
Giliran Haidar sama Zahira yang mengucapkan selamat kepada dua mempelai pengantin dan mereka berdua langsung berjabatan tangan dengan dua mempelai pengantin tersebut.
"Selamat yah Jannah, akhirnya kamu menemukan pasangan yang sesuai dengan impian kamu, hehehe...." Zahira yang tau tentang pasangan impiannya jannah waktu kecil.
" Terimakasih kak Zahira, aduh... kak Zahira jangan buka rahasia Donk..." Jannah yang malu dengan rahasianya dibongkar oleh Zahira.
" Emang pasangan impian jannah seperti aku, kak Zahira..." Marvin yang penasaran dengan pasangan impiannya jannah.
" yah hampir sempurna menjadi pasangan impiannya jannah, hehehehe...."Zahira yang menjawab dengan penasarannya Marvin.
" yah gak apa-apa kak Zahira, sisanya kan bisa dipenuhi secara bersama-sama, jadinya nanti bisa sempurna...." jannah yang menjawab ucapannya Zahira cukup terharu dan Marvin pun tersentuh hatinya dengan ucapan Jannah seperti itu.
" Hmmm, sweet bangat sih...." Zahira yang terharu dengan ucapan jannah.
" aku jadi beruntung mendapatkan istri seperti kamu dan aku tidak nyesel memilih kamu menjadi istriku sampai selamanya...." Marvin yang tersenyum kepada jannah dan langsung memeluk jannah dengan erat.
Jannah pun jadi malu dengan Zahira sama Haidar yang masih ada didepannya dan jannah langsung minta Marvin untuk melepaskan pelukannya tersebut, Marvin pun langsung paham dengan permintaannya jannah untuk melepaskan pelukannya tersebut.
" Maaf yah kak Zahira sama kak Haidar...." Jannah yang merasa tidak enakan dengan perilaku dirinya sama Marvin yang begitu romantis didepan Zahira sama Haidar.
" Iya gak apa-apa kok, kak Zahira doakan, semoga Kalian berdua menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, amiin...." Doa dari Zahira sama Haidar untuk mereka berdua.
" terimakasih kak Zahira sama kak Haidar atas doanya dan kedatangannya tersebut, Padahal kak Zahira sama kak Haidar lagi sibuk-sibuknya urusin persiapan Pernikahannya yang tinggal hitung hari...." jannah yang tau tentang kesibukannya Zahira sama Haidar yang lagi sibuk untuk persiapan pernikahannya tersebut.
"sama-sama jannah, gak apa-apa kok.... Persiapan kak hampir selesai juga, jadi nanti tinggal melihat hasilnya aja..." Zahira yang tidak mempermasalahkan kesibukannya tersebut untuk menghadiri acara pernikahannya Marvin sama jannah.
Mereka pun langsung berfoto dan Zahira sama Marvin langsung menghampiri Zahra sama Habibi yang lagi obrol-obrol sama teman-temannya tersebut, apalagi Zahira juga ada hal penting yang mau diskusi sama Zahra mengenai acara pernikahannya nanti.
"Zahra, nanti habis kesini, kerumah ibu yah... mau bicarakan mengenai persiapan pernikahan aku nanti..." Zahira yang minta Zahra untuk mampir kerumah ibu Maryam untuk membicarakan mengenai persiapan pernikahannya tersebut.
" iya kak.... kak Habibi nanti kerumah ibu yah..." Zahra yang minta Habibi untuk mampir ke rumah ibu Maryam dan Habibi langsung mengangguk kepalanya untuk menuruti perintahnya Zahra.
" Baik, nanti kita kesananya barengan aja yah..." Zahira yang minta barengan kerumah ibu Maryam bersama Zahra dan habibi, biar tidak terpisah gitu.
Akhirnya mereka langsung pamitan sama teman-temannya untuk pulang kerumah ibu maryam dan mereka langsung menuju ke mobilnya masing-masing Untuk langsung menuju kerumah ibu Maryam.
Beberapa jam perjalanan, akhirnya mereka sampai dirumah ibu Maryam dan mereka langsung masuk kedalam rumah yang sudah ditunggu oleh orangtuanya tersebut, kemudian mereka langsung menuju keruang tamu untuk duduk bareng bersama orangtuanya tersebut dan mereka juga langsung Salim ke tangannya orangtuanya/ mertuanya.
