Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Rencana Habibi


__ADS_3

Akhirnya mereka semuanya pun mengakhiri permainannya tersebut, karena tiba-tiba Habibi disuruh balik ke pesantren dan mereka pun terpaksa harus pulang ke pesantren.


" Maaf yah, aku harus balik ke pesantren..." Habibi yang minta maaf kepada sahabat-sahabatnya karena dirinya harus pulang ke pesantren.


" Iya gak apa-apa Habibi, kita juga udah pada puas kok mainnya terus juga udah cape buat lanjutin permainan lagi...." Marvin yang tidak mempermasalahkan kalau dirinya dan sahabat-sahabatnya harus pulang ke pesantren.


" Alhamdulillah deh kalau kalian pada ngerti..." Habibi yang bersyukur punya sahabat-sahabat yang pengertian kepadanya.


* Yah... padahal aku masih ingin lama bersama dara, batin Zayn yang sedih karena dirinya sama dara akan berakhir dipermainan ini, padahal Zayn ingin melanjutkan permainan lainnya tetapi Habibi harus cepat-cepat balik ke pesantren.


Mereka semuanya pun langsung balik menuju ke pesantren dan sekarang yang nyetir adalah Marvin karena Zayn katanya sudah cape bangat terus dirinya mau istirahat sebentar di mobilnya dara sedangkan Habibi pun masih duduk dibelakang jadi dara sama Marvin lah yang didepan.


Akhirnya mereka pun sudah sampai dipesantren, kemudian dara pamit untuk langsung pulang karena dirinya sudah ditelepon terus sama orangtuanya, soalnya dara bilang ke orangtuanya mau ketemu rekan bisnisnya jadi Dara harus pulang dan gak bisa nginep dipesantren.


" Maaf yah, aku harus pulang, soalnya orangtuaku terus telepon aku dan titip salam buat kiyai Yusuf yah... Assalamualaikum.." Dara yang langsung pamit kepada sahabat-sahabatnya untuk segera pulang dan dara pun melambaikan tangannya kepada mereka sebagai tanda perpisahan.


" Walaikumsalam, hati-hati yah dara..." Teriak Zayn yang minta dara untuk hati-hati dijalan.


Habibi pun langsung menuju ke ruang pribadinya Kakek Yusuf dan Habibi langsung ketok pintunya sama mengucapkan salam, kemudian kakek Yusuf pun mempersilahkan Habibi untuk masuk dan tunggu sebentar di ruang tamu karena kakek Yusuf sedang teleponan sama seseorang.


Kakek Yusuf pun selesai teleponan sama seseorang tersebut dan kakek Yusuf langsung menuju ke ruang tamu yang ada Habibi.


" Maaf yah Habibi udah nunggu lama..." Kakek Yusuf yang minta maaf buat Habibi menunggu kakek Yusuf teleponan sama seseorang.


" Iya gak apa-apa kakek, oiya kakek ada apa suruh Habibi Cepat-cepat Pulang ke pesantren..." Habibi yang langsung menanyakan kepada kakek Yusuf mengenai dirinya yang cepat-cepat pulang ke pesantren.


" oh masalah, ulang tahun Zahra nanti, jadi kakek nyuruh kamu kesini buat nanyain persiapan kami buat kasih kejutan Zahra nanti..." Ternyata kakek Yusuf ingin menanyakan Persiapan Habibi untuk ulang tahun Zahra yang sebentar lagi.


" Astaghfirullah, aku lupa kakek... yaudah nanti Habibi persiapankan kejutan buat Zahra, tapi Zahra memang mau rayain disini???." Habibi yang lupa kalau sebentar lagi Zahra ulang tahun dan Habibi juga nanyakan kepada kakek Yusuf mengenai tempat rayakan ulang tahunnya Zahra.


" bukan disini tapi di Jakarta, jadi nanti kamu sama kakek akan kesana terus tadi kakek udah minta ayah kamu untuk ngawasin pesantren dengan beberapa hari..." Kakek Yusuf yang sudah rencanakan untuk pergi ke Jakarta sama Habibi.


" Serius kakek..." Habibi yang langsung bahagia mendengar kabar kalau dirinya dan kakek Yusuf akan ke Jakarta untuk merayakan ulang tahunnya Zahra.


" Iya Habibi, kamu kayanya senang bangat...." Kakek Yusuf yang tersenyum pas Habibi bahagia mendengarkan kabar bahwa nanti kakek Yusuf dan Habibi akan ke Jakarta.

__ADS_1


" Hehehe... kakek taulah...kenapa aku bahagia pas kakek bilang begitu sama aku..." Habibi yang langsung garuk-garuk kepalanya pas ketahuan Dirinya yang bahagia akan pergi ke Jakarta.


" iya kakek tau kok... kamu udah kangen kan sama Zahra...." Kakek Yusuf yang tau kalau Habibi udah kangen banget sama cucunya tersebut.


" Iya kakek, hehehe..." Habibi yang langsung malu-malu kepada kakek Yusuf.


Habibi sama kakek Yusuf pun membuat rencana untuk kasih kejutan Zahra nanti dan kakek Yusuf ternyata sudah punya rencana untuk kasih kejutan Zahra nantinya.


" Jadi nanti kakek, bilang sama Zahra, kalau kamu gak bisa datang ke Jakarta...." Kakek Yusuf yang minta Habibi untuk sembunyi terlebih dahulu terus nanti kalau kondisinya sudah memungkinkan, barulah Habibi muncul untuk kejutan Zahra.


" Baiklah kakek, aku ikutin rencana kakek aja..." Habibi yang langsung menyetujui rencana kakek untuk kejutan Zahra.


