Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Persiapan Azzam & Diva


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian, diva sudah balik lagi kerumahnya, setelah mengurus minta izin kepada pihak kampus untuk beberapa bulan tidak masuk kuliah, karena harus persiapan untuk pernikahannya tersebut.


Diva langsung dijemput oleh Azzam, karena mereka berdua harus menuju ke butiknya ibu Maryam yang mempunyai cabang didaerah tempat Pernikahannya Azzam sama diva.


" Assalamualaikum, mas Azzam..." Diva langsung Salim kepada calon suaminya tersebut.


" Walaikumsalam, gimana perjalanan kamu menuju kesini..." Tanya Azzam kepada diva mengenai perjalanannya diva.


" Alhamdulillah lancar mas, ini kita langsung ke butik ibunya Zahra...." diva yang menanyakan tujuannya tersebut.


" Alhamdulillah kalau perjalanan kamu lancar, iya .. kita langsung ke butik yah..." Azzam yang mengiyakan ucapan diva yang ingin pergi ke butik ibu Maryam.


" oh yaudah..."jawab diva kepada Azzam.


Mereka berdua langsung menuju ke butiknya ibu Maryam yang ada asistennya ibu Maryam disana, jadi akan dilayani sama pelayannya ibu Maryam, karena ibu Maryam ada perlu dijakarta, Azzam pun tidak mempermasalahkan tersebut.


Beberapa jam kemudian,mereka berdua sampailah di butiknya ibu Maryam yang lumayan besar dan banyak bangat gaun-gaun yang indah dipajang didalam butiknya tersebut, mereka berdua pun langsung masuk kedalam butiknya ibu Maryam untuk melihat gaun sama jas.


" Assalamualaikum mas Azzam, mau lihat gaun sama jas yah, silahkan ditunggu dulu yah, mas Azzam.." Asistennya ibu Maryam minta Azzam untuk tunggu dulu, karena lagi diambil gaunnya sama jasnya.


" Walaikumsalam, terimakasih yah mbak..." mereka berdua pun langsung duduk untuk menunggunya gaun sama jasnya datang.


Beberapa menit kemudian, datanglah gaun sama jasnya tersebut, habis itu diva yang duluan untuk mencoba gaunnya, setelah diva sudah memakai gaun dan dilihat sama Azzam, barulah Azzam yang memakai jasnya tersebut.


" Masya Allah, kamu cantik bangat pakai gaun itu, kamu tidak salah meminta model gaun seperti itu..." Azzam yang langsung terpesona sama kecantikan diva memakai gaun pilihannya diva sendiri.


" terimakasih, iya... aku juga suka bangat sama hasil bikinannya Tante Maryam, aku tidak sangka kalau Tante Maryam paham sama permintaan aku seperti apa..."diva yang sangat menyukai hasil bikinannya ibu Maryam tentang gaunnya tersebut.


" Alhamdulillah deh kalau kamu suka, yaudah... aku mau cobain jas aku dulu yah... kamu jangan dilepas yah gaunnya..." Azzam minta diva untuk tidak melepaskan gaunnya dan menunggu dirinya memakai jas, Diva pun langsung mengangguk kepalanya dan Azzam langsung masuk ke ruang ganti.


" Gimana jas aku..." Azzam yang minta nilai tentang jas nya tersebut.


" Hmmm gimana yah...." Diva yang pura-pura lagi mikir dan Azzam langsung menghampiri diva, kemudian Azzam langsung cubit hidungnya diva.


" aduh sakit mas Azzam..." Diva langsung kesakitan dicubit hidungnya tersebut.


" sakit yah, aduh kasihan calon istri aku kesakitan... makanya jawab pertanyaan mas..." Azzam langsung ngelus hidungnya diva dan Azzam Menunggu penilaiannya diva.


" Kamu ganteng kok, pakai jas itu..." diva yang menjawab pertanyaan Azzam sambil tersenyum dan Azzam pun ikut tersenyum.