" Assalamualaikum ibu... ayah..." Sapa dari mereka kepada orangtuanya Zahra/Zahira.
" Walaikumsalam, silahkan kalian duduk..." ibu Maryam langsung minta mereka untuk duduk dulu dan ibu Maryam langsung panggil bibi Irma untuk mempersiapkan cemilan sama minuman untuk mereka semua.
Akhirnya cemilan sama minuman pun sudah datang dan bibi Irma langsung minta mereka untuk menikmati minuman sama cemilan yang dibawakan oleh bibi Irma tersebut.
__ADS_1
" Terimakasih yah bibi..." Zahra yang mengucapkan terimakasih kepada bibi Irma atas hidangannya tersebut.
" sama-sama nona Zahra, yaudah yah... bibi mau balik ke dapur lagi untuk masak makan malam kalian nanti, permisi semuanya...." Bibi Irma yang langsung pamit untuk balik ke dapur lagi, karena bibi Irma lagi masak untuk makan malam mereka.
" iya bibi, silahkan..." Zahra langsung mempersilahkan bibi Irma untuk balik ke dapur lagi.
Mereka pun langsung mulai diskusi untuk persiapan pernikahannya Zahira sama Haidar yang tinggal beberapa hari lagi, mereka diskusi ingin bertanya sampai mana persiapan pernikahannya Zahira sama Haidar tersebut.
" baik, ibu mulai dari persiapan gaun sama jas kamu yah...." ibu Maryam langsung mulai diskusi mengenai jas sama gaunnya mereka berdua.
" oh yaudah ibu, aku mau tau Persiapan gaunnya aku dan jasnya mas Haidar...." Zahira yang penasaran mengenai persiapan gaun sama jasnya mereka berdua.
" Alhamdulillah udah siap semuanya, jadi nanti tinggal kamu pakai dihari pernikahan kamu yang beberapa hari lagi..." ibu Maryam yang bilang kalau gaun sama jasnya udah siap, jadi tinggal dipakai dihari pernikahannya tersebut.
"Alhamdulillah, persiapan gaun sama jas sudah siap... sekarang aku mau tanya tentang persiapan tempat pernikahan kak di pesantren kepada kamu, Zahra..." Zahira yang bertanya tentang Persiapan tempat Pernikahannya di pesantren kepada Zahra.
" Alhamdulillah kak, udah siap semuanya, Sesuai permintaan kak Zahira kepadaku, jadi aku udah memerintahkan pegawai aku untuk mendekorasi Sesuai permintaan kak Zahira sama kak Haidar...." Zahra yang menjawab ucapan Zahira mengenai persiapan tempat Pernikahannya tersebut.
" Alhamdulillah deh, kak langsung tenang, kalau gitu... terus juga cateringnya udah siap semuanya, jadi tinggal waktu pernikahannya tiba aja...." Zahira yang langsung tenang atas semua persiapan pernikahannya yang sudah siap semuanya.
" Emang kak Zahira memesan catering dimana..." Zahra yang bertanya kepada Zahira mengenai pesan catering dimana yang sambil mengunyah cemilan dimulutnya.
" kak memesan cateringnya direstorannya Dika, Emang kenapa..." Zahira yang menjawab ucapan dari Zahra yang sambil ambil cemilan juga.
" yah dia sih cuma mengucapkan selamat aja, terus langsung tersenyum ke kak, habis itu dia obrol tentang hal yang lainnya, udah gitu donk..." jawab Zahira tentang jawab Dika kepada Zahra.
" serius kak... kak Dika cuma bilang itu aja..." Zahra yang kaget dengan jawaban Dika seperti itu kepada Zahira dan Zahira pun langsung mengangguk kepalanya yang sambil mengunyah cemilan dimulutnya.
Tak terasa waktu makan malam pun telah tiba, tetapi mereka memutuskan untuk shalat berjamaah terlebih dahulu, setelah itu baru makan malam bersama.
Akhirnya shalat jamaah pun telah selesai, mereka langsung menuju keruang makan untuk melakukan makan malam bersama.
" ayo, semuanya langsung makan yang sudah disiapkan oleh bibi irma..." ibu Maryam yang langsung mereka langsung menikmati makan yang sudah disiapkan oleh bibi Irma.
