Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Ketemu Mantan


__ADS_3

Zahra sama Habibi pun langsung menuju ke ruang makan yang sudah ditungguin oleh orantuanya Zahra, diva dan Azzam yang sudah mulai sarapan.


" Assalamualaikum ibu... ayah... kak diva... kak Azzam..." sapa Zahra kepada mereka semuanya.


" Walaikumsalam nak, yaudah kalian berdua sarapan...." ayah Suryadi langsung menyuruh mereka berdua untuk sarapan.


Zahra pun seperti biasa yaitu siapin sarapan untuk Habibi dan Habibi pun senang, Zahra terus melayani dirinya setiap sarapan pagi dan Habibi pun mulai makan sarapan yang udah disiapkan oleh Zahra.


Kemudian Habibi memutuskan untuk anterin Zahra ke kampus, kalian dirinya ingin bertemu teman-teman lamanya, sebelum pulang ke pesantren.


Mereka berdua pun sudah selesai sarapan, kemudian mereka berdua langsung pamit kepada orangtuanya Zahra untuk anterin Zahra ke kampus sama ingin ketemu teman-teman lamanya.


Mereka berdua pun langsung menuju ke kampus, Habibi pun sepanjang jalan menuju ke kampus dengan menggenggam tangannya Zahra seperti tidak mau melepaskan Zahra dari sampingnya.


" Kak Habibi, habis anterin aku, mau kemana..." Zahra yang menanyakan Habibi mau kemana, setelah anterin dirinya


" aku mau ketemu sama teman-teman aku... emang kenapa???." Habibi yang menjawab pertanyaan dari Zahra.


" oh mau ketemu teman-teman, yah gak apa-apa... cuma ingin tau aja, hehehe..." Zahra yang tersenyum kepada Habibi.


Akhirnya sampailah di kampusnya Zahra, kemudian Zahra langsung salim tangannya Habibi dan Habibi langsung cium keningnya Zahra, lalu Zahra pun langsung keluar dari mobilnya Habibi, terus langsung melambaikan tangannya kearah mobilnya Habibi yang sudah meninggalkan kampusnya tersebut.


Jannah pun tiba-tiba panggil dirinya, Zahra langsung nengok ke belakang dan langsung berhenti untuk menunggu Jannah menghampiri dirinya tersebut.


" Assalamualaikum Zahra.... baru sampai???." sapa Jannah kepada Zahra.


" walaikumsalam, iya baru sampai..." Zahra yang menjawab salam dari jannah.


Mereka berdua pun langsung menuju ke kelasnya untuk memulai mata pelajarannya yang sebentar lagi akan dimulai, tiba-tiba Zahra dikagetkan dengan kedatangan damar yang baru masuk kampus, soalnya damar udah beberapa bulan tidak mengikuti kelas.


" Selamat pagi Zahra... oiya lupa, assalamualaikum Zahra...." damar yang langsung sapa kepada Zahra.


" walaikumsalam....." Zahra yang menjawabnya dengan cukup jutek bangat kepada damar.


" wihh... jutek bangat jawabnya, tapi gak apa-apa sih, kamu tetap cantik kok..." damar yang menggoda Zahra dan dirinya pun meminta teman yang duduk didepannya Zahra, untuk pindah ke bangku yang lain.


Zahra pun tetap cuekin Damar yang sedang ngajar obrol dirinya dan damar pun tak henti-hentinya untuk ajak obrol Zahra, walaupun bicara tidak didengarin sama Zahra dan tiba-tiba mata pelajaran pun dimulai, damar langsung balik badannya kearah dosen tersebut.


* untung aja mata pelajaran udah dimulai, batin Zahra yang langsung tenang hatinya, karena dirinya sudah bener-bener tidak kuat dengan rayuan damar kepadanya.

__ADS_1


Akhirnya mata pelajaran pun telah selesai, Zahra langsung beres-beres bukunya dan langsung siap-siap untuk pulang ke rumah, sambil nungguin dijemput Habibi, Zahra minta Jannah untuk temanin dirinya ke cafe dekat kampus.


