Ustadz Muda Adalah Jodohku

Ustadz Muda Adalah Jodohku
Pertemuan Marvin & Jannah


__ADS_3

Setelah kemarin acara lamarannya dara sama Zayn berjalan dengan lancar, sekarang mereka berdua melakukan foto prewedding dan mereka berdua akan mengadakan acara pernikahannya diminggu depan, mereka berdua akan memilih tempat di indoor dengan tema ala-ala Arab gitu.


ini foto prewedding mereka berdua.




Mereka Berdua cukup menikmati foto prewedding nya tersebut dengan baju yang berbeda dan mereka berdua juga mencoba baju Pernikahannya tersebut dengan bikinan ibu Maryam.


" Kamu udah cobain jasnya..." Dara yang menanyakan kepada Zayn mengenai jas pernikahannya tersebut.


" Belum, nanti aja... aku mau lihat kamu pakai kebayanya dulu, hehehe..." Zayn yang minta dara untuk memakai kebayanya dulu, baru nanti dirinya mencoba pakai jas.


" Baiklah..." Dara pun langsung pakai kebaya bikinan ibu Maryam.


Setelah mereka berdua mencobakan baju Pernikahannya sama jas pernikahannya, mereka berdua juga melihat tempat Pernikahannya tersebut yang berada didaerah rumahnya dara, jadi Zayn mengikuti kemauan dara yang ingin mesan tempat Pernikahannya didaerah mana.


" Ini kita udah sepakat yah, tema Pernikahannya ala-ala Arab tempatnya kalau bajunya mah sesuai daerah aja...." dara yang memastikan tema Pernikahannya tersebut.


" iya dara... aku ikutin kemauan kamu aja..." Zayn yang tersenyum kepada dara sebagai mengikuti kemauan dara seperti apa.


Dara pun senang dengan jawaban Zayn yang selalu nurutin kemauannya tersebut dan dara pun langsung keliling tempat Pernikahannya tersebut dan dara juga udah menghubungi pihak dekorasi Pernikahannya tersebut untuk memilih tema ala-ala Arab.


Kemudian mereka berdua pun langsung ke restorannya Dara, untuk memantau persiapan catering Pernikahannya tersebut dan Alhamdulillah cateringnya pun sudah siap, jadi tunggu acara pernikahannya tiba.


Mereka berdua pun langsung menuju ke pesantren yang sudah ditunggu oleh keluarganya pak Suryadi sama keluarganya tersebut, jadi tadi dibutik cuma ada ibu Maryam dan yang lainnya ada dipesantren, makanya ibu Maryam sengaja berpisah sama kelurganya, untuk melihat hasil bikinannya tersebut yang mempunyai cabang didaerah rumahnya dara.


" Kita ke pesantren yah..." Zayn yang kasih tau dara untuk ke pesantren, setelah semuanya udah siap dan tinggal tunggu acara pernikahannya tiba.


Dara pun mengangguk kepalanya sebagai tanda mengiyakan perkataan Zayn dan Zayn pun langsung menuju ke pesantren, jadi mereka berdua disepanjang jalan cuma diam-diaman tanpa berbicara sedikitpun, yah wajar aja mereka berdua lagi berusaha untuk belajar mencintai dengan satu sama lain.


Sampailah mereka berdua di pesantren, kemudian mereka berdua langsung keluar dari mobilnya tersebut untuk menuju ke ruang pribadinya kakek Yusuf yang sudah pada kumpul, cuma orangtuanya dara yang tidak bisa hadir, dikarenakan harus rapat sama saudara-saudaranya dara untuk persiapan pernikahannya tersebut.


" assalamualaikum..." sapa Zayn kepada mereka semuanya.


" Walaikumsalam..." mereka pun menjawab salam dari Zayn.


" kok gak ada Zahra..." Zayn yang baru sadar, ternyata dara tidak ada disana.


" nanti dia nyusul sama sahabatnya, jadi ada urusan sebentar dijakarta..." ayah Suryadi yang menjawab pertanyaan Zayn.