" iya ibu..." Zahra yang mewakili mereka untuk menjawab ucapan dari ibu Maryam.
Mereka langsung menikmati makanan tersebut dengan lahapnya dan mereka makannya tanpa bicara sedikitpun, karena mereka saking menikmati masakan ibu Maryam sama bibi Irma dan mereka juga akan menikmati makanan penutup yang sudah dipotong-potong buah-buahannya tersebut.
Akhirnya makan malam sama makan penutupnya pun sudah mereka habiskan, kemudian mereka memutuskan untuk obrol-obrol bentar di ruang tamu, karena habis makan malam sama makan penutup tersebut.
Beberapa jam kemudian, mereka langsung memutuskan untuk istirahat ke kamarnya masing-masing, karena mereka sudah cukup melelahkan hari ini. Sedangkan Habibi sama Zahra yang memanfaatkan waktu luangnya tersebut untuk mesra-mesraan didalam kamarnya tersebut.
" Sayang, kita manfaat waktu luang ini untuk melakukan mesra-mesraan dikasur, yuk..." Habibi yang minta melakukan mesra-mesraan dikasur, jadi yang dimaksud Habibi melakukan mesra-mesraan dikasur yaitu melakukan pelukan waktu tidurnya tersebut
__ADS_1
Mereka berdua pun langsung tidur dengan keadaan berpelukan di kasurnya tersebut dengan cukup nyenyak tidurnya.
Pagi yang begitu cerah, Zahra langsung bangun dari tidurnya tersebut, karena tiba-tiba Zahra merasakan mual bangat dan Zahra langsung buru-buru ke kamar mandi untuk memuntahkan makanannya tersebut.
" aduh, kenapa aku tiba-tiba mual yah, padahal kan... aku tidak makan yang aneh-aneh waktu kemarin..." Gumam Zahra yang binggung tentang tiba-tiba mual dan Zahra juga binggung tentang makanan apa yang membuat dirinya mual di pagi ini.
Habibi pun langsung meraba sampingnya yang tidak ada Zahra dan habibi mendengar suara air didalam kamar mandi, Habibi langsung ngetuk pintunya, untuk memastikan Zahra ada didalam kamar mandi.
" sayang, kamu ada didalam gak..." Habibi yang langsung ngetuk pintu kamar mandinya dan Habibi juga ingin memastikan Zahra ada didalam kamar mandi.
" Iya kak, Bentar..." Zahra langsung siap-siap keluar dari kamar mandi.
" Kamu kenapa..." Habibi yang binggung dengan Zahra yang tiba-tiba mual, karena tadi Zahra udah keluar dari kamar mandi, terus Zahra langsung masuk lagi ke kamar mandi.
" Gak tau kak, aku juga binggung..." Zahra yang bilang kepada Habibi, kalau dirinya juga binggung dengan keadaannya tersebut.
" Bentar... kamu kayanya hamil deh..." Habibi yang menyangka, kalau Zahra lagi hamil.
" masa sih kak..." Zahra yang langsung kaget dengan ucapan Habibi yang menyangka, kalau dirinya lagi hamil.
" kamu masih ada tespeck kan..." Habibi yang menanyakan tentang tespeck kepada Zahra.
" iya ada sih, yaudah... aku coba yah, mudah-mudahan aku hamil yah kak..." Zahra yang coba memastikan tentang kehamilannya dengan tespeck tersebut.
Habibi yang daritadi bolak-balik ke kamar mandi untuk tidak sabar ingin tau hasilnya tersebut.
" Gimana, sayang.... hasilnya...." Habibi yang langsung tanya tentang hasilnya tersebut kepada Zahra yang sudah keluar dari kamar mandi.
" Hasilnya...." Zahra yang dengan aura menyedihkan kepada Habibi.
" Yaudah, kalau hasilnya tidak positif, kita bisa berusaha lagi dan terus berdoa sama Allah..." Habibi yang langsung menenangkan hatinya Zahra.
" Hasilnya positif, kak...." Zahra yang langsung berubah menjadi bahagia dan Habibi pun langsung kaget dengan ucapan Zahra tersebut, Habibi langsung bersujud kepada Allah SWT atas karunia anak di keluarga kecilnya tersebut.
* Alhamdulillah yah Allah, batin Habibi yang langsung bahagia dengan kabar kehamilannya Zahra tersebut.
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa share ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1