
Beberapa jam mereka melakukan makan malam bersama, tak terasa waktu sudah terlalu malam dan Azzam pun memutuskan untuk ke pesantren, karena tidak enakan sama Zahra yang sudah menunggu dirinya.
" Yaudah... om sama Tante, aku pamit pulang yah, udah malam bangat soalnya..." Azzam yang pamit pulang kepada orangtuanya diva.
" oh yaudah, hati-hati dijalan yah, nak Azzam..." bundanya diva meminta Azzam untuk hati-hati dijalan.
" iya om sama Tante, yaudah aku pamit pulang yah, insyah Allah aku akan tepati janji aku ke Tante, kalau kesini lagi membawa orangtua aku untuk Lamar diva..." Azzam yang masih ingat sama perkataan bundanya diva dan bundanya diva langsung tersenyum dengan ingatan Azzam soal perkataannya tersebut.
" Ya ampun Azzam, kamu masih ingat perkataan Tante, yaudah... Tante tunggu yah kedatangan kamu bersama orangtua kamu..." bundanya diva menjawabnya dengan keadaan senang kepada Azzam.
" Assalamualaikum..." Azzam langsung pamit kepada orangtuanya diva.
" Walaikumsalam, hati-hati yah dijalan..." bundanya diva yang minta Azzam untuk hati-hati dijalan dan melambaikan tangannya juga kearah mobilnya Azzam yang sudah keluar dari rumahnya.
Beberapa jam kemudian, sampailah Azzam dipesantren dan Azzam melihat Habibi sama Marvin yang lagi keliling pesantren, karena semua santri sudah disuruh tidur.
" assalamualaikum, Habibi ... Marvin..." Sapa Azzam kepada mereka berdua yang sedang keliling pesantren.
" walaikumsalam, baru pulang kak..." Habibi yang langsung kaget dengan kedatangan Azzam.
" iya Habibi, oiya Zahra udah tidur..." Azzam yang menanyakan tentang Zahra kepada Habibi.
" udah kak, tidur di rumah kakek Yusuf, yaudah kak Azzam istirahat aja dirumah kakek Yusuf atau kerumah aku aja..." Habibi yang minta Azzam untuk istirahat.
" gak usah, biar nanti kak tidurnya dirumah kakek Yusuf aja, tapi kayanya kak belum ngantuk, jadi bolehkan ikut kalian keliling pesantren..." Azzam yang ingin ikut mereka berdua keliling pesantren.
" boleh aja..." Habibi yang menjawabnya sambil tersenyum.
Mereka pun langsung keliling pesantren dengan ngobrol-ngobrol banyak hal, terus juga Azzam menceritakan dirinya yang ingin lamar diva, tetapi dia binggung harus bagaimana melamar diva, karena diva tidak mencintai dirinya.
" gitu ceritanya Habibi, jadi kak harus mikirkan cara diva mencintai kak, tanpa ada paksaan dari siapapun..." Azzam yang sedang bercerita dengan Habibi.
" Kalau bagi aku, kak coba aja terus deketin Kak diva dengan caranya kak Azzam sendiri tanpa bantuan orang lain, mungkin nanti kak diva bakalan cinta sama kak Azzam..." Nasehat dari Habibi untuk Azzam.
" oh gitu yah, yaudah terimakasih yah... yaudah kak Azzam mau istirahat aja, assalamualaikum..."Azzam yang langsung pamit untuk istirahat kerumah kakek Yusuf kepada mereka berdua.
" walaikumsalam...." mereka berdua menjawabnya secara bersama.
Pagi yang begitu cerahnya, Azzam, Zahra sama jannah siap-siap untuk berangkat ke Jakarta untuk melakukan kegiatannya kembali, terus juga untungnya Zahra sama Jannah mendapatkan jadwal kuliah sore, jadi nanti bisa istirahat sebentar.
__ADS_1
" Yaudah, kakek sama Semuanya, kami pamit ke Jakarta yah, assalamualaikum..." Azzam yang langsung pamit kepada mereka semuanya.
"walaikumsalam, hati-hati dijalan yah Azzam.... nanti kalau ada waktu, mampir aja kesini..." Kakek Yusuf yang minta Azzam mampir ke pesantren kalau ada waktu lagi.
