
Damar pun langsung pergi setelah menantang Habibi untuk bertanding ditempat yang dia pilih dan Habibi pun terpaksa menerima tantangan dari damar karena mau gimana lagi kalau nanti dirinya tidak terima nanti malahan dirinya dikatain penakut sama damar.
Habibi tidak mau diremehkan oleh damar seperti itu jadi Habibi pun harus mengikuti kemauan damar kalau itu buat damar bisa jauhin Zahra.
Tiba-tiba ada seseorang yang mendengar bicara damar sama Habibi sama vidioin mereka beda juga kemudian langsung post ke grup kampusnya tersebut.
"Aku harus viralkan damar yang menantang pak dosen ganteng pokok aku bakalan menjadi pendukung pak dosen ganteng tersebut." seseorang tersebut langsung viralkan Vidionya ke grup kampusnya tersebut.
Tiba-tiba grup sekolah pun ramai yang membicarakan tentang Habibi sama damar yang mau bertanding dan mereka semuanya pun ingin lihat hasil pertandingan diantara Habibi sama damar nanti siapa yang akan mendapatkan Zahra.
"kayanya bakalan seru nih...." salah satu mahasiswi yang melihat pak dosen yang bertanding dengan laki-laki populer dikampusnya tersebut.
Ketika jam kuliahnya Zahra selesai, Zahra pun memutuskan untuk buka handphone dan tiba-tiba digrup kampusnya ramai, ketika Zahra buka grup tersebut tiba-tiba Zahra langsung kaget apa yang dirinya baca dan Zahra gak nyangka kalau Habibi menerima tantangan dari damar.
"Kak Habibi kenapa terima tantangan damar sih...." Gumam Zahra yang kesel apa yang dia baca digrup tersebut.
"Zahra ini sih udah keterlaluan bangat damar tantangin pak ganteng...." Jannah yang gak terima pak gantengnya mau berantem sama laki-laki playboy.
Zahra pun langsung ambil tasnya kemudian langsung naik mobilnya untuk menuju ketempat yang dikasih tau sama teman-temannya tersebut.
"Pak, ke lokasi sini yah dan cepatan yah pak jalannya...." Perintah Zahra kepada sopirnya tersebut dan sopirnya pun langsung berangkat ke lokasinya tersebut.
Tibalah Zahra ditempat yang teman-temannya kasih tau lewat grup dan Zahra pun terkejut pas Habibi sudah ada bersama damar, Zahra pun langsung lari menuju ke depan terus juga permisi sama Teman-temannya untuk membiarkan dirinya jalan ke depan.
"Permisi yah...." Zahra yang permisi ke semua teman-temannya.
"Kak Habibi...." Teriak Zahra ke arah Habibi dan Habibi pun melihat kehadiran Zahra disitu.
"Kamu mau ngapain disini, pulang aja..."Habibi yang minta Zahra untuk pulang biar Zahra gak diapa-apain sama Damar.
__ADS_1
"aku gak mau pulang karena ini bersautan dengan aku dan biarkan aku lihat kak Habibi yang bertanding sama laki-laki playboy ini...."Zahra pun menolak perintah dari Habibi dan Habibi pun terpaksa harus nuruti aja kemauan Zahra yang ingin lihat dirinya bersama mantannya tersebut.
"Hai cantik, aduh pasti kamu mau lihat aku tanding yah, aku jadi terharu dan tambah cinta deh...." Tiba-tiba damar pun menyolek dagunya Zahra tersebut dan Zahra pun langsung tampar damar yang sudah kelewatan batas.
"Laki-laki kuajar...." Zahra yang marah bangat sama perilaku damar kepadanya.
"Wihhh galak bener pacarku ini, yaudah aku mau bertanding dulu yah dan kamu harus siap-siap jauhin dosen ini..." Damar yang percaya diri kalau dirinya akan menang dan bisa dapatin hati Zahra lagi terus bisa usir Habibi dari kehidupannya Zahra.
Zahra pun langsung buang muka dari tatapan Damar yang cukup percaya diri bangat kalau dirinya akan menangkan lomba tersebut.
*Semoga kak Habibi menang biar aku bisa jauh dari kehidupan laki-laki playboy ini, batin Zahra yang mengharapkan kalau Habibi menang dari lomba tersebut karena dirinya sudah muak dengan tingkah damar seperti itu.
*Aku akan menang dan kamu tunggu itu, batin damar yang percaya diri bangat kalau dirinya akan menangkan tantangan tersebut.
Akhirnya tantangan tersebut pun Dimulai dan Habibi sama damar pun suda siap untuk bertarung mendapatkan Zahra, apalagi Damar percaya diri bangat kalau dirinya akan dapatkan Zahra dan Habibi pun ingin laki-laki tersebut bisa jauh-jauh dari kehidupan Zahra tersebut.
Babak pertama pun dimenangkan Habibi dan disaat itu damar pun tak terima dengan kalahannya dari Habibi tersebut, jadi damar akan berusaha memenangkan babak kedua ini buat satu sama dengan Habibi terus juga dia harus menang juga dibabak ketiga biar Habibi bisa jauhin Zahra terus dia bisa bersatu lagi sama Zahra.