__ADS_1


" Terimakasih atas kejujurannya... yaudah, kita ganti pakaian, soalnya kita harus ke tempat Pernikahan kita nanti..." Azzam yang langsung minta ganti pakaian, karena mereka berdua harus melihat perkembangan dekorasi Pernikahannya tersebut.


Beberapa jam kemudian, mereka berdua langsung keluar dari butiknya ibu Maryam dan mereka berdua langsung menuju ke tempat Pernikahannya tersebut yang diadakan diluar, karena diva ingin mengadakan acara pernikahannya di outdoor aja, alasannya ingin dekat sama lingkungan alam.


Akhirnya mereka berdua sampailah ditempat pernikahannya tersebut, mereka berdua langsung melihat hasil dekorasinya tersebut, jadi ini adalah salah satu bisnis kerjasama Zahra sama temannya, ternyata Zahra diam-diam sudah kerjasama dengan temannya, makanya Azzam adalah pelanggan pertamanya Zahra.


" Ternyata dekorasinya bagus yah, Sesuai dengan permintaan kita, aku gak salah mempercayakan kepada Zahra, mengenai Dekorasi pernikahan kita..." Azzam yang sudah sangat puas sama hasil Dekorasi pernikahannya tersebut.


" iya Mas, aku juga kaget sama hasilnya, tadinya aku merasa ragu, tetapi keraguan aku salah bangat, ternyata hasilnya tidak kalah dengan yang lainnya, jadi kita juga tidak salah memilih Zahra, untuk dekor tempat pernikahan kita..." Diva yang langsung terpesona sama hasil Dekornya Zahra mengenai tempat Pernikahannya tersebut.


" Assalamualaikum, mas Azzam... gimana Dekornya, ada yang kurang..." Salah satu karyawannya Zahra bertanya kepada Azzam.


"walaikumsalam, tidak ada kekurangannya, kita berdua cukup puas sama hasilnya dan terimakasih atas kerjasamanya untuk dekor pernikahan kami sama pilih tempatnya juga...."Azzam mengucapkan terimakasih kepada pihak dekor sama pilih tempatnya yang sangat bagus juga.


" sama-sama mas Azzam, itu sudah kewajiban kami untuk membuat pelanggan kami puas sama hasil kerja keras kami selama ini..."jawab salah satu karyawannya Zahra kepada Azzam.


Kemudian mereka berdua langsung pamit kepada salah satu karyawan terpercayanya Zahra untuk melanjutkan persiapan lainnya, yaitu menuju ke tempat catering temannya Azzam.


" kita langsung ke tempat catering teman aku yah..." Azzam yang langsung bilang ke diva untuk ketempat catering temannya dan diva langsung angguk kepalanya.


Beberapa jam kemudian, sampailah ditempat catering temannya Azzam yang juga buka bisnis didaerah tempat Pernikahannya tersebut dan mereka berdua langsung masuk kedalam Restoran temannya Azzam.


" Assalamualaikum Dika..." Sapa Azzam kepada temannya tersebut.


" Alhamdulillah tidak nyasar dan lancar juga, oiya gimana persiapan catering untuk pernikahan aku..." Azzam langsung tanya mengenai catering Pernikahannya tersebut kepada temannya.


" Alhamdulillah udah siap semuanya, terimakasih yah Azzam udah mempercayakan Restoran aku untuk catering Pernikahan kamu..." Dika yang sangat senang dipercayakan Restorannya untuk membuat makanan Pernikahannya Azzam.


" sama-sama Dika, aku juga senang bisa bantuin kamu dan pilih Restoran kamu untuk bikin makanan dipernikahan aku nanti..."Azzam yang juga senang bisa bantuin temannya tersebut.


" Yaudah, kalian makan dulu aja, pasti kalian lapar kan, tenang aja... aku traktir deh..." Dika yang minta Azzam sama diva untuk makan direstorannya tanpa bayar.


" Serius kamu..." Azzam yang langsung kaget pas temannya traktir dirinya, seharusnya dirinya yang traktir, kenapa temannya yang traktir.


" iya serius...." Dika yang langsung panggil pelayannya untuk layanin temannya tersebut dan mereka berdua langsung pilih makanan sama minuman yang sesuai selera mereka berdua.