" pasti itu kakek, Sampai jumpa semuanya..." Azzam yang melambaikan tangannya kepada mereka semuanya dan mereka juga membalas dengan melambaikan tangannya sama tersenyum.
Azzam sama Zahra dan Jannah pun sudah keluar dari pesantren dan mereka langsung menuju ke Jakarta. Beberapa jam kemudian, sampailah mereka dirumah Zahra, jadi Jannah memutuskan untuk berangkat kuliah bareng, sedangkan Azzam memutuskan untuk pulang kerumah untuk memikirkan cara membuat diva menerima lamarannya nanti.
" yaudah, kak Azzam pulang yah, titip salam untuk orangtua kamu... assalamualaikum..." Pamit Azzam kepada mereka berdua.
" Walaikumsalam, hati-hati dijalan, kak Azzam..." teriak Zahra kearah mobilnya Azzam yang sudah keluar dari rumahnya dan melambaikan tangannya juga.
Kemudian mereka berdua memutuskan untuk masuk kedalam rumah, setelah Azzam pergi dari rumahnya Zahra.
Kemudian Azzam memutuskan untuk kirim bunga terus kepada diva dan diva lagi-lagi kesel sama sikapnya Azzam yang tidak berhenti mendekati dirinya.
" Nih anak, tidak mau berhenti apa, dekatin aku..." gumam diva yang lagi kesel sama perilakunya Azzam kepadanya.
Selama beberapa hari ini, Azzam terus kasih bunga ke diva dan diva memutuskan untuk kirim pesan kepada Azzam untuk berhenti mendekati dirinya.
" Azzam, aku mohon hentikan ini semuanya... " Diva yang langsung kirim pesan kepada Azzam.
" Maaf diva, aku tidak akan berhenti, kalau kamu sudah mulai mencintai aku, jadi kalau kamu tidak suka dengan cara aku seperti ini, aku akan mikirkan cara yang lainnya, pkokoknya aku harus mendapatkan cinta kamu..." Azzam yang membalas pesan dari diva dan diva pun melihat pesannya Azzam, cukup tersentuh, karena Azzam bener-bener berjuang untuk dapatin hatinya tersebut.
Beberapa bulan ini, diva minta Azzam untuk tidak udah kirim bunga lagi ke dirinya, jadi diva minta kasih waktu untuk memikirkan perkataan Azzam kepadanya, Terus juga diva terus berdoa sama Allah SWT, soal perkataan Azzam kepadanya dan Azzam mengikuti perkataan diva yang minta dirinya untuk tidak kirim bunga sama beberapa bulan ini tidak udah ganggu diva dulu, jadi biarkan diva memikirkan perkataannya tersebut.
Tiba-tiba diva mendapatkan pertujuk dari Allah SWT dalam mimpinya tersebut, diva langsung bangun dari tidurnya dan Diva langsung menghubungi Azzam untuk bertemu Orangtuanya.
Azzam pun mendengarkan ucapan diva langsung bahagia, kemudian Azzam langsung bilang ke orangtuanya untuk lamar diva diminggu ini dan orangtuanya langsung kaget dengan permintaan anaknya yang ingin lamar secepat itu.
Beberapa hari kemudian, tibalah dihari lamarannya Azzam sama diva dan Azzam juga udah hubungi diva untuk datang kerumahnya hari ini, jadi Keluarganya diva sudah siap untuk menyambut kedatangan keluarganya Azzam.
" Mama.. papa... gimana serahannya udah siap semuanya..." Azzam yang menanyakan kepada orangtuanya tersebut.
" Alhamdulillah, udah siap... kamu mau berangkat sekarang..." Mamanya langsung tanya kepada Azzam untuk berangkat sekarang menuju rumahnya diva.
" Iya mama..." Azzam langsung mengiyakan ucapan mamanya tersebut dan mereka pun langsung berangkat menuju rumahnya diva, tetapi mampir dulu ke pesantren untuk jemput kakek Yusuf, kalau keluarganya Habibi sudah berangkat duluan, Tadinya Habibi menawarkan berangkat bareng, tetapi kakek Yusuf maunya bareng Keluarganya Azzam aja.