" Jannah, kamu tidak kemana-mana kan, habis ini..." Zahra yang tidak enak, minta Jannah untuk temanin dirinya yang nungguin Habibi menjemput dirinya.


" tidak kemana-mana kok habis ini, yaudah, aku temanin kamu yah... sampai kak Habibi jemput kamu..." jannah pun sangat senang, bisa nemanin Zahra nungguin Habibi jemput.


" Alhamdulillah deh kalau kamu, tidak kemana-mana..." Zahra yang bersyukur kalau Jannah tidak kemana-mana habis kuliah.


Mereka berdua pun memutuskan untuk pesan minuman yang sambil nungguin Habibi datang dan mereka berdua pun sudah pesan, jadi tinggal tungguin pesanannya tiba.


Tiba-tiba damar pun datang menemui dirinya dan Zahra pun langsung kaget dengan kedatangan damar yang tiba-tiba, Zahra pun binggung dengan cara apa menghindari damar, mau keluar dari cafe tetapi damar udah lihat dirinya sama Jannah


"assalamualaikum Zahra, kita ketemu lagi..." damar yang senang bangat bisa ketemu Zahra lagi.


" walaikumsalam..." Zahra yang lagi-lagi menjawabnya dengan jutek kepada damar.


" Zahra, itu artinya... aku sama kamu tuh Berjodoh, jadi kenapa kita tidak balikan aja..." damar yang minta balikan sama Zahra dan damar itu tidak tau, kalau Zahra udah nikah sama Habibi.


" kamu salah mengartikan damar, terus aku gak bisa balikan sama kamu lagi...." Zahra yang menolak balikan dari damar.


" kenapa Zahra.... apa kamu udah punya pacar atau kamu sengaja menolak aku, supaya aku bisa ngejar-ngejar kamu, baiklah... aku akan ngejar kamu, dimulai hari ini... kalau kamu maunya gitu..." Damar yang mulai salah mengartikan ucapan Zahra tersebut.


" Damar... kamu salah mengartikan ucapanku, apa yang kamu bilang, itu salah semuanya... aku yang tidak mau balikan sama kamu tuh, ada alasan lain...." Zahra yang menegaskan kalau ucapan damar itu salah semuanya.


" Pokoknya, aku gak bisa...." Zahra yang binggung mau mulai darimana untuk kasih tau Damar.


" iya kenapa gak bisa ... Zahra..." damar yang penasaran dengan alasan Zahra menolak balikan darinya.


Tiba-tiba Habibi datang, terus langsung samperin Zahra dengan merangkul Zahra yang duduk disampingnya Zahra tersebut, sedangkan Jannah memutuskan untuk pulang aja, karena Jannah gak mau ikut campur urusan percintaan Zahra tersebut.


" karena dia adalah istri saya, ia... Zahra adalah istri sah saya, damar...." Habibi yang mewakili Zahra untuk bilang kepada damar, kalau Zahra udah nikah sama Habibi.


" Zahra, ini tidak benar kan..." damar yang tidak percaya apa yang diucapkan Habibi kepadanya.


" iya damar, itu bener apa yang kak Habibi katanya, aku udah nikah sama kak Habibi, jadi aku minta kamu, untuk tidak mengganggu aku lagi .." Zahra yang minta Damar, untuk tidak ganggu dirinya lagi.


" Baiklah, kalau itu mau kamu.. Zahra..." damar yang sudah menyerah untuk dekatin Zahra lagi, Ternyata Zahra udah nikah sama Habibi.


" Semoga kamu bisa dapatin perempuan yang lebih baik dari aku yah, damar..." Zahra yang mendoakan damar untuk mendapatkan jodoh yang terbaik untuknya.

__ADS_1


" makasih doanya, yaudah... aku pamit pulang yah, semoga kalian berdua bahagia... assalamualaikum..." damar yang memutuskan untuk ninggalin Zahra sama Habibi.