" ohh gitu..." Zayn pun langsung duduk disampingnya dara dan mereka pun memulai rapat untuk persiapan pernikahannya dara sama Zayn.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian, Zahra sama Jannah pun datang dan Alhamdulillahnya mereka berdua tidak telat untuk mengikuti rapat persiapan pernikahannya Zayn sama dara.


" assalamualaikum..." sapa Zahra kepada mereka semuanya.


" walaikumsalam..." mereka semuanya pun menjawab salam dari Zahra.


" Jannah..." gumam Marvin yang kaget dengan kedatangan jannah yang datang bersama Zahra.


" Jannah, duduk disampingnya Marvin yah... aku mau duduk disampingnya Habibi, hehehe..." Zahra yang minta Jannah untuk duduk disampingnya Marvin dan Marvin pun jadi salah tingkah didepan jannah.


" ok deh..." Jannah pun langsung menghampiri Marvin.


" bolehkan aku duduk disini..." Jannah yang tersenyum kepada marvin dan Marvin pun jadi terpesona sama senyumannya Jannah.


"boleh kok..." Marvin yang menjawab ucapan Jannah cukup gugup.


" jangan gugup gitu donk, jawabnya... hehe..." Jannah yang ketawa kecil melihat Marvin yang menjawabnya cukup gugup.


Marvin pun langsung menggarukkan kepalanya, pas Jannah menertawakan dirinya dan Jannah pun langsung fokus sama rapat persiapan Pernikahannya dara sama Zayn, walaupun dirinya tidak kenal sama mereka berdua, tetapi orangtuanya Zahra sudah menganggap dirinya seperti anaknya sendiri, karena orangtuanya Jannah adalah sahabat kuliahnya Orangtuanya Zahra.


Beberapa jam kemudian, rapat persiapan Pernikahannya dara sama Zayn pun sudah selesai, kemudian Zayn langsung pesan makanan lewat online untuk mereka semuanya dan mereka sambil menunggu makanannya datang, mereka mengobrolkan mengenai kesibukan mereka masing-masing.


" makanannya udah datang, tapi siapa yang mau ambil makanannya di depan gerbang pesantren...." Zayn yang binggung, untuk ambil makanannya didepan gerbang pesantren siapa.


" Alhamdulillah, tetapi kayanya kamu butuh ditemani deh, tapi siapa..." Zayn yang minta seseorang untuk temanin Marvin ambil makanan tersebut.


" yaudah, sama aku aja..." Jannah pun yang menawarkan dirinya untuk temanin Marvin ambil makanan tersebut.


" yaudah, kalian berdua ambil makanannya..." Zayn yang langsung minta mereka berdua langsung menuju ke depan gerbang pesantren dan Zayn langsung bilang ke Abang ojek onlinenya untuk tungguin kedatangan mereka berdua.


Mereka berdua pun disepanjang jalan hanya diam-diaman tanpa berbicara sedikitpun, karena mereka berdua masih malu-malu untuk bicara dengan satu sama lain. Jannah pun langsung ngajak obrol sama Marvin, biar tidak diam-diaman gitu.


" aku panggil kamu apa nih, hehe..." Jannah yang masih binggung untuk panggil Marvin dalam sebutan apa.


" Seterah kamu aja..." Marvin yang minta Jannah untuk bebas memanggil dirinya dalam sebutan apa.


" yaudah, aku panggil kamu, kak Marvin aja yah..." Jannah pun memutuskan untuk panggil Marvin dalam sebutan " kak Marvin" dan Marvin pun langsung mengiyakan sebutan namanya tersebut.


" Kak Marvin, sekarang sibuknya apa nih..." Jannah yang menanyakan kesibukannya Marvin.


" masih kuliah S2 di Turki, kalau kamu..." Marvin yang menjawab pertanyaan dari Jannah dan Marvin pun akhirnya memberanikan dirinya untuk ajak obrol jannah.


" aku masih S1... doain yah kak, semoga aku cepat-cepat lulus..." Jannah yang minta doanya kepada Marvin untuk Cepat-cepat lulus.

