah, karena dia malu menceritakan tentang kejadian didalam mobil Habibi tadi.


" Oh gitu..." Jannah pun jadi semakin penasaran dengan ekspresi Zahra seperti itu.


Mata pelajaran kuliah pun dimulai, Zahra sama Jannah pun fokus mendengarkan penjelasan dari dosennya tersebut dan Zahra juga tidak ingin membayangkan itu lagi atau dirinya tidak mau tidak fokus terhadap penjelasan dari dosennya tersebut.


Akhirnya mata pelajaran kuliah pun selesai, Zahra langsung buka handphone, karena tadi Zahra mematikan daya kalau mata pelajaran kuliah dimulai, jadi biar dirinya bisa fokus sama belajarnya dan dengarin penjelasan dosennya.


" Ada apa kak Habibi telepon aku..." gumam Zahra yang melihat ada notif telepon tak terjawab dari Habibi.


" Assalamualaikum kak..." Zahra pun langsung hubungi Habibi untuk menanyakan ada apa Habibi telepon dirinya.


"Walaikumsalam Zahra..." Habibi menjawab salam dari teleponnya tersebut kepada Zahra.


" tadi kak ada apa telepon aku, maaf aku gak angkat telepon kak, karena aku kalau mata pelajaran udah mulai, aku langsung matikan daya nya...." Zahra yang memberikan alasan dirinya yang tidak menjawab telepon dari Habibi.


" oh gitu yah, maaf yah aku ganggu kamu jadinya..." Habibi yang jadi bersalah kepada Zahra yang telah hubungi pas mata pelajaran Zahra dimulai.


" iya gak apa-apa kak, jawab tadi pertanyaan aku, kak ada apa telepon aku..." Zahra pun tidak mempermasalahkan Habibi menghubungi dirinya lagi kuliah dan Zahra pun langsung tanya alasan Habibi telepon dirinya.


" oh itu, aku disuruh ibu kamu beli sesuatu di mall jadi nanti kita mampir ke mall dulu yah..." Habibi yang cuma kasih tau soal itu kepada Zahra kalau nanti pulang mampir ke mall.


"baiklah, kak ini lagi dimana sekarang..." Zahra yang menanyakan keberadaan Habibi.

__ADS_1


" Kamu coba keluar dari kelas..."Habibi yang minta Zahra untuk keluar dari kelas dan ternyata Habibi lagi duduk didepan kelasnya.


Zahra pun tersenyum melihat habibi yang menunggu dirinya diluar kelasnya sampai kelasnya Zahra selesai dan Zahra minta Habibi untuk jalan duluan jadi nanti Zahra ikuti dari belakang, karena Zahra tidak ingin teman-temannya lihat dirinya bersama Habibi.


Habibi pun mengikuti keinginan Zahra yang minta dirinya jalan duluan dan Habibi pun langsung jalan duluan terus Zahra mengikuti habibi dari belakang sambil tersenyum melihat Habibi dari belakang.


" aku baru sadar, kalau kak Habibi ternyata laki-laki idaman bangat ...." gumam Habibi yang melihat Habibi dari belakang karena tekstur badannya bagus bangat jadi kaya laki-laki idaman para perempuan yang ingin bersama dirinya.


Sampailah mereka berdua diparkiran mobil, kemudian Zahra lihat lirik kekanan sama kekiri biar teman-teman kampusnya tidak melihat dirinya naik mobilnya Habibi dan Habibi cuma menggelengkan kepalanya melihat tingkahnya anehnya Zahra seperti maling aja.


" Kamu, cepatan masuk ... soalnya lagi panas bangat diluar..." Habibi yang minta Zahra cepatan masuk kedalam mobilnya yang buka kaca mobilnya tersebut.


" Iya kak, bentar... ok udah aman..."Zahra pun langsung masuk ke dalam mobil Habibi dan meletakkan tasnya ke tempat duduk belakang, kemudian langsung senderan ditempat duduknya tersebut.


" Kamu gak cape apa, diam-diam begini kalau bersama aku..." Habibi yang menanyakan kepada Zahra mengenai hubungannya yang harus diam-diam gini.


" Sebenarnya aku cape, tapi kan bagi aku tuh ini masih mendadak bangat untuk kita kasih tau teman-teman kampus tentang hubungan kita, jadi sabar yah..." Zahra yang minta Habibi untuk sabar dulu karena Zahra belum terbiasa jalan berdua didepan teman-teman kampusnya tersebut.


" Yaudahlah, seterah kamu aja..." Habibi pun langsung nyalakan mobilnya dan mereka berdua pun langsung menuju ke mall untuk beli barang yang udah dipesan sama Mertuanya jadi mereka berdua suruh mampir dulu ke mall.


" kak, jangan marah donk dan diamin Zahra..." Zahra yang lagi bujuk Habibi untuk tidak marah kepadanya soal tadi dikampus.


