
Beberapa bulan kemudian, Zahra sama Habibi sibuk mempersiapkan syukuran tujuh bulannya Zahra, Zahra juga mempersiapkan kejutan untuk Habibi yaitu tentang jenis kelamin anaknya tersebut, jadi Zahra sudah tau tentang jenis kelamin anaknya tersebut.
Orangtuanya mereka berdua juga tidak tau tentang jenis kelamin calon cucunya tersebut, jadi Zahra memang sengaja tidak kasih tau siapa-siapa, kecuali mamanya Azzam yang tau tentang jenis kelamin anaknya mereka berdua.
" Sayang, kasih tau aku donk, jenis kelamin calon anak kita...." Habibi yang ingin tau tentang jenis kelamin anaknya tersebut.
" Gak boleh kak, nanti gak kejutan donk...." Zahra yang tidak ingin kasih tau tentang jenis kelamin anaknya kepada Habibi.
" yahhh.... yaudah deh...." wajahnya Habibi langsung berubah menjadi sedih, karena Zahra tidak ingin kasih tau jenis kelamin anaknya tersebut.
Zahra pun tersenyum melihat aura wajahnya Habibi yang berubah menjadi sedih dan Habibi langsung ninggalin Zahra yang berada dikamar, Habibi langsung memutuskan untuk bantuin mereka yang lagi mempersiapkan acara tujuh bulannya Zahra di pesantren, jadi akan diadakan dilapangan pesantren yang sudah didekorasi, makanya nanti tinggal menunggu para tamu undangan datang.
Tiba-tiba datanglah azzam sama diva yang habis bulan madu ke Bali bersama teman-temannya Azzam yang juga ikut, Azzam sama diva pun membawa oleh-oleh dari Bali untuk Habibi sama Zahra.
" Assalamualaikum...." Sapa dari Azzam sama diva untuk Zahra sama Habibi yang lagi atur catering untuk acara tujuh bulannya tersebut.
" Walaikumsalam, kak Azzam...kak diva..." Zahra yang Langsung peluk mereka berdua secara gantian.
" Maaf yah, waktu itu tidak bisa ikut kamu sama yang lainnya ke Korea, padahal kak ingin ikut kesana, tapi mas Azzam udah janjian sama temannya jalan-jalan ke Bali..." Diva yang minta maaf atas jalan-jalan ke Korea waktu itu.
" iya gak apa-apa kak, oiya gimana bulan madunya seru gak...." tanya Zahra kepada mereka berdua pun tentang bulan madunya tersebut.
" hmmm... gimana mau seru, mas Azzam aja tinggalin kak terus dihotel..." Diva yang bilang ke Zahra, kalau dirinya terus ditinggalin oleh Azzam.
" pasti kak Azzam main terus sama teman-temannya...." Zahra yang menebak kalau Azzam, keluar bersama teman-temannya.
" Iya bener bangat...." jawab diva yang cukup keras, biar Azzam mendengar teriakan diva tersebut.
Azzam pun langsung binggung, ada apa dengan mereka berdua dan mengapa mereka berdua terus menatap kearahnya tersebut. Sedangkan mereka berdua yang langsung tertawa pas melihat aura wajahnya Azzam seperti itu.
" Oiya... kak lupa, nih oleh-oleh dari Bali..." Diva yang lupa kasih oleh-oleh untuk Zahra.
" Terimakasih kak, oiya aku juga beli oleh-oleh untuk kak, tapi nanti habis acara tujuh bulan aku yah..." Zahra yang langsung mengucapkan terimakasih atas oleh-oleh dari diva dan Zahra juga akan kasih oleh-olehnya pas acara tujuh bulannya selesai.
Datanglah Jannah sama Marvin, kemudian mereka berdua langsung menghampiri Zahra sama Habibi yang sedang obrol sama diva dan Azzam.
" Assalamualaikum...." Sapa jannah kepada mereka.
" Walaikumsalam...." mereka pun langsung menjawab salam dari jannah.
" Aduh.... tak terasa yah, Bentar lagi kamu akan lahiran, oiya doain yah... semoga aku cepat nyusul kamu..." Jannah yang mengelus perutnya Zahra dan Jannah juga minta doanya kepada Zahra untuk cepat-cepat hamil.
__ADS_1
" Iya nih.... amiiin...." Diaminkan sama Zahra atas doanya Jannah tersebut.
" Yaudah, silahkan kalian menikmati hidangan yang sudah aku siapkan...." Zahra mempersilahkan mereka berdua untuk menikmati hidangannya tersebut.
Mereka berdua pun langsung ikut bergabung dengan azzam dan diva yang lagi obrol-obrol sama orangtuanya Zahra.
Datanglah Zahira sama Haidar diacara tujuh bulannya Zahra, kemudian mereka berdua langsung menghampiri Zahra yang lagi salaman dengan teman-temannya.
" Assalamualaikum Zahra... Habibi...." sapa dari Zahira sama Haidar.
" Walaikumsalam, kok kak telat datangnya..." tanya Zahra kepada mereka berdua.
" Iya, tadi ada kerjaan tiba-tiba..." jawab Zahira kepada Zahra.
" oh ada kerjaan, yaudah... kak langsung menikmati hidangan aja yang sudah aku siapkan..." Zahra langsung minta mereka berdua untuk menikmati hidangannya tersebut.
Zahira sama Haidar pun langsung bergabung dengan orangtuanya mereka berdua tersebut sama teman-temannya Zahra dan Habibi juga ada.
Datanglah Zayn sama dara, mereka berdua langsung menghampiri Zahra sama Habibi yang sedang siap-siap untuk memulai acara tujuh bulannya tersebut.