Beberapa jam perjalanan Keluarganya Azzam dari Jakarta menuju ke pesantren terus langsung ke rumahnya diva dan akhirnya mereka pun sampai dirumah diva yang disambut oleh keluarganya diva.
__ADS_1
" Assalamualaikum Tante...om... aku sudah menempatkan janji aku ke om sama Tante..." Azzam yang masih ingat dengan perkataan bundanya diva Kepadanya.
" Walaikumsalam, terimakasih Azzam sudah menempatkan janji kamu ke Tante sama om..." Bundanya diva senang, kalau Azzam menempatkan janjinya kepadanya.
" Sama-sama Tante..." Azzam langsung tersenyum kepada orangtuanya diva.
Kemudian keluarga besarnya Azzam pun langsung masuk kedalam rumahnya diva dan dipersilahkan untuk duduk yang sudah disiapkan oleh keluarganya diva.
" Bentar yah... Tante panggil diva dulu..." Bundanya diva langsung panggil diva dikamarnya.
Beberapa menit kemudian, diva langsung datang bersama bundanya tersebut dan diva langsung duduk ditengah-tengah orangtuanya tersebut.
" Silahkan, berbicara..." ayahnya diva langsung mempersilahkan keluarganya Azzam untuk berbicara.
" Assalamualaikum semuanya, saya adalah papanya Azzam, saya disini mewakilkan keluarga besarnya saya untuk mengucapkan terimakasih dengan sambutannya dan kedatangan kami ini akan dijawab dengan anak saya yaitu Azzam Ghazanvar, jadi silahkan nak, untuk bilang ke orangtuanya diva dengan niat kamu datang kesini..." Papanya Azzam langsung mempersilahkan Azzam untuk mengungkapkan niat baiknya kepada orangtuanya diva.
" Bismillahirrahmanirrahim, saya... Azzam Ghazanvar, saya datang kesini untuk berniat lamar putri om sama Tante yang cantik ini yaitu Adiva Arsyila sebagai calon istri saya dan calon anak saya nanti, jadi saya minta izin kepada om sama Tante untuk menjadikan diva pendamping saya selamanya...untuk diva, kamu sudah tau niat aku dari awal untuk melamar kamu dan Alhamdulillah kamu kasih sempatan aku untuk datang kesini, jadi masih adakah kamu menerima lamar aku..." Azzam yang sudah mengucapkan niat baiknya Kepada keluarga besarnya diva.
" Silahkan nak, kamu jawab niat baiknya, nak Azzam..." Ayahnya langsung mempersilahkan diva untuk jawab ucapan Azzam.
" Bismillahirrahmanirrahim, saya.... Adiva Arsyila, disini akan menjawab niat baik dari mas Azzam, sebelum saya menjawab, saya mengucapkan terimakasih untuk keluarga besarnya mas Azzam yang sudah datang kesini dan aku juga mengucapkan terimakasih kepada mas Azzam yang sudah menunggu aku selama beberapa bulan ini, jadi dengan atas izin Allah SWT, aku terima lamaran mas Azzam sebagai calon suami saya dan calon ayah untuk anak-anak saya nanti, sekian dari saya... " Diva yang sudah menjawab niat baiknya Azzam tersebut.
" Alhamdulillah..." mereka semuanya pun langsung senang dengan jawaban diva yang menerima lamarannya Azzam.
Kemudian mereka berdua dipasangkan cincin lamarannya yang dipakaikan Orangtuanya masing-masing yang diwakili bunda/mama mereka berdua, setelah itu Azzam langsung kasih bunga lamarannya tersebut dan kasih serahannya juga, habis itu mamanya Azzam kasih sebuah gelang dari keluarga besarnya Orangtuanya Azzam, jadi itu kan menandakan kalau diva sudah menjadi keluarga besarnya Azzam.
* Semoga keputusan aku milih mas Azzam tidak salah, batin diva yang mengharapkan keputusannya tidak salah memilih Azzam sebagai calon imamnya tersebut.
ini bunga lamarannya.
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah...
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1