" walaikumsalam, terimakasih atas doanya...." gumam Zahra yang melihat damar meninggalkan dirinya dengan Habibi.


Sekarang dicafe tinggal dirinya sama Habibi, kemudian Habibi pun memutuskan untuk langsung pulang aja, karena Habibi sudah merasakan lelah yang habis bertanding basket dengan teman-teman lamanya tersebut.


" Zahra, damar tadi minta balikan sama kamu..." Habibi yang menanyakan apa yang damar bilang ke Zahra.


" iya kak, tapi aku udah nolak kok dan aku tadinya mau bilang, udah nikah sama kak Habibi, tetapi aku binggung harus dimulai darimana bilang ke damar...." Zahra yang menjawab pertanyaan dari Habibi mengenai ucapan damar kepadanya.


" oh gitu..." Habibi yang pura-pura marah kepada Zahra, padahal mah dirinya sangat percaya kepada Zahra yang bisa tahan godaan dari damar.


" kak Habibi... marah yah, maaf deh... kak Habibi jangan marah..." Zahra yang langsung tarik-tarik bajunya Habibi dan Habibi pun meminta Zahra Jangan lakuin gitu, ketika dirinya lagi nyetir mobil.


" kak, gak marah kok... tenang aja Zahra, kak habibi percaya kok sama kamu, terimakasih udah ada keberanian mau bilang ke damar, walaupun ujungnya aku yang bilang, hehe..." Habibi yang langsung bilang kepada Zahra, kalau dirinya tidak marah kepadanya.


" Alhamdulillah deh kalau kak Habibi tidak marah sama aku, Terimakasih suamiku..." Zahra yang langsung taruhkan kepalanya di bahunya Habibi dan Habibi pun langsung ngelus kepalanya Zahra sama cium keningnya Zahra dengan sebentar, karena lagi nyetir mobilnya.


Mereka berdua pun, akhirnya sampai dirumah dan ternyata ada Zahira yang lagi nonton televisi sambil ngemil makanan ringan Kesukaannya dan Zahra pun langsung menghampiri Zahira diruang tamu, karena Zahira baru pulang dari beberapa hari kerja diluar terus dan baru hari ini ada Dirumah, sedangkan Habibi langsung ke kamar.


" Assalamualaikum kak Zahira..." sapa Zahra kepada Zahira yang sedang nonton drama Kesukaannya yang ditemani makanan ringan.


" walaikumsalam Zahra, baru pulang dari kampus..." Zahira yang menjawab salam dari Zahra.


" iya kak, kak Zahira tidak kerja lagi, soalnya tumben kak Zahira ada dirumah...." Zahra yang menanyakan kepada Zahira yang tumbenan ada dirumah.


" kenapa, kamu gak ingin kak ada Dirumah nih..." Zahira yang pura-pura marah kepada Zahra yang tidak mau dirinya Dirumah.


" bukan gitu kak Zahira, maksud aku tuh...." Zahra yang belum selesai bicara, udah di potong bicaranya dengan Zahira.


" iya kak tau kok... kak Zahira lagi tidak ada kerjaan disana, jadi kan Zahira memutuskan untuk pulang kerumah aja..." alasan Zahira ada dirumah dan Zahira pun sudah menjawab pertanyaan dari Zahra.


Zahra pun langsung pamit kepada Zahira untuk ke kamarnya, terus juga Zahira bilang kepada Zahra kalau ibu Maryam sama diva sedang pergi ke pasar, tadinya Zahira disuruh ikut tetapi Zahira tidak mau ikut, karena ingin istutah dirumah, jadi ibu Maryam tidak memaksa Zahira untuk ikut ke pasar dan ibu Maryam jadinya ditemani diva aja.


* kayanya badan butuh istirahat nih, batin Zahira yang langsung mematikan televisinya untuk Siap-siap pergi ke kamarnya, karena badannya udah pada pegal-pegal, jadi butuh istirahat sebentar.


Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2