
Dara pun langsung tarik tangannya Zayn untuk minta penjelasan soal tadi Zayn yang tiba-tiba ingin melamar dirinya didepan Orangtuanya tersebut.
" Mama... papa... aku mau bicara berdua dulu yah sama Zayn ditaman..." dara yang langsung minta izin kepada orangtuanya untuk berbicara berdua ditaman depan rumahnya.
" oh yaudah, silahkan... mama sama papa, masuk ke dalam yah..." Orangtuanya dara pun langsung masuk kedalam rumahnya.
Dara pun langsung minta Zayn untuk duduk disampingnya, kemudian dara pun menunggu penjelasan dari Zayn kepadanya dan dara pun siap mendengarkannya.
" Jadi aku sudah suka sama kamu, sebelum aku memutuskan untuk kuliah diturki, tadinya aku sangka, kamu udah nikah... ternyata kamu belum nikah, makanya aku senang pas tau kamu belum nikah dan aku udah tau kalau kamu suka sama Habibi, karena itu aku akan berusaha buat kamu menyukai aku dengan cara aku melamar kamu, jadi aku mohon sama kamu untuk berusaha menyukai aku...." Penjelasan Zayn tentang dirinya yang menyukai dara yang sudah cukup lama dan Zayn minta dara untuk bisa menyukai dirinya.
" Tetapi..." dara pun binggung untuk jawab apa dengan penjelasan Zayn yang membuat dirinya terdiam.
" Aku tidak akan memaksa kamu untuk secepatnya menyukai aku, tetapi aku mohon sama kamu untuk terima lamaran aku, besok... jadi aku akan berusaha untuk membuat kamu menyukai aku..." Zayn yang menatap kearah dara yang minta dara untuk terima lamarannya besok.
" aku akan jawabnya pas lamaran besok... jadi aku sekarang akan mikirkan soal ucapan kamu tadi, gak apa-apa kan..." Dara yang minta waktu untuk makan ini sampai acara lamarannya besok.
" baiklah... aku akan siap dengan jawaban kamu nanti besok... yaudah, aku pamit pulang yah... bilang ke orangtua kamu, kalau aku pamit pulang, assalamualaikum..." Zayn yang pamit pulang kepada dara dan Zayn juga minta dara untuk bilang orangtuanya, kalau dirinya udah pulang.
"walaikumsalam, iya nanti aku bilang sama orangtuaku, hati-hati dijalan yah..." dara yang langsung anterin Zayn sampai masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangannya kearah Zayn yang sudah keluar dari rumahnya.
Beberapa jam perjalanan Zayn dari rumah dara ke pesantren, akhirnya Zayn pun sampai dipesantren dan Zayn langsung menemui orangtuanya Habibi untuk bantuin dirinya persiapan lamaran ke rumah dara nanti besok sore.
" assalamualaikum umi... ustadz..." Sapa dari Zayn kepada orangtuanya Habibi.
" Walaikumsalam, ada apa Zayn..." Ayahnya Habibi pun langsung menjawab salam dari Habibi.
" Gini, ustadz... umi..., aku mau lamar dara, besok sore... terus aku udah hubungin orangtua aku untuk datang ke pesantren, jadi nanti berangkatnya dari pesantren..." Zayn yang langsung bicara dengan intinya tanpa basa-basi.
" Alhamdulillah kalau kamu ingin lamar dara, terus apa yang umi bisa bantuin kamu..." Umi Aminah yang menawarkan bantuan kepada Zayn untuk lamaran Zayn besok.
" Zayn minta umi untuk beli serahan lamaran untuk besok, Soalnya kan... Zayn tidak paham untuk beli serahan apa aja, terus kalau tungguin Orangtua Zayn kelamaan, jadi Zayn minta maaf nih, membuat umi kerepotan nantinya..." Zayn yang minta tolong kepada umi Aminah untuk beli serahan lamarannya besok.
" Oh gitu, yaudah nanti umi beli serahan buat lamaran kamu sama dara... gak apa-apa zayn, umi udah anggap kamu kaya anak sendiri, jadi umi senang bisa bantuin untuk persiapan lamaran kamu besok, yaudah... umi mau beli serahannya sekarang yah, assalamualaikum..." Umi Aminah Langsung pamit untuk beli serahan lamarannya Zayn untuk besok.