Beberapa jam kemudian, datanglah pesanan mereka berdua dan mereka berdua langsung makan pesanannya tersebut, mereka berdua juga sambil mengobrolkan tentang Pernikahannya nanti.


Tiba-tiba datanglah, Habibi sama Zahra dan Marvin sama Jannah yang ingin makan disitu juga, kemudian Azzam langsung panggil mereka untuk duduk bareng dan minta mereka untuk makan ditempat Azzam Sama diva.

__ADS_1


" Zahra..." teriak Azzam yang memanggil namanya Zahra dan Zahra langsung melihat kearah azzam, kemudian Zahra sama lainnya langsung menghampiri mereka.


" Kak Azzam sama kak diva ngapain disini..." Zahra yang sudah duduk bersama Azzam dan diva, Zahra langsung menanyakan keberadaan Azzam yang berada direstoran tersebut.


" kakak pesan catering Pernikahannya disini, kalian ngapain disini, kalau mau makan, kenapa makan sejauh ini...." Azzam yang menanyakan keberadaan mereka yang berada direstoran yang sama dengan dirinya.


" oh kak Azzam pesan cateringnya disini.... ini aku habis anterin mereka berdua ke pesantren buat persiapan lamarannya nanti..." Zahra yang langsung jawab pertanyaan dari Azzam.


" oh... Marvin sama Jannah, mau lamaran... Masya Allah, selamat yah..." Diva yang langsung kaget mendengar Marvin sama jannah akan mengadakan lamaran.


" Makasih kak diva..." Jannah yang langsung mengucapkan terimakasih kepada diva.


" sama-sama, kalian mau ngadain lamarannya dimana dan kapan..." Azzam yang bertanya kepada mereka berdua.


" insyah Allah, aku mau ngadainnya di pesantren dan aku nanti acaranya setelah pernikahannya kak Azzam sama kak diva, jadi biar tidak terlalu dekatan gitu, mudah-mudahan kak Azzam sama kak diva datang yah..." Marvin yang menjelaskan tempat dan waktunya untuk lamarannya nanti.


" Baiklah, nanti kak pasti datang kok, soalnya kalian aja, waktu lamarannya kak datang, jadi kak harus datang juga donk..." Jawab diva yang akan datang ke acara lamarannya Marvin sama Jannah.


" Alhamdulillah kalau gitu.... aku tunggu yah kak diva sama kak Azzam kedatangannya...." marvin yang menjawab ucapan dari diva.


" Yaudah, kalian pesan aja, nanti kak Azzam yang bayar..." Azzam yang minta mereka untuk pesan makanan sepuasnya, jadi nanti Azzam yang bayar.


" Ya ampun kak, gak usah repotin..." Zahra yang merasa tidak enakan sama Azzam yang mau bayar makanannya mereka.


" gak apa-apa Zahra, soalnya kak Azzam kenal sama milik Restoran ini, kali aja nanti kalian diminta tidak bayar, karena kalian kenal sama kak Azzam, lihat aja nanti..." Azzam yang bilang ke mereka, kalau nanti pasti mereka tidak disuruh bayar, karena mereka adalah kenalannya Azzam.


Beberapa jam mereka menikmati makannya yang sudah dipesan sesuai selera mereka masing-masing, kemudian mereka mencoba buktikan perkataan Azzam yang langsung menuju ke kasir untuk bayar.


" Berapa mbak, jumlah makanan dimeja sana..." Zahra yang langsung tanya harga makanannya tersebut.


" Tidak usah dibayar mbak, karena bos kami ingin traktir mbak sama teman-teman mbak..." ucap pelayan restoran kepada Zahra dan Zahra sama lainnya langsung kaget, ternyata bener apa kata Azzam tadi.


Mereka langsung menghampiri Azzam sama diva yang sedang tersenyum kepadanya, Azzam yang senang melihat Ekspresi mereka yang kaget dengan ucapannya yang terbukti bener.


* Ternyata diam-diam kak Azzam punya kenalan disini, batin Zahra yang kaget dengan Azzam yang punya kenalan di daerah tersebut.


Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2