
Tiba-tiba Jannah yang menyadari keberadaan Marvin yang berdiri disampingnya tersebut dan Jannah pun langsung buka matanya tersebut, yah wajar aja Jannah menyadari keberadaannya Marvin, karena ada suara kakinya Marvin yang menginjak rumput-rumput.
" ngapain kak Marvin berdiri Situ..." Jannah yang menyadari keberadaan Marvin.
" Kok kamu tau sih, kalau aku ada disini..." Marvin yang langsung kaget pas Jannah tau tentang keberadaannya tersebut.
" Taulah, kan ada suara kaki kak Marvin yang ngijak rumput, hehe..." ternyata suara kaki marvin terdengar ditelinganya Jannah.
Marvin pun langsung menggarukkan kepalanya dan Jannah pun langsung mempersilahkan Marvin untuk duduk disebelahnya tersebut, Marvin pun Langsung duduk disebelahnya.
" Kamu suka bangat yah tempat kaya gini..." Marvin yang tau tentang hal-hal kesukaannya Jannah.
" Kok kak Marvin tau sih...." Jannah pun langsung kaget pas Marvin tau tentang tempat kesukaannya tersebut.
" Gimana yah, jelasin ke kamunya..." Marvin yang binggung harus jelasin gimana kepada Jannah yang tau tempat kesukaan Jannah.
" Gimana maksudnya????." jannah yang binggung dengan ucapan Marvin Kepadanya.
" Jadi, aku tuh udah lama mengikuti sosial media kamu, Dari situlah aku tau tentang kesukaan kamu..." Marvin yang langsung jujur kepada Jannah, kalau dirinya udah lama mengikuti sosial medianya Jannah.
Jannah pun langsung kaget dengan ucapan Marvin yang jujur kepadanya mengenai hal-hal kesukaannya tersebut dan ternyata Marvin udah mengikuti sosial medianya jannah cukup lama.
Mereka berdua pun langsung mengobrolkan tentang kesibukannya masing-masing dan mereka berdua pun sekarang sudah tidak malu-malu lagi untuk ajak obrol, karena Marvin yang sudah jujur kepada Jannah dan Jannah pun senang dengan kejujurannya Marvin.
Berapa hari lagi acara pernikahan Zayn sama dara yang akan tiba, tetapi dara yang lagi kesel sama mamanya, karena mamanya yang tiba-tiba menggantikan tema Pernikahannya tersebut dengan tema yang cukup mewah. Dara pun jadi malu kepada orangtuanya Zayn yang tau sifat mamanya seperti itu, Alhamdulillahnya aja orangtuanya Zayn tidak mempermasalahkan ganti tema Pernikahannya tersebut, karena orangtuanya Zayn yang udah tau sifat Orangtuanya dara dari Zayn maupun kakek Yusuf.
" Terimakasih yah Tante... om.. Zayn, yang tidak mempermasalahkan ganti tema Pernikahannya..." Dara pun mengucapkan terimakasih kepada calon mertuanya sama Zayn.
" Sama-sama cantik, tenang aja sama bunda mah... oiya ganti yah nama panggil untuk Tante, jadi Bunda..." Bundanya Zayn pun minta dara untuk menggantikan nama panggilnya.
" baik Tan... eh Bunda maksud aku..." Dara yang masih belum terbiasa untuk ganti nama panggil kepada bundanya Zayn.
"pelan-pelan aja yah, bunda yakin... nanti kamu terbiasa kok..." Bundanya Zayn yang minta dara untuk pelan-pelan aja, karena bundanya Zayn yakin nanti dara akan terbiasa.
Dara pun langsung tersenyum kepada bundanya Zayn, kemudian bundanya zayn pun minta dara untuk tidak memikirkan tentang tema Pernikahannya tersebut, jadi ikutin aja kemauan mamanya dara tersebut tanpa berdebat maupun kesel, terus juga nikmati aja acara pernikahannya nanti.
Kemudian dara pun pulang kerumahnya yang dianterin oleh Zayn, tetapi Zayn mampir dulu untuk ke toko roti untuk orangtuanya dara, jadi tidak enak kalau dirinya tidak membawa sesuatu.
" Nanti kita mampir dulu yah di toko kue langganan aku..." Zayn yang bilang kepada dara untuk mampir dulu di toko kue langganan tersebut.
Dara pun langsung mengiyakan aja ajakan Zayn kepadanya, sampailah mereka berdua di toko kue langganannya Zayn, akhirnya mereka berdua pun selesai memilih kue untuk orangtuanya dara.
__ADS_1
Beberapa menit Kemudian, sampailah dirumah dara dan disambut oleh mamanya dara yang lagi siram tanamannya tersebut, kemudian Zayn langsung kasih kue tersebut kepada mamanya dara, Dengan senang hati mamanya dara pun langsung terima kue tersebut.
" Nih kue untuk Tante sama om... " Zayn yang langsung kasih kuenya tersebut.
" makasih yah... oiya panggil mama aja ok..." mamanya dara pun minta Zayn untuk ganti panggilannya tersebut.
" baik mama, yaudah... aku pamit pulang yah, assalamualaikum..." Zayn yang langsung pamit pulang kepada mamanya dara.
" walaikumsalam, hati-hati dijalan yah..." Mamanya dara sama dara pun melambaikan tangannya kearah mobilnya Zayn.
Hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba, jadi para rombongan Zayn pun sudah siap-siap untuk menuju ke tempat Pernikahannya tersebut dengan beberapa mobil, jadi satu mobil isinya Zayn, orangtuanya Zayn sama sopirnya, umi Aminah, satu mobil lagi isinya Marvin, Habibi, Zahra, Zahira, sama jannah, kemudian satu mobil lagi orangtuanya Zahra, Haidar, kakek Yusuf, ayah Ibrahim.
