
Kemudian mereka langsung pada bubar, untuk balik kerumahnya masing-masing, karena besok mereka akan melakukan aktivitas yang cukup sibuk.
" zahra, aku pamit pulang yah...." Jannah yang minta pamit kepada zahra untuk balik kerumahnya, soalnya jannah sama marvin harus siap-siap ke turki berapa hari lagi.
" Oh yaudah, hati-hati dijalan yah... oiya, nanti kabarin aku yah, kalau kalian mau berangkat ke turki...." Zahra yang minta jannah untuk hubungin dirinya, kalau jannah sama marvin mau berangkat ke turki.
" Siap dah bu bos zahra, hehe...."jannah pun langsung mengiyakan perkataan jannah dan jannah juga sambil tersenyum kepada zahra.
" Kamu bisa aja.... yaudah, hati-hati dijalan yah kalian berdua, aku anter kalian sampai masuk ke dalam mobil...." zahra memutuskan anterin mereka berdua sampai masuk kedalam mobilnya marvin.
" gak usah zahra...." Jannah pun menolak tawaran dari zahra untuk anterin dirinya tersebut.
" udah gak apa-apa, kalau kamu nolak aku anterin kamu... aku marah nih sama kamu..." Zahra yang akan marah kepada jannah, kalau jannah masih menolak dirinya untuk anterin jannah sama marvin.
" Yaudahlah..." jannah pun akhirnya menerima tawaran zahra yang ingin anterin dirinya tersebut dan jannah langsung pegangan tangannya zahra untuk menuju ke mobilnya marvin.
Zahra sama habibi pun langsung anterin jannah sama marvin sampai masuk kedalam mobil dan jannah pun senang bangat sama sikapnya zahra yang sangat peduli kepadanya.
" Terimakasih yah udah anterin aku sampai mobil..." Ucapan terimakasih dari jannah untuk zahra.
" Sama-sama jannah... oiya, nanti kabarin aku yah, kalau kalian udah sampai rumah..." Zahra yang minta mereka berdua untuk hubungi zahra, kalau mereka berdua udah sampai rumah.
" siap dah bu bos zahra, hehe..." Jannah pun langsung beri tanda "π" kepada zahra dan zahra pun langsung tersenyum kepada jannah, kemudian mereka berdua langsung masuk kedalam mobil.
" Assalamualaikum zahra...Habibi..." pamit jannah kepada zahra sama habibi yang sambil tersenyum sama melambaikan tangannya.
" Walaikumsalam..." jawab zahra dengan salamnya jannah dan zahra juga tersenyum sama melambaikan tangannya kearah mobilnya marvin.
Akhirnya mobilnya marvin pun sudah keluar dari pesantren, kemudian zahra sama habibi langsung balik lagi ke tempat acaranya tersebut, Habibi pun langsung gandeng tangannya zahra sampai ke tempat acaranya tersebut.
Diperjalanan, Zahra sama Habibi ketemu azzam sama diva yang lagi menuju ke tempat parkiran, untuk pulang ke rumahnya. Terus Azzam sama diva juga kalian mau pamit kepada zahra sama habibi untuk pulang.
" Kak Azzam sama kak diva mau kemana..." Tanya zahra kepada azzam sama diva yang tidak sengaja ketemu dijalan.
" Mau pulang... soalnya, besok kak ada kerjaan..." Azzam pun langsung jawab pertanyaan zahra.
" Oh mau pulang... zahra, anterin yah..." Zahra yang memutuskan untuk anterin azzam sama diva.
" Gak usah zahra, kamu langsung balik kesana aja..." Azzam yang menolak tawaran zahra dan zahra pun langsung cemberut kepada azzam.
" Gak mau ahh... zahra mau anterin kak azzam sama kak diva..." zahra yang menolak perintah azzam untuk balik ke tempat acaranya tersebut.
" Zahra, nurut apa kata kak tadi... kalau kamu gak nurut, kak azzam marah nih sama kamu..." Azzam pun langsung ancam marah kepada zahra, kalau zahra tidak mau nurut perkataannya.
__ADS_1
" Yaudah, nanti zahra langsung balik kesana... kalau kak azzam sama kak diva udah jauh sampai tidak kelihatan zahra, hehe..." Akhirnya zahra langsung menuruti perkataan azzam dan azzam pun senang mendengar perkataan zahra yang menuruti perkataannya.
" nah gitu donk... baru adik kecil kak azzam yang penurut..." azzam pun langsung ngelus kepalanya zahra dan zahra langsung tersenyum paksa.
" Yaudah, kak azzam pulang sono..." ucapan zahra yang seperti mengusir azzam untuk langsung pergi dari hadapannya.
" kamu usir kak nih... ceritanya...." Azzam yang pura-pura marah kepada zahra dan zahra pun malah langsung mengiyakan perkataannya azzam.
" Yaudah, kak azzam sama kak diva, pamit pulang yah, jangan kangen loh..." azzam pun langsung pamit kepada zahra.
" Dih, ngapain zahra kangen sama kak azzam, tapi kalau kak diva baru tuh, zahra akan kangen..." Zahra langsung jawab perkataan azzam yang percaya diri bangat mengucapkan perkataan tersebut.
" Oh gitu yah, yaudahlah... assalamualaikum..." azzam pun langsung jalan menuju ke parkiran mobilnya bersama diva dan zahra sama habibi langsung nungguin mereka berdua sampai tidak kelihatan.
" Walaikumsalam.... hati-hati yah kak azzam sama kak diva dijalan..." Teriak zahra kepada mereka berdua yang sudah jalan, tanpa menunggu jawaban dari zahra.
Azzam sama diva pun langsung melambaikan tangannya kearah zahra sama habibi, kemudian azzam sama diva langsung melanjutkan jalannya lagi.