" Walaikumsalam umi, terimakasih yah umi..." Zayn pun senang pas umi Aminah mau bantuin dirinya untuk lamaran besok.
Beberapa jam kemudian, orangtuanya pun sudah sampai dipesantren dengan membawa sedikit oleh-oleh untuk kakek Yusuf sama calon besannya besok.
__ADS_1
" Assalamualaikum nak..." sapa ayahnya Zayn kepada Zayn.
" Walaikumsalam ayah... bunda... gimana perjalanannya lancar..." Zayn yang langsung jawab salam dari orangtuanya tersebut sambil cium kedua tangannya.
" Alhamdulillah lancar nak, kamu gimana sih... kasih taunya mendadak bangat..." Ayahnya Zayn yang kesel sama Zayn yang kasih taunya mendadak bangat.
" Iya ayah, maaf yah... tetapi tenang aja ayah sama bunda tinggal istirahat aja, Zayn udah minta bantuan sama umi Aminah..." Zayn yang minta orangtuanya istirahat aja tanpa bantuin apa-apa buat persiapan lamarannya tersebut.
" Aduh... saya jadi tidak enakan sama umi Aminah... maaf yah umi udah repotin... habisnya Zayn kasih taunya mendadak Bangat..." Bundanya Zayn yang merasakan gak enakan sama umi Aminah yang bantuin acara lamaran anaknya tersebut.
" iya gak apa-apa, saya malah senang bisa bantuin zayn untuk Persiapan lamarannya besok, jadi ibu sama bapak, silahkan istirahat yang sudah disiapkan kamarnya..." Umi Aminah lun mempersilahkan orangtuanya Zayn untuk istirahat ke kamar yang sudah disiapkan.
" Terimakasih yah umi... yaudah saya permisi untuk istirahat..." Bundanya Zayn pun langsung pamit kepada umi Aminah untuk istirahat ke kamar yang sudah disiapkan.
Pagi yang begitu cerah, hari ini mereka semua sibuk untuk persiapan lamarannya Zayn yang akan diadakan sore, jadi mereka sedang rapat untuk membahas persiapan lamarannya Zayn nanti sore.
" Jadi kamu nanti minta anak merawis sinj untuk iringin lamaran kamu..." ayahnya Habibi yang sedang menanyakan persiapan lamarannya Zayn.
" Iya ustadz..." Zayn yang langsung mengiyakan perkataannya tadi kepada ayahnya Habibi.
Rapat persiapan lamarannya Zayn pun telah selesa dengan beberapa jam melakukan rapatnya tersebut. Waktu sore hari pun telah tiba, mereka semua pun sudah siap dengan pakaian yang cukup rapi dan juga ditemani sama orangtuanya Habibi, Habibi, Haidar, orangtuanya dan Marvin, sedangkan kakek Yusuf yang tidak bisa tinggalkan kerjaannya tersebut.
" Iya gak apa-apa kiyai, yang penting kiyai doakan Zayn dari sini untuk lamarannya Zayn, yaudah.. kiyai, Zayn pamit untuk berangkat yah, assalamualaikum..." Zayn yang minta doanya kepada kiyai untuk lamarannya tersebut dan pamit untuk berangkat menuju kerumahnya dara.
" Walaikumsalam, iya itu sudah pasti kiyai doakan, hati-hati yah kalian dijalan..." Kakek Yusuf yang nganterin mereka semuanya untuk masuk ke dalam mobil dan mereka pun sudah keluar dari pesantren, kakek Yusuf langsung melambaikan tangannya kearah mobil mereka.
Diperjalanan Habibi melihat Zayn yang sedang degdegkan untuk menuju kerumahnya dara dan Habibi pun langsung kasih semangat ingin Zayn.
" kamu banyak-banyak berdoa aja, semoga lamaran kamu diterima dan kamu percayakan kepada Allah SWT atas Acara lamaran kamu...." Habibi yang minta Zayn untuk terus berdoa sama Allah SWT untuk acara lamarannya.
