Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Pasar Malam


__ADS_3

Mereka berdua pun berhenti di restoran yang lumayan ramai pengunjungnya dan mereka berdua pun bersyukur menemukan tempat duduk dengan begitu banyak pengunjungnya.


" Alhamdulillah Nemu tempat duduk juga..." Zahra yang bersyukur bisa menemukan tempat duduk untuk dirinya sama Habibi makan.


" Kirain aku, kamu tuh tipe perempuan yang tidak suka tempat makan begitu ramainya, ternyata kamu suka dengan tempat makan dengan begitu ramai... aku jadi tahu lagi tentang kamu, hari ini..." Habibi pun dapat lagi tentang pribadi Zahra yang belum Habibi tau.


Zahra pun tersenyum kepada Habibi ketika Zahra mendengar ucapan Habibi yang katanya dirinya tidak suka keramaian ditempat makan, ternyata dirinya suka tempat makan yang Ramai.


" Kak, mau pesan apa..." Zahra yang langsung tanya Habibi tentang pesanan makanan sama minuman tersebut.


" Aku pesan, sop buntut sapi sama es jeruk ..." jawab Habibi kepada Zahra mengenai pesan apa dirinya.


" Ok, aku mau makan seblak komplit sama es teh manis aja yah..." Zahra yang pesanannya berbeda sama Habibi.


" tunggu, aku juga pesan kentang crispy sama terong crispy yah..." Zahra yang pesan lagu untuk makanan penutupnya.


" Kamu pesannya banyak bangat, nanti habis gak..." Habibi yang tidak nyangka kalau Zahra makannya begitu banyak.


" Habis donk, kata kakek tuh gak boleh buang-buang makan, tenang aja... kalau kak gak kuat habisin, nanti aku aja yang habisin, hehehe...." Zahra yang katanya mau habisi semuanya kalau Habibi tidak kuat habisin semuanya.


Habibi pun menggelengkan kepalanya, ketika tau tentang hal-hal pribadi Zahra lagi dan ternyata Habibi salah mengira kepada Zahra, jadi dikarain Habibi tuh, Zahra tipe perempuan yang tidak punya pribadian yang buat dirinya kaget tetapi apa yang dilihat itu membuat dirinya kaget.


* Ternyata dugaan aku salah, batin Habibi yang tersenyum melihat Zahra yang begitu banyak memesan makanan.


Akhirnya pesanan pun sampai, mereka berdua Langsung menikmati makanan sama minuman yang sudah dipesan, Habibi pun melihat Zahra yang begitu nikmatnya dan Habibi pun senang kalau Zahra tidak malu makan banyak didepan dirinya, Habibi pun semakin yakin kalau dirinya tidak salah memilih perempuan yang dirinya nikahi.


" Kak, kenapa diam aja, makan.." Zahra yang melihat Habibi yang tiba-tiba berhenti makan terus menatap dirinya.


" oh iya, nih kak makan yah..." Habibi pun mulai makan lagi setelah ditegur oleh Zahra.


Zahra pun melanjutkan makannya tersebut dan Habibi pun juga melanjutkan makannya setelah menatap Zahra yang begitu lahap makannya.


Akhirnya mereka berdua pun selesai makan, kemudian Zahra melanjutkan makanan penutupnya yaitu dua menu makanan ringan yang dirinya pesan tadi sedangkan Habibi pun sudah kenyang jadi Zahra aja yang habisin dua menu tersebut.

__ADS_1


" Kak, bener nih... gak mau makan..." Zahra yang masih menawarkan Habibi untuk makan ringan tersebut.


" iya Zahra, kak udah kenyang bangat soalnya..." Habibi pun tetap menolak tawaran Zahra dan Zahra pun tidak mau maksain Habibi lagi kalau Habibi bener-bener gak mau makan tersebut.


Akhirnya makanan penutup pun sudah habis, kemudian Habibi pun langsung bayar pesanannya tersebut, setelah sudah dibayar, mereka berdua pun langsung menuju ke rumah untuk istirahat.


Tiba-tiba Zahra minta berhenti di pasar malam ketika sedang menuju ke rumahnya, Habibi pun tadinya tidak mau berhenti karena mereka berdua sudah seharian jalan-jalan tetapi Zahra malah tidak ada cape-capenya dan Zahra pun terus merayu Habibi untuk mau berhenti dengan wajah yang begitu gemeskan bagi Habibi.


" Kak, ayo mampir dulu..." Zahra yang terus-menerus merayu Habibi untuk berhenti dipasar malam dan Habibi pun pura-pura tidak mendengar ucapan Zahra.


" Kak Habibi.." Zahra yang masih merayu Habibi dengan menggoyangkan salah satu tangannya Habibi yang lagi nyetir mobilnya.


" Zahra... aku lagi nyetir, nanti kita ketabrak Gimana..." Habibi yang tiba-tiba marah kepada Zahra yang mengganggu dirinya lagi nyetir.


" Kok kak Habibi... marah sih..." Zahra pun langsung berhenti merayu Habibi ketika Habibi marah kepadanya.