Akhirnya jejak azzam sama diva pun tak terlihatan, kemudian habibi sama zahra langsung melanjutkan jalannya menuju ke tempat acaranya tersebut.
Setelah mereka berdua sudah sampai ke tempat acaranya, mereka berdua memutuskan untuk duduk bersama kedua orang tuanya tersebut.
" Assalamualaikum, ibu... ayah... umi... ayah..." sapa zahra kepada orangtuanya sama mertuanya.
" Walaikumsalam sayang, sini... duduk sama umi..." Umi Aminah minta zahra untuk duduk bersamanya, tetapi zahra menatap ibu Maryam dan ibu maryam mempersilahkan zahra untuk duduk bersama umi Aminah.
" Aduh... umi gak sabar, ingin lihat cucu umi nanti..." Ternyata umi aminah tidak sabar ingin ketemu cucu kembarnya tersebut dan umi aminah juga sambil ngelus-ngelus perutnya zahra.
" Zahra juga, umi..." zahra juga tidak sabar ingin ketemu anaknya.
Akhirnya mereka memutuskan untuk membicarakan tentang lahirannya zahra nanti, terus juga zahira sama haidar memutuskan untuk ikut program kehamilan yang sama seperti zahra dulu.
" Kak, mau ikut program kehamilan seperti kamu dulu..." zahira yang langsung bilang ke zahra sama lainnya tentang program kehamilannya.
" Bagus tuh kak, yaudah... langsung bilang ke tante, biar tante nanti mempersiapkan jadwal pertemuannya sama kak zahira...." Zahra langsung meminta zahira untul hubungi mamanya azzam tentang program kehamilannya.
" iya nanti kak hubungi tante, setelah selesai makan..."jawab zahira kepada zahra tentang hubungi mamanya azzam nanti.
Akhirnya acara tujuh bulannya zahra selesai dan berjalan dengan lancar, Kemudian merekaq memutuskWan untuk istirahat dan mereka langsung menuju ke rumah kakek yusuf untuk istirahat disana.
Mereka pun sampai dirumah kakek yusuf, mereka langsung memutuskan untuk membersihkan badan mereka terlebih dahulu, sebelum mereka istirahat.
Beberapa hari kemudian,
__ADS_1
Jannah sama marvin dan zayn sama dara pun siap-siap menuju ke bandara, karena zayn sama marvin harus balik ke turki untuk melanjutkan pendidikannya disana.
" Kamu udah siapin barang yang mau kamu bawa ke turki...." Zayn yang menanyakan tentang persiapan dara untuk membawa barang ke turki.
" Udah siap semuanya mas, kok mas... gak bawa apa-apa..." Dara yang menayakan tentang persiapan zayn.
" emang aku gak bawa apa-apa kesininya, karena ribet aja gitu, kalau aku bawa barang ke turki, maupun ke jakarta gitu juga, hehe..." Jawab zayn tentang pertanyaan dara kepadanya.
" Dih bisa gitu yah, terus marvin juga gitu..." dara yang langsung kaget mendengar zayn yang tidak bawa apa-apa ke jakarta maupun ke turki.
"iya sama, hehe..." ternyata marvin juga sama seperti zayn yang tidak bawa apa-apa ke jakarta maupun ke turki.
" kalian berdua yah...." dara pun langsung menggelengkan kepalanya, pas tau kelakuannya zayn sama marvin seperti itu.
Zayn pun langsung tersenyum pas dara menggelengkan kepalanya, kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil untuk menuju ke bandara yang akan diantarkan oleh sopir pribadinya zayn.
Kemudian giliran marvin sama jannah yang masih mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa ke turki.
" kamu gak bawa apa-apa ke turki..." tanya jannah tentang persiapan marvin ke turki.
" iya, gak aku donk kok... zayn juga gitu, hehe..."marvin yang ngaku kalau dirinya sama zayn tidak bawa apa-apa ke turki maupun ke jakarta juga gitu kepada jannah.
" Enak yah kamu, yaudah... kamu bawain barang-barang aku aja, hehe..." Jannah minta marvin untuk membawa barang-barangnya.
" Baik tuan putriku yang cantik..." Marvin yang langsung mengiyakan permintaan jannah kepadanya.
" Hmmm, aku jadi tambah sayang deh sama mas marvin..." jannah langsung peluk marvin dan marvin langsung tersenyum pas diperilakukan seperti itu oleh jannah.
Akhirnya mereka berdua langsung berangkat menuju ke bandara yang dianterkan oleh sopirnya zahra, karena sopirnya jannah maupun marvin sedang anterin orangtuanya mereka berdua.
Beberapa jam marvin sama jannah maupun dara sama zayn sampai dibandara, ternyata zahra sama habibi dan zahira sama haidar udah ada dibandara dengan membawa sesuatu untuk mereka.
" Assalamualaikum, maaf yah... udah nungguin lama..." Jannah yang minta maaf sama mereka yang sudah menunggu dirinya dan dara sama zayn.
" Walaikumsalam, iya gpp..." zahra pun tidak mempermasalahkan mereka datangnya terlambat.
Kemudian mereka langsung berpelukan dengan cara gantian, habis itu zahra langsung kasih bawaannya tersebut kepada jannah dan dara untuk di turki, mereka berdua pun terharu dengan perilakunya zahra tersebut.
* aku beruntung bangat punya sahabat seperti kamu,batin jannah yang sambil berpelukan sama zahra yang begitu eratnya, sama dara juga.
Sampai jumpa di episode selanjutnya....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaesππππππ
__ADS_1
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaesπ€πππππ
Oiya jangan lupa Share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah Gaesπ€ππππππ