Babak kedua pun dimulai, tadinya Habibi hampir terjatuh tapi Alhamdulillah nya Habibi Tahan jatuhnya tersebut lalu bantingkan damar dan damar pun bangun lagi pokoknya tuh damar bener-bener berjuang bangat untuk memenangkan babak kedua ini.
"Ayo semangat kak Habibi...." teriak Zahra kepada Habibi terus langsung ditatap tajam oleh Teman-temannya tersebut dan Jannah pun kaget dengan keakraban Habibi dengan Zahra lagi mereka berdua ada hubungan apa.
"Kenapa kalian tatap aku tajam bangat..." Zahra yang gak terima di tatap tajam jadi apa salahnya kalau Zahra teriakin Habibi sedangkan Zahra udah gak ada hubungan apa-apa lagi sama damar.
"Kamu sama pak Habibi ada hubungan apa terus panggilannya juga kaya udah akrab gitu...." Jannah yang penasaran dengan hubungan Zahra dengan Habibi dan Zahra pun akan jelaskan nanti pas kuliah besok atau lewat telepon biar teman-temannya gak dengar karena takut nantinya gosip ke grup kampusnya tersebut.
Pada Akhirnya babak kedua pun dimenangkan oleh Habibi lagi dan damar pun langsung kesel karena dirinya akan bener-bener jauhin Zahra, damar pun langsung pergi gitu aja karena dirinya udah malu didepan teman-temannya yang dikalahkan oleh Habibi, teman-temannya pun terkejut karena tidak ada yang bisa kalahin damar kalau lagi tanding begini tetapi hari ini damar bener-bener dikalahkan dengan orang baru yaitu Habibi.
"Alhamdulillah kak Habibi menang, selamat yah kak Habibi..." Zahra yang senang kalau Habibi menang dari tandingan tersebut dan Zahra mengucapkan selamat sambil tersenyum kearahnya tersebut.
__ADS_1
"Terimakasih Zahra, yaudah kita balik yukkk..." Ajak Habibi kepada Zahra untuk balik bersamanya tetapi dirinya dijemput sama sopirnya tersebut walaupun tadi dirinya bersama Habibi.
"Aduh, kak Habibi maaf nih yah... aku dijemput sama sopirku dan kak Habibi anterin Jannah aja tuh, dia kasihan gak ada yang anterin..." Jannah yang menolak tawaran Habibi yang mau nganter Zahra tetapi Zahra malah udah dijemput sama sopirnya.
"Oh gitu, yaudah gak apa-apa, Jannah ayo saya anterin jadi nanti kamu tunjuk jalannya aja yah..." ajak kak Habibi kepada Jannah dan Jannah pun senang karena dirinya di anterin sama Habibi yaitu pria idaman dirinya.
"Ba...ik, Pak Habibi...." Jawab yang sambil gagap gitu kepada Habibi yang ngajak dirinya pulang bareng.
Zahra pun balik duluan karena sopirnya ternyata sudah ditungguin yang begitu lama jadi tadi Zahra lupa kalau sopirnya suruh pulang lebih dahulu, baru nanti jemput dirinya lagi, terus juga itu dia baru sadar pas Habibi ngajak dirinya balik dan gara-gara tadi khawatir sama Habibi sampai lupa bilang ke sopirnya tersebut untuk pulang lebih dahulu.
"maaf yah pak, tadi saya lupa minta pak pulang dulu ...." Minta maaf Zahra kepada sopirnya tersebut.
"Iya gak apa-apa nona...." Sopirnya yang menjawab sambil tersenyum kepada Zahra dan sopirnya pun ternyata juga tidak mempermasalahkan berapa lama dirinya nungguin Zahra tersebut.
Zahra pun senang kalau sopirnya tersebut tidak mempermasalahkan lupa dirinya yang tadi gak minta pak Dani pulang dulu, ia pak Dani adalah sopirnya Zahra yang sekarang karena semenjak Zahra putus sama damar, orang tuanya pun langsung cari sopir buat bawa Zahra kuliah.
*Gimana yah lukanya kak Habibi, batin Zahra yang Khawatir sama lukanya Habibi tersebut karena Habibi tinggal sendirian di rumah temannya tersebut.
"Pak nanti kita berhenti di apotek yah, saya mau beli sesuatu disana..." perintah Zahra kepada pak Dani untuk berhenti di apotek terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah.
Zahra pun sampai di apotek dan Zahra langsung masuk ke dalam mobilnya yang sudah beli perlengkapan obat untuk Habibi tersebut, Zahra pun minta pak Dani menuju ke tempat yang sudah dikirimkan oleh dirinya dan pak Dani pun mengiyakan perkataan Zahra.
*Alhamdulillah aku udah beli perlengkapan obat untuk anuin lukanya Habibi, batin Zahra yang senang mau ke rumah Habibi dan obatin juga yang tadi habis berantem sama damar.
Sampai jumpa di ceritaku selanjutnya.....
Jangan lu pa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤗👌 👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya share ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌 👌👌👌