" Siapa yang lagi marah, lepasin tangan kamu ... nanti teman-teman kampus kamu lihat aja, katanya gak mau dilihat sama teman-teman kampus kamu..." Habibi yang minta Zahra lepaskan tangannya yang gandeng tangannya tersebut.


" Kak, aku minta maaf... bukan gitu maksud aku, kak Habibi jangan marah..." Zahra yang bener-bener merasa bersalah telah memperlakukan Habibi tadi dikampusnya.


Habibi pun langsung melepaskan tangannya Zahra dengan paksa, kemudian Habibi langsung masuk ke dalam toko tersebut untuk ambil barang pesanan ibu mertuanya dan setelah itu Habibi langsung minta pulang kerumah tanpa mampir di mall.


" Kak Habibi...." Teriak Zahra kepada Habibi dan semua pengunjung pun melihat dirinya, Habibi pun tersenyum melihat tingkahnya Zahra yang membelakangi Zahra tersebut.


" Baiklah, kita nanti langsung kasih tau teman-teman kampus soal hubungan kita ini, jadi aku mohon sama kak Habibi untuk tidak marah sama aku..." Zahra yang tiba-tiba langsung mengalah soal kejadian dikampus tadi karena Zahra gak mau selama sebulan ini akan diam-diam terus sama Habibi karena dia ingin selama sebulan ini banyak melakukan bahagia bersamanya.

__ADS_1


" Serius...nanti kamu bohong lagi..." Habibi yang pura-pura tidak percaya sama Zahra dan Habibi memang suka bangat ngerjain Zahra.


" Aku serius...." Zahra yang menjawab dengan tegas kepadanya dan Zahra pun langsung lari untuk peluk Habibi sebagai tanda minta maaf atas perilaku yang dikampus.


Habibi pun langsung membalas pelukan Zahra dengan erat yang sambil tersenyum karena habibi berhasil membuat Zahra janji kepadanya mengenai hubungannya tersebut dan Habibi langsung lepaskan pelukan Zahra untuk cium keningnya Zahra sebagai tanda minta maaf membuat Zahra nangis, ia Zahra nangis pas Habibi mendiamkan dirinya dari kampus sampai ambil barang ibu Maryam.


" Yaudah, kamu mau kemana, mumpu di mall..." Habibi yang minta Zahra untuk pergi ke mana, karena mumpu mereka berdua ada di mall, jadi sebelum pulang kerumah.


" Nonton bioskop gimana..." Zahra yang minta nonton bioskop kepada Habibi.


Habibi pun langsung mengiyakan permintaan Zahra yang ingin pergi ke tempat bioskop sambil mengandeng tangannya Zahra dan Zahra pun kembali tersenyum kepada Habibi.


Sampailah mereka berdua di tempat bioskop terus Zahra langsung milih film yang sangat laris di tempat bioskop tersebut, mereka berdua pun langsung milih tempat duduk barisan kelima dari pintu masuk ke dalam bioskop tersebut dan mereka berdua juga udah bawa makanan sama minuman untuk temani nonton film.


" akhirnya, aku bisa nonton lagi..." Zahra yang senang bangat bisa nonton lagi, karena terakhir Zahra nonton itu pas bersama Sepupunya dan banyak yang menatap kearahnya hanya gara-gara mereka terpesona sama ketampanan Sepupunya tersebut, Zahra udah tau kalau sepupunya itu playboy karena sering ganti pasangan terus.


" emang kamu pernah kesini, sama siapa???." Habibi yang penasaran Zahra kesini sama siapa, apakah sama damar atau Kenzo, batin Habibi.


" Sama kak Azzam, biasalah dia habis putusin pacarnya jadi dia ajak aku nonton deh itu sebelum aku kenal kak Habibi... jadi lumayan lama, hehe...." Zahra yang menjawab tanyaan Habibi kepadanya mengenai waktu nonton bioskop terakhir kali sebelum sama Habibi.


" oh sama kak Azzam, emang dia sering kaya gitu yah... suka bangat mutusin pacarnya..." Habibi yang penasaran soal sepupunya Zahra tersebut.


" iya sering bangat, tapi akhir-akhir ini aku belum dapat info tentang kak Azzam yang udah punya pacar lagi sih, setelah putusin pacarnya beberapa bulan yang lalu..." Zahra yang belum lagi dengar soal Azzam punya pacar baru lagi, paling dirinya lagi sibuk sama profesinya sebagai model sama nyanyi dicafe temannya.


Akhirnya filmnya pun dimulai, mereka berdua pun memutuskan untuk langsung fokus sama filmnya dan tidak melanjutkan percakapan tersebut mengenai Azzam dan habibi pun punya ide ingin jodohkan Azzam dengan sepupunya yang lagi ambil kuliah di Jepang karena dapat beasiswa disana dengan prestasinya tersebut.


* kayanya cocok untuk diva, batin Habibi yang niat ingin jodohkan sepupunya dengan Azzam walaupun Azzam playboy tapi dirinya yakin kalau Azzam akan berubah kalau udah mengenal tentang pribadinya sepupunya tersebut.


Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa share ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2