" Terimakasih yah Habibi udah kasih solusi untuk menenangkan hati aku..." Zayn yang langsung tenang, pas Habibi kasih solusi untuknya.
Beberapa jam kemudian, mereka pun langsung sampai dirumahnya dara dengan iringin merawis dari pesantrennya kakek Yusuf dan disambut juga dengan orangtuanya dara yang sudah menunggu didepan rumahnya tersebut.
" Assalamualaikum..." ayahnya Zayn yang menyapa orangtuanya dara dengan tersenyum.
" Walaikumsalam, silahkan masuk..." Mamanya dara pun menjawab salam dari ayahnya Zayn dengan tersenyum juga dan mempersilahkan mereka untuk masuk kerumahnya tersebut.
__ADS_1
Mereka pun langsung masuk kedalam rumahnya dara, kemudian mamanya dara Langsung panggilkan dara dari kamarnya untuk keruang tamu yang sudah ada orangtuanya Zayn bersama rombongannya.
" Dara, Salim sama calon mertua kamu..." mamanya dara pun minta dara untuk Salim ke orangtuanya Zayn.
" Masya Allah, calon menantuku...." Bundanya Zayn pun senang dengan perilaku Calon menantunya tersebut.
Acara lamarannya pun dimulai, kemudian dimulai dengan ayahnya Zayn untuk pidato sebentar untuk mengucapkan terimakasih atas sambutannya dan barulah Zayn untuk bicara niatnya kerumah dara untuk lamaran dara sebagai calon istrinya.
" Baik, Zayn... kamu silahkan mengungkapkan niat kamu didepan orangtunya dara..." Ayahnya Zayn pun mempersilahkan Zayn untuk bilang niatnya yang ingin melamar dara sebagai calon istrinya didepan Orangtuanya dara.
" Bismillahirrahmanirrahim, om... Tante... aku disini ingin melamar putri satu-satunya om sama tante untuk calon istriku yaitu Dara Zuhaira, jadi aku sudah lama menyukai anak om sama Tante dengan cukup lama dan atas izin Allah SWT, aku disini memberanikan ingin melamar dara sebagai calon istriku, jadi untuk Dara Zuhaira, maukah kamu menikah denganku dan aku akan bahagiakan kamu selamanya..." Zayn yang mengungkapkan niatnya yang ingin melamar dara didepan Orangtuanya dara.
" om sama Tante, menyerahkan jawabannya kepada dara, kalau om sama tante senang kalau kamu memberanikan diri kamu untuk lamar anak om sama tante, jadi jawaban sesungguhnya ada di dara sendiri..." papanya dara pun menyerahkan jawabannya kepada dara.
" Pertama-tama aku mengucapkan terimakasih untuk kamu yang berani datang ke rumahku bersama orangtua kamu, jadi aku sudah shalat tahajud sama berdoa sama Allah SWT untuk mencari jawaban yang tepat didepan kamu dan orangtua kamu, dengan atas nama Allah SWT... aku terima lamaran kamu sebagai calon suamiku, semoga aku bisa belajar mencintaimu dengan selamanya..." Akhirnya dara pun menerima lamaran Zayn dan Zayn pun langsung senang dengan jawaban dara kepadanya.
Zayn pun langsung kasih bunganya kepada dara dan bundanya Zayn langsung memasangkan cincin lamarannya sama sebuah kalung untuk menandai kalau dara sudah menjadi calon menantunya tersebut, sama mamanya dara pun juga memasangkan cincinya kepada Zayn dan mereka berdua pun berfoto dengan menunjukkan cincinnya bersama orangtuanya masing-masing.
* Alhamdulillah yah Allah Terimakasih atas kemudahannya untuk lamaranku ini, batin Zayn yang tersenyum didepan kamera bersama dara dan Orangtuanya masing-masing, Zayn pun bersyukur atas acara lamarannya yang lancar tanpa ada halangan.
ini Pakaian Zayn sama dara diacara lamarannya.
ini bunga lamarannya.
Doakan aku yah teman-teman, biar aku cepat sembuh dan semangat untuk terus update episode selanjutnya 🙂🤲💪🙏
Sampai jumpa di episode selanjutnya...
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
__ADS_1
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