Mereka pun langsung menuju ke tempat Pernikahannya dara sama Zayn yang sudah ada rombongan keluarganya dara. Beberapa menit kemudian, mereka pun tiba ditempat pernikahannya tersebut dan mereka disambut oleh keluarga besar dara.
" Assalamualaikum..." Sapa dari ayahnya Zayn kepada keluarga besarnya dara.
" walaikumsalam..." dijawab oleh papanya dara, kemudian mamanya dara mengalungkan bunga melati ke lehernya Zayn dan dituntun oleh orangtuanya dara menuju ketempat ijab kabul.
Sampailah Zayn sama orangtuanya dara ditempat ijab kabul, kemudian mamanya dara langsung turun dari tempat ijab kabul untuk menuju ke tempat keluarga besarnya, mulailah dengan suara ngajian dari santrinya kakek Yusuf yang dipercayakan oleh Zayn untuk membacakan surat, selesailah santri tersebut membaca surahnya.
" Baik, kita mulai aja yah... ijab Kabulnya, gimana nak Zayn... udah siap belum..." tanya penghulunya kepada Zayn tentang persiapan membaca ijab Kabulnya kepada papanya dara.
" Bismillahirrahmanirrahim, siap pak..." Zayn yang menjawabnya dengan tegas kepada penghulunya tersebut.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan kau yaitu Zayn Raymond bin Raymond dengan Putri kandung saya yaitu Dara Zuhaira binti Aliansyah dengan mas kawin sebuah rumah di daerah *** sama perhiasan kalung dan gelang, dibayar tunai...." papanya dara pun sudah menyelesaikan bacaan ijab Kabulnya kepada Zayn.
" saya terima nikahnya, Dara Zuhaira binti Aliansyah dengan mas kawin disebut tunai..." satu nafas dari Zayn untuk mengucapkan ijab Kabulnya kepada papanya dara.
" gimana para saksi... sah... sah... sah..." tanya penghulunya kepada para saksi tersebut.
" Sah...." Para saksi pun menjawabnya dengan bersama-sama dan para tamu undangan pun juga ikut teriak sah kepada penghulunya.
" Alhamdulillah... kalian berdua sudah menjadi sepasang suami-istri, selamat yah... semoga kalian berdua menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah yah..." penghulunya pun mengucapkan selamat kepada mereka berdua.
" Makasih pak.." Zayn yang tadi tegang, sekarang sudah cukup tenang.
" Baik, Zayn... silahkan jemput istri kamu kesini, untuk tanda tangan berkas-berkas pernikahan kamu sama istri kamu..." Penghulunya pun minta Zayn untuk jemput dara yang akan menuju ketempat ijab Kabulnya.
Akhirnya Zayn pun sudah membawa dara ke tempat ijab kabulnya Zayn tadi dan penghulunya pun minta mereka berdua untuk tanda tangan berkas-berkas tersebut, setelah sudah tanda tangan berkas-berkasnya tersebut, Zayn langsung memasangkan cincinya tersebut dengan satu sama lain dan menyerahkan mas kawinnya kepada dara dengan berfoto.
Kemudian bundanya Zayn pun langsung kasih serahannya kepada mamanya dara, mereka pun langsung berfoto, habis itu mamanya dara sama bundanya Zayn langsung kembali ke tempat duduknya, setelah selesai mengasih serahan dengan satu sama lain yang cukup banyak membawa serahannya tersebut.
__ADS_1
Habis itu Zayn sama dara langsung menuju ke tempat pelaminan bersama orangtuanya masing-masing, kemudian mereka berdua juga siap-siap bersalam-salaman bersama tamu undangan tersebut dengan satu persatu gantian sambil ucapkan selamat kepadanya.
" Happy wedding yah Zayn sama dara, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah yah...." Marvin yang mengucapkan selamat kepada mereka berdua.
"terimakasih yah Marvin..." Zayn yang mengucapkan terimakasih atas doanya Marvin kepadanya.
" Sama-sama Zayn..." Marvin pun langsung turun dari pelaminan tersebut, kemudian gantian dengan Habibi dan Zahra.
" Happy wedding yah buat kalian berdua, akhirnya perjalanan cinta kalian sampai di acara yang ditunggu-tunggu selama ini, semoga perjalanan cinta kalian berdua menjadi perjalanan yang sangat sejarah..." harapan Habibi kepada mereka berdua.
" Amiin.... terimakasih yah Habibi sama Zahra..." ucap terimakasih dari mereka berdua kepada Habibi.
" Sama-sama..." Habibi pun langsung lepas pelukannya dari Zayn dan Habibi pun langsung turun dari tempat pelaminan Zayn sama dara.
Tiba-tiba dara ingin melemparkan bunga Pernikahannya ke tamu-tamu undangannya yang belum dapat jodoh, kemudian Habibi dan Zahra langsung dorong Marvin sama jannah, kemudian Zahira sama Haidar untuk mengikuti lemparan Bunga pernikahannya Zayn sama dara.
Ternyata yang dapat adalah Zahira, orangtuanya Zahira pun langsung senang, pas tau Zahira yang mendapatkan bunga Pernikahannya dara sama Zayn dan Haidar pun juga ikut kaget dengan kedapatan bunga pernikahan kepada Zahira.
Akhirnya satu persatu tamu undangan pun sudah mengucapkan selamat kepadanya, kemudian mereka berdua pun langsung istirahat sebentar untuk melakukan makan yang satu piring bersama, jadi supaya romantis aja mereka berdua makan dengan satu piring tersebut.
* Akhirnya acara pernikahanku berjalan dengan lancar, batin dara yang bersyukur dengan kelancaran acara pernikahannya tersebut.
Ini tempat Pernikahannya.
ini pakaian mereka berdua.
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