" Yaudah, kalau kak Habibi gak mau nemanin Zahra, tidak apa-apa kok.. tapi jangan marah-marah gitu, bilang aja kak... " Tiba-tiba Zahra menangis ketika dimarahin Habibi dan Zahra minta diberhentikan dijalan jadi nanti dirinya aja yang akan ke pasar malam kalau Habibi gak mau ikut.


" Zahra... aku minta maaf, kamu jangan nangis... kak bener-bener maaf Bangat tadi marahin Zahra, yaudah... ayo kita ke pasar malam kesana berdua yah....." Habibi yang langsung minta maaf Atas marahin Zahra tadi dan membuat Zahra nangis juga, Habibi pun langsung usap air mata Zahra dan Habibi langsung puter balik untuk menuju pasar malam yang sudah kelewatan tadi.


Sampailah mereka berdua dipasar malam, kemudian Habibi langsung bukain pintu mobilnya untuk Zahra dan Zahra pun langsung tersenyum kepada Habibi, kemudian mereka berdua pun langsung menuju ke pasar malam dengan gandengan tangan.


Mereka berdua pun keliling melihat aneka macam permainan maupun makan yang ada dipasar malam tersebut dan Zahra pun binggung mau naik permainan apa disana.


" Kak, kita mau naik permainan mana yah..." Zahra yang langsung tanya ke Habibi tentang permainan yang akan dinaikin mereka berdua.


" aku ikutin aja kemauan kamu..." Habibi yang akan mengikuti permainan apa yang Zahra inginkan.


" naik yang itu aja gimana..." Zahra yang menunjuk permainan yang ada perahu gitu dan habibi pun langsung pesan tiket, kemudian mereka berdua langsung naik permainan tersebut.


Mereka berdua pun menikmati permainan tersebut karena mereka berdua langsung berteriak-teriak karena ayunannya begitu cepat jadi mereka berdua sama yang lainnya langsung pada teriak.


Akhirnya permainan tersebut selesai juga, kemudian mereka berdua pun dibawa pusing oleh permainan tersebut dan Habibi cari tempat duduk untuk mereka berdua Istirahat karena bener-bener kepalanya pusing dibawa kenceng sama permainan tadi.

__ADS_1


" Zahra, lain kali... jangan naik itu lagi yah..." Habibi yang langsung tidak mau naik itu lagi kalau dirinya sama Zahra ke pasar malam.


" Yah .. kak Habibi lemah nih... itu aja udah gak mau naik lagi..." Zahra yang langsung ketawa lihat wajahnya Habibi yang begitu lucu karena Habibi bener-bener tidak kuat dalam permainan tersebut.


Kemudian mereka berdua pun melanjutkan lagi untuk keliling pasar malam tersebut dan Zahra pun tiba-tiba ingin beli gulali kesukaannya tersebut, Habibi pun langsung beliin Zahra gulali tersebut.


" Terimakasih kak..." Zahra pun senang dibelikan gulali kesukaannya tersebut oleh Habibi.


" sama-sama, kamu kenapa suka bangat sih makanan yang manis-manis..." Habibi yang penasaran sama Zahra yang suka bangat makanan manis-manis begitu.


" Yah aku suka aja sih, terus juga aku jadi keingat masa-masa kecil dulu pas sama ayah, aku sama ayah tuh kalau ke pasar malam pastinya selalu beli gulali, pokoknya gak pernah gak beli karena gak enak aja gitu..." Zahra yang ternyata suka bangat sama makanan manis begitu terus juga ternyata sudah kebiasaan Zahra kalau ke pasar malam selalu beli gulali tersebut.


" Oh kamu waktu kecil pernah ke pasar malam sama ayah kamu dan sering beli makanan ini kalau setiap ke pasar malam....." Habibi yang kaget tentang kebiasaan Zahra kalau ke pasar malam selalu beli makanan manis-manis tersebut.


" Iya, karena kata ayah tuh makanan manis itu bisa hilangi rasa stres kita terhadap hal apapun dan aku sudah membuktikan, Ternyata bener kata ayah.. tapi tidak boleh berlebihan kata ayah kalau mau makan yang manis-manis..." Zahra yang langsung ceritakan tentang dirinya sama ayahnya mengenai makanan manis tersebut.


" oh gitu, coba kamu suapin aku..." Habibi yang langsung minta buktikan kepada dirinya mengenai perkataan Zahra tadi dan Zahra pun langsung suapin Habibi dengan makanan manis tersebut.


" Gimana..." Zahra pun menanyakan pendapat Habibi mengenai makanan manis tersebut.


" Hmm... iya bener kata kamu ..." ternyata bener apa kata Zahra mengenai makanan manis tersebut.


Zahra sama Habibi pun sepanjang jalan bercerita tentang masa-masa kecil mereka berdua waktu itu dan ternyata masa kecil Habibi yang sudah diajarkan agama sama orang tuanya jadi wajar aja Habibi tadi kaget melihat pasar malam begitu beraneka macam permainan maupun makanan juga.


* Ternyata begini tempat kesukaan Zahra selain pantai, batin Habibi yang tau tentang tempat kesukaan Zahra lagi setelah pantai dan sekarang pasar malam jadi Habibi pun pelan-pelan tau tentang pribadi Zahra lagi.


ini bentuk pasar malam



Sampai jumpa di episode selanjutnya.....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌

__ADS_1


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2