" Assalamualaikum, maaf yah... datangnya telat..." Dara yang minta maaf atas terlambat datang ke acara tujuh bulannya Zahra.
" Walaikumsalam, iya gak apa-apa.... yaudah, silahkan duduk, soalnya acaranya mau dimulai...." Zahra langsung minta mereka berdua untuk duduk, karena acaranya mau dimulai.
Akhirnya acara tujuh bulannya Zahra pun telah selesai, kemudian Zahra langsung kasih sedikit rezeki untuk anak yatim-piatu dan Sovenir juga. Habis itu Zahra langsung mengadakan baby shower bersama teman-temannya dan orangtuanya juga.
Jadi para tetangga pun sudah pada balik ke rumahnya masing-masing, jadi tinggal teman-temannya sama orangtuanya yang ada diacara baby shower tersebut.
" Baiklah, kita mulai aja yah, acara baby shower nya... pasti kalian sudah tidak sabar kan, pengen tau jenis kelamin anak aku, hehe...." Zahra yang langsung memulaikan acara baby showernya bersama teman-temannya dan orangtuanya.
" Kak, silahkan tutup mata dulu.... kalau gak tutup mata, aku gak akan mulai acaranya...." Zahra yang minta Habibi untuk tutup mata dan Habibi pun langsung tutup mata.
Kemudian Zahra langsung minta tolong Jannah untuk ambil kardus yang akan menjawab pertanyaan teman-temannya, Orangtuanya, maupun Habibi tentang jenis kelamin anaknya tersebut.
" Jannah, aku minta tolong.... ambilin kardus yang ada pitanya..."bisikan Zahra yang langsung minta tolong sama jannah untuk ambil kardus yang ada pitanya dan jannah langsung ambil kardus tersebut.
" Terimakasih jannah...." Zahra yang langsung mengucapkan terimakasih kepada jannah dan jannah langsung jawab dengan tersenyum.
Zahra langsung memperbolehkan Habibi untuk buka matanya, kemudian Habibi langsung kaget dengan keberadaan kardus didepan matanya tersebut dan Habibi langsung menatap Zahra untuk menanyakan keberadaan kardus tersebut.
" ini apa sayang...." tanya Habibi kepada Zahra dan Zahra meminta Habibi untuk buka kardusnya tersebut.
__ADS_1
" Kamu buka aja, nanti juga kamu tau kok isinya..." Zahra yang langsung minta Habibi buka kardus tersebut dan Habibi langsung buka kardus tersebut dengan cara pelan-pelan.
Mereka semua pun langsung penasaran dengan isi kardus pita tersebut dan Habibi pun juga penasaran, apalagi Habibi juga degdegkan yang sambil membuka kardus pita tersebut.
" Sayang..... ini beneran...." Habibi pun langsung kaget apa yang dirinya lihat didalam kardus tersebut dan langsung peluk Zahra juga.
" iya kak, anak kita kembar....." jawab Zahra yang sambil mengeluarkan air mata Bahagianya dan Habibi pun juga, mereka berdua sama-sama bahagia atas anak kembarnya tersebut.
" Masya Allah Zahra..... selamat yah, atas anak kembarnya...." Ucap jannah yang juga ikut terharu atas kabar anak kembarnya mereka berdua.
" terimakasih yah jannah.... oiya semoga aja anak kita nanti bisa dijodohkan...." Zahra yang mulai menjodohkan anaknya dengan jannah.
" sama-sama Zahra, itu mah udah pasti, hehehe...." Jannah yang langsung mengiyakan perkataan Zahra tersebut dan Zahra langsung tersenyum dengan jawabannya jannah.
" selamat yah adik kak yang cantik, akhirnya kak tau juga anak kamu.... aduh, kak gak sabar ingin gendong baby Twins nanti...." Zahira yang mengucapkan selamat kepada Zahra dan Zahira juga bilang ke Zahra, kalau dirinya tidak sabar ingin gendong anaknya Zahra nanti.
" terimakasih kak aku yang cantik, makanya bikin dong sama kak Haidar, hehe...." Zahra yang mengucapkan terimakasih kepada Zahira dan Zahra pun langsung ledekin zahira.
" Sama-sama sayang... iya nanti kak bikin sama mas Haidar, iya gak mas...." Zahira yang langsung melayani ledekan Zahra dan Zahira langsung menatap kearah Haidar, haidar pun langsung binggung apa yang diucapkan Zahira.
" iya apa nih..." Haidar yang binggung dengan ucapan Zahira.
" Tau ahh..." Zahira langsung ninggalin Haidar, karena Haidar yang tidak mendengar ucapannya tersebut.
" tadi kak kamu bilang apa..." Haidar yang bertanya kepada Zahra tentang ucapan Zahira tadi.
" Tanya aja sama kak Zahira...." Zahra yang tidak ingin kasih tau ucapan Zahira tadi dan Haidar pun tambah binggung dengan sikap kakak beradik tersebut.
Haidar pun langsung menggarukkan kepalanya, karena Haidar bener-bener binggung dengan sikapnya kakak beradik tersebut dan Haidar pun langsung menatap Habibi, Habibi pun langsung menghindar tatapannya Haidar, jadi Habibi langsung pura-pura ajak obrol teman-temannya tersebut.
* Ini ada apa sih sama mereka, seperti nya aku harus bertanya lagi sama Zahira...., batin Haidar yang benar-benar binggung harus tanya ke siapa tentang perkataan Zahira tadi dan x
Haidar pun terpaksa harus bujuk-bujuk Zahira untuk kasih tau perkataannya tadi.
ini dekorasi baby shower nya Zahra sama Habibi.
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