__ADS_1


Marvin pun tersenyum melihat wajahnya jannah pas minta doa kepadanya dan akhirnya mereka berdua pun sampai di depan gerbang pesantren, mereka berdua pun langsung ambil Pesanannya tersebut dan Marvin pun meminta Jannah untuk ambil sedikit aja, jadi sisanya Marvin yang bawa.


" Kak Marvin gak keberatan itu..." Jannah yang melihat bawaan Marvin yang cukup banyak.


" tidak kok, laki-laki tuh harus kuat dan aku tuh tipe laki-laki yang tidak suka lihat perempuan bawaannya banyak..." Marvin ternyata tipe laki-laki yang tidak suka lihat perempuan membawa cukup banyak.


" Masya Allah, pasti nanti istrinya Bahagia bangat punya suami seperti kak Marvin..." Jannah yang terpesona sama kata-kata Marvin.


* iya nanti kamulah yang jadi istriku, batin Marvin yang menatap kearah Jannah yang lagi tersenyum kepadanya.


Sampailah mereka berdua di ruang pribadinya kakek Yusuf, kemudian mereka berdua langsung membagikan makanannya ke mereka semuanya dan Mereka berdua pun langsung makan, setelah selesai membagikan makanannya kepada mereka semuanya.


Makan-makan pun selesai, mereka semuanya langsung bubar untuk melanjutkan kegiatannya yang tertunda seperti orangtunya Habibi yang tadi juga ikut rapat Persiapan acara pernikahannya dara sama Zayn.


" Yaudah, saya sama istri saya, pamit untuk ngajar santri-santri dulu yah... assalamualaikum..." Pamit orangtuanya Habibi kepada mereka.


" walaikumsalam, makasih yah ustadz sama umi... udah ikut rapat persiapan pernikahannya Zayn sama dara..." Zayn yang menjawab salam dari orangtuanya Habibi dan Zayn juga mengucapkan terimakasih kepada orangtuanya Habibi yang ikut rapat.


" iya sama-sama nak, kami udah anggap kamu kaya anak sendiri, jadi santai aja sama kami yah..." umi Aminah yang menjawab ucapan Zayn sambil tersenyum.


Kemudian jannah yang minta Zahra untuk temanin dirinya keliling pesantren, soalnya waktu pernikahannya Zahra, cuma lihat-lihat aja tanpa keliling, yah karena Zahra kasih taunya mendadak jadi gak sempat keliling pesantren.


" Zahra, temanin aku yuk.. keliling pesantren..." ajak jannah kepada Zahra untuk temanin dirinya keliling pesantren.


" kamu ditemenin sama Marvin aja yah... aku mau berdua-duaan sama kak Habibi, jadi ngerti perasaan rindu aku sama kak Habibi yah, hehe..." Zahra yang menolak ajakan jannah, karena Zahra ingin berdua-duaan sama Habibi.


" Gak usah deh, aku sendiri aja, aku gak mau repotin kak Marvin..." Jannah yang menolak ditemani sama Marvin untuk keliling pesantren.


" Marvin, temanin Jannah tuh, kasihan perempuan keliling pesantren sendirian, soalnya aku takut nanti sahabatnya Zahra nyasar..." Habibi yang minta Marvin untuk temanin Jannah keliling pesantren tetapi Jannah yang sudah jalan duluan.


Kemudian Marvin pun langsung kejar Jannah yang sudah cukup jauh dari ruang pribadinya kakek Yusuf dan Alhamdulillahnya aja Marvin langsung ketemu Jannah yang berada di taman belakang pesantren yang lagi teduh di bawah pohon dengan menutup matanya tersebut untuk menikmati udara.


* Ternyata dia cantik bangat pas lagi tutup mata yang menikmati udara dibawah pohon, batin Marvin yang terpesona sama kecantikan Jannah yang sedang menikmati udara dibawah pohon sambil menutup matanya.


Doain aku yah, semoga aku cepat sembuh dan aku bisa update dengan semangat, biar kalian bisa menikmati ceritaku 🙂🙏


Sampai jumpa di episode selanjutnya yah....


Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌


Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌


Oiya jangan lupa share juga ceritaku ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2