" Oke... rencana Zahra sudah disepakati... sekarang giliran kamu untuk cari kado yang spesial untuk Zahra..." Kakek Yusuf yang minta Habibi untuk beli kado ulangtahun Zahra.


" Baiklah kakek, yaudah aku pamit untuk keluar yah, assalamualaikum kakek..." Habibi yang langsung pamit untuk keluar sambil Salim ke tangannya kakek Yusuf dan mengucapkan salam.


" Walaikumsalam..." Kakek Yusuf yang tersenyum melihat cucu menantunya yang akan beli kado untuk cucunya tersebut.


Diperjalanan Habibi masih binggung untuk kasih kado apa untuk Zahra karena kan Habibi baru beberapa bulan mengenal Zahra jadi Habibi belum tau semuanya tentang Zahra, terus tadi mau tanya kakek Yusuf tapi Habibi malu untuk bertanya, makanya Habibi terpaksa harus mikir sendiri soal kado untuk Zahra.


Tiba-tiba dua sahabatnya pun melihat Habibi yang sedang jalan sendirian, kemudian mereka berdua pun langsung menghampiri Habibi yang sedang sendirian tersebut.


" assalamualaikum Habibi, kamu kenapa..." sapa Zayn kepada Habibi dan Zayn yang penasaran ada apa dengan wajahnya Habibi yang sedang binggung begitu.


" walaikumsalam... gak apa-apa kok..." Habibi yang terpaksa menutup dirinya yang lagi binggung mikirin soal kado untuk Zahra.


" Beneran, kamu gak apa-apa... jangan sungkan-sungkan cerita sama kita berdua, kali aja kita berdua bisa bantuin kamu..." Marvin yang tidak percaya kalau Habibi tidak ada masalah karena wajahnya lah yang buat Marvin tidak percaya sama ucapan Habibi.


" Sebenarnya.... aku lagi binggung..." Habibi yang langsung jujur kepada sahabatnya tentang kebingungannya tersebut.


" binggung kenapa.... Coba ceritakan..." Zayn yang minta Habibi untuk ceritakan tentang kebingungannya tersebut.


" Aku harus kasih kado apa untuk Zahra..." Habibi yang langsung bilang kalau dirinya binggung kasih kado apa untuk Zahra.


" Ya ampun Habibi, ternyata kamu binggung soal ini, dikarain aku mah apa gitu.... baiklah kalau soal ini, serahkan kepada aku..." Zayn yang langsung bantuin Habibi untuk berikan kado ulangtahun Zahra.

__ADS_1


" Emang kamu, ada ide apa untuk kadonya Zahra..." Habibi yang langsung tanya ke Zayn tentang rencana kado untuk Zahra.


" Pokoknya nanti kamu akan tau deh, nanti kita berdua ikut kamu terus nanti kamu sama kakek Yusuf harus sesuai Rencananya terus nanti aku sama Marvin Akan buat rencana lain untuk kamu dan Zahra, nanti aku akan chat kamu kalau udah siap semuanya..." Zayn yang langsung beritahu kepada Habibi untuk ikuti aja rencana dirinya tersebut.


" Baiklah, aku percayakan kamu untuk kado ulangtahun Zahra pokoknya jangan aneh-aneh yah..." Habibi yang langsung mengiyakan aja soal rencana kado ulangtahun Zahra.


Rencana kado ulangtahun Zahra pun sudah diselesaikan, jadi semuanya pun sudah siap, tinggal menunggu waktunya tiba nanti.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sedangkan Zahra sama jannah yang lagi mikirin acara ulang tahunnya Zahra nantinya seperti apa dan Zahra juga mikirkan tentang Habibi karena Zahra ingin bangat Habibi bisa datang ke acara ulangtahunnya.


" Kamu kenapa Zahra..." Jannah yang menanyakan kepada Zahra soal wajahnya yang lagi gak semangat gitu, padahal kan bentar lagi Zahra akan ulang tahun jadi seharusnya senang.


" Aku lagi mikirin kak Habibi, kira-kira nanti kak Habibi datang gak yah... soalnya kakek aja mau datang kesini... masa kak Habibi gak datang sih kesini...." Zahra yang menceritakan tentang perasaannya kepada Jannah yaitu yang menginginkan kedatangan Habibi diulang tahunnya.


" Yah aku sih gak tau kalau soal itu, kenapa kamu tidak tanya aja ke kakek kamu..." Jannah yang minta Zahra untuk tanya aja sama kakeknya tersebut.


" udah aku tanyain, tapi kakek malah gak jawab... " Zahra yang sudah tanyakan ke kakek Yusuf tapi malah tidak ada jawaban dari kakek Yusuf kepadanya.


" Yaudah, kamu doakan aja... mudah-mudahan kak Habibi datang ke acara ulang tahun kamu nanti, jadi hari ini kita harus semangat untuk dekorasi ulang tahun kamu..." Jannah yang langsung menyemangati Zahra untuk melanjutkan dekorasi ulang tahunnya tersebut dan Jannah minta Zahra untuk berdoa aja tentang kehadiran kak Habibi diulang tahunnya tersebut.


" Baiklah..." Zahra yang langsung mulai semangat untuk melanjutkan dekorasi ulangtahunnya tersebut.


* Semoga kamu datang, batin Zahra yang mengharapkan Habibi untuk datang ke acara ulang tahunnya tersebut.


* Tunggu aku Disana yah, batin Habibi yang semangat untuk ketemu Zahra yang tinggal beberapa hari lagi dirinya akan segera bertemu dengan Zahra.


Sampai jumpa di episode selanjutnya...


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